Indeks Nikkei masih mengalami pelemahan setelah kebijakan Federal Reserve
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 31.477 |
| Profit Target Level | 30.200 |
| Stop Loss Level | 32.415 |
Dengan volume perdagangan harian yang mencapai triliunan dolar, pasar forex menawarkan berbagai peluang trading untuk para investor. Supaya bisa mendapatkan keuntungan kita perlu strategi yang cerdas, maka dengan memanfaatkan pergerakan harga jangka menengah, strategi swing trading biasanya melibatkan memegang posisi selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Analisis teknikal mendalam dan pemahaman tren pasar sangat penting dalam strategi ini. Jadi di dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu swing trading, bagaimana cara melakukannya, dan mengapa ini bisa menjadi strategi yang cerdas untuk meraih keuntungan jangka menengah.
Swing trading adalah strategi trading yang berfokus pada pergerakan harga jangka menengah, biasanya dalam rentang waktu beberapa hari hingga beberapa minggu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan dari “swings” atau pergerakan harga yang terjadi antara level support dan resistance dalam tren pasar yang lebih besar. Seorang swing trader akan mencoba menangkap potensi keuntungan saat harga bergerak naik (uptrend) atau turun (downtrend), dan mereka tidak terlalu khawatir dengan pergerakan harga harian yang lebih kecil.
Swing trading di pasar forex memiliki beberapa kelebihan. Pertama, pasar forex beroperasi 24 jam sehari, memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu trading yang sesuai dengan jadwal Anda. Kedua, likuiditas tinggi memastikan bahwa order dapat dieksekusi dengan mudah, bahkan dalam situasi volatilitas tinggi. Ketiga, pasar forex dikenal dengan tren yang kuat, yang menjadi potensi bagi swing trader untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang signifikan.
Baca juga : Raih Cuan Besar dengan Swing Trading!
Baca juga : Penting! Panduan Membuat Rencana Trading Forex
Swing trading merupakan salah satu strategi trading yang menarik bagi banyak trader, dan hal ini dikarenakan karakteristik-karakteristik berikut ini:
Para swing trader memiliki fleksibilitas dalam memilih waktu trading mereka. Pasar forex beroperasi 24 jam sehari, lima hari seminggu, sehingga trader dapat memilih sesi trading yang sesuai dengan jadwal mereka. Hal ini menjadikan swing trading dapat dilakukan oleh trader paruh waktu yang memiliki pekerjaan atau komitmen lain.
Pasar forex dikenal dengan tren yang kuat, baik tren naik (uptrend) maupun tren turun (downtrend). Swing trader mencoba untuk meraih keuntungan dari pergerakan harga yang signifikan dalam tren ini dengan mengidentifikasi titik masuk yang tepat.
Swing trading tidak memerlukan pemantauan konstan pasar sepanjang hari. Trader hanya perlu melihat pasar pada interval waktu yang lebih besar (misalnya, harian atau empat jam) untuk mengidentifikasi peluang trading dan mengatur posisi mereka. Hal ini dapat sesuai dengan gaya hidup beberapa trader yang tidak bisa atau tidak ingin terus-menerus memantau pasar.
Meskipun swing trading memiliki banyak kelebihan, seperti strategi trading lainnya, ini juga memiliki risiko yang terkait. Penting bagi trader untuk memahami risiko ini dan memiliki rencana manajemen risiko yang baik sebelum terlibat dalam swing trading. Dengan pendekatan yang bijaksana, swing trading bisa menjadi strategi trading yang menarik dan efektif dalam mencapai tujuan finansial.
Baca juga : Kupas Tuntas Hal yang Wajib Trader Tahu tentang Past Swing Pivot!
Ingin belajar trading Komoditi ataupun forex? Yuk, buka Jurnal TPFX sekarang dan temukan ilmu trading yang terpercaya! Jangan lupa daftar menjadi trader di sini! TPFx merupakan perusahaan broker forex terpercaya dan diawasi serta diregulasi oleh BAPPEBTI.
Pasar forex, dengan likuiditas dan volume perdagangannya yang luar biasa besar, menjadi medan yang subur bagi trader yang ingin mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga. Salah satu pendekatan yang populer dalam trading forex adalah day trading. Namun, seperti apa sebenarnya day trading dan bagaimana caranya meraih sukses?
Day trading merupakan strategi trading di mana seorang trader membeli dan menjual aset dalam satu hari perdagangan, dengan tujuan memperoleh keuntungan dari fluktuasi harga yang terjadi dalam jangka pendek. Ini mengharuskan trader untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang pasar dan kemampuan untuk memonitor berita dan pergerakan harga secara konstan. Trader jenis ini biasanya tidak membiarkan posisinya menginap hingga hari berikutnya. Mari kita cermati lebih lanjut aspek-aspek kunci dari day trading.
Tujuan utama dari pendekatan ini adalah untuk mengambil keuntungan dari fluktuasi harga yang terjadi dalam jangka waktu singkat tersebut. Seorang day trader berusaha mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli dan jual yang terjadi dalam periode tersebut. Selain itu, day trading juga bertujuan untuk mengurangi risiko yang mungkin timbul dari perubahan harga saat pasar tutup, seperti dampak dari rilis berita ekonomi di luar jam perdagangan.
Baca juga : Catat! Tiga Parameter Untuk Waktu Trading Forex Terbaik
Melalui day trading, trader juga bisa memanfaatkan modal mereka dengan lebih efisien, karena mereka memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan berulang kali dalam satu hari, berbeda dengan pendekatan perdagangan jangka panjang yang mungkin hanya menghasilkan beberapa transaksi dalam satu bulan atau tahun.
Day trading memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari pendekatan trading lainnya. Frekuensi transaksi dalam day trading biasanya lebih tinggi. Seorang day trader mungkin melakukan sejumlah transaksi dalam satu hari, seringkali masuk dan keluar dari pasar beberapa kali hanya dalam satu sesi perdagangan.
Dalam memilih instrumen perdagangan, day trader biasanya cenderung memilih instrumen yang memiliki likuiditas tinggi, seperti pasangan mata uang mayor di pasar forex atau saham-saham unggulan di pasar saham. Mengingat potensi pergerakan harga yang cepat dalam jangka pendek, day trader seringkali menggunakan leverage untuk meningkatkan potensi keuntungan mereka, walaupun hal ini sekaligus meningkatkan risiko kerugian.
Baca juga : Catat! Cara Mudah Day Trading dengan Strategi OHLC
Keputusan dalam day trading biasanya didasarkan pada analisis teknikal yang intensif. Grafik intraday, indikator teknikal, serta pola candlestick sering menjadi rujukan utama dalam pengambilan keputusan. Kecepatan dalam mengambil keputusan juga menjadi salah satu ciri khas day trading. Dengan pergerakan harga yang bisa sangat cepat, kemampuan untuk membuat keputusan dengan tepat dan cepat sangat dibutuhkan.
Terakhir, salah satu prinsip yang dipegang teguh oleh day trader adalah tidak membiarkan posisi mereka menginap. Semua posisi biasanya ditutup sebelum pasar berakhir untuk menghindari risiko perubahan harga di luar jam perdagangan.
Day trading adalah pendekatan trading yang menjanjikan potensi keuntungan yang besar dalam waktu singkat, tetapi juga memiliki risiko yang signifikan. Di bawah ini adalah beberapa risiko utama yang perlu dipahami oleh para day trader:
Penting bagi setiap calon day trader untuk memahami risiko ini dan memiliki rencana manajemen risiko yang jelas sebelum memulai. Manajemen risiko yang baik melibatkan penetapan stop-loss, penggunaan leverage yang bijaksana, diversifikasi portofolio, serta perencanaan dan strategi trading yang matang.
Forex beroperasi 24 jam non-stop, mulai dari pembukaan pasar di Australia, bergerak ke Asia, Eropa, dan akhirnya menutup di Amerika. Dengan rentang waktu operasi yang panjang ini, day trader memiliki keleluasaan untuk memilih jam perdagangan yang paling optimal berdasarkan analisis, strategi, dan zona waktu masing-masing.
Baca juga : Wajib Tahu! Modal Ideal Trading Forex
Ingin belajar trading Komoditi ataupun forex? Yuk, buka Jurnal TPFX sekarang dan temukan ilmu trading yang terpercaya! Jangan lupa daftar menjadi trader di sini! TPFx merupakan perusahaan broker forex terpercaya dan diawasi serta diregulasi oleh BAPPEBTI.
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Harga emas naik pada hari Jumat, dibantu oleh technical rebound setelah penurunan sembilan hari berturut-turut, meskipun data pekerjaan AS yang kuat meningkatkan kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga AS lagi dan menjaga emas tetap berada di jalur penurunan mingguan kedua.
Harga emas di pasar naik 0,6% dengan mencapai harga tertinggi di $1,834.80 pada perdagangan hari Jumat(06/10) tetapi berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut, sejauh ini turun 0,9%. Kenaikan harga emas meskipun data ketenagakerjaan kuat menunjukkan bahwa tekanan jual telah habis.
Pada Pembukaan pasar pagi hari ini, Senin(09/10) emas membentuk pola Gap Up dengan lonjakan pembukaan harga di 1,845.96. kekhawatiran pasar terhadap potensi naiknya kembali tingkat inflasi AS memberikan dukungan terhadap emas.
Laporan inflasi yang penting dan dimulainya musim pendapatan kuartal ketiga akan menyambut investor pada perdagangan minggu ini
Sorotan ekonomi akan terjadi pada hari Kamis(12/10)i, ketika Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk bulan September dirilis. Laporan ini diperkirakan menunjukkan sedikit penurunan inflasi secara umum.
Risalah pertemuan Federal Reserve bulan September juga diharapkan memberikan wawasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter ke depan dan pembacaan sentimen konsumen akan ditutup pada minggu ini.
Laporan ketenagakerjaan yang panas di bulan September semakin mempersulit langkah The Fed selanjutnya.
Rincian laporan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi The Fed. Pada basis bulan ke bulan, pertumbuhan upah/ jam lebih rendah dari perkiraan sebesar 0,2% untuk bulan kedua berturut-turut. Pertumbuhan upah tahunan sebesar 4,2% merupakan laju tahunan paling lambat sejak Juni 2021.
Namun secara umum, penambahan 334.000 nonfarm payroll ini merupakan angka yang sangat besar dibandingkan perkiraan para ekonom. Dan hal ini menambah risiko kenaikan suku bunga lebih lanjut
Data Ekonomi Minggu Ini :
Rabu : US PPI, Minutes from the September FOMC meeting
Kamis : US CPI, weekly jobless claims
Jumat : Preliminary University of Michigan consumer sentiment
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Senin(09/10/23)
Data Perdagangan pada Jumat (06/10)
Open: 1,819.56 High: 1,834.80 Low: 1,810.38 Close: 1,830.14 Range: 24.42
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,856.25 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,865.02 – 1,881.41
Untuk area support emas tetap akan menguji level harga1,843.23 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,830.49 – 1,818.42
Prospek Harga Minyak Hari Senin (09/10/23)
Data perdagangan pada hari Jumat(06/10)
Open: 82.27 High: 83.25 Low: 81.52 Close: 82.82 Range: $1.75
Minyak akan menguji area resistance di 87.30 dengan dorongan lebih luas menuju area 88.73 – 89.78
Untuk area support Minyak akan menguji area 85.29 dengan tekanan lebih dalam menuju area 84.71- 83.05
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,850 R2 1,863 R3 1,876
S1 1,837 S2 1,829 S3 1,821
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,837 |
| Profit Target Level | 1,848 |
| Stop Loss Level | 1,830 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,850 |
| Profit Target Level | 1,842 |
| Stop Loss Level | 1,857 |
OIL INTRADAY AREA
R1 87.30 R2 88.73 R3 89.78
S1 85.29 S2 84.71 R3 83.05
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 85.29 |
| Profit Target Level | 86.35 |
| Stop Loss Level | 84.79 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 87.30 |
| Profit Target Level | 84.25 |
| Stop Loss Level | 87.80 |
Indeks Nikkei berfluktuasi antara teritori positif dan negatif sepanjang sesi perdagangan berlangsung sebelum dirilisnya data pekerjaan Amerika Serikat yang menjadi indikator arah kebijakan Federal Reserve selanjutnya.
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 31.477 |
| Profit Target Level | 30.200 |
| Stop Loss Level | 32.415 |
NEWS FLASH
Economic News & analysis
Weekend edition
Market Summary
Laporan ketenagakerjaan AS secara tidak terduga berada di atas perkiraan pasar, menunjukkan perekonomian yang kuat dengan inflasi yang moderat yang membantu mengesampingkan kekhawatiran akan kenaikan suku bunga yang menyebabkan imbal hasil obligasi melonjak.
Jumlah pekerjaan di bulan September hampir dua kali lipat dari perkiraan ekonom sebesar 170,000 dan mengejutkan pasar yang mencoba memahami bagaimana Federal Reserve AS akan mengatasi perekonomian yang kuat dan misinya untuk menurunkan suku bunga ke target 2%. Upah non-pertanian (nonfarm payrolls) meningkat sebesar 336,000 pekerjaan pada tahun lalu. bulan ini, Departemen Tenaga Kerja mengatakan, sementara data untuk bulan Agustus direvisi lebih tinggi untuk menunjukkan 227.000 pekerjaan ditambahkan dibandingkan dengan yang dilaporkan sebelumnya yaitu 187.000.
Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun yang menjadi acuan melonjak lebih dari 13 basis poin dalam waktu setengah jam setelah rilis laporan tersebut ke level tertinggi baru dalam 16-tahun di 4,8874%, menambah aksi jual tajam di bulan ini. Imbal hasil obligasi bergerak terbalik terhadap harga.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, awalnya naik lalu turun sebesar 0,24%, menghentikan kenaikan beruntun 11 minggu setelah mencapai level terbaiknya dalam sekitar 11 bulan di awal minggu.
Euro memecahkan penurunan 11 minggu berturut-turut terhadap dollar dan mengakhiri perdagangannya di area 1.05830 setelah mencapai harga terendah di 1.04822
Harga minyak naik namun mencatat penurunan mingguan tertajam sejak Maret setelah pencabutan sebagian larangan ekspor bahan bakar Rusia menambah kekhawatiran permintaan akibat hambatan ekonomi.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 48 sen menjadi $82,79.
Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 0,87%, S&P 500 (.SPX) naik 1,18% dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 1,6%. S&P 500 menghentikan penurunan empat minggu berturut-turutnya.
Harga emas menguat, dibantu oleh rebound teknis setelah penurunan sembilan hari berturut-turut, meskipun data pekerjaan AS yang kuat meningkatkan kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga AS lagi dan menjaga emas tetap berada di jalur penurunan mingguan kedua. Emas menutup perdagangannya pada hari Jumat di area 1,830.14.
AGENDA DATA EKONOMI HIGH IMPACT MINGGU DEPAN
09 – 013 Oktober 2023
1. US Market
Fokus pasar untuk pekan depan adalah laporan inflasi bulan September. CPI diperkirakan meningkat sebesar 0,3% bulan lalu, turun dari kenaikan 0,6% yang terlihat pada bulan Agustus, sedangkan indeks inti diperkirakan meningkat sebesar 0,3%. Selain itu, tingkat inflasi tahunan diperkirakan akan sedikit melambat menjadi 3,6%.
Selanjutnya, investor akan mengikuti rilis risalah FOMC, pidato beberapa pejabat Federal Reserve, Sentimen Konsumen Michigan, data inflasi produsen, dan pernyataan anggaran bulanan pemerintah. Terakhir, minggu depan menandai dimulainya musim pendapatan Q3 dengan laporan dari Citigroup, JPMorgan Chase, Wells Fargo, BlackRock, UnitedHealth Group, PepsiCo, dan Delta Air Lines
2. European Market
ECB akan merilis laporan pertemuan kebijakan moneternya pada hari Kamis. Selain itu, laporan CPI yang diperbarui diperkirakan akan mengkonfirmasi penurunan inflasi yang signifikan di Jerman menjadi 4,5%, sementara Perancis diperkirakan akan mempertahankan tingkat inflasi yang tinggi di 4,9%, keduanya jauh di atas target ECB sebesar 2%.
Produksi industri di Kawasan Euro diperkirakan akan mengalami sedikit peningkatan, sementara Italia akan mengalami pertumbuhan produksi yang stagnan, dan di Jerman, produksi kemungkinan akan menurun selama empat bulan berturut-turut. Selain itu, data akan tingkat inflasi dan neraca perdagangan Rusia.
3. United Kingdom Market
Di Inggris, angka PDB bulanan dari ONS diperkirakan menunjukkan ekspansi ekonomi pada bulan Agustus. Namun, output industri dan manufaktur diperkirakan menurun untuk bulan kedua berturut-turut. Investor juga akan memantau neraca perdagangan luar negeri, hasil konstruksi, dan monitor penjualan ritel BRC.
4. Asia Pasifik Market
Di Asia, pasar keuangan dan komoditas di Tiongkok akan dibuka kembali dan tahapan utama akan diisi oleh data perdagangan luar negeri, jumlah uang beredar M2, pinjaman Yuan Baru, dan angka CPI bulan September.
Di Jepang, investor menunggu indeks Reuters Tankan bulan Oktober dan transaksi berjalan bulan Agustus.
Di Australia, investor menunggu indikator-indikator penting berwawasan ke depan dalam Kepercayaan Konsumen Westpac bulan Oktober dan Keyakinan Bisnis NAB bulan September.
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,835 | R1 1,849 |
| S2 1,810 | R2 1,870 |
| S3 1,791 | R3 1,889 |
Gold Outlook : Bearish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 80.14 | R1 86.15 |
| S2 77.49 | R2 89.48 |
| S3 74.16 | R3 92.81 |
Oil Outlook : Bearish
Dalam dunia trading forex, beragam strategi diterapkan oleh para trader untuk mengoptimalkan profit. Salah satu strategi yang mendapatkan perhatian khusus adalah scalping. Namun, apa sebenarnya strategi scalping ini? Dan bagaimana cara penerapannya?
Scalping adalah teknik trading di mana trader berusaha mendapatkan keuntungan kecil dengan cepat dari perubahan harga yang sangat singkat. Umumnya, seorang scalper akan memasuki dan keluar pasar dalam waktu yang sangat singkat, seringkali hanya dalam hitungan menit.
Dalam dunia trading forex, scalping mendapat banyak perhatian karena sejumlah kelebihannya. Pertama, karena berfokus pada perubahan harga jangka pendek, scalping memberikan peluang trading yang banyak dalam sehari, memungkinkan trader untuk memanfaatkan setiap perubahan kecil yang terjadi di pasar. Kedua, dengan durasi trading yang singkat, risiko yang dihadapi oleh scalper terbatas. Mereka tidak perlu khawatir tentang fluktuasi harga besar yang dapat terjadi dalam jangka waktu panjang, menjadikannya strategi yang relatif lebih aman.
Baca juga : Cara Menggunakan Trendline Scalping System dalam Trading Forex
Terakhir, efisiensi modal juga menjadi salah satu kelebihan scalping. Karena trader tidak perlu menahan posisi dalam jangka waktu yang lama, modal mereka dapat digunakan dengan lebih efisien, memungkinkan mereka untuk memaksimalkan potensi keuntungan dalam jangka pendek.
Baca juga : Raih Cuan dengan Strategi Scalping Menggunakan Candlestick 1 Menit
Setiap strategi trading pasti memiliki tantangannya sendiri, termasuk scalping. Beberapa tantangan utama dalam scalping adalah:
Meski scalping bisa sangat menguntungkan, strategi ini juga memerlukan konsentrasi tinggi dan respons cepat terhadap perubahan pasar. Penting bagi para trader untuk memahami seluk-beluk teknik ini dan mempraktekkannya di akun demo sebelum menerapkannya di pasar nyata. Selalu ingat, dalam dunia trading, pendidikan dan disiplin adalah kunci kesuksesan.
Baca juga : Catat! Ini Teknik Scalping Time Frame 15 Menit dengan EMA 20
Ingin belajar trading Komoditi ataupun forex? Yuk, buka Jurnal TPFX sekarang dan temukan ilmu trading yang terpercaya! Jangan lupa daftar menjadi trader di sini! TPFx merupakan perusahaan broker forex terpercaya dan diawasi serta diregulasi oleh BAPPEBTI.
Di dunia trading forex, memiliki strategi yang tepat bisa menjadi perbedaan antara mendapatkan keuntungan yang besar dan mengalami kerugian. Sementara beberapa strategi lebih cocok untuk trader pemula, beberapa lainnya mungkin lebih sesuai untuk mereka yang sudah berpengalaman. Dalam artikel ini, kita akan menyelam lebih dalam ke dalam beberapa strategi trading forex populer dan bagaimana Anda dapat menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.
Scalping adalah taktik jangka pendek dimana trader berusaha mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang kecil dan cepat. Ini memerlukan reaksi cepat dan keputusan yang tegas. Software dan alat analisis real-time sangat membantu dalam strategi ini.
Sebagai strategi yang populer, day trading memungkinkan trader untuk membuka dan menutup posisi dalam satu hari trading. Ini mengharuskan trader untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang pasar dan kemampuan untuk memonitor berita dan pergerakan harga secara konstan.
Baca juga : Wajib Tahu! Waktu Terburuk untuk Trading Forex
Memanfaatkan pergerakan harga jangka menengah, swing trading biasanya melibatkan memegang posisi selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Analisis teknikal mendalam dan pemahaman tren pasar sangat penting dalam strategi ini.
Sebagai strategi jangka panjang, position trading mengharuskan trader untuk memegang posisi selama berminggu-minggu, bulan, atau bahkan tahun. Ini memerlukan pemahaman yang baik tentang analisis fundamental serta kesabaran untuk menunggu hasil.
Baca juga : Panduan Easy Forex Trading untuk Pemula
Strategi ini didasarkan pada ide bahwa setelah pasar mencapai level harga tertentu, harga akan mengalami pergerakan yang besar dalam arah tertentu. Trader akan menunggu pasar “breakout” dari level tersebut dan memasuki posisi berdasarkan arah pergerakan tersebut.
Setiap trader memiliki keunikan tersendiri dalam hal toleransi risiko, modal, dan waktu yang dapat diinvestasikan dalam trading. Oleh karena itu, penting untuk menilai masing-masing strategi dan menentukan mana yang paling sesuai dengan situasi Anda.
Trading forex bukanlah permainan tebak-tebakan; itu memerlukan rencana yang matang dan strategi yang diimplementasikan dengan disiplin. Dengan memahami dan mempraktikkan berbagai strategi, trader dapat meningkatkan peluang mereka untuk sukses dan meminimalkan potensi risiko di pasar forex.
Baca juga : Tips Sukses Trading Forex GBP-JPY untuk Pemula
Ingin belajar trading Komoditi ataupun forex? Yuk, buka Jurnal TPFX sekarang dan temukan ilmu trading yang terpercaya! Jangan lupa daftar menjadi trader di sini! TPFx merupakan perusahaan broker forex terpercaya dan diawasi serta diregulasi oleh BAPPEBTI.
Indeks Hang Seng ditutup naik 18,03 poin atau 0,1% .dipicu pertumbuhan aktivitas pabrik pada bulan lalu dan peningkatan jumlah perjalanan selama liburan Golden Week memicu harapan bahwa pemulihan ekonomi dapat memperoleh daya tarik.
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17193 | 17095 | 16936 |
| PIVOT | 17281 | ||
| RESISTANCE | 17382 | 17484 | 17628 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17408 |
| Profit target level | 17628 |
| Stop Loss Level | 17249 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17161 |
| Profit Target Level | 16938 |
| Stop Loss Level | 17319 |
| Prev Close | 17,225 |
| Average Vol. (3m) | 2,554,746,665 |
| Day’s Range | 17,343–17,537 |
| Open | 17,410 |
| 52 WK range | 14,597.31–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Harga emas melemah untuk sesi kesembilan berturut-turut pada hari Kamis, Data menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat meningkatkan kekhawatiran mengenai Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama.
Harga emas telah jatuh hampir 12% karena retorika hawkish terhadap suku bunga dari The Fed telah mengangkat imbal hasil obligasi ke level tertinggi dalam 16 tahun.
Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran (US Jobless Claims) meningkat sebesar 2.000 menjadi 207.000 pada pekan yang berakhir tanggal 30 September, di bawah perkiraan sebesar 210.000 dan tetap mendekati level terendah dalam tujuh bulan yaitu 202.000 dari awal bulan.
Sementara itu, klaim yang berlanjut (US Continuing Claims) secara tak terduga turun sebesar 1.000 menjadi 1.664.000 pada pekan yang berakhir tanggal 23 September, jauh di bawah perkiraan sebesar 1.675.000 dan tetap mendekati level terendah dalam delapan bulan yang tercatat sebelumnya, menunjukkan bahwa individu yang menganggur relatif berhasil dalam mendapatkan pekerjaan baru.
Kesenjangan perdagangan AS (US Trade Deficit) menyempit menjadi $58,3 miliar pada Agustus 2023, terendah sejak September 2020, dan di bawah perkiraan defisit $62,3 miliar. Ekspor naik 1,6% ke level tertinggi dalam lima bulan sebesar $256 miliar, dipimpin oleh minyak mentah yang mencapai level tertinggi sejak Desember 2019.
Defisit perdagangan dengan Tiongkok menyempit sebesar $1,3 miliar ke level terendah dalam lima bulan sebesar $22,7 miliar. Ekspor turun $0,2 miliar menjadi $10,9 miliar dan impor turun $1,4 miliar menjadi $33,7 miliar.
Minyak mentah berjangka WTI turun sebanyak 2% sebelum menetap di sekitar level terendah lima minggu di $84 per barel pada hari Kamis, dan melanjutkan penurunan 5,6% pada hari sebelumnya, karena kekhawatiran terhadap penurunan permintaan mengimbangi ketatnya pasokan.
Pada hari Kamis, pemerintah Rusia menyatakan bahwa tidak ada batas waktu yang ditetapkan untuk mencabut larangan ekspor bahan bakar yang diberlakukan pada bulan September, dan pembatasan ini akan tetap berlaku selama diperlukan.
San Francisco Gov Fed, Daly mengatakan kepada Economic Club of New York bahwa ketika pasar tenaga kerja terus melemah dan inflasi kembali ke target The Fed sebesar 2%, “kita dapat mempertahankan suku bunga tetap stabil dan membiarkan dampak kebijakan terus berjalan.
Pasar keuangan melihat kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan November sebesar 22,2% dan memperkirakan suku bunga pinjaman semalam bank sentral AS akan tetap di atas 5% hingga Juni 2024, dengan pemotongan besar pertama terjadi pada saat itu. Awal pekan ini target suku bunga terlihat di atas 5% hingga September mendatang.
Imbal hasil Treasury dua tahun, yang mencerminkan ekspektasi suku bunga, turun 3 basis poin menjadi 5,020%, sedangkan imbal hasil obligasi 10 tahun turun 1,9 basis poin menjadi 4,717%.
Indeks dolar turun 0,403%, dan euro menguat 0,45% menjadi $1,055. Yen menguat 0,43% terhadap dolar pada 148,45, di bawah angka 150 yang dipandang sebagai ambang batas yang mungkin dapat menyebabkan intervensi oleh Bank of Japan.
Analis berspekulasi awal pekan ini bahwa pemerintah Jepang mungkin telah melakukan intervensi untuk mendukung mata uang tersebut, namun data pasar uang Bank of Japan menunjukkan pada hari Rabu bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi.
Di Wall Street, indeks-indeks utama turun dari posisi terendah sebelumnya. Dow Jones Industrial Average turun 0,03%, Nasdaq Composite merosot 0,12% dan S&P 500 (.SPX) kehilangan 0,13%. Bahan pokok konsumen merupakan sektor yang mengalami penurunan terbesar sebesar 2,07%.
Laporan ketenagakerjaan yang diwakili oleh US Non Farm Payroll (US NFP) untuk periode bulan September yang akan dirilis pada Jumat malam jam 19:30 WIB menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan kerja di AS terus melambat. Data NFP menunjukan perkiraan pasar naik sebesar 170,000 akan tetapi lebih buruk dari data sebelumnya sebesar 187.000. sementara tingkat pengangguran turun sedikit menjadi 3,7%,dari data sebelumnya sebesar 3,8%.
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Jumat(06/10/23)
Data Perdagangan pada Kamis (05/10)
Open: 1,821.24. High: 1,829.15 Low: 1,812.95 Close: 1,819.82 Range: 18.06
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,831.07dengan dorongan lebih luas menuju area 1,845.60 – 1,855.30
Untuk area support emas tetap akan menguji level harga1,812.59 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,804.67. – 1,795.92
Prospek Harga Minyak Hari Jumat (06/10/23)
Data perdagangan pada hari Kamis(05/10)
Open: 84.44 High: 84.89. Low: 82.14 Close: 82.40 Range: $5.42
Minyak akan menguji area resistance di 83.79 dengan dorongan lebih luas menuju area 84.87 – 85.41
Untuk area support Minyak akan menguji area 81.72 dengan tekanan lebih dalam menuju area 80.61- 79.89
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,824 R2 1,837 R3 1,850
S1 1,811 S2 1,803 S3 1,795
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,811 |
| Profit Target Level | 1,822 |
| Stop Loss Level | 1,804 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,824 |
| Profit Target Level | 1,816 |
| Stop Loss Level | 1,831 |
OIL INTRADAY AREA
R1 83.79 R2 84.87 R3 85.41
S1 81.72 S2 80.61 R3 79.89
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 81.72 |
| Profit Target Level | 82.85 |
| Stop Loss Level | 81.22 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 83.79 |
| Profit Target Level | 83.70 |
| Stop Loss Level | 84.29 |
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy