Emas Melonjak ke Level US $1870,78 Namun Kembali Anjlok ke Level US $1859,45

Emas Melonjak ke Level US $1870,78 Namun Kembali Anjlok ke Level US $1859,45

Pergerakan harga Emas pada perdagangan Kamis kemarin sangat aktif. Factor yang menyebabkan pergerakan Emas ini tidak lain adalah karena rilsis data ekonomi Amerika. Data ekonomi yang mempengaruhi kondisi Dollar AS.

Pergerakan Emas sempat melemah dan menyentuh level terendah hariannya di level US $1854,99/troy ounce pasca rilis data ekonomi AS di rilis. Data tersebut adalah Philly Fed Manufacturing Index yang dirilis diatas prediksi dan periode sebelumnya.

Tidak lama berselang pergerakan Emas justru melonjak naik dan menyentuh level tertinggi hariannya di US $1870,78/troy ounce pasca rilis data ekonomi Amerika yang negative. Data tersebut adalah Unemployment Claim yang di rilis negative.

Data pengangguran Mingguan AS mengalami kenaikan dari data sebelumnya, jumlah pengangguran mingguan dirilis naik sebesar 268.000 sedangkan prediksi 260.000 dan data minggu sebelumnya sebesar 269.000.

Kenaikan Emas juga tertahan efek kembali mencuatnya proyeksi bahwa Bank Sentral The Fed akan kembali mewacanakan rencana kemungkinan mengenai kenaikan tingkat suku bunga. Hal ini kembali mencuat setelah rilis data ekonomi Philly Fed Manufacturing dan pernyataan dari salah satu pejabat The Fed.

Kondisi mata uang Dollar AS sempat melemah terbatas setelah rilis data pengangguran mingguan. Namun dukungan untuk kembali melanjutkan penguatan justru timbul setelah pernyataan dari salah satu pejabat The Fed dari negara bagin di Amerika.

Pejabat The Fed Bullard dan Michael Hewson memberikan sinyal yang bagus untuk kondisi mata uang Dollar AS. Bullard (presiden The Fed St.Louis) mengatakan bahwa Bank Sentral The Fed seharusnya lebih hawkish dalam pertemuan selanjutnya hingga akhir tahun ini. Hal ini di maksudkan guna mengantisipasi jika kenaikan tingkat inflasi terus terjadi dan sulit turun.

Selain itu kenaikan nilai yield obligasi pemerintah AS dengan tenor 10tahun turut melambungkan kondisi mata uang Dollar AS. Pejabat The Fed lainnya yaitu Michael Hewson justru berpandangan bahwa kondisi saat ini dinilai akan sangat sulit bagi Bank Sentral AS dalam mengambil kebijakan moneter atau kebijakan fiscal, karena efek rilis data ekonomi AS yang tidak stabil.

Focus para pelaku pasar siang nanti adalah rilis data Retail Sales Inggris yang akan di rilis pada pukul 14:00 WIB. Selanjutnya pada pukul 15:30 WIB akan ada agenda ECB presiden Lagarde speaks. Beliau akan memberikan pandangan mengenai kondisi ekonomi Eropa dan permasalahan yang mencuat kembali mengenai penderita Covid-19 yang melonjak di Eropa serta rencana lockdown beberapa negara di Eropa.

 

Analisa Tekhnikal GOLD (XUL)

Di prediksi Trend akan Bearish/turun terbatas.

 

Pivoit poin = 1861,74

 

Support 1 = 1852,70

Support 2 = 1845,95

Support 3 = 1836,91

 

 

Resistance 1 = 1868,49

Resistance 2 = 1877,53

Resistance 3 = 1884,28

 

Tetap bijak dalam trading dengan memperhatian Money Management dan Risk Management agar kelangsungan modal dan account trading anda tetap berlanjut.  Happy Trading dan salam profit konsisten.