Rally Saham Terus Berlanjut Menyusul Isyarat Dovish dari Federal Reserve Paska Penetapan Kenaikan Suku Bunga

Rally saham-saham besar di Amerika Serikat masih terus berlanjut sejalan dengan pengumuman target kenaikan suku bunga di 25 bps oleh Federal Reserve. Hasil ini sesuai dengan yang pasar ekspektasikan. Disamping itu, pasar cenderung tenang diakibatkan dari tendensi ‘dovish’ dari pidato Jerome Powell, apalagi saat Ia mulai mengakui bahwa inflasi di AS mulai mereda dan proses disinflasi (proses pelambatan laju inflasi) berada pada tahap awal.

Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 6,92 poin, atau 0,02%, menjadi 34.092,96, S&P 500 (.SPX) naik 42,61 poin, atau 1,05%, menjadi 4.119,21 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 231,77 poin, atau 2%, menjadi 11.816,32

Dari sisi ekonomi, data masih menunjukkan pasar tenaga kerja yang semakin memanas. Pembukaan pekerjaan mingguan dan laporan pekerjaan swasta pada bulan desember mendapatkan hasil lebih baik dari yang diharapkan, hal ini sebenarnya sedikit memberikan ancaman terkait peningkatan tekanan atas upah dan laju inflasi. Pasalnya, tanpa adanya pengurangan substansial dalam permintaan tenaga kerja, Federal Reserve belum akan siap untuk berhenti apalagi memangkas suku bunga di kemudian hari.

Berkenaan dengan earnings report yang dilakukan oleh perusahaan milik Mark Zuckeberg, saham Meta melonjak dalam perdagangan afterhours setelah mendapatkan hasil revenue yang lebih baik dari yang diperkirakan oleh Wallstreet. Selain itu Facebook juga berhasil menembus catatan DAU (daily active users) di angka 2 juta pengguna serta pengumuman tentang buyback saham Meta sebesar US$40 juta.

Selain itu terdapat pula pekan Earnings Report dari beberapa perusahaan yang jangan sampai Anda lewatkan. Sila unduh gambar di bawah ini dan bagikan

US Single Stocks Performance

Best Performance Worst Performance
Meta (NASDAQ: META)

153.12 +4.15 (+2.79%)

Pfizer (NYSE: PFE)

43.97 -0.19 (-0.43%)

Tesla (NASDAQ: TSLA)

181.41 +8.19 (+4.73%)

 
Alibaba (NYSE: BABA)

112.82 +2.62 (2.38%)

 

image-artikel

Popular Jurnal