indeks Nikkei turun mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu peningkatan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 31.775 |
| Profit Target Level | 30.200 |
| Stop Loss Level | 32.265 |
NEWS FLASH
Economic News & analysis
Weekend edition
Market Summary
Israel kembali menggempur Gaza bagian selatan dengan gencar melalui serangan udara pada hari sabtu(21/10) dan Minggu pagi(22/10). Pihak militer Israel Mengatakan akan mengintensifkan serangannya di bagian utara wilayah tersebut.
Media Palestina melaporkan sedikitnya 11 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di kota Khan Younis, Gaza selatan. Media Palestina juga mengatakan Israel menyerang kota Rafah di selatan. Serangan semalam terjadi beberapa jam setelah juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari meminta warga Gaza untuk pindah ke selatan untuk menghindari bahaya.
Konvoi bantuan kemanusiaan pertama yang diizinkan masuk ke Jalur Gaza yang terkepung sejak pecahnya perang, tiba melalui perbatasan Rafah pada hari Sabtu. PBB mengatakan konvoi 20 truk tersebut termasuk pasokan penyelamat jiwa yang akan diterima oleh Bulan Sabit Merah Palestina.
Amerika Serikat pada Sabtu malam mengusulkan rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengatakan Israel mempunyai hak untuk membela diri. Resolusi tersebut juga menuntut Iran berhenti mengekspor senjata ke “milisi dan kelompok teroris yang mengancam perdamaian dan keamanan di seluruh kawasan.”
Emas kembali melanjutkan kenaikannya dengan mencapai harga tertinggi di 1,997.09 pada hari Jumat, berada di level tertinggi dalam tiga bulan karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong lonjakan permintaan logam mulia sebagai aset safe-haven. Emas menguat meskipun imbal hasil Treasury meningkat, dengan imbal hasil obligasi AS bertenor 10-tahun sempat mencapai 5% untuk pertama kalinya sejak tahun 2007.
Indeks dolar stabil di atas 106,15, Euro terus berada di bawah $1,06, karena data perdagangan ritel yang kuat dari AS dan konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung meningkatkan permintaan dolar AS.
Yen Jepang bertahan di dekat level kritis 150 per dolar yang dikhawatirkan oleh para analis dapat mendorong otoritas Jepang untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk mendukung mata uang tersebut, seperti yang terjadi tahun lalu.
Pound Inggris menyentuh level $1,21, mendekati level tujuh baru-baru ini. terendah bulan ini sebesar $1,2035 yang tercatat pada tanggal 4 Oktober, setelah rilis data Inggris menunjukkan penurunan perdagangan ritel yang lebih besar dari perkiraan.
Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 286,89 poin, atau 0,86%, menjadi 33.127,28, S&P 500 (.SPX) kehilangan 53,84 poin, atau 1,26%, menjadi 4.224,16 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 202,37 poin, atau 1,53%, menjadi 12,983.81. Selama seminggu, Dow turun 1,6%, S&P 500 turun 2,4% dan Nasdaq turun 3,2%.
AGENDA DATA EKONOMI HIGH IMPACT MINGGU DEPAN
23 – 27 Oktober 2023
1. US Market
Minggu yang sibuk untuk pasar Amerika, kalender ekonomi, AS akan mempublikasikan perkiraan awal PDB (US GDP) kuartal ketiga, bersama dengan pengeluaran pribadi (US Personal Spending dan pendapatan (US Personal Income) bulan September. Perekonomian AS diperkirakan akan bertumbuh sebesar 4,1% secara tahunan di Triwulan ke-3, menandai percepatan dari pertumbuhan sebesar 2,1% di triwulan sebelumnya, sebagian disebabkan oleh kuatnya belanja konsumen dan peningkatan investasi swasta.
Harga PCE inti (US Core Personal Consumption Expenditure) diperkirakan akan meningkat sebesar 0,3% pada bulan September, sedikit meningkat dibandingkan dengan kenaikan 0,1% yang terlihat pada bulan Agustus. Laporan ini juga diperkirakan akan mengungkapkan peningkatan belanja konsumen sebesar 0,3% dan peningkatan pendapatan sebesar 0,4% pada periode yang sama.
Selain itu, investor akan memantau dengan cermat pesanan barang tahan lama bulan September, survei awal PMI Global S&P, penjualan rumah baru dan tertunda, Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago, perkiraan awal penjualan grosir dan neraca perdagangan barang, serta pembacaan final sentimen konsumen Michigan.
Selanjutnya untuk kalender pendapatan, dengan perusahaan teknologi besar seperti Alphabet, Microsoft, Meta, dan Amazon akan merilis hasilnya. Perusahaan besar lain yang harus diperhatikan termasuk 3M Co, Coca-Cola, General Motors, Spotify, Verizon Communications, Snap, Visa, Mastercard, Automatic Data Processing, Boeing, CME Group, Merck & Co, Ford Motor, Intel, Chevron, dan Exxon Mobil.
2. European Market
Bank Sentral Eropa diperkirakan akan mempertahankan suku bunga saat ini, menandai jeda dalam kampanye pengetatan setelah sepuluh kenaikan suku bunga berturut-turut.
Pada kalender ekonomi makro, data awal kemungkinan akan menunjukkan penurunan kepercayaan konsumen di Kawasan Euro karena kekhawatiran baru terhadap inflasi yang berasal dari kenaikan harga minyak dan konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung. Sejalan dengan itu, indikator iklim konsumen GfK di Jerman diperkirakan akan melemah ke titik terendah dalam tujuh bulan, dan indikator iklim bisnis Ifo di Jerman kemungkinan akan turun ke titik terendah dalam satu tahun.
Selain itu, pembacaan PMI awal diproyeksikan menunjukkan kontraksi yang berkelanjutan, meskipun moderat, dalam aktivitas bisnis di sektor swasta di blok tersebut, dengan penurunan output manufaktur dan jasa dengan laju yang lebih lambat. Rilis data penting lainnya termasuk sentimen konsumen dan statistik ketenagakerjaan Perancis, survei bisnis dan konsumen Italia, angka PDB kuartal ketiga Spanyol, dan data pengangguran,
3. United Kingdom Market
The Officer Nation Statistic (ONS) akan mengungkap laporan pekerjaan terbaru, sementara data awal PMI diperkirakan menunjukkan kontraksi yang lebih tenang baik di sektor manufaktur maupun jasa. Selain itu, CBI akan merilis data pesanan pabrik, kepercayaan bisnis, dan perdagangan distributif.
4. Asia Pasifik Market
Di Jepang, semua perhatian akan tertuju pada data PMI bulan Oktober dan data CPI Tokyo karena pasar berupaya mengantisipasi intervensi lebih lanjut atau kemungkinan perubahan kebijakan dari Bank of Japan.
Di Australia, tingkat inflasi kuartal ketiga diperkirakan mencerminkan sedikit perlambatan pertumbuhan harga. Investor juga menunggu data PMI Australia yang baru.
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,962 | R1 2,008 |
| S2 1,932 | R2 2,041 |
| S3 1,900 | R3 2,070 |
Gold Outlook : Bullish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 87.66 | R1 92.06 |
| S2 85.45 | R2 94.20 |
| S3 83.37 | R3 96.45 |
Oil Outlook : Bullish
Hang Seng di buka anjlok do picu Saham-saham AS yang merosot. saham utama AS melemah tajam karena pernyataan Powell tampaknya berlawanan dengan ekspektasi pasar bahwa siklus kenaikan suku bunga bank sentral telah berakhir.
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17245 | 17078 | 16911 |
| PIVOT | 17398 | ||
| RESISTANCE | 17559 | 17712 | 17891 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17461 |
| Profit target level | 17666 |
| Stop Loss Level | 17356 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17191 |
| Profit Target Level | 16986 |
| Stop Loss Level | 17296 |
| Prev Close | 17,254 |
| Average Vol. (3m) | 2,449,022,099 |
| Day’s Range | 17,098.5–17,218 |
| Open | 17,131 |
| 52 WK range | 14,597.31–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan kepada pasukan yang berkumpul di perbatasan Gaza pada hari Kamis bahwa mereka akan segera melihat daerah kantong Palestina “dari dalam”, menunjukkan perkiraan invasi darat dengan tujuan memusnahkan Hamas mungkin sudah dekat.
Israel menggempur Gaza dengan lebih banyak serangan udara pada hari Kamis atas amukan orang-orang bersenjata Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan 1.400 warga Israel.
Israel telah mengepung 2,3 juta penduduk Jalur Gaza dan membombardir daerah kantong tersebut dalam serangan yang telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan lebih dari satu juta orang kehilangan tempat tinggal.
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan bank sentral dapat mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan kebijakan berikutnya, namun ia juga memperingatkan bahwa inflasi masih terlalu tinggi dan kenaikan suku bunga lebih lanjut masih mungkin terjadi jika perekonomian tetap dalam kondisi panas.
“Bukti tambahan dari pertumbuhan yang terus-menerus berada di atas tren, atau bahwa pengetatan di pasar tenaga kerja tidak lagi berkurang, dapat menempatkan kemajuan lebih lanjut pada inflasi dalam risiko dan dapat membenarkan pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut,” kata Powell pada hari Kamis ketika berbicara di hadapan Economic Club of New York.
Powell menekankan dalam pidatonya bahwa “mengingat ketidakpastian dan risiko, dan sejauh mana kemajuan yang telah kita capai, komite ini bertindak dengan hati-hati.” Itu adalah tanda bahwa bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan November.
Imbal hasil Treasury AS melonjak, dengan imbal hasil Treasury 10-tahun mendekati ambang batas 5%.
Dari sisi ekonomi, laporan klaim pengangguran merosot ke level terendah sejak Januari, dan indeks Leading Economic mencatat penurunan bulanan ke-18 berturut-turut.
Indeks dolar (.DXY) turun 0,34%, di 106.20, euro menguat 0,47% menjadi $1,0584.
Yen Jepang menguat 0,10% versus greenback pada 149,80 per dolar, sementara sterling terakhir diperdagangkan pada $1,2145, naik 0,04% hari ini.
Harga minyak mentah naik di tengah kekhawatiran pasokan yang mungkin timbul jika konflik Israel-Hamas meningkat. Minyak mentah AS naik 1,19% menjadi $89,37/ barrel.
Emas menguat untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu permintaan safe-haven, sementara pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell memicu harapan bank sentral AS akan menghentikan kenaikan suku bunga.
Emas naik 1,4 % dengan mencapai harga tertinggi di 1,977.63
Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 251,04 poin, atau 0,75%, menjadi 33.414,04, S&P 500 (.SPX) kehilangan 36,61 poin, atau 0,85%, menjadi 4.277,99 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 128,13 poin, atau 0,96% menjadi 13.186,18.
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Jumat(20/10/23)
Data Perdagangan pada Kamis (19/10)
Open: 1,947.37 High: 1,977.27 Low: 1,945.14 Close: 1,973.19 Range: 32.13
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,982.19 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,994.91 – 2,003.72
Untuk area support emas akan menguji level harga1,965.67 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,953.39- 1,945.17
Prospek Harga Minyak Hari Jumat(20/10/23)
Data perdagangan pada Kamis(19/10)
Open: 87.20 High: 89.52 Low: 85.46 Close: 89.40 Range: $4.06
Minyak menguji area resistance di 90.07 dengan dorongan lebih luas menuju area 91.30 – 92.32
Untuk area support Minyak akan menguji area 88.27 dengan tekanan lebih dalam menuju area 87.59 – 86.14
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,982 R2 1,995 R3 2,008
S1 1,965 S2 1,957 S3 1,949
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,965 |
| Profit Target Level | 1,976 |
| Stop Loss Level | 1,958 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,982 |
| Profit Target Level | 1,974 |
| Stop Loss Level | 1,989 |
OIL INTRADAY AREA
R1 90.07 R2 91.30 R3 92.32
S1 88.27 S2 87 . 59 R3 86.14
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 88.27 |
| Profit Target Level | 89.30 |
| Stop Loss Level | 87.73 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 90.07 |
| Profit Target Level | 89.00 |
| Stop Loss Level | 90.57 |
Hang Seng ditutup melemah, bergerak mendekati level terendah, dipicu properti Country Garden Hlds menandakan gagal bayar dan diprediksi tidak akan mampu memenuhi seluruh pembayaran luar negeri karena penjualan yang lemah.
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17423 | 17284 | 17142 |
| PIVOT | 17543 | ||
| RESISTANCE | 17648 | 17790 | 17959 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17589 |
| Profit target level | 17750 |
| Stop Loss Level | 17492 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17465 |
| Profit Target Level | 17304 |
| Stop Loss Level | 17577 |
| Prev Close | 17,776 |
| Average Vol. (3m) | 2,461,538,526 |
| Day’s Range | 17,350–17,487 |
| Open | 17,474 |
| 52 WK range | 14,597.31–22,700.85 |

indeks Nikkei berakhir datar setelah solidnya penjualan ritel Amerika Serikat yang mencuatkan kekhawatiran peningkatan suku bunga Federal Reserve dibarengi dengan tensi geopolitik di Timur Tengah.
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 32.750 |
| Profit Target Level | 30.200 |
| Stop Loss Level | 33.665 |
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Perwakilan senior Hamas di Lebanon mengatakan bahwa mereka sekarang berkoordinasi dengan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran. Menurut perwakilan tersebut, kedua kelompok militan telah memperingatkan “tindakan pencegahan terhadap Israel.”
Pernyataan-pernyataan ini menimbulkan kekhawatiran nyata bahwa perang di Timur Tengah dapat mulai meningkatkan aksi militer di perbatasan Lebanon dan Jalur Gaza.
Pemimpin Hamas mengancam bahwa, “Hizbullah sekarang “dipersiapkan untuk perang besar” melawan Israel di utara, sementara Hamas akan menghancurkan “impian” Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengusir mereka dari Gaza.
Emas naik ke level tertingginya dalam lebih dari dua bulan pada hari Rabu karena meningkatnya konflik di Timur Tengah membuat investor berbondong-bondong menuju emas sebagai aset safe haven.
Emas meningkat 2% dengan mencapai harga tertinggi di 1,962.54 pada perdagangan hari Rabu(18/10). Emas dapat menembus $2.000 dalam waktu dekat jika terjadi eskalasi konflik geopolitik. Sejauh ini telah naik lebih dari 5% di bulan Oktober.
Indeks dollar bertahan 106.53 pada hari Rabu karena data AS baru-baru ini memperkuat pandangan bahwa suku bunga perlu tetap dinaikkan lebih lama. Pembangunan perumahan keluarga tunggal di AS meningkat tajam pada bulan September, meskipun tingkat hipotek telah mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa tahun. Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10-tahun naik menjadi 4,9% pada hari Rabu, mencapai level tertinggi baru dalam 16 tahun karena bukti lebih lanjut dari kuatnya perekonomian memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga restriktif untuk jangka waktu yang lama. Euro terus berada di level $1,05, karena data ekonomi yang kuat dari AS dan konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung meningkatkan permintaan dollar AS. Pada saat yang sama, investor mencerna data yang menunjukkan peningkatan sentimen investor Jerman, yang mencapai level tertinggi dalam enam bulan di bulan Oktober. Pound Inggris menguat sedikit ke level $1,21, menyusul data Inggris yang menunjukkan bahwa inflasi tetap tinggi pada bulan September, meskipun Bank of England melakukan serangkaian kenaikan suku bunga selama beberapa bulan terakhir. Yen melemah karena tekanan besar dari dollar karena data ekonomi AS yang kuat memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama. Yen mencapai harga tertinggi pada perdagangan hari Rabu di 149.934
Dow Jones Industrial Average turun 332,57 poin, atau 0,98%, menjadi 33,665.08, S&P 500 kehilangan 58,6 poin, atau 1,34%, menjadi 4,314.6 dan Nasdaq Composite turun 219,45 poin, atau 1,62%, menjadi 13,314.30.
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Kamis(19/10/23)
Data Perdagangan pada Rabu(18/10)
Open: 1,923.02 High: 1,962.54 Low: 1,922.75 Close: 1,949.19 Range: 39.
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 1,972.45 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,982.19 – 1,994.91
Untuk area support emas tetap akan menguji level harga1,942.55 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,931.94- 1,924.78
Prospek Harga Minyak Hari Kamis(19/10/23)
Data perdagangan pada hari Rabu(18/10)
Open: 87.79 High: 89.86 Low: 87.19 Close: 88.18 Range: $2.67
Minyak menguji area resistance di 88.20 dengan dorongan lebih luas menuju area 89.78 – 90.81
Untuk area support Minyak akan menguji area 86.30 dengan tekanan lebih dalam menuju area 85.01 – 84.16
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,952 R2 1,965 R3 1,978
S1 1,939 S2 1,931 S3 1,923
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,939 |
| Profit Target Level | 1,950 |
| Stop Loss Level | 1,932 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,952 |
| Profit Target Level | 1,944 |
| Stop Loss Level | 1,959 |
OIL INTRADAY AREA
R1 88.20 R2 89.78 R3 90.81
S1 86.30 S2 85 . 01 R3 84.16
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 86.30 |
| Profit Target Level | 87.35 |
| Stop Loss Level | 85.80 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 88.20 |
| Profit Target Level | 87.15 |
| Stop Loss Level | 88.70 |
Hang Seng bergerak flat karena meningkatnya kekhawatiran mengenai dampak perang Israel-Hamas , sebagian besar investor menyikapi data positif yang menunjukkan ekonomi Tiongkok tumbuh lebih dari yang diharapkan
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17678 | 17568 | 17458 |
| PIVOT | 17788 | ||
| RESISTANCE | 17884 | 17997 | 18108 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17918 |
| Profit target level | 18029 |
| Stop Loss Level | 17831 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17732 |
| Profit Target Level | 17610 |
| Stop Loss Level | 17827 |
| Prev Close | 17,760 |
| Average Vol. (3m) | 2,463,630,324 |
| Day’s Range | 17,606–17,852 |
| Open | 17,726 |
| 52 WK range | 14,597.31–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Penjualan rite ASl naik 0,7% pada bulan September dari bulan sebelumnya, lebih dari dua kali lipat perkiraan Wall Street untuk pertumbuhan 0,3%, menurut data baru dari Departemen Perdagangan yang dirilis pada hari Selasa. Penjualan ritel kini telah meningkat dari bulan sebelumnya selama enam bulan berturut-turut, menandai tren belanja konsumen yang konsisten.
Emas mengkonsolidasikan kenaikan pada hari Selasa karena para pedagang terus mencermati perkembangan seputar konflik Israel-Hamas, dan juga bersiap untuk isyarat jalur kenaikan suku bunga AS dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell minggu ini.
Pidato Powell pada hari Kamis dapat memberikan lebih banyak pencerahan mengenai jalur kebijakan moneter bank sentral AS setelah retorika dovish baru-baru ini dari beberapa pejabat Fed. Emas mencapai harga tertinggi pada perdagangan hari selasa di 1,931.20
Imbal hasil Treasury melonjak setelah data penjualan ritel yang kuat menyebabkan pelaku pasar menyesuaikan ekspektasi mengenai durasi siklus pengetatan bank sentral.
Harga obligasi acuan 10-tahun terakhir turun menjadi 4,851%, dari 4,71% pada akhir Senin.
Greenback bergerak terbata namun pada dasarnya flat terhadap mata uang utama lainnya di tengah gejolak Timur Tengah.
Indeks dollar (.DXY) naik 0,02%, dengan euro naik 0,09% menjadi $1,0568.
Yen Jepang melemah 0,19% terhadap dolar AS pada 149,80 per dolar, sementara sterling terakhir diperdagangkan pada $1,2176, turun 0,33% hari ini.
Harga minyak mentah bergerak sideways karena para pedagang menunggu kunjungan Biden ke Israel untuk melihat apakah upaya diplomatik akan mencegah meluasnya konflik di Timur Tengah.
Minyak mentah AS menetap tidak berubah pada $86,66/barrel
Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 71,75 poin, atau 0,21%, menjadi 33.912,79, S&P 500 (.SPX) kehilangan 9,29 poin, atau 0,21%, menjadi 4.364,34 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 48,86 poin, atau 0,36% menjadi 13.519,13.
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Rabu(18/10/23)
Data Perdagangan pada Selasa(17/10)
Open: 1,919.31 High: 1,931.50 Low: 1,912.35 Close: 1,922..20 Range: 21.47
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 1,934.75 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,946.19 – 1,956.71
Untuk area support emas tetap akan menguji level harga1,912.84 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,902.58 – 1,892.93
Prospek Harga Minyak Hari Rabu(18/10/23)
Data perdagangan pada hari Selasa(17/10)
Open: 87.02 High: 87.45 Low: 85.59 Close: 87.22 Range: $2.01
Minyak menguji area resistance di 87.48 dengan dorongan lebih luas menuju area 88.20 – 89.78
Untuk area support Minyak akan menguji area 85.92 dengan tekanan lebih dalam menuju area 84.16 – 83.14
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,928 R2 1,942 R3 1,955
S1 1,915 S2 1,907 S3 1,899
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,915 |
| Profit Target Level | 1,926 |
| Stop Loss Level | 1,908 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,928 |
| Profit Target Level | 1,920 |
| Stop Loss Level | 1,935 |
OIL INTRADAY AREA
R1 88.73 R2 89.78 R3 90.35
S1 87.30 S2 86 . 20 R3 85.31
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 87.30 |
| Profit Target Level | 88.35 |
| Stop Loss Level | 86.80 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 88.73 |
| Profit Target Level | 87.65 |
| Stop Loss Level | 89.23 |
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy