Focus Today ADP Non-Farm Employment Change & ISM Services PMI serta FOMC Statement, Federal Funds Rate, FOMC Press Conference

By

Berita Ekonomi

Semangat siang  dan salam sehat selalu sobat trader TPFx semua, hari ini  Mei  tanggal 03 ini semoga sobat trader semakin semangat dan semakin sehat serta semakin sukses. Pada Rabu 03 Mei 2023 ini, kami akan memberikan informasi mengenai rilis data ekonomi  high impact yang akan mempengaruhi pergerakan harga di market. Penjabaran mengenai arti dari data ekonomi yang akan dirilis tersebut  semoga berguna dan membantu sobat trader sebelum melakukan trading di market.

Diharapkan juga menjadi tambahan informasi dan wawasan pengetahuan seputar rilis data ekonomi high impact dengan melihat calender ekonomi  dimarket (sumber www.forexfactory.com).  Sangat di sarankan dan dianjurkan selain Analisa Fundamental (rilis data ekonomi) sobat trader perlu juga untuk memperhatikan Analisa Tekhnikal, yaitu dengan membuat level – level psikologis market untuk pair tertentu dengan menggunakan perhitungan Pivot Poin, Support dan Resistance.

Untuk trading dengan analisa tekhnikal tanpa indikator “entry BUY” dapat dilihat di article berikut  (https://www.tpfx.co.id/ilmu-trading-buta-blind-trading-naked-chart-tanpa-indikator-entry-buy),

Untuk trading dengan analisa tekhnikal dengan memahami bentuk dan nama candlestick dapat dilihat di article berikut  (https://www.tpfx.co.id/trading-bahasa-candlestick-anti-mc/),

Untuk trading dengan style “scalping” jangan bilang jago scalping kalau belum tahu rumusnya, cek di article berikut  (https://www.tpfx.co.id/jago-scalping-ini-rumusnya/),

 

Rabu  03 Mei  2023 akan rilis data USD : ADP Non-Farm Employment Change pada pukul 19:15 WIB, lalu ISM Services PMI yang akan dirilis pada pukul 21:00 WIB lalu agenda pertemuan FOMC pada pukul 01:00 WIB dan FOMC Press Conference pukul 01:30 WIB ( www.forexfactory.com ). Efek rilis dua data ini dan agenda pertemuan serta wacana kenaikan suku bunga yang dilanjutkan dengan pernyataan ketua The Fed ini akan memberikan dampak  yang sangat besar terhadap pergerakan pair Dollar Amerika (USD),  pastinya  juga akan  berdampak besar terhadap pair lainnya dimarket dan semua pair forex  dan juga terhadap indeks, commodity  seperti Gold dan Oil atau semua yang berhubungan dengan Dollar AS.

Berikut akan di jelaskan lebih detail pengertian serta dampaknya terhadap pergerakan market 

USD : ADP Non-Farm Employment Change yang akan dirilis pada pukul 19:15 WIB (https://www.forexfactory.com/calendar)  data ADP (Automatic Data Procesing) merupakan data yang akan menganalisis data penggajian  lebih dari 23 juta pekerja untuk mendapatkan estimasi pertumbuhan lapangan kerja. Pertumbuhah lapangan kerja ini merupakan perkiraan perubahan jumlah orang yang bekerja selama bulan sebelumnya, tidak termasuk industri pertanian dan sektor pemerintahan.

Data ini memberikan gambaran awal tentang pertumbuhan lapangan kerja, biasanya 2 hari lebih awal dari data ketenagakerjaan yang dirilis pemerintah yang dirancang untuk dijadikan acuan.  Dengan kata lain data ADP ini merupakan cerminan dari rilis data NFP pada Jum’at lusa.

Data ADP Non-Farm Employment Change ini diprediksi naik ke level 148K (148.000) sedangkan data periode sebelumnya 145K (145.000) jika dirilis sesuai prediksi maka mata uang Dollar AS akan kembali menguat. Namun jika dirilis diatas prediksi atau bahkan diatas data sebelumnya, maka mata uang Dollar AS akan menguat cukup besar.

USD : ISM Services PMI yang akan dirilis pada pukul 21:00 WIB (https://www.forexfactory.com/calendar)  merupakan data ekonomi yang akan membahas mengenai data dimana  ISM Services PMI merupakan indeks data yang sama dirilis oleh Market untuk Services PMI, namun datanya bersumber dan dibuat oleh Institute for Supply Management (ISM) yang secara khusus dibuat untuk AS.Indikator ini biasanya akan berdampak lebih besar dibanding dengan yang dirilis Market. 

Just info Indeks ini dibuat berdasarkan survei terhadap sekitar 300 purchasing manager di AS,mengenai kondisi dan situasi bisnis saat ini, termasuk output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja atau karyawan. Jika rilis di atas 50.0 maka mencerminkan ekspansi di sektor services, namun jika di bawah 50.0 menunjukkan kontraksi.  

Data ini di prediksi  naik sebesar 51,8 sedangkan periode sebelumnya 51,2. Jika nanti saat dirilis  diatas prediksi dan diatas periode sebelumnya, maka di pastikan kondisi Dollar AS akan menguat cukup besar. Namun jika dirilis dibawah prediksi dan dibawah periode sebelumnya, maka di pastikan kondisi mata uang Dollar AS akan melemah

USD : FOMC Statement (Federal Open Market Committee) merupakan pertemuan dari kepala bank central negara bagian Amerika Serikat yang di kepalai oleh The Fed. Mereka bersidang akan menyepakati mengenai kebijakan yang akan di ambil. Dalam 1 tahun mereka akan mengadakan pertemuan sebanyak 8 kali dan ini adalah catatan rinci dari pertemuan terbaru FOMC, setelah mereka bersidang biasanya akan voting tentang penetapan suku bunga. Pertemuan di awal tahun 2023 ini merupakan pertemuan penting dan berbeda karena akan membahas mengenai wacana kenaikan suku bunga yang kurang agresif atau lebih rendah dari pertemuan di tahun sebelumnya, diprediksi hanya akan menaikan 25 basis poin, serta pernyataan arah kebijakan moneter atau fiscal yang akan diambil kedepannya baik rencana masih akan ada beberapa kali lagi kenaikan suku bunga dan berapa basis poin atau mempertahankan suku bunga yang ada hingga akhir tahun 2023 ini. 

USD : Federal Funds Rate  adalah keputusan bank central suatu negara untuk mempertahankan, menaikkan ataupun menurunkan tingkat suku bunga. Suku bunga jangka pendek adalah faktor terpenting dalam menentukan nilai mata uang suatu negara. Pelaku pasar pasti akan mencermati mengenai rilis data ini. Setelah data ini di rilis biasanya akan diikuti oleh pernyataan dan menginformasikan ke pada media massa yang akan di ikuti juga dengan tanya jawab, dimana sesi tanya jawab ini yang akan menggerakkan market secara volatile. Diprediksi tingkat suku bunga akan dinaikan hanya 25 basis poin.  Namun jika masih ada peluang 50 basis poin atau lebih  maka akan sangat menguntungkan mata uang Dollar AS, namun peluangnya sangat kecil mengingat tingkat inflasi AS sudah menurun.

USD : FOMC Press Conference Data ini mengenai konferensi pers yang memiliki 2 bagian – pertama pernyataan yang telah disiapkan dibacakan, kemudian konferensi terbuka untuk pertanyaan pers. Pertanyaan tersebut sering kali mengarah pada jawaban tanpa naskah yang menciptakan volatilitas pasar yang besar. Ini adalah salah satu metode utama yang digunakan Dewan Komisaris untuk memberikan informasi kepada investor mengenai kebijakan moneter. Ini mencakup secara rinci faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan suku bunga terbaru, seperti prospek ekonomi dan inflasi secara keseluruhan. Yang terpenting, ini memberikan petunjuk tentang kebijakan moneter yang akan di ambil di masa depan.

Jika pada statement nanti Bank Sentral Amerika (The Fed) memberikan statement mengenai kebijakannya yang “hawkish” maka di pastikan mata uang Dollar Amerika /USD akan menguat. Begitupun jika pernyataan dari ketua Bank Sentral Amerika nanti bersikap “dovish” maka akan membebani mata uang Dollar AS,  USD akan melemah.

Semoga dengan penjabaran mengenai rilis data ekonomi baik dari pengertian, dampak dan besaran angka data tersebut dapat membuat para sobat trader lebih yakin akan prediksi dan anallisanya.

Happy trading dan selalu utamakan Money Management dan Risk Management agar target profit konsisiten dapat sobat trader raih.

image-artikel

Popular Jurnal