Market Summary
Trading EUR/USD hari ini menghadapi babak penuh kehati-hatian. Pasangan mata uang ini bertahan di sekitar level rendah Senin, yaitu 1,1500, saat sesi perdagangan Eropa hari Selasa. Investor menahan posisi besar sambil menunggu rilis data ekonomi penting Amerika Serikat pekan ini. Data tersebut akan memberi petunjuk soal arah suku bunga ke depan.
EUR/USD Bertahan di Level 1,1500
EUR/USD stabil di kisaran 1,1505 pada awal sesi Eropa hari Selasa. Pasar masih menunggu laporan ketenagakerjaan Juli AS yang akan terbit akhir pekan ini. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan Dolar terhadap enam mata uang utama, masih mempertahankan penguatan hari Senin di sekitar level 100,00.
Inflasi Zona Euro Naik, ECB Makin Dekat dengan Kenaikan Suku Bunga
Inflasi Zona Euro naik pada bulan Juli. Kenaikan ini memperkuat peluang bank sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga. Data Eurostat menunjukkan inflasi utama Zona Euro naik menjadi 2,9% secara tahunan pada Juli, dari 2,8% pada Juni. Angka ini sesuai ekspektasi pasar. Inflasi inti juga naik menjadi 2,5% secara tahunan, melampaui konsensus 2,4%.
Pasar keuangan kini memperhitungkan lebih dari dua kali kenaikan suku bunga ECB. Reuters melaporkan bahwa pasar sudah memasukkan skenario ini secara penuh untuk periode Oktober dan April. Deutsche Bank bahkan menyebut peluang kenaikan suku bunga ECB pada pertemuan September mencapai sekitar 90%.
Fokus Pasar Tertuju pada Data Tenaga Kerja AS
Data tenaga kerja AS akan menjadi sorotan utama pasar pada hari Jumat. Rilis ini bisa memberi gambaran kesehatan pasar tenaga kerja dan arah suku bunga AS ke depan. Ekonom memperkirakan Nonfarm Payrolls (NFP) akan bertambah 83.000 pada Juli. Sementara itu, tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 4,3% pada periode yang sama. Jika hasilnya lebih kuat dari perkiraan, Dolar AS berpotensi menguat dalam waktu dekat.
Pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September sebesar 64,7%. Angka ini turun dari sekitar 77% sebelum pertemuan The Fed bulan Juli. CME FedWatch tool mencatat pergeseran ekspektasi ini.
Sinyal Kuat dari Data Manufaktur AS
Danske Research Team menyoroti sinyal siklus AS yang kuat. Indeks manufaktur ISM naik menjadi 55,6 pada Juli, melampaui ekspektasi dan naik dari 53,3 pada Juni. Kenaikan ini juga sejalan dengan tren positif pada PMI sebelumnya.
Dalam rincian data ISM, pesanan baru dan tingkat penyerapan tenaga kerja membaik, sementara indeks harga sedikit melunak. Indeks produksi melonjak tajam ke 58,5 dari 52,2, menjadi level tertinggi sejak November 2021. Danske Research Team menyebut data siklus AS masih terlihat sangat solid.
Danske Research Team juga menyoroti laporan JOLTS Juni sebagai indikator penting. Kenaikan lowongan kerja secara historis sering menjadi sinyal awal tekanan upah yang meningkat.
JOLTS Job Openings Jadi Sorotan Hari Ini
Trading EUR/USD hari ini juga akan sangat dipengaruhi rilis data JOLTS Job Openings AS untuk bulan Juni pada pukul 14:00 GMT. Pelaku pasar memperkirakan pengusaha AS membuka 7,45 juta lowongan kerja baru, sedikit lebih rendah dari 7,594 juta pada Mei.
Data neraca perdagangan Juni juga akan terbit hari ini. Data awal menunjukkan defisit perdagangan yang relatif stabil dari bulan Mei. Pejabat The Fed, Jeffrey Schmid, dijadwalkan memberikan pernyataan pada malam hari.
Pejabat The Fed, John Williams, menyampaikan bahwa ia masih memperkirakan inflasi akan mendingin secara bertahap dan mencapai target 2% secara berkelanjutan pada 2028. Ia mengasumsikan harga energi dan tarif sudah mencapai puncaknya. Williams menyebut kebijakan saat ini “berada pada posisi yang tepat”, namun ia menegaskan The Fed akan menaikkan suku bunga jika inflasi tidak melambat sesuai perkiraan.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central melihat bahwa pergerakan EUR/USD masih cenderung bearish di time frame H4 ini, dengan level pivot di 1.1549. Selama harga tetap bertahan di bawah level tersebut, potensi penurunan masih bisa berlanjut untuk menguji area support 1.1494, kemudian 1.1480, hingga 1.1480.
Sebagai alternatif skenario, jika harga bergerak naik ke atas 1.1549, trend bullish bisa berlanjut untuk menguji area resistance 1.1572 hingga 1.1585.
Resistance 1.1549 Resistance 2: 1.1572 Resistance 3: 1.1585
Support1: 1.1494 Support 2: 1.1480 Support 3: 1.1467
Baca juga: Peluang Trading US Oil di Tengah Optimisme Damai AS – Iran
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
