FedWatch Tool: 99% Peluang The Fed Mempertahankan Suku Bunga

NEWS FLASH

Economic News & Analysis

 

Menteri Keuangan Amerika Janet Yellen pada hari Senin mengatakan dia tidak melihat tanda-tanda ekonomi Amerika memasuki penurunan namun memperingatkan bahwa kegagalan Kongres untuk meloloskan undang-undang untuk menjaga pemerintahan tetap berjalan berisiko memperlambat momentum perekonomian.

Yellen mengatakan “Saya tidak melihat tanda-tanda perekonomian berada dalam risiko penurunan,”  seraya mencatat bahwa pasar tenaga kerja AS juga tetap kuat dan inflasi menurun.

“Sama sekali tidak ada alasan untuk menciptakan situasi yang dapat menyebabkan hilangnya momentum adalah sesuatu yang tidak kita perlukan sebagai risiko pada saat ini.”

Selanjutnya Yellen mengatakan masih terlalu dini untuk mengukur dampak pemogokan yang dilakukan United Auto Workers terhadap Detroit Three, salah satu aksi buruh industri AS yang paling ambisius dalam beberapa dekade.

Dia menggarisbawahi komitmen Presiden Joe Biden terhadap perundingan bersama dan memastikan bahwa pekerja “menjadi yang terdepan juga” karena industri ini berjalan dengan baik.

Dia mengatakan pasar tenaga kerja tetap kuat, namun mendingin dan “tidak sepanas sebelumnya,” dan hal ini penting mengingat tujuan untuk menurunkan inflasi kembali ke 2%.

Yellen, mantan ketua Federal Reserve, mengatakan langkah bank sentral untuk menaikkan suku bunga mulai berdampak pada pasar perumahan, namun belanja konsumen tetap “cukup kuat.”

Yellen mengatakan pemerintahan Biden terus mencermati harga bensin setelah lonjakan harga baru-baru ini, dan Biden berkomitmen untuk memastikan harga tetap terjangkau bagi warga Amerika.

Harga emas naik pada hari Senin, dibantu oleh sedikit penurunan dolar karena investor menunggu serangkaian pertemuan kebijakan bank sentral utama minggu ini, dengan Federal Reserve AS diperkirakan akan menghentikan sementara kenaikan suku bunga.

Harga emas  naik 0,5% menjadi $1,932.49 pada perdagangan hari Senin. .

Bank sentral global menjadi pusat perhatian, dengan lima bank sentral yang mengawasi 10 mata uang yang paling banyak diperdagangkan mengadakan pertemuan penetapan suku bunga pada minggu ini. Sejumlah bank sentral negara berkembang termasuk Turki dan Afrika Selatan juga akan bertemu.

Pada hari Kamis, Bank of England diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk ke-15 kalinya dan menaikkan suku bunga pinjaman menjadi 5,5%.

Bank Sentral Jepang, Pasar sedang mencari tanda-tanda bahwa mereka akan beralih dari kebijakan ultra-longgarnya lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, setelah komentar Gubernur Kazuo Ueda baru-baru ini menyebabkan imbal hasil (yield) jauh lebih tinggi. Dalam mata uang lainnya.

US Dollar turun 0,166% menjadi 105,07 setelah baru-baru ini diperdagangkan mendekati level tertinggi enam bulan. Euro naik sekitar 0,30% menjadi $1,069, setelah merosot ke level terendah 3-1/2 bulan di $1,0632 pada minggu lalu karena Bank Sentral Eropa mengisyaratkan kenaikan suku bunga akan segera berakhir. Yen menguat 0,17% menjadi 147.58, minyak mentah AS naik 71 sen menjadi $91,48/barrel

Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 0,02%, S&P 500 (.SPX) bertambah 0,07% dan Nasdaq Composite (.IXIC) naik tipis 0,01%.

Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,

Prospek Harga Emas Hari Selasa(19/09/23) 

Data Perdagangan pada Senin(18/09)

Open: 1,923.80  High: 1,933.93  Low: 1,922.50   Close: 1,933.77 Range: 11.43

Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 1,938.68 dengan dorongan lebih luas  menuju area 1,946.62 – 1,954.74

Untuk area support emas akan menguji level harga1,918.19 dengan tekanan lebih dalam menuju area  1,909.50 – 1,900.67

Prospek Harga Minyak Hari Selasa(19/09/23)

Data perdagangan pada Senin(18/09)

Open: 91.18   High: 92.32 Low: 90.73   Close: 92.16   Range:  $2.02

Minyak akan menguji area resistance di 91.65 dengan dorongan lebih luas  menuju area 92.39 – 93.72  

Untuk area support Minyak  tetap akan menguji level harga  89.79 dengan tekanan lebih dalam menuju area  88.00 – 87.39

 

GOLD INTRADAY AREA

R1 1,938      R2 1,951    R3 1,964

S1 1,925     S2  1,917      S3 1,909

OPEN POSITION BUY
Price Level 1,925
Profit Target Level 1,936
Stop Loss Level 1,918
OPEN POSITION SELL
Price Level 1,938
Profit Target Level 1,930
Stop Loss Level 1,945

OIL INTRADAY AREA

R1 91.65         R2 92.28     R3  93.72

S1 89.90         S2 88.18     R3 87.35

OPEN POSITION BUY
Price Level 89.90
Profit Target Level 90.95
Stop Loss Level 89.40
OPEN POSITION SELL
Price Level 91.65
Profit Target Level 90.60
Stop Loss Level 92.15

 

image-artikel

Popular Jurnal