indeks Nikkei melorot setelah Bank of Japan mempertahankan suku bunga jangka pendek tetap minus 0,1 persen dan imbal hasil obligasi 10 tahun tetap 0 persen.
| OPEN POSITION | BUY LIMIT |
| Price Level | 36250 |
| Profit target level | 37000 |
| Stop Loss Level | 35950 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 14812 | 14606 | 14372 |
| PIVOT | 15048 | ||
| RESISTANCE | 15263 | 15499 | 15770 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 15431 |
| Profit target level | 15609 |
| Stop Loss Level | 15226 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 14947 |
| Profit Target Level | 14688 |
| Stop Loss Level | 15071 |
| Prev Close | 14,961.18 |
| Average Vol. (3m) | 2,074,319,754 |
| Day’s Range | 14,972– |
| Open | 15,058 |
| 52 WK range | 14,794.16–22,700.85 |

indeks Nikkei melonjak dipicu ekspektasi bahwa Bank of Japan tidak akan mengubah kebijakan moneter dalam waktu dekat. Pertemuan kebijakan BoJ berlangsung pada hari Selasa (23/1/2024).
| OPEN POSITION | BUY LIMIT |
| Price Level | 36250 |
| Profit target level | 36700 |
| Stop Loss Level | 35950 |
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Indeks dollar tergelincir di bawah 103,2 pada hari Senin, berjuang untuk mempertahankan kenaikan dari minggu lalu menjelang keputusan kebijakan moneter utama di Jepang dan Eropa pada minggu ini.
Pasar sangat waspada terhadap kemungkinan petunjuk berakhirnya suku bunga negatif di Jepang, sementara para pembuat kebijakan di Eropa diperkirakan akan menolak spekulasi penurunan suku bunga tahun ini.
Imbal hasil (yield) obligasi Treasury AS bertenor 10-tahun turun di bawah 4,1%, setelah menyentuh level tertinggi dalam empat minggu sebesar 4,15% pada hari Jumat lalu,
Emas stabil di sekitar $2.030 per ounce pada hari Senin, Pelaku pasar sangat berhati – hati dan menunggu data PDB kuartal keempat dan angka inflasi PCE pilihan The Fed.
Dalam mata uang, dollar AS sedikit berubah menjadi sedikit lebih rendah terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin menjelang keputusan kebijakan bank sentral di Jepang dan zona euro yang mungkin menentukan arah mata uang tahun ini.
Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang mitra dagang utama lainnya, naik sekitar 0,05%. Dollar turun 0,07% terhadap yen Jepang menjadi 148,04.
Mata uang tunggal Eropa turun 0,1% hari ini di $1,0886, setelah kehilangan 1,36% dalam sebulan. Bank Sentral Eropa (ECB) bertemu pada hari Kamis dan diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneter tetap stabil..
Harga minyak naik karena para pedagang melihat pasokan minyak semakin ketat akibat konflik di Timur Tengah dan Ukraina, dan cuaca dingin ekstrem di Amerika Utara, sementara pasar saham AS yang bullish menandakan pertumbuhan permintaan di masa depan.
Minyak mentah AS naik 2,4% menjadi $75,19 per barel. Minyak mentah Brent naik 1,9% pada $80,06 per barel.
Dow Jones Industrial Average naik 105,96 poin, atau 0,28%, menjadi 37.969,76, S&P 500 naik 11,80 poin, atau 0,24%, menjadi 4.851,61 dan Nasdaq Composite memperoleh 49,26 poin, atau 0,32%, menjadi 15.360,76.
Di Beijing, bank sentral kembali melewatkan penurunan suku bunga dalam operasi pasarnya pada hari Senin dan Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan kebijakan yang sangat longgar pada pertemuan hari Selasa.
Federal Reserve AS dijadwalkan bertemu lagi pada 30-31 Januari.
Sebelumnya, saham-saham Tiongkok dan Hong Kong merosot pada hari Senin, karena arus keluar modal asing yang tiada henti dan lonjakan short-selling memukul kepercayaan yang sudah terpuruk oleh melemahnya perekonomian di wilayah tersebut.
Indeks blue-chip CSI300 Tiongkok (.CSI300), open tab baru turun 1,6% ke level penutupan terendah dalam hampir lima tahun sementara di Hong Kong, indeks acuan Hang Seng (.HIS), anjlok 2,3% ke level terendah tingkat dalam 14 bulan.
Prospek Harga Emas Selasa (23/1/24)
Data Perdagangan pada hari Senin(22/1)
Open: 2,029.78. High: 2,032.10 Low: 2,016.65 Close: 2,020.48 Range: $15.45
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 2,039.83 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,051.94 – 2,065.70
Untuk area support emas akan menguji level harga 2,016.90 dengan tekanan lebih dalam menuju area 2,001.72 – 1,991.33
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,026 R2 2,039 R3 2,052
S1 2,011 S2 2,003 S3 1,995
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,011 |
| Profit Target Level | 2,024 |
| Stop Loss Level | 2,004 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,026 |
| Profit Target Level | 2,018 |
| Stop Loss Level | 2,033 |
Prospek Harga Minyak Hari Selasa(23/01/24)
Data perdagangan pada hari Senin(19/01)
Open: 73.52 High: 74.43 Low: 72.55 Close: 74.55 Range: $1.88
Minyak tetap akan menguji area resistance di 75.34 dengan dorongan lebih luas menuju area 76.16 – 77.05
Untuk area support minyak tetap akan menguji area 73.64 dengan tekanan lebih dalam menuju area 72.55 – 71.22
OIL INTRADAY AREA
R1 75.34 R2 76.16 R3 77.05
S1 73.64 S2 72.55 S3 71.22
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 73.64 |
| Profit Target Level | 75.70 |
| Stop Loss Level | 73.14 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 75.34 |
| Profit Target Level | 74.27 |
| Stop Loss Level | 75.84 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 15163 | 15017 | 14864 |
| PIVOT | 15281 | ||
| RESISTANCE | 15424 | 15570 | 15711 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 15305 |
| Profit target level | 15505 |
| Stop Loss Level | 15206 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 15113 |
| Profit Target Level | 14909 |
| Stop Loss Level | 15218 |
| Prev Close | 15,308.69 |
| Average Vol. (3m) | 2,061,053,946 |
| Day’s Range | 15,233–15,357 |
| Open | 15,324 |
| 52 WK range | 15,183.96–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Para pelaku pasar yang menginginkan penurunan suku bunga the Fed terus bertanya kepada pembuat kebijakan, “Apakah kita sudah sampai di sana?” Jawaban yang berulang sejauh ini: “Segera, tapi belum sepenuhnya.”
Komite Pasar Terbuka Federal diperkirakan akan mempertahankan suku bunga stabil untuk pertemuan keempat berturut-turut ketika berkumpul di Washington pada tanggal 30 dan 31 Januari 2024. Fokus sebenarnya adalah pada pertemuan FOMC bulan Maret dan seterusnya.
Para pengambil kebijakan the Fed mengindikasikan kesediaan untuk melakukan penurunan suku bunga pada paruh pertama tahun 2024 jika inflasi turun lebih cepat dari perkiraan.
Para pejabat the Fed belum memberikan tanda-tanda bahwa mereka berencana menggunakan pertemuan mereka yang akan datang untuk melakukan penurunan suku bunga pada bulan Maret, meskipun hal ini tidak menghalangi terjadinya penurunan suku bunga sebagai respons terhadap pergeseran ekonomi antara sekarang dan nanti.
Presiden Fed San Francisco Mary Daly pada hari Jumat mengatakan “terlalu dini” untuk berpikir bahwa penurunan suku bunga akan segera terjadi, dan ia perlu melihat lebih banyak bukti bahwa inflasi berada pada lintasan yang konsisten kembali ke 2% sebelum melakukan pelonggaran kebijakan.
Tanda-tanda ketahanan perekonomian AS telah memukul ekspektasi bahwa bank sentral AS akan memulai siklus penurunan suku bunganya pada awal kuartal pertama tahun ini.
Indeks dollar bertahan di sekitar 103,3 dan menuju kenaikan mingguan yang solid, dipengaruhi oleh data ekonomi AS yang kuat dan pesan hawkish dari pejabat Federal Reserve.
GBP/USD turun 0,3% dengan mencapai harga terendah di 1.26599 dengan sterling terpukul setelah penjualan ritel Inggris merosot 3,2% pada bulan Desember, penurunan penjualan terbesar sejak Januari 2021, meningkatkan risiko perekonomian Inggris memasuki resesi.
EUR/USD sebagian besar diperdagangkan tidak berubah dan menutup perdagangannya di area 1.08936. Investor menunggu komentar dari Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde di Davos sesi ini.
Lagarde bersikukuh dengan kebijakan suku bunga tinggi dan sepertinya Lagarde akan tetap dengan kebijakannya.
USD/JPY mengalami penurunan mingguan yang besar dan diperdagangkan dengan mencapai harga terendah di 148.79/dollar dengan yen diperkirakan melemah lebih dari 2% pada minggu lalu
Data pada hari Jumat menunjukkan inflasi konsumen Jepang turun ke level terendah sejak Juni 2022 pada bulan Desember, membuat Bank of Japan mempertahankan kebijakan ultra-dovishnya pada pertemuan minggu depan.
Harga emas diperdagangkan dengan sedikit negatif dengan mencapai harga terendah di 2,020.28. Emas menutup perdagangannya pada hari Jumat(19/01) di area 2,029.25 secara teknikal emas berpotensi menguji support utama di 2016.90, dan selama harga berada di atas level ini gambaran bullish akan tetap ada untuk periode mendatang, dengan target utama berada di wilayah 2065,70.
Prospek Harga Emas Senin (22/1/24)
Data Perdagangan pada hari Jumat(19/1)
Open: 2,022.80. High: 2,039.83 Low: 2,020.28 Close: 2,029.25 Range: $19.55
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 2,039.83 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,051.94 – 2,065.70
Untuk area support emas akan menguji level harga 2,016.90 dengan tekanan lebih dalam menuju area 2,001.72 – 1,991.33
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,037 R2 2,050 R3 2,053
S1 2,020 S2 2,010 S3 2,001
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,020 |
| Profit Target Level | 2,022 |
| Stop Loss Level | 2,013 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,037 |
| Profit Target Level | 2,029 |
| Stop Loss Level | 2,044 |
Prospek Harga Minyak Hari Senin(22/01/24)
Data perdagangan pada hari Jumat(19/01)
Open: 73.89 High: 74.61 Low: 72.99 Close: 73.53 Range: $2.18
Minyak tetap akan menguji area resistance di 74.59 dengan dorongan lebih luas menuju area 75.34 – 76.16
Untuk area support minyak tetap akan menguji area 72.15 dengan tekanan lebih dalam menuju area 71.22 – 70.45
OIL INTRADAY AREA
R1 74.59 R2 75.34 R3 76.16
S1 72.15 S2 71.22 S3 70.45
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 72.15 |
| Profit Target Level | 73.20 |
| Stop Loss Level | 71.65 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 74.59 |
| Profit Target Level | 73.50 |
| Stop Loss Level | 75.09 |
NEWS FLASH
Economic News & analysis
Weekend edition
Market Summary
Emas menguat pada hari Jumat pekan lalu namun mencatat penurunan mingguan terbesar dalam enam minggu terakhir, tekanan terhadap emas bersumber dari beberapa data ekonomi AS yang solid dan pernyataan pembuat kebijakan Federal Reserve.sepanjang minggu lalu dan memupus spekulasi berkaitan dengan menurunkan ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal.
Harga emas di pasar naik 0,2% menjadi $2,029.23 per ons tetapi sejauh ini turun 1% dalam minggu lalu.
Indeks dollar (.DXY) turun 0,2% tetapi naik 1% untuk perdagangan minggu lalu, sejauh ini Dollar yang lebih kuat membuat emas yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang asing.
Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan pada hari Jumat bahwa Fed memerlukan lebih banyak data inflasi sebelum keputusan penurunan suku bunga dapat dibuat. Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic pada hari Kamis pekan lalu mengatakan dasar untuk memulai pemotongan adalah pada kuartal ketiga.
Data terbaru Fed WatchTool menginformasikan pasar melihat peluang penurunan suku bunga pada bulan Maret sebesar 47% vs peluang sebesar 71% pada minggu lalu.
Imbal hasil Treasury turun tipis, sementara kekhawatiran pasokan yang timbul dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong harga minyak lebih tinggi untuk minggu ini.
Ketiga indeks saham utama AS melonjak lebih dari 1% dan mengakhiri minggu yang dipersingkat masa liburan ini dengan kenaikan dibandingkan minggu lalu.
Data ekonomi Sentimen konsumen yang lebih cerah dari perkiraan menambah daftar data ekonomi solid yang dirilis pada pekan lalu, terutama penjualan ritel dan klaim pengangguran. Data yang kuat dari sisi ekonomi, dan inflasi sedikit di atas konsensus, sehingga mengurangi ekspektasi bahwa inflasi akan meningkat, memberikan jaminan bahwa perekonomian AS tidak berada dalam ancaman resesi.
Harga minyak turun sedikit pada hari Jumat tetapi tetap berada di jalur kenaikan mingguan, karena minyak mentah berjangka WTI berada di sekitar $73,7 per barel. Pasar didukung oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan prospek permintaan minyak global yang optimis.
Saham AS menguat pada hari Jumat, dengan S&P 500 ditutup pada level tertinggi sepanjang masa di 4.839, bertambah 1,2%, Dow Jones melonjak 395 poin dan Nasdaq menguat 1,7%. Selama seminggu, S&P 500 naik 1,1%, Nasdaq melonjak sebesar 2%, dan Dow Jones berakhir 0,5% lebih tinggi.
WEEK AHEAD
22 – 26 January 2024
1.US Market
Fokus utama pasar akan tertuju pada perkiraan awal pertumbuhan PDB Q4 (US GDP) pengeluaran pribadi (US Personal Spending) dan pendapatan Pribadi (US Personal Income) bulan Desember, serta pesanan barang tahan lama (US Durable Goods Order) Perekonomian AS diperkirakan akan tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,8% di Triwulan ke-4, mencerminkan perlambatan yang signifikan dari pertumbuhan sebesar 4,9% di triwulan sebelumnya.
Selain itu, harga PCE inti (Core Personal Consumption Expenditure) diperkirakan meningkat sebesar 0,2% di bulan Desember, sedikit meningkat dibandingkan kenaikan 0,1% di bulan November. Laporan ini juga diperkirakan akan mengungkapkan peningkatan belanja pribadi sebesar 0,2% dan peningkatan pendapatan sebesar 0,3%.
Terakhir, pesanan barang tahan lama kemungkinan akan meningkat sebesar 0,5%, menyusul lonjakan 5,4% di bulan November, yang merupakan kenaikan terbesar sejak Juli 2020. Investor juga akan memantau dengan cermat survei awal PMI Global S&P, penjualan rumah baru (US New Home Sal;es) dan tertunda (US Pending Home Sales), dan Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago, dan perkiraan awal penjualan grosir dan neraca perdagangan barang.
Musim pendapatan kuartal keempat akan berjalan lancar, menampilkan laporan dari perusahaan-perusahaan besar, termasuk American Express, Johnson & Johnson, Procter & Gamble, Intel Corp, IBM, Netflix, Tesla, AT&T, Blackstone, 3M, General Electric, Verizon, Bedah Intuitif, Visa, dan ServiceNow.
2. European Market
Bank Sentral Eropa diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, namun pelaku pasar akan mencermati pernyataan terlampir untuk mendapatkan wawasan mengenai penilaian bank sentral terhadap kondisi perekonomian dan potensi perubahan kebijakan di masa depan.
Dari sisi makroekonomi, data Flash PMI diperkirakan akan menunjukkan bahwa perekonomian Zona Euro, termasuk Jerman dan Perancis, mengalami penurunan penurunan pada awal tahun 2024, didorong oleh penurunan yang lebih lemah pada sektor manufaktur dan jasa.
Selain itu, semangat konsumen di Kawasan Euro diperkirakan akan meningkat, mencapai level tertinggi sejak Februari 2022. Di Jerman, indikator iklim bisnis Ifo mungkin mengalami sedikit peningkatan, sementara kepercayaan konsumen GfK diperkirakan turun dari level tertinggi dalam lima bulan.
3. UK Market
Survei Flash PMI diperkirakan menunjukkan kontraksi yang lebih kecil pada aktivitas manufaktur dan pertumbuhan jasa yang terkuat dalam tujuh bulan. Investor juga mencermati indikator CBI untuk pesanan pabrik, optimisme bisnis, perdagangan distributif, serta pinjaman bersih sektor publik di Inggris.
4. Asia – Pasifik Market
Bank Central China PBOC (Peoples Bank Of China) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga utama pinjaman satu tahun dan lima tahun tidak berubah, konsisten dengan penetapan suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah yang tidak terduga karena bank sentral memilih untuk tidak melakukan pelonggaran moneter lebih lanjut untuk mendukung yuan.
Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah dan menahan diri untuk tidak memberikan sinyal perubahan apa pun terhadap kebijakan pengendalian kurva imbal hasil, setelah tingkat inflasi utama dan inti terbaru turun ke posisi terendah dalam beberapa tahun.
Investor juga menunggu neraca perdagangan bulan Desember dan angka PMI bulan Januari.
Data Perdagangan Emas dalam Sepekan (15 -19/1/2024)
OPEN : 2,048.82 HIGH : 2,058.50 LOW : 2,001.72 CLOSE : 2,029.25 RANGE : $56.78
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 2,015 | R1 2,046 |
| S2 2,002 | R2 2,063 |
| S3 1,990 | R3 2,080 |
Gold Outlook : Bearish
Data Perdagangan Crude Oil dalam Sepekan (15 -19/1/2024)
OPEN : 72.71 HIGH : 74.61 LOW : 70.61 CLOSE : 73.53 RANGE : $4.00
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 71.43 | R1 76.37 |
| S2 68.96 | R2 78.84 |
| S3 66,49 | R3 81.30 |
Oil Outlook : Bullish
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 15276 | 15121 | 14981 |
| PIVOT | 15399 | ||
| RESISTANCE | 15441 | 15678 | 15823 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 15445 |
| Profit target level | 15613 |
| Stop Loss Level | 15352 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 15322 |
| Profit Target Level | 15168 |
| Stop Loss Level | 15429 |
| Prev Close | 15,391.79 |
| Average Vol. (3m) | 2,061,541,246 |
| Day’s Range | 15,347.5–15,543 |
| Open | 15,349 |
| 52 WK range | 15,183.96–22,700.85 |

indeks Nikkei 225 mengalami tekanan setelah data terbaru menunjukkan pertumbuhan ekonomi Tiongkok hanya mencapai 5,2 persen year-on-year pada kuartal empat tahun lalu.
Selain itu, para investor juga terpengaruh kemungkinan tertundanya pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat.
| OPEN POSITION | BUY LIMIT |
| Price Level | 35520 |
| Profit target level | 36200 |
| Stop Loss Level | 35300 |
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy