indeks Nikkei 225 merosot dipicu kekhawatiran berakhirnya kebijakan suku bunga negatif Bank of Japan.
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 32.686 |
| Profit Target Level | 31.500 |
| Stop Loss Level | 33.455 |
NEWS FLASH
Economic News & analysis
Weekend edition
Market Summary
Setelah mencapai rekor tertinggi sekitar $2,150 per ounce pada awal minggu, harga emas memasuki akhir pekan dengan penurunan lebih dari 3%. Pasar emas mengalami volatilitas paling besar sejak pertengahan Agustus 2020, tepat setelah emas mencapai rekor tertinggi sebelumnya.
Emas turun kembali ke bawah $2.000 per ounce pada hari setelah para pedagang memangkas perkiraan penurunan suku bunga AS akan terwujud pada bulan Maret menyusul data pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan.
Harga emas turun tajam dengan mencapai sesi terendah di $1,994.60 dan menutup perdagangan di hari Jumat di area $2,003.59, iinggu terburuk bai emas dalam sepuluh minggu terakhir.
Pertumbuhan lapangan kerja AS yang diwakili oleh data US Non Farm Payroll meningkat pada bulan November menjadi 199,000 dari data sebelumnya di 150,000 dan di atas perkiraan pasar sebesar 170,000.
Tingkat pengangguran yang diwakili oleh data US Unemployment Rate turun menjadi 3,7%, dari data bulan lalu sebesar 3,9%.
Hal ini menandakan kekuatan pasar tenaga kerja yang membuat para pelaku pasar optimis bahwa Federal Reserve memerlukan waktu hingga bulan Mei untuk melakukan serangkaian kebijakan penurunan suku bunga (Fed lower Interest Rate Policy) di tahun depan.
Selanjutnya Imbal hasil acuan 10-tahun AS naik 12 basis poin di 4,245%, setelah sebelumnya mencapai 4,278%, tertinggi sejak Senin.
Berada pada kecepatan kenaikan basis poin harian terbesar sejak Oktober. Imbal hasil dua tahun naik 15 basis poin menjadi 4,727% dan mencapai 4,740%, tertinggi sejak 28 November.
Indeks dolar naik menjadi 104,2 sebelum memangkas kenaikan menjadi level 104.00 pada hari Jumat setelah data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan pasar.
Dalam Perdagangan mata uang, Euro semakin melemah dengan mencapai harga terendah di 1.07227 titik terendah sejak pertengahan November, karena investor mengalihkan fokus mereka ke USD.
mata uang bersama negara – negara Eropa ini telah menghadapi tekanan karena investor mencerna komentar dovish dari pengambil kebijakan ECB.
Pound Inggris melanjutkan penurunannya hingga mencapai harga terendah di $1,25015 menyentuh level terlemahnya sejak 22 November.
Pelaku pasar menantikan pertemuan kebijakan Bank of England yang akan datang pada hari Kamis.
USD melemah terhadap Yen Jepang dengan mencapai harga terendah di 142.485, Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengisyaratkan bahwa bank sentral mungkin akan meninggalkan kebijakan suku bunga negatifnya lebih awal dari perkiraan.
Minyak mentah berjangka WTI naik di atas $71 per barel pada hari Jumat faktor pembelian teknis, namun masih diperkirakan akan turun lebih dari 5% minggu ini di tengah tanda-tanda peningkatan pasokan global dan melemahnya permintaan.
Ketiga indeks saham utama AS ditutup naik pada hari Jumat, dengan S&P 500 mencapai level tertinggi baru pada tahun 2023, didorong oleh optimisme data – data ekonomi AS yang meningkatkan harapan akan terjadinya soft landing ekonomi.
Dow Jones naik 0,36% berada di 36248, S&P 500 naik 0,41% di 4604.37, Nasdaq naik 0,39% di 160.85
Untuk perdagangan minggu depan, pasar akan mengawasi dengan ketat data – data Inflasi AS dan pernyataan ketua Fed Jerome Powell dalam FOMC Meeting yang akan dirilis pada tanggal 13 Desember 2023.
Data Ekonomi AS Minggu Depan
Selasa : Consumere Price Index (CPI) MoM, Core CPI MoM, CPI YoY, Core CPI YoY
Rabu : Producer Price Index MoM, Core PPI MoM, PPI YoY, Core PPI YoY, FOMC
Interest Rate Decision, Fed Chairman Jerome Powell Press Conference
Kamis : Weekly Jobless Claims, US Retail Sales
Jumat : Empire State Manufacturing Index, Industrial Production, Capacity Utilization
Untuk ulasan dan analisa pasar edisi weekend sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
AGENDA DATA EKONOMI HIGH IMPACT MINGGU DEPAN
04 Desember – 08 Desember 2023
1. US Market
Minggu depan, semua perhatian akan tertuju pada pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve pada tahun 2023. Para pengambil kebijakan AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada level tertinggi dalam 22 tahun.
Investor juga akan menganalisis dengan cermat pernyataan The Fed dan konferensi pers Ketua Jerome Powell mengenai potensi penurunan suku bunga pada tahun 2024.
AS juga akan merilis data inflasi utama termasuk harga konsumen, produsen, dan perdagangan luar negeri. Harga konsumen diperkirakan naik tipis sebesar 0,1% di bulan November setelah tidak berubah di bulan Oktober.
Pada saat yang sama, penjualan ritel diperkirakan menurun selama dua bulan berturut-turut sebesar 0,1%, sementara aktivitas industri diperkirakan akan pulih sebesar 0,3%, menyusul kontraksi 0,6% di bulan Oktober.
2. European Market
ECB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga saat ini, mengingat tanda-tanda menurunnya inflasi namun investor akan mencermati indikasi penurunan suku bunga yang akan datang.
Selain itu, bank sentral Swiss akan memutuskan arah kebijakan moneter. Di sisi ekonomi, pembacaan PMI S&P awal diharapkan terjadi di Kawasan Euro, Jerman dan Perancis. Aktivitas sektor swasta di Zona Euro diperkirakan akan terus mengalami kontraksi pada bulan Desember, meskipun dengan laju yang lebih lambat.
Sektor manufaktur mengalami kontraksi paling parah dalam tujuh bulan terakhir, sementara sektor jasa juga mengalami kontraksi paling lambat dalam lima bulan terakhir.
Selain itu, produksi industri diperkirakan menurun untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Oktober. Di Jerman, Indikator Sentimen Ekonomi ZEW diperkirakan turun dari level tertinggi dalam delapan bulan. Rilis data lainnya termasuk neraca perdagangan Kawasan Euro.
3. United Kingdom Market
Di Inggris, Bank Of England di perkirakan akan mempertahankan kebijakan suku bunganya pada pertemuan Hari Kamis. selanjutnya ONS (Office Of National Statistic) akan menerbitkan laporan penting mengenai lapangan kerja dan pertumbuhan, termasuk PDB bulanan, manufaktur, konstruksi, dan perdagangan luar negeri. Sentimen konsumen akan diukur oleh GfK, sementara S&P akan memberikan update kinerja sektor manufaktur dan jasa.
4. Asia Pasifik Market
Indikator-indikator ekonomi China untuk bulan November akan terus memberikan gambaran mengenai dampak dari serangkaian langkah-langkah stimulus dan suntikan likuiditas dari Beijing.
Investor menunggu produksi industri, penjualan ritel, tingkat pengangguran, harga rumah, dan pinjaman yuan baru.
Sementara itu, Indeks Produsen Besar Tankan BoJ diperkirakan akan naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun pada kuartal keempat.
Terakhir, Di Australia, investor menunggu sejumlah data ketenagakerjaan penting dan indeks kepercayaan bisnis NAB untuk bulan November. Selain itu, Selandia Baru akan merilis PDB kuartal ketiganya.
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,970 | R1 2,033 |
| S2 1,935 | R2 2,069 |
| S3 1,900 | R3 2,102 |
Gold Outlook : Bearish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 68.15 | R1 74.17 |
| S2 65.04 | R2 77.28 |
| S3 61.63 | R3 80.49 |
Oil Outlook : Bearish
D
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 16183 | 15957 | 15725 |
| PIVOT | 16416 | ||
| RESISTANCE | 16642 | 16874 | 17100 |
| OPEN POSITION | BUY LIMIT |
| Price Level | 16302 |
| Profit target level | 16874 |
| Stop Loss Level | 16148 |
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 16539 |
| Profit Target Level | 16419 |
| Stop Loss Level | 16663 |
| Prev Close | 16,342.5 |
| Average Vol. (3m) | 1,987,951,312 |
| Day’s Range | 16,156.5–16,374 |
| Open | 16,353 |
| 52 WK range | 16,156.5–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran meningkat secara moderat, menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja secara bertahap kehilangan momentum karena biaya pinjaman yang lebih tinggi membatasi permintaan dalam perekonomian yang lebih luas.
Laporan klaim pengangguran mingguan dari Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis juga menunjukkan jumlah pengangguran menurun pada akhir November setelah klaim lanjutan mencapai level tertinggi dalam dua tahun pada pertengahan bulan.
Data US Jobless Claims ini mendukung pandangan para ekonom bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada siklus ini, hal ini menunjukkan bahwa ekspektasi pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga pada awal kuartal pertama masih terlalu dini.
Namun disisi lain dengan melonggarnya kondisi pasar tenaga kerja dan meredanya inflasi telah menyebabkan pelaku pasar menyimpulkan bahwa kampanye pengetatan kebijakan moneter The Fed telah berakhir. Pasar mengantisipasi penurunan suku bunga segera setelah kuartal pertama tahun 2024.
Emas mempertahankan “nada beli yang ringan” di dekat puncak kisaran perdagangan minggu ini dengan laporan Non farm Payrolls pada hari ini Jumat(08/12) akan memberikan logam mulia beberapa arah jangka pendek.
Investor semakin yakin bahwa era pengetatan bank-bank sentral utama telah berakhir dan spekulasi bahwa penurunan suku bunga mungkin terjadi sebelum perkiraan sebelumnya akan menjaga harga emas tetap terkendali.
US Nonfarm payrolls diperkirakan meningkat sebesar 180.000 pekerjaan pada bulan November, didorong oleh kembalinya 25.300 anggota serikat pekerja United Auto Workers serta 16.000 aktor setelah pemogokan berakhir.
US Non Farm Payrolls menciptakan 150.000 lapangan kerja pada periode bulan Oktober. Tingkat pengangguran diperkirakan tidak berubah pada 3,9%.
Indeks dolar melemah dan kembali berada di area 103.66pada hari Kamis(7/12) sementara itu Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun AS naik tipis menjadi 4,17% sedikit menjauh dari posisi terendah tiga bulan yang dicapai pada awal minggu ini.
Yen Jepang melonjak pada hari Kamis, Bank of Japan mengisyaratkan mungkin akan beralih. dari rencana suku bunga yang sangat rendah.
Yen melonjak 2,39% terhadap greenback, lompatan satu hari terbesar sejak 12 Januari, pada 143,86 per dolar setelah Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda menambahkan spekulasi bahwa bank sentral dapat menjauh dari suku bunga negatif.
Euro melanjutkan penurunannya dengan mencapai harga terendah di 1.07927, level terendah sejak pertengahan November, didorong oleh pernyataan dovish dari konservatif ECB Isabel Schnabel yang memperkuat keyakinan bahwa bank sentral blok tersebut mungkin mulai memangkas suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
Pound Inggris melemah dengan mencapai level harga di 1.25433,investor memproses data PMI final sambil mengevaluasi prospek kebijakan moneter Bank of England dan Federal Reserve.
Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 62,95 poin, atau 0,17%, menjadi 36.117,38, S&P 500 (.SPX) naik 36,25 poin, atau 0,80%, menjadi 4.585,59 dan (.IXIC) melonjak 193,28 poin, atau 1,37% , menjadi 14.339,99.
Harga minyak melemah pada awal perdagangan setelah sedikit naik dan menetap di level terendah dalam enam bulan, karena investor khawatir akan lesunya permintaan energi di Amerika Serikat dan Tiongkok, sementara output dari Amerika masih mendekati rekor tertinggi.
Minyak mentah AS turun 0,06% menjadi $69,34 per barel sementara minyak mentah Brent menetap di $74,05 per barel, turun 0,34% pada perdagangan hari Kamis(7/12)
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Jumat (08/12/23)
Data Perdagangan pada hari Kamis(0/12)
Open: 2,024.92 High: 2,039.89 Low: 2,020.19 Close: 2,028.49 Range: $19.70
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 2,041.75 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,051.96 – 2,065.59
Untuk area support emas akan menguji level harga 2,014.20 dengan tekanan lebih dalam menuju area 2,000.06 – 1,997.37
Prospek Harga Minyak Hari Jumat(08/12/23)
Data perdagangan pada hari Kamis(7/12)
Open: 69.26 High: 70.45 Low: 68.79 Close:69.63 Range: $3.38
Minyak tetap menguji area resistance di 70. 58 dengan dorongan lebih luas menuju area 71.75 – 72.27
Untuk area support Minyak tetap akan menguji area 68.92 dengan tekanan lebih dalam menuju area 67.50 – 66.69
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,033 R2 2,048 R3 2,063
S1 2,018 S2 2,008 S3 1,998
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,018 |
| Profit Target Level | 2,031 |
| Stop Loss Level | 2,011 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,033 |
| Profit Target Level | 2,025 |
| Stop Loss Level | 2,040 |
OIL INTRADAY AREA
R1 70.58 R2 71.75 R3 72.27
S1 68.92 S2 67.50 R3 66.69
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 68.92 |
| Profit Target Level | 67.80 |
| Stop Loss Level | 69.42 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 70.58 |
| Profit Target Level | 69.50 |
| Stop Loss Level | 71.028 |
Bollinger Bands merupakan salah satu alat analisis teknis yang populer dalam trading saham, forex, dan instrumen keuangan lainnya. Ditemukan oleh John Bollinger pada tahun 1980-an, indikator ini dirancang untuk memberikan gambaran tentang volatilitas dan arah pergerakan harga suatu aset. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang indikator Bollinger Bands, konsep dasarnya, dan bagaimana para trader dapat memanfaatkannya.
Bollinger Bands terdiri dari tiga garis utama: garis tengah (simple moving average), upper band, dan lower band. Garis tengah memberikan gambaran tentang tren harga, sedangkan upper dan lower bands membentuk saluran (band) yang mengelilingi garis tengah. Kedua band ini dihitung berdasarkan deviasi standar harga dari garis tengah. Semakin besar deviasi standar, semakin lebar bandnya, mencerminkan tingkat volatilitas yang tinggi.
Bollinger Bands membantu trader mengidentifikasi kondisi pasar yang sedang tren atau sideways. Ketika pasar bergerak dengan tren kuat, harga cenderung tetap di satu sisi band (upper atau lower) untuk periode waktu tertentu. Di sisi lain, ketika pasar sideways, harga akan lebih sering memantul di antara kedua band.
Strategi ini melibatkan penentuan momen tepat untuk memasuki pasar saat harga mencapai batas-batas Bollinger Bands. Ketika harga menyentuh lower band, ini dapat dianggap sebagai sinyal beli, mengindikasikan potensi pembalikan harga naik. Sebaliknya, jika harga menyentuh upper band, ini bisa menjadi peluang untuk melakukan sell, mengindikasikan potensi pembalikan harga turun. Namun, sangat penting untuk mengonfirmasi sinyal ini dengan indikator lain untuk menghindari perangkap pasar yang dapat menyebabkan kerugian.
Bollinger Bands dapat membentuk “squeeze” ketika volatilitas pasar menurun. Strategi breakout ini memanfaatkan kondisi saat band berada dalam jarak yang sangat sempit, menandakan kemungkinan terjadinya pergerakan harga yang signifikan. Trader dapat bersiap untuk membuka posisi ketika harga keluar dari zona squeeze, mengantisipasi tren baru yang mungkin muncul. Namun, perlu diingat bahwa breakout tidak selalu mengindikasikan arah yang pasti, dan konfirmasi dengan indikator tambahan sangat dianjurkan.
Penggunaan Bollinger Bands bersama dengan indikator teknis lainnya, seperti Relative Strength Index (RSI) atau Moving Average Convergence Divergence (MACD), dapat meningkatkan keakuratan sinyal trading. Divergence antara indikator tersebut dan pergerakan harga dapat memberikan petunjuk tentang potensi pembalikan tren. Sebagai contoh, jika harga membuat puncak baru namun RSI tidak mengikuti, ini bisa menjadi sinyal bahwa tren naik mungkin melemah.
Strategi ini melibatkan penggunaan dua set Bollinger Bands pada grafik harga. Selain dari set standar (periode 20, deviasi 2), trader juga memasang Bollinger Bands dengan pengaturan periode yang lebih panjang (misalnya, 50) dan deviasi yang lebih tinggi. Dengan menggunakan dua set band, trader dapat mengidentifikasi tren yang lebih kuat dan menghindari sinyal palsu yang mungkin muncul dalam kondisi pasar yang bergejolak.
Bollinger Bands dapat memberikan indikasi ketika suatu aset sedang overbought atau oversold. Dalam strategi ini, trader mencari peluang untuk masuk saat harga mendekati atau menyentuh upper atau lower band, dengan harapan bahwa harga akan kembali ke nilai rata-rata (mean) di tengah band. Konfirmasi dengan indikator lain, seperti Stochastic Oscillator, dapat membantu memperkuat keputusan trading.
Perlu diingat bahwa pasar bisa menjadi volatil, dan harga dapat “melesat” di antara kedua band tanpa mengindikasikan perubahan tren yang signifikan.
Sebaiknya, trader tidak mengandalkan Bollinger Bands secara terisolasi. Konfirmasi dengan indikator lain dapat membantu menghindari sinyal palsu.
Baca Juga : Mengenal Strategi Trading Double Bollinger Bands
Dalam dunia trading, pemahaman yang baik tentang Bollinger Bands dapat memberikan keuntungan tambahan. Meskipun bukan alat prediksi sempurna, penggunaan yang bijak dari indikator ini dapat membantu trader mengidentifikasi peluang trading yang potensial. Dengan memahami konsep dasar, strategi trading, dan pertimbangan risiko, para trader dapat memanfaatkan Bollinger Bands sebagai alat yang efektif dalam analisis teknis mereka. Ingin belajar trading forex lebih lanjut? Download Ebook TPFX sekarang dan temukan ilmu trading yang terpercaya! Jangan lupa daftar menjadi trader di sini! TPFx merupakan perusahaan broker forex terpercaya dan diawasi serta diregulasi oleh BAPPEBTI.
Indikator Bollinger Bands telah menjadi alat yang sangat populer di kalangan trader dan investor dalam menganalisis pergerakan harga saham dan pasar keuangan lainnya. Dalam artikel ini, kita akan mengenali sosok di balik indikator ini, yaitu John Bollinger, pencipta Bollinger Bands.
John Bollinger adalah seorang analis teknis terkenal dan pencipta indikator Bollinger Bands. Lahir pada 27 Mei 1950, John Bollinger telah menghabiskan sebagian besar kariernya di dunia keuangan. Ia mendirikan Bollinger Capital Management pada awal 1980-an, sebuah perusahaan manajemen aset yang fokus pada pengembangan strategi investasi berbasis analisis teknis.
Bollinger dikenal sebagai penulis dan pembicara yang produktif di bidang analisis teknis. Karyanya yang terkenal, “Bollinger on Bollinger Bands,” memperkenalkan konsep Bollinger Bands dan menjelaskan cara menggunakan indikator ini dalam analisis pasar keuangan. Indikator ini sendiri menjadi salah satu alat analisis teknis yang paling banyak digunakan di kalangan trader dan investor.
Indikator ini memberikan gambaran visual tentang volatilitas pasar dengan membentuk dua pita di sekitar harga saham atau aset keuangan. Pita atas dan pita bawah mengukur deviasi standar dari harga rata-rata, menciptakan zona potensial untuk pergerakan harga di masa depan.
John Bollinger terus aktif dalam industri keuangan dan terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian dan edukasi terkait analisis teknis. Kesuksesan indikator ini sebagai alat analisis mencerminkan kontribusi berarti dari John Bollinger terhadap pengembangan strategi perdagangan dan pemahaman pasar keuangan.
John Bollinger mendirikan Bollinger Capital Management pada awal 1980-an, sebuah perusahaan manajemen aset yang fokus pada pengembangan strategi investasi berbasis analisis teknis. Dia juga dikenal sebagai penulis berbagai artikel dan buku mengenai analisis teknis, dengan karya terkenalnya yang berjudul “Bollinger on Bollinger Bands.”
Indikator ini volatilitas akan membentuk dua pita di sekitar harga saham atau aset keuangan. Pita atas dan pita bawah ini mengukur deviasi standar dari harga rata-rata, menciptakan zona potensial untuk pergerakan harga di masa depan.
Keunggulan utama Bollinger Bands adalah kemampuannya untuk memberikan gambaran visual tentang volatilitas pasar. Ketika pita menyempit, itu dapat mengindikasikan periode ketidakpastian yang rendah, sementara pita yang melebar menunjukkan volatilitas yang tinggi.
Penggunaan indikator ini melibatkan pemantauan hubungan antara harga dan pita. Sebagai contoh, jika harga mendekati pita atas, itu dapat menjadi sinyal bahwa aset overbought dan mungkin mengalami koreksi. Sebaliknya, ketika harga mendekati pita bawah, itu dapat mengindikasikan keadaan oversold.
Baca Juga : Mengenal Strategi Trading Double Bollinger Bands
John dan karyanya dalam pengembangan indikator ini telah memberikan dampak besar dalam analisis teknis dan strategi perdagangan. Para trader dan investor sering menggunakan indikator ini sebagai alat bantu untuk membuat keputusan berdasarkan volatilitas pasar. Dengan memahami konsep di balik Bollinger Bands dan peran John Bollinger sebagai pencipta, kita dapat mengapresiasi lebih jauh bagaimana alat ini telah menjadi bagian integral dari analisis pasar keuangan modern. Ingin belajar trading forex lebih lanjut? Download Ebook TPFX sekarang dan temukan ilmu trading yang terpercaya! Jangan lupa daftar menjadi trader di sini! TPFx merupakan perusahaan broker forex terpercaya dan diawasi serta diregulasi oleh BAPPEBTI.
Pasar mata uang asing (Forex) adalah arena yang dinamis, terpengaruh oleh berbagai faktor ekonomi dan politik. Dalam kondisi ketidakpastian, investor sering mencari perlindungan pada aset yang dianggap aman atau “safe haven.” Dalam artikel ini, kita akan mengulas berbagai jenis yang menjadi pilihan utama di tengah gejolak pasar.
Swiss Franc, atau CHF, sering dianggap sebagai mata uang aset aman karena kestabilan ekonomi Swiss dan reputasi bank sentralnya yang kuat. Pada saat ketidakpastian, investor cenderung mencari perlindungan dalam Franc Swiss, yang dikenal dengan sebutan “Swissie.”
Yen Jepang, atau JPY, adalah mata uang aset aman klasik. Bank sentral Jepang yang cenderung konservatif, bersama dengan ekonomi yang kuat dan surplus perdagangan, menjadikan Yen pilihan yang aman dalam situasi ketidakpastian.
Dolar Amerika, atau USD, sering dianggap sebagai mata uang cadangan dunia dan safe haven. Meskipun nilai tukar dapat bervariasi, Dolar tetap menjadi tempat perlindungan saat terjadi goncangan ekonomi global.
Meskipun bukan mata uang, emas sering dianggap sebagai aset aset aman. Harga emas tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh ketidakpastian politik dan gejolak pasar. Banyak investor mencari perlindungan pada emas untuk melindungi nilai investasi mereka.
Meskipun tidak selalu dianggap sebagai aset aman, Euro dapat menjadi alternatif dalam situasi tertentu. Keberlanjutan zona euro dan kebijakan moneter yang hati-hati dari Bank Sentral Eropa membuat Euro menarik bagi sebagian investor selama periode tertentu.
Baca Juga : Mitos Trading Komoditas yang Wajib Anda Tahu!
Dalam dunia Forex yang berfluktuasi, pemilihan safe haven menjadi kunci bagi investor yang ingin melindungi investasi mereka. Setiap safe haven memiliki karakteristik dan faktor yang memengaruhi nilai tukarnya. Pemahaman yang baik tentang berbagai Safe Haven Forex dapat membantu trader membuat keputusan yang lebih baik dalam menghadapi ketidakpastian pasar dan merancang strategi trading yang lebih efektif. Jadi, sebelum berinvestasi di pasar mata uang asing, penting untuk menggali lebih dalam tentang karakteristik dan potensi masing-masing. Ingin belajar trading forex lebih lanjut? Download Ebook TPFX sekarang dan temukan ilmu trading yang terpercaya! Jangan lupa daftar menjadi trader di sini! TPFx merupakan perusahaan broker forex terpercaya dan diawasi serta diregulasi oleh BAPPEBTI.
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 16230 | 16066 | 15929 |
| PIVOT | 16370 | ||
| RESISTANCE | 16550 | 16680 | 16810 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 160256 |
| Profit target level | 16359 |
| Stop Loss Level | 16513 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 16153 |
| Profit Target Level | 16043 |
| Stop Loss Level | 16270 |
| Prev Close | 16,474 |
| Average Vol. (3m) | 1,990,189,671 |
| Day’s Range | 16,156.5-16,369 |
| Open | 16,353 |
| 52 WK range | 16,170–22,700.85 |

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy