Market Summary
Peluang trading USD/CAD menjadi sorotan menjelang rilis data tenaga kerja Kanada pada Jumat. Pasangan mata uang ini turun ke sekitar 1,4220 pada sesi awal Eropa. Penguatan Dolar Kanada (CAD) terjadi seiring penyempitan selisih imbal hasil obligasi pemerintah AS dan Kanada. Pelaku pasar kini menanti data ketenagakerjaan untuk mencari petunjuk arah kebijakan Bank of Canada (BoC).
Data Tenaga Kerja Kanada Menjadi Fokus Pasar
Statistics Canada akan merilis laporan ketenagakerjaan September yang berpotensi memengaruhi pergerakan CAD. Pasar memperkirakan jumlah tenaga kerja bertambah 7.000 orang setelah turun tajam sebanyak 41.700 pada Agustus. Sementara itu, tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 6,5% dari 6,4%.
Royal Bank of Canada (RBC) memperkirakan penambahan 5.000 pekerjaan pada September. Bank tersebut menilai tarif baru AS berpotensi menghambat pemulihan pasar tenaga kerja. Namun, hambatan itu belum tentu membalikkan arah pemulihan.
Canadian Imperial Bank of Commerce (CIBC) juga memproyeksikan pertumbuhan 5.000 pekerjaan. CIBC memperingatkan bahwa ketegangan perdagangan dapat menekan sektor manufaktur. Bank tersebut juga memperkirakan tingkat pengangguran naik menjadi 6,5%, sejalan dengan konsensus pasar.
Laporan ini menjadi penting karena mencerminkan dampak awal tarif tambahan AS yang berlaku sejak 22 Agustus. Hambatan perdagangan berpotensi menekan perekrutan, terutama di industri yang bergantung pada ekspor. Jika data aktual melampaui ekspektasi, CAD berpeluang menguat dan menekan USD/CAD. Sebaliknya, data yang lemah dapat mendorong pasangan ini naik karena pasar menilai prospek ekonomi Kanada semakin rapuh.
Prospek tersebut bertumpu pada pelebaran selisih suku bunga serta kemungkinan kenaikan imbal hasil AS setelah pemilihan paruh waktu November. Namun, arah pergerakan tetap bergantung pada data ekonomi dan perubahan ekspektasi kebijakan kedua bank sentral.
Sikap Hawkish The Fed Menopang Dolar AS
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menyampaikan pandangan hawkish terkait prospek suku bunga. Ia menekankan perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk mengendalikan tekanan inflasi yang persisten. Waller juga menyoroti kekuatan ekonomi dan pasar tenaga kerja AS sebagai faktor yang mendukung kebijakan moneter ketat.
Meski demikian, Waller menegaskan bahwa Federal Reserve tetap memiliki fleksibilitas dalam menentukan waktu kenaikan suku bunga. The Fed tidak harus menaikkan suku bunga secara berurutan pada setiap pertemuan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa bank sentral ingin menekan inflasi tanpa mengunci jalur kebijakan tertentu.
Pernyataan Waller memperkuat ekspektasi kebijakan ketat dan berpotensi menopang Dolar AS. Jika data ekonomi AS tetap kuat, permintaan terhadap USD dapat meningkat. Kondisi tersebut berpotensi membatasi penguatan CAD, terutama jika laporan tenaga kerja Kanada menunjukkan hasil yang mengecewakan.
Harga Minyak Menjadi Faktor Tambahan bagi Dolar Kanada
Selain data tenaga kerja dan suku bunga, pergerakan harga minyak juga perlu mendapat perhatian. Kanada merupakan salah satu eksportir minyak utama dunia, sehingga harga minyak mentah yang tinggi umumnya mendukung CAD. Sebaliknya, penurunan harga minyak dapat membatasi penguatan mata uang tersebut.
Sentimen geopolitik turut memengaruhi prospek energi. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis bahwa Washington tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu November. Ia juga menyoroti berlangsungnya pembicaraan produktif dengan Teheran.
Perkembangan ini dapat memengaruhi persepsi risiko pasar dan ekspektasi pasokan energi. Namun, arah harga minyak tetap bergantung pada dinamika penawaran dan permintaan.
Jika harga minyak melemah bersamaan dengan data tenaga kerja Kanada yang buruk, CAD berpotensi menghadapi tekanan ganda. Sebaliknya, kenaikan harga minyak dan data pekerjaan yang solid dapat memperkuat mata uang Kanada serta menekan USD/CAD.
Skenario Trading USD/CAD Menjelang Rilis Data
Peluang trading USD/CAD bergantung pada hasil laporan tenaga kerja Kanada dan respons pasar terhadap prospek suku bunga. Trader dapat mencermati tiga skenario utama berikut.
Data tenaga kerja lebih kuat dari perkiraan
Pertumbuhan pekerjaan yang melampaui ekspektasi 7.000 dan tingkat pengangguran yang stabil dapat mendukung CAD. Dalam kondisi ini, USD/CAD berpotensi melanjutkan penurunan. Trader dapat mengamati konfirmasi momentum bearish sebelum mempertimbangkan posisi jual.
Data tenaga kerja lebih lemah dari perkiraan
Pertumbuhan pekerjaan yang rendah atau penurunan jumlah tenaga kerja dapat memperburuk prospek ekonomi Kanada. Jika tingkat pengangguran juga naik, pasar mungkin memperkirakan BoC akan mempertahankan suku bunga lebih lama. Kondisi tersebut berpotensi mendorong USD/CAD naik, terutama jika Dolar AS tetap kuat.
Data tenaga kerja sesuai ekspektasi
Hasil yang mendekati perkiraan dapat membuat pasar kembali fokus pada selisih imbal hasil, pernyataan pejabat bank sentral, dan harga minyak. Dalam skenario ini, USD/CAD berpotensi bergerak dalam rentang terbatas hingga muncul katalis baru.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, Trading Central menilai bahwa USD/CAD masih cenderung bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.42610. Selama harga bergerak di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan target support di 1.41960, 1.41810, dan 1.41670.
Sebaliknya, jika harga menembus level pivot 1.42610 ke atas, momentum bullish berpeluang kembali menguat. Dalam skenario ini, USD/CAD berpotensi menguji area resistance di 1.42850 hingga 1.42990.
Resistance 1.42610 Resistance 2: 1.42850 Resistance 3: 1.42990
Support1: 1.41960 Support 2: 1.41810 Support 3: 1.41670
Baca juga: Peluang Trading US Oil di Tengah Ketegangan Saudi – Houthi
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa USD/CAD masih cenderung bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.3863. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka untuk menguji resistance 1.3925, kemudian 1.3939 hingga 1.3953.
Dari sisi teknikal, Trading Central melihat pergerakan USD/CAD masih cenderung bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.3899. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan support terdekat di 1.3843. Jika level tersebut ditembus, penurunan berpotensi berlanjut menuju support berikutnya di 1.3820 hingga 1.3818.
Dari sisi teknikal, Trading Central melihat USD/CAD masih berpeluang melanjutkan tren bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.3920. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju support 1.3896, 1.3857, hingga 1.3844.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa USD/CAD masih berpotensi bergerak bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.4030. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual diperkirakan masih berlanjut untuk menguji support di 1.3990, kemudian 1.3975, hingga 1.3960.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central melihat peluang trading USD/CAD masih cenderung bearish pada time frame H4 dengan level pivot di 1.4205. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, potensi penurunan masih terbuka untuk menguji area support di 1.4167, kemudian 1.4151, hingga 1.4125.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan USD/CAD pada time frame H4 masih berpotensi melanjutkan penguatan dengan level pivot berada di 1.3730. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan masih terbuka, dengan resistance terdekat di 1.3770. Jika resistance berhasil ditembus, maka potensi penguatan lanjutan dapat mengarah ke area 1.3790 hingga 1.3805.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa USD/CAD masih berpotensi rebound pada time frame H4 dengan level pivot di 1.3675. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan terbuka untuk menguji resistance di 1.3710. Jika level ini ditembus, penguatan dapat berlanjut menuju 1.3740 hingga 1.3760.
Dari sisi teknikal, analisis
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central melihat pergerakan USD/CAD pada time frame H4 masih cenderung bullish dengan level pivot di 1.3680. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka. Target terdekat berada di resistance 1.3740, kemudian 1.3760, dan 1.3780.
