Market Summary
Peluang Trading Silver kembali menjadi perhatian pasar saat harga XAG/USD bergerak dalam rentang sempit di sekitar $61,45 pada sesi Eropa, Rabu. Investor kini menunggu rilis data Personal Consumption Expenditure (PCE) Amerika Serikat (AS) untuk Agustus pada pukul 12.30 GMT (19:30 WIB).
Data PCE AS Jadi Perhatian Utama
Data inflasi PCE menjadi salah satu fokus utama pasar karena Federal Reserve (The Fed) masih melihat tekanan harga sebagai risiko penting. Pejabat The Fed juga menyoroti pengaruh guncangan pasokan energi dan kuatnya permintaan yang berkaitan dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Pasar memperkirakan inflasi inti PCE tetap berada di level 3,3% secara tahunan. Sementara itu, pertumbuhan bulanan diperkirakan meningkat menjadi 0,3% dari 0,2% pada periode sebelumnya.
Angka tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Jika inflasi menunjukkan tekanan yang lebih kuat, peluang kenaikan suku bunga tambahan dapat meningkat.
Kenaikan Suku Bunga Fed Jadi Risiko bagi Silver
TD Securities menilai kenaikan suku bunga pada Oktober semakin mungkin terjadi. Bank tersebut melihat The Fed berpotensi belum mendapatkan keyakinan penuh bahwa inflasi bergerak menuju target sebelum pertemuan Oktober.
TD Securities juga menyebut sebagian besar pejabat The Fed masih membuka peluang pengetatan lanjutan. Pandangan tersebut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS dapat mempertahankan bias kebijakan yang ketat dalam waktu dekat.
Suku bunga yang lebih tinggi biasanya mendukung aset berbunga seperti Treasury. Sebaliknya, kondisi tersebut dapat menekan aset tanpa imbal hasil seperti silver.
Pergerakan imbal hasil Treasury dan dolar AS karena itu akan menjadi faktor penting bagi XAG/USD setelah data PCE keluar. Inflasi yang lebih tinggi dapat memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga dan membatasi ruang penguatan silver.
Data ADP dan NFP Ikut Menjadi Penggerak
Selain PCE, pasar juga menunggu data ADP Employment Change untuk September. Data tersebut diperkirakan menunjukkan pertumbuhan sekitar 70.000 lapangan kerja di sektor swasta. Angka itu lebih tinggi dibandingkan 38.000 pada Agustus.
Data tenaga kerja menjadi penting karena kondisi pasar kerja ikut memengaruhi keputusan kebijakan moneter The Fed. Data pekerjaan yang kuat dapat memberi ruang bagi bank sentral untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi.
Namun, perhatian pasar akan beralih ke Nonfarm Payrolls (NFP) September yang akan dirilis pada Jumat. Data NFP menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kondisi pasar tenaga kerja AS dan arah kebijakan The Fed.
Prospek XAG/USD Jelang Data PCE
Peluang Trading Silver tetap bergantung pada kombinasi data inflasi, pasar tenaga kerja, dolar AS, dan imbal hasil Treasury. Harga silver dapat menghadapi tekanan jika PCE menunjukkan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan.
Sebaliknya, data inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi dapat mengurangi tekanan terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga. Kondisi tersebut berpotensi memberikan ruang bagi silver untuk bergerak lebih tinggi.
Dengan demikian, trader perlu mencermati reaksi XAG/USD terhadap data PCE, bukan hanya angka inflasinya. Pergerakan dolar AS dan Treasury yield setelah rilis data juga dapat menjadi konfirmasi penting bagi arah harga silver.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, Trading Central melihat bahwa pergerakan Silver masih cenderung bearish pada time frame H4. Level pivot berada di 62,312. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual masih berpeluang berlanjut dengan target support di 59,780, kemudian 59,144, hingga 58,507.
Sebagai skenario alternatif, jika harga mampu menembus dan bertahan di atas level 62,000, tren berpotensi berbalik bullish. Dalam kondisi tersebut, Silver berpeluang menguji area resistance 63,389 hingga 64,029.
Resistance 62,312 Resistance 2: 63,389 Resistance 3: 64,029
Support1: 59,780 Support 2: 59,144 Support 3: 58,507
Baca juga: Peluang Trading AUD/USD Pasca Keputusan RBA
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
Secara teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa harga silver berpotensi mengalami rebound pada time frame H4, dengan level pivot di 62,82. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, silver berpeluang melanjutkan rebound dengan target resistance di 65,05, kemudian 65,69, hingga 66,32.
Secara teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan silver pada time frame H4 masih cenderung bearish, dengan level pivot di 68,86. Selama harga masih bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan target penurunan menuju area support 66,28, kemudian 65,58, hingga 64,87.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan silver pada time frame H4 masih cenderung bullish, dengan level pivot berada di 61,73. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka untuk menguji area resistance di 63,92, kemudian 64,58, hingga 65,25.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan harga silver pada time frame H4 masih cenderung bullish, dengan level pivot berada di 58,89. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka untuk menguji area resistance di 60,40, kemudian 60,73, hingga 61,05.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan XAG/USD pada time frame H4 masih cenderung bearish, dengan level pivot berada di 59,00. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual diperkirakan masih berpotensi berlanjut dengan target penurunan ke area support di 57,80, kemudian 57,30, hingga 56,80.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan silver pada time frame H4 masih berada dalam tren bullish dengan level pivot di 65,00. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka menuju resistance terdekat di 67,00. Jika berhasil menembus area tersebut, silver berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji resistance berikutnya di 68,50 hingga 69,80.
Dari sisi teknikal, Trading Central menilai silver pada time frame H4 masih bergerak dalam tren bullish. Level pivot berada di 68,95. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka. Target resistance terdekat berada di 71,25. Jika berhasil ditembus, harga berpotensi melanjutkan kenaikan ke 72,50 dan 73,40.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan harga perak pada time frame H4 masih cenderung bearish dengan level pivot berada di 64,90. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual masih berpotensi berlanjut untuk menguji area support di 62,40, kemudian 61,45, dan selanjutnya 60,00.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan silver pada time frame H4 masih berada dalam tren bearish dengan level pivot di 73,85. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan turun diperkirakan masih berlanjut untuk menguji support di area 71,75, kemudian 70,85, hingga 69,70.
