Tonight USD: Fed Chair Powell Speaks

Tonight USD: Fed Chair Powell Speaks

Semangat belajar sobat trader dan semangat trading  serta  salam sehat selalu, untuk hari ini Jum’at tanggal 24 September 2021 pukul 21:00 WIB akan ada rilis data ekonomi, kami akan memberikan informasi mengenai rilis data ekonomi  high impact yang akan mempengaruhi pergerakan harga di market. Penjelasan mengenai arti dari data ekonomi yang akan dirilis tersebut  semoga berguna dan membantu sobat trader sebelum melakukan trading di market.

Diharapkan juga menjadi tambahan informasi dan wawasan pengetahuan seputar rilis data ekonomi high impact dengan melihat calender ekonomi  dimarket (sumber www.forexfactory.com).  Sangat di sarankan dan dianjurkan selain Analisa fundamental (rilis data ekonomi) sobat trader perlu juga untuk memperhatikan Analisa tekhnikal, yaitu dengan membuat level – level psikologis market untuk pair tertentu dengan menggunakan perhitungan Pivot poin, Support dan Resistance.

Jum’at  24 September 2021 pukul 21:00 WIB  akan rilis data USD : Fed Chair Powell Speaks ( www.forexfactory.com ). Efek rilis data atau agenda ini akan memberikan dampak  yang sangat  besar terhadap mata uang Dollar AS (USD),  pastinya  juga akan  berdampak besar terhadap semua pair yang ada di market baik indeks, forex maupun commodity.

USD : Fed Chair Powell Speaks merupakan agenda penyampaian pandangan ketua Bank Sentral Amerika The Fed “Jerome Powell”  dalam melihat keadaan ekonomi serta kebijakan moneter dan kebijakan fiscal yang akan di ambil oleh Bank Sentral guna menstabilkan kesejahteraan masyarakat dan juga kestabilan nilai mata uang Dollar AS terhadap mata uang dunia lainnya.  Khusus dalam agendanya kali ini, Powell akan lebih menegaskan rencana tapering obligasi dan perihal tingkat suku bunga yang wacananya akan dinaikkan. Selain itu akan membahas juga mengenai pengurangan stimulus.

Jika pernyataan ketua Bank Sentral AS nanti lebih bersifat “hawkis” maka bisa di pastikan kondisi mata uang Dollar AS akan menguat, namun jika pernyataan Powell nanti lebih bersifat “dovish” maka akan membuat mata uang Dollar AS melemah.