Apa Itu High Risk High Return dalam Investasi dan Trading?

high risk high return

Investasi memang tak semudah membalikkan telapak tangan, namun bukan hal yang tak mungkin untuk dijalani. Investasi juga tak hanya sekadar membutuhkan uang untuk modal, namun juga membutuhkan kesiapan berupa mental. Terutama kesiapan mental guna menghadapi potensi investasi high risk high return. 

Biasanya kesiapan mental berkaitan dengan profil risiko seorang investor dan trader. Nah, profil risiko ini menentukan seberapa besar seorang investor atau trader mampu menghadapi risiko investasi dan trading. Biasanya, semakin besar potensi risiko yang dihadapi, sebanding dengan potensi profit yang akan diterima. 

Lalu, apa itu high risk high return pada investasi dan trading? Mari simak lebih lanjut di bawah ini!

 

Apa Itu High Risk High Return pada Investasi dan Trading? 

High risk high return adalah sebuah profil risiko yang dapat diterima oleh investor maupun trader dengan potensi risiko yang tinggi namun dengan potensi imbal hasil yang besar pula. Sebelum melakukan investasi, alangkah baiknya investor maupun trader wajib memiliki kemampuan analisa yang baik agar bisa memaksimalkan potensi profit dan meminimalisir segala risiko. 

Investor juga harus paham betul mengenai risk (risiko) dan tingkat pengembalian (imbal hasil). 

 

1. Risiko (Risk) 

Risiko adalah berkurang nilai modal yang ditanamkan pada suatu instrumen investasi. Risiko memang tidak bisa dihindari dalam aktivitas investasi dan trading. Namun, risiko bisa dihindari dengan beberapa hal, yaitu analisa, pahami profil risiko investasi, dan menjaga kestabilan psikis ketika investasi atau trading. 

2. Imbal Hasil (Return) 

Imbal hasil adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan dari penanaman modal untuk investasi. Bisa dibilang, imbal hasil merupakan hasil keuntungan yang Anda raih ketika meletakkan uang pada instrumen investasi pilihan. Ada 2 jenis keuntungan yang bisa diraih, yakni capital gain dan dividen. 

Capital gain merupakan keuntungan yang dihasilkan dari selisih hasil jual-beli suatu instrumen investasi. Sedangkan, dividen adalah keuntungan yang bisa didapatkan dari keuntungan suatu perusahaan. Sudahkah Anda mendapatkan keuntungan dari 2 jenis keuntungan investasi dan trading ini? 

3. Hubungan Antara Risk and Return 

Risk and return adalah komponen yang bertentangan. Namun, tingkat risiko dan imbal hasil bersifat linear atau searah. Jadi, semakin tinggi potensi risiko, semakin tinggi pula tingkat imbal hasilnya. 

Beberapa investor maupun trader berapa mengambil risiko besar agar bisa mendapatkan potensi profit maksimal. Namun, mereka juga mengimbangi dengan analisa yang baik, berupan teknikal dan fundamental, menjaga kestabilan psikologis trading, dan lainnya agar tak salah ambil langkah di pasar investasi. 

Baca juga: Cara Memilih Broker Forex Terbaik di Tahun 2024

Apa Saja Instrumen Investasi atau Trading yang Memiliki Profil High Risk High Return? 

Ada dua jenis investasi dan trading yang memiliki potensi imbal hasil besar, namun risiko yang besar pula. Instrumen investasi tersebut adalah saham dan forex. Untuk lebih jelasnya, silakan simak langsung di bawah ini!

1. Saham 

Saham adalah bentuk kepemilikan sebuah perusahaan dengan cara membeli atau memberikan tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) pada suatu perusahaan atau Perseroan.

Lantaran saham adalah salah satu instrumen investasi yang masih memegang teguh hukum supply and demand, pergerakannya pun cukup fluktuatif sehingga baik investor maupun trader harus cermat dalam membaca situasi pasar. 

2. Forex 

Berbeda dengan saham, forex adalah salah satu instrumen yang ada di pasar berjangka. Forex adalah transaksi menukarkan mata uang suatu negara tertentu dengan negara lainnya dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Keuntungan ini bisa didapatkan dari selisih hasil penjualan mata uang. Sedangkan, trading forex adalah transaksi membeli mata uang asing, lalu menyimpannya dalam kurun waktu tertentu dan dijual kembali saat mengalami kenaikan. 

Trading forex dinilai memiliki risiko yang sangat tinggi karena pergerakan pasar berjangka cenderung tak menentu dan sangat fluktuatif. Sehingga, trader wajib melakukan analisa lebih mendalam terutama pada kondisi ekonomi makro di seluruh dunia. Hal ini lantaran sangat memengaruhi pergerakan harga pasar forex. 

Baca juga: Portofolio Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Jadi, apa preferensi investasi dan trading Anda? Saham atau forex? Apapun instrumen investasi dan tradingnya, jangan lupa untuk tingkatkan literasi keuangan Anda dengan Download E-Book TPFx Indonesia dan jadilah trader andal dengan cuan maksimal di sini

image-artikel

Popular Jurnal