Greenback Melemah Jelang FOMC dan Efek Evergrande Mendukung Emas ke Level US $ 1781,63/Troy Ounce

Greenback Melemah Jelang FOMC dan Efek Evergrande Mendukung Emas ke Level US $ 1781,63/Troy Ounce

Pergerakan harga Emas dalam perdagangan di hari kedua dalam pekan ini secara umum telah berusaha bangkit dari kejatuhannya yang terjadi beberapa waktu lalu. Naiknya harga Emas ini di dukung oleh adanya pelemahan terbatas pada mata uang Greenback sehari menjelang pertemuan FOMC yang akan di agendakan pada Kamis pukul 01:00 WIB dinihari nanti.

Pelemahan terbatas mata uang Dollar AS ini terjadi karena para pelaku pasar melakukan aksi profit taking setelah beberapa waktu lalu kondisi Dollar AS cukup menguat. Namun profit taking yang dilakukan oleh para pelaku pasar ini hanya aksi sesaat menjelang agenda penting Bank Sentral Amerika dalam menentukan langkah kebijakan apa saja yang akan di ambil guna mendukung pertumnbuhan ekonomi AS.

Efek yang ditimbulkan karena kejadian krisis gagal bayar yang menimpa kerajaan property China Evergrande telah menimbulkan ketakutan global yang lebih luas. Hal ini karena para pelaku pasar merasa kejadian yang menimpa Evergrande pada September 2021 ini hampir serupa dengan kejadian yang menimpa salah satu Bank Investasi terbesar di Amerika saat itu, yaitu “Lehman Brothers”.

Menjelang agenda pertemuan penting FOMC dinihari nanti, justru pergerakan harga Emas mulai menunjukkan sinarnya. Pada sesi Asia kemarin harga Emas sempat menyentuh level tertinggi di US $ 1765,35/troy ounce, namun saat market Eropa buka penurunan harga Emas mulai nampak dan sempat menyentuh level terendah di US $ 1757,79/troy ounce. Level terendah ini menjadi level terendah hariannya pada Selasa kemarin. Memasuki sesi Amerika pergerakan harga Emas justru secara umum mengalami kenaikan dan membuat level tertinggi harian baru di US $ 1781,63/troy ounce dan merupakan level tertinggi hariannya.

Pada perdagangan market hari ini hingga menjelang agenda pertemuan FOMC pada Kamis dini hari nanti sekitar pukul 01:00 WIB, di perkirakan pergerakan Emas akan berada pada range yang terbatas. Pada pertemuan FOMC nanti akan semakin jelas mengenai arah kebijakan ekonomi yang akan di ambil oleh Bank Sentral Amerika (The Fed).

Banyak para analis memprediksi bahwa The Fed akan melaksanakan rencana taperingnya di tahun ini dan paling cepat di November nanti. Tapering ini merupakan pemangkasan pembelian obligasi bulanan sebesar US $ 120 Miliar , dengan rencana ini maka sudah pasti akan membuat mata uang Dollar AS menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Namun bisa saja efek Evergrande mempengaruhi arah kebijakan dan Langkah yang akan di ambil oleh The Fed.

Selain agenda tapering, pertemuan FOMC/statement Kamis dini hari nanti juga akan membahas mengenai tingkat suku bunga The Fed. Namun para analis memperkirakan bahwa tingkat suku bunga The Fed sebesar < 0,25% masih akan di pertahankan hingga tingkat inflasi Amerika sudah berada pada level normal di 2%.


Meski pergerakan market agak sedikit soft karena para pelaku pasar masih wait and see, karena mereka masih focus akan hasil pertemuan FOMC/statement  Kamis dinihari nanti. Ditambah lagi akan ada data penting lainnya yaitu BOJ Policy Rate dan BOJ Press Conference serta Monetary Policy Statement.

 

Analisa Tekhnikal GOLD (XUL)

Di prediksi Trend masih akan melanjutkan Bullish/naik.

 

Pivoit poin = 1771,17

 

Support 1 = 1760,72

Support 2 = 1747,33

Support 3 = 1736,88

 

 

Resistance 1 = 1784,56

Resistance 2 = 1795,01

Resistance 3 = 1808,40

 

Tetap bijak dalam trading dengan memperhatian Money Management dan Risk Management agar kelangsungan modal dan account trading anda tetap berlanjut.  Happy Trading dan salam profit konsisten.