Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (15/05/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bearish  Range         0,72200 – 0,71700

Akhirnya mata uang Aussie terhadap mata uang Dollar AS mulai mengalami pelemahan. Bahkan meski Aussie tertekan tetapi tetap mendekati level tertinggi 4 tahun karena anggaran tahunan pemerintah dan meningkatnya risiko inflasi akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah membuat ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut tetap utuh. Anggaran 2026/27 menunjukkan defisit yang lebih kecil dan memperkenalkan perubahan penting pada pengaturan pajak perumahan, tetapi sebagian besar menyerahkan tugas pengendalian inflasi kepada Bank Sentral. Pasar masih mengindikasikan sekitar 20% kemungkinan kenaikan suku bunga acuan menjadi 4,35% pada bulan Juni, tetapi probabilitas kenaikan menjadi 4,6% pada bulan Agustus sedikit meningkat di atas 80%. Data terbaru juga memiliki dampak terbatas, dengan pertumbuhan upah sesuai perkiraan pada kuartal pertama sementara laju tahunan sedikit melambat tetapi tetap konsisten dengan tekanan biaya tenaga kerja yang terus berlanjut, menandakan ketahanan inflasi yang berkelanjutan. Sementara itu, harga energi global tetap tinggi karena upaya untuk menengahi pengakhiran perang AS-Iran hanya sedikit mengalami kemajuan dan Selat Hormuz tetap dibatasi secara ketat di tengah ketegangan angkatan laut yang berkelanjutan.

Pivot : 0,72329

R1 : 0,72506          S1 : 0,72021      

R2 : 0,72814          S2 : 0,71844

R3 : 0,72991          S3 : 0,71536


USDJPY

Opportunity:   Bullish  Range       158,300 – 158,800

Pelemahan mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Greenback terus berlangsung. Bahkan Yen Jepn sudah sentuh level 158, turun untuk sesi keempat berturut-turut karena Dollar AS menguat akibat percepatan inflasi AS, yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi atau bahkan menaikkan suku bunga lebih lanjut. Tidak adanya intervensi tegas dari otoritas Jepang juga membebani sentimen, meskipun para pedagang tetap waspada terhadap potensi tindakan setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan dukungan untuk upaya Tokyo baru-baru ini dalam menstabilkan mata uang. Dari sisi kebijakan, Ringkasan Opini dari pertemuan Bank Sentral Jepang bulan April menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan membahas kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan paling cepat pada pertemuan berikutnya, dengan harga minyak yang lebih tinggi semakin memperumit prospek inflasi. Secara terpisah, OECD memproyeksikan bahwa suku bunga kebijakan Bank Sentral Jepang dapat naik menjadi 2% pada akhir tahun 2027.

Pivot : 158,019

R1 : 158,737          S1 : 157,627      

R2 : 159,129          S2 : 156,909

R3 : 159,847          S3 : 156,517


GBPUSD

Opportunity  :  Bearish menuju  :  1.3347  –  1.3284

Sesuai perkiraan, Pounds ditutup melemah cukup signifikan pada perdagangan Kamis kemarin. Pelemahan mata-uang Poundsterling disebabkan adanya tekanan politik di Inggris. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tantangan kepemimpinan setelah partainya mengalami kekalahan besar dalam pemilu regional pekan lalu. Meski data ekonomi Inggris menunjukkan pertumbuhan pada Maret, ketidakpastian politik tetap membebani nilai tukar Poundsterling. Disatu-sisi Dollar AS kembali menguat setelah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan konsumsi masyarakat masih stabil. Data penjualan ritel bulan lalu sesuai perkiraan pasar dan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve kemungkinan belum akan memangkas suku bunga tahun ini.Data retail sales AS naik 0,5% pada April sesuai ekspektasi pasar, setelah bulan sebelumnya direvisi menjadi 1,6%. Sementara ini investor juga memantau pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing. Sentimen positif mengiringi pertemuan kedua negara besar AS-China yang dapat meredakan ketegangan perang dagang yang terjadi selama kepemimpinan presiden Donald Trump. GBP masih berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini, selain tekanan politik di Inggris tekanan Dollar AS juga menjadi penyebab utama lemahnya mata-uang Poundsterling.

Open  : 1.3399           Pivot  1.3446

R1  : 1.3479                S1  : 1.3393

R2  : 1.3532                S2  : 1.3347

R3  : 1.3579                S3  : 1.3284


EURUSD

Opportunity  : Bearish menuju  1.1625 – 1.1578

Euro kembali tertekan cukup signifikan pada perdagangan Kamis kemarin. Indeks dolar naik 0,43% ke level 98,89. Sementara euro turun ke USD1,1668. Dolar AS kembali menguat setelah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan konsumsi masyarakat masih stabil. Data penjualan ritel bulan lalu sesuai perkiraan pasar dan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve kemungkinan belum akan memangkas suku bunga tahun ini. Data retail sales AS naik 0,5% pada April sesuai ekspektasi pasar, setelah bulan sebelumnya direvisi menjadi 1,6%. Lonjakan harga minyak akibat perang Iran juga meningkatkan tekanan inflasi AS. Kondisi tersebut membuat pasar mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga tambahan oleh Federal Reserve pada akhir tahun. Kenaikan harga minyak menjadi salah satu faktor utama yang mendorong inflasi global tetap tinggi dan menopang penguatan dolar AS. EUR masih berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini yang diperkirakan Dollar AS masih akan mendominasi pasar mata-uang global.

Open  : 1.1669           Pivot  : 1.1686

R1  : 1.1700                S1  : 1.1665

R2  : 1.1721                S2  : 1.1625

R3  : 1.1741                S3  : 1.1578


USDCHF

Opportunity  :  Bullish menuju  :  0.7857  –  0.7882

Swiss Franc masih dalam tekanan U.S Dollar. Dolar AS kembali menguat setelah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan konsumsi masyarakat masih stabil. Data penjualan ritel bulan lalu sesuai perkiraan pasar dan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve kemungkinan belum akan memangkas suku bunga tahun ini. Data retail sales AS naik 0,5% pada April sesuai ekspektasi pasar, setelah bulan sebelumnya direvisi menjadi 1,6%. Lonjakan harga minyak akibat perang Iran juga meningkatkan tekanan inflasi AS. Kondisi tersebut membuat pasar mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga tambahan oleh Federal Reserve pada akhir tahun. Sementara ini investor juga memantau pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing. Sentimen positif mengiringi pertemuan kedua negara besar AS-China yang dapat meredakan ketegangan perang dagang yang terjadi selama kepemimpinan presiden Donald Trump. CHF masih berpotensi untuk tertekan pada perdagangan hari ini walaupun laporan data ekonomi Swiss Industrial Production diperkirakan meningkat, namun penguatan Dollar AS tidak dapat terbendung.

Open  : 0.7828           Pivot  : 0.7821

R1  : 0.7839                S1  : 0.7819

R2  : 0.7857                S2  : 0.7806

R3  : 0.7882                S3. : 0.7787


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.39025 dengan target 1.38794 dan stop loss di atas 1.39488

Secara struktur, USDCAD masih berada dalam uptrend yang valid, ditandai dengan pola higher high dan higher low yang konsisten sejak pertengahan Maret. Namun, pergerakan terakhir menunjukkan fase retracement setelah harga gagal melanjutkan kenaikan di area 1.39400 dan saat ini terkoreksi menuju area keseimbangan di sekitar pivot 1.38871. Secara teknikal, posisi harga di area pivot ini menjadi titik krusial karena menentukan apakah tren bullish akan berlanjut atau justru terjadi koreksi lebih dalam.

Open price :1.38722        Pivot :1.38871

R1: 1.39025         S1: 1.38562

R2: 1.39334         S2: 1.38408

R3: 1.39488         S3: 1.38099


DXY

Opportunity:   Bullish  Range         98,400 – 98,700

Kondisi mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya terus bergerak menguat. Keperkasaan tersebut dapat dilihat pada Indeks Dolar AS (DXY) yang terus naik dan sentuh level tertinggi hariannya di 98,907. Penguatan Dollar AS ini mencapai level tertinggi dalam dua minggu karena investor fokus pada pertemuan puncak dua hari antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, serta menilai data ekonomi terbaru. Di AS, penjualan ritel melambat seperti yang diperkirakan tetapi terus menunjukkan daya beli konsumen yang tangguh. Penjualan ritel utama naik 0,5% pada bulan April, sementara penjualan ritel inti, yang secara langsung memengaruhi perhitungan PDB, juga meningkat 0,5%. Awal pekan ini, data CPI dan PPI menunjukkan tekanan inflasi baru yang terkait dengan guncangan energi yang disebabkan oleh pecahnya perang di Iran. Pasar kini memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga akhir tahun, meskipun para pedagang masih memperkirakan sekitar 28% kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember.

Pivot : 98,438

R1 :    98,612         S1 :    98,278

R2 :    98,772         S2 :    98,104

R3 :    98,946         S3 :    97,944


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bullish ke area 58,300

Indeks Nikkei 225 naik 0,3% menjadi di atas 62.800, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1,1% menjadi 3.920 pada hari Jumat, pulih dari kerugian pada sesi sebelumnya karena saham-saham Jepang mengikuti reli yang dipimpin oleh sektor teknologi di Wall Street semalam. Sentimen investor didukung oleh pendapatan perusahaan yang kuat dan momentum berkelanjutan pada saham-saham terkait kecerdasan buatan. Pasar juga mendapat dukungan dari pertemuan puncak Beijing antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, dengan Trump menyatakan bahwa hubungan antara dua ekonomi terbesar di dunia tetap kuat dan membaik meskipun ada perbedaan pendapat yang berkelanjutan mengenai Iran, Taiwan, dan isu-isu lainnya. Saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan termasuk Fujikura, yang naik 2,3%, SoftBank Group naik 3,1%, Mitsubishi UFJ naik 2,4%, Fanuc melonjak 7,7%, dan Toyota Motor naik 2%. Untuk minggu ini, Nikkei diperkirakan akan berakhir datar, sementara Topix tetap naik lebih dari 2%.

Pivot : 57,153

R1 : 58,186           S1 : 56,023

R2 : 58,718           S2 : 55,588

R3 : 60,283           S3 : 54,023


HANGSENG

Opportunity: Koreksi ke area: 27,000

Indeks Hang Seng turun 205 poin, atau 0,8%, menjadi 26.180 pada hari Jumat, mundur setelah berakhir datar pada sesi sebelumnya, karena investor menjadi berhati-hati meskipun Wall Street mencapai rekor tertinggi yang dipicu oleh reli AI dan pendapatan perusahaan AS yang kuat. Sentimen meredam karena pasar menunggu hasil konkret dari pertemuan puncak Trump-Xi yang sedang berlangsung di Beijing, dengan para pedagang enggan mengambil posisi agresif meskipun ada optimisme seputar hubungan AS-China. Sementara itu, harga minyak menuju kenaikan mingguan di tengah ketegangan yang sedang berlangsung di sekitar Selat Hormuz, menimbulkan kekhawatiran tentang potensi gangguan pasokan, tekanan inflasi yang lebih tinggi, dan risiko terhadap pertumbuhan global. Pelemahan yang luas di saham keuangan dan teknologi membebani indeks. Di antara saham yang mengalami penurunan signifikan adalah Mao Geping Cosmetics (-5,5%), CARsgen Therapeutics (-6,5%), Tencent Holdings (-0,3%), Kuaishou Technology (-0,2%), dan Laopu Gold (-1,0%). Sebaliknya, Semiconductor Manufacturing International Corporation melonjak 6,2%.

Pivot : 27,272

R1 : 27,428    S1 : 27,125

R2 : 27,575    S2 : 26,969

R3 : 27,878    S3 : 26,666


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 25,385| SL: 25,285 | TP: 25,800

Kontrak berjangka saham AS secara umum tidak berubah pada hari Jumat setelah indeks acuan ekuitas utama melonjak ke rekor tertinggi baru pada sesi sebelumnya, didorong oleh kenaikan kuat pada saham teknologi. Selama perdagangan reguler hari Kamis, S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing naik 0,77% dan 0,88%, dengan kedua indeks ditutup pada rekor tertinggi sepanjang masa yang baru. Dow Jones Industrial Average juga naik 0,74%, kembali menembus angka penting 50.000. Saham teknologi memimpin reli, dengan Cisco Systems melonjak 13,4% setelah meningkatkan proyeksi pendapatan dan labanya. Nvidia juga melonjak 4,4%, memperpanjang kenaikan bulanannya menjadi 15% setelah AS menyetujui pengiriman chip H200 ke 10 perusahaan Tiongkok. Langkah ini terjadi selama kunjungan Presiden Donald Trump ke Beijing bersama para eksekutif teknologi terkemuka, karena pertemuan puncak AS-Tiongkok membantu meredakan kekhawatiran atas meningkatnya hambatan ekonomi global. Dalam perdagangan setelah jam kerja, Cerebras naik 6% setelah debut pasar saham pembuat chip kecerdasan buatan tersebut.

Pivot : 25,342.17

R1 : 25,771.08                     S1 : 25,126.33

R2 : 25,986.92                  S2 : 24,697.42

R3 : 26,631.67                  S3 : 24,052.67



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity:  Bearish menuju 4.586.

Harga emas bergerak melemah pada perdagangan Jumat dan diperdagangkan di kisaran US$4.650 per troy ounce, sekaligus menempatkan logam mulia tersebut di jalur penurunan mingguan lebih dari 1%. Tekanan terhadap emas muncul setelah data inflasi Amerika Serikat menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan pasar, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, bahkan membuka peluang kenaikan suku bunga tambahan hingga akhir tahun.

Sentimen pasar berubah signifikan setelah data inflasi produsen AS pada April mencatat lonjakan tercepat sejak 2022, sementara inflasi konsumen mengalami kenaikan terbesar sejak 2023. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran bahwa tekanan harga di ekonomi AS masih jauh dari mereda. Ketidakpastian inflasi terutama dipicu oleh berkepanjangannya konflik di Timur Tengah dan terganggunya aktivitas pelayaran energi global akibat hampir lumpuhnya jalur strategis Selat Hormuz.

Pivot : 4.660

R1  4.660   R2  4.684  R3 4.720

S1  4.586   S2  4.560  S3  4.532


Silver

Opportunity : Buy stop di 76.423 dengan target 77.609 dan stop loss dibawah 73.900

Pada XAGUSD, struktur besar masih menunjukkan downtrend, namun pergerakan terbaru memperlihatkan fase pullback bullish yang cukup kuat dari area bawah sekitar 68–70 hingga saat ini mendekati resistance penting. Kenaikan ini lebih bersifat korektif daripada pembalikan tren, karena belum ada perubahan struktur menjadi higher high yang signifikan pada timeframe H4. Saat ini harga bergerak di sekitar pivot 75.041 dan mendekati resistance 76.273, yang menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.

Open price :75.003          Pivot :75.041

R1: 76.273            S1: 73.900

R2: 77.374            S2: 72.628

R3: 78.646            S3: 71.527


Oil

Opportunity : Potensi breakout berada di area resistance 98,98 dengan target pengujian resistance berikutnya di 100,50. Namun, apabila gagal menembus level tersebut, harga berpotensi terkoreksi untuk menguji area support di kisaran 95,02–93,67..

Harga minyak mentah WTI bertahan di atas level US$101 per barel pada perdagangan Jumat dan berada di jalur penguatan mingguan sekitar 7%, didorong meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Penguatan harga minyak terjadi seiring mandeknya upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi tersebut membuat Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi dunia, masih berada dalam kondisi blokade ganda yang menghambat arus pengiriman minyak global. Presiden Donald Trump bahkan menyatakan bahwa gencatan senjata saat ini berada dalam kondisi “massive life support” setelah menolak respons terbaru Iran terhadap proposal perdamaian yang diajukan Washington.

Pivot: 98,98

R1 98,98          S1  95,02

R2  100,50       S2   93,67

R3  102,62        S3  91,84


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Jum’at, 15 Mei 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Analisis Candlestick untuk Membaca Arah Pasar di Akhir Pekan

Catat jam dan waktunya ya!

  Jum’at, 15 Mei 2026 
  14.00 WIB
  Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy