indeks Nikkei 225 melonjak seiring melemahnya nilai tukar yen yang memicu peningkatan saham perusahaan Jepang yang berorientasi ekspor.
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 33.000 |
| Profit Target Level | 31.500 |
| Stop Loss Level | 33.455 |
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
US Dollar bergerak lebih tinggi dan menguat terhadap emas pada perdagangan pada hari Senin(11/12) di tengah investor menantikan data inflasi penting, Indeks harga di sektor konsumen (US CPI) yang akan di rilis hari ini dan pertemuan kebijakan moneter FOMC Meeting 12 -13 Desember 2023.
Emas merosot di bawah $2.000 dengan mencapai harga terendah di $ 1,975.79 pada hari Senin, meluncur ke level terendah dalam tiga minggu menjelang keputusan kebijakan moneter dari bank sentral utama minggu ini.
Meskipun tekanan inflasi sudah berkurang dari puncaknya baru-baru ini, pasar tenaga kerja AS menunjukkan ketahanan yang lebih besar dibandingkan perkiraan awal terhadap tingginya suku bunga.
Akibatnya, pada pertemuan terakhir mereka di tahun 2023, bank sentral besar seperti The Fed, ECB, dan BoE mungkin menantang ekspektasi investor terhadap penurunan suku bunga di awal tahun depan.
Indeks dollar naik 0,05% menjadi 104,2 pada hari Senin, berada pada level tertinggi dalam 3 minggu, Obligasi imbal hasil 10 tahun terakhir naik 4,2333%, dari 4,245%.
Greenback menguat terhadap sejumlah mata uang dunia menjelang laporan CPI pada hari Selasa, sementara yen melemah karena memudarnya harapan untuk poros Bank of Japan pada bulan Desember.
Euro tidak berubah pada $1,0761. Yen melemah 0,83% menjadi 146,13 per dolar, sementara Sterling terakhir diperdagangkan pada $1,2558, naik 0,10%.
Harga minyak sedikit naik karena investor menyeimbangkan kekhawatiran atas pengurangan produksi OPEC+ dengan kekhawatiran melemahnya permintaan di tahun mendatang.
Minyak mentah AS naik 0,13% menjadi $71,32 per barel, sementara Brent menetap di $76,03 per barel, naik 0,25%.
Dow Jones Industrial Average naik 96,73 poin, atau 0,27%, menjadi 36.344,6, S&P 500 naik 13,15 poin, atau 0,29%, pada 4.617,52 dan Nasdaq Composite turun 34,64 poin, atau 0,24% menjadi 14.418,00.
Saat ini investor menunggu proyeksi suku bunga terkini untuk tahun depan dari pertemuan kebijakan Fed pada 12-13 Desember. Pertemuan kebijakan moneter dua hari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan berakhir pada hari Rabu dengan keputusan suku bunga dan rilis ringkasan proyeksi ekonomi.
Meskipun The Fed diperkirakan akan membiarkan suku bunga target dana The Fed berada pada kisaran 5,25%-5,50%, pelaku pasar akan menguraikan dot plot bank sentral dan ringkasan proyeksi ekonomi untuk menilai kemungkinan langkahnya ke depan.
Keputusan suku bunga juga diperkirakan akan diambil oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Rabu dan Bank of England (BoE) pada hari Kamis.
Kami telah mengoordinasikan kebijakan bank sentral selama beberapa waktu, saling bekerja sama dalam memerangi inflasi dan menaikkan suku bunga ke tingkat yang tinggi,
Tetapi mereka mungkin mulai terpecah belah. Inflasi tampaknya turun lebih cepat dan perekonomian lebih melemah di Eropa dibandingkan di AS.
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Selasa (12/12/23)
Data Perdagangan pada hari Senin(11/12)
Open: 2,002.90 High: 2,007.94 Low: 1,975.79 Close: 1,981.35 Range: $32.15
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 1,993.04 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,003.98 – 2,013.77
Untuk area support emas akan menguji level harga 1,972.82 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,962.02 – 1,953.96
Prospek Harga Minyak Hari Selasa(12/12/23)
Data perdagangan pada hari Senin(11/12)
Open: 71.11 High: 71.78 Low: 70.34 Close:71.39 Range: $1.44
Minyak tetap akan menguji area resistance di 72.63dengan dorongan lebih luas menuju area 73.35 – 74.09
Untuk area support minyak tetap akan menguji area 70.33 dengan tekanan lebih dalam menuju area 69.68 – 68.07
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,986 R2 1,999 R3 2,012
S1 1,971 S2 1,963 S3 1,955
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,971 |
| Profit Target Level | 1,983 |
| Stop Loss Level | 1,964 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,986 |
| Profit Target Level | 1,978 |
| Stop Loss Level | 1,993 |
OIL INTRADAY AREA
R1 72.63 R2 73.35 R3 74.09
S1 70.33 S2 71.68 R3 72.07
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 70.33 |
| Profit Target Level | 71.40 |
| Stop Loss Level | 69.83 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 72.63 |
| Profit Target Level | 71.55 |
| Stop Loss Level | 73.13 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 16183 | 15957 | 15725 |
| PIVOT | 16416 | ||
| RESISTANCE | 16642 | 16874 | 17100 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 16489 |
| Profit target level | 16442 |
| Stop Loss Level | 16380 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 16089 |
| Profit Target Level | 15933 |
| Stop Loss Level | 16249 |
| Prev Close | 16,324.5 |
| Average Vol. (3m) | 1,987,951,312 |
| Day’s Range | 16,084–16,211 |
| Open | 16,177 |
| 52 WK range | 16,084–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Pasar tenaga kerja AS menarik lebih banyak pekerja dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja, menjaga pengangguran mendekati titik terendah dalam sejarah, sementara inflasi tampaknya mereda. Kabar buruknya adalah suku bunga kemungkinan tidak akan turun sebanyak yang diperkirakan pasar.
Hari Jumat nonfarm payrolls meningkat sebesar 199.000 pada bulan November, sekitar sepersepuluh lebih besar dari perkiraan para ekonom. Kejutan terbesarnya adalah turunnya tingkat pengangguran menjadi 3,7% dari 3,9%.
Dua peristiwa makro besar terakhir pada tahun 2023 akan menyambut investor pada minggu depan.
Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan November yang dirilis pada Selasa pagi akan memberikan potongan terakhir dari teka-teki inflasi menjelang pengumuman kebijakan final Federal Reserve tahun ini, yang akan dirilis pada Rabu sore.
Konferensi pers dengan Ketua Fed Jerome Powell dan serangkaian perkiraan ekonomi baru dari pejabat Fed untuk beberapa tahun mendatang juga akan menyoroti prosesnya pada hari Rabu. Harga produsen dirilis pada Rabu pagi, penjualan ritel dijadwalkan dirilis pada hari Kamis, dan aktivitas manufaktur AS pada hari Jumat juga menyoroti kalender ekonomi
The Fed akan mengumumkan keputusan kebijakan finalnya tahun ini, dengan pasar memperkirakan kemungkinan hampir 100% bank sentral akan mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 5,25%-5,50% hingga membatasi tahun 2023.
Bersamaan dengan keputusan kebijakan ini, pejabat Fed akan merilis Ringkasan Proyeksi Ekonomi terbaru, yang mencakup “dot plot” yang memetakan ekspektasi para pembuat kebijakan mengenai arah suku bunga di masa depan. Perkiraan inflasi, pertumbuhan PDB, dan pengangguran juga akan dirilis.
Konferensi pers Powell dijadwalkan dimulai pada pukul 14:30. ET, dengan investor yang ingin mendengar bagaimana ketua The Fed menyeimbangkan ekspektasi investor bahwa suku bunga dapat mulai turun pada awal bulan Maret.
Terakhir kali Powell berbicara secara terbuka, pada tanggal 1 Desember, dia menyebut spekulasi penurunan suku bunga “prematur”
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Senin (11/12/23)
Data Perdagangan pada hari Jumat(08/12)
Open: 2,028.29 High: 2,033.95 Low: 1,994.60 Close: 2,003.59 Range: $39.35
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 2,011.77 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,022.95 – 2,031.97
Untuk area support emas akan menguji level harga 1,988.94 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,980.58 – 1,972.82
Prospek Harga Minyak Hari Senin(11/12/23)
Data perdagangan pada hari Jumat(08/12)
Open: 69.75 High: 71.60 Low: 69.49 Close:71.26 Range: $2.11
Minyak akan menguji area resistance di 72.63dengan dorongan lebih luas menuju area 73.35 – 74.09
Untuk area support Minyak tetap akan menguji area 70.33 dengan tekanan lebih dalam menuju area 69.68 – 68.07
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,007 R2 2,022 R3 2,035
S1 1,992 S2 1,984 S3 1,976
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,992 |
| Profit Target Level | 2,005 |
| Stop Loss Level | 1,985 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,007 |
| Profit Target Level | 1,999 |
| Stop Loss Level | 2,014 |
OIL INTRADAY AREA
R1 72.63 R2 73.35 R3 74.09
S1 70.33 S2 71.68 R3 72.07
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 70.33 |
| Profit Target Level | 71.40 |
| Stop Loss Level | 69.83 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 72.63 |
| Profit Target Level | 71.55 |
| Stop Loss Level | 73.13 |
NEWS FLASH
Economic News & analysis
Weekend edition
Market Summary
Setelah mencapai rekor tertinggi sekitar $2,150 per ounce pada awal minggu, harga emas memasuki akhir pekan dengan penurunan lebih dari 3%. Pasar emas mengalami volatilitas paling besar sejak pertengahan Agustus 2020, tepat setelah emas mencapai rekor tertinggi sebelumnya.
Emas turun kembali ke bawah $2.000 per ounce pada hari setelah para pedagang memangkas perkiraan penurunan suku bunga AS akan terwujud pada bulan Maret menyusul data pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan.
Harga emas turun tajam dengan mencapai sesi terendah di $1,994.60 dan menutup perdagangan di hari Jumat di area $2,003.59, iinggu terburuk bai emas dalam sepuluh minggu terakhir.
Pertumbuhan lapangan kerja AS yang diwakili oleh data US Non Farm Payroll meningkat pada bulan November menjadi 199,000 dari data sebelumnya di 150,000 dan di atas perkiraan pasar sebesar 170,000.
Tingkat pengangguran yang diwakili oleh data US Unemployment Rate turun menjadi 3,7%, dari data bulan lalu sebesar 3,9%.
Hal ini menandakan kekuatan pasar tenaga kerja yang membuat para pelaku pasar optimis bahwa Federal Reserve memerlukan waktu hingga bulan Mei untuk melakukan serangkaian kebijakan penurunan suku bunga (Fed lower Interest Rate Policy) di tahun depan.
Selanjutnya Imbal hasil acuan 10-tahun AS naik 12 basis poin di 4,245%, setelah sebelumnya mencapai 4,278%, tertinggi sejak Senin.
Berada pada kecepatan kenaikan basis poin harian terbesar sejak Oktober. Imbal hasil dua tahun naik 15 basis poin menjadi 4,727% dan mencapai 4,740%, tertinggi sejak 28 November.
Indeks dolar naik menjadi 104,2 sebelum memangkas kenaikan menjadi level 104.00 pada hari Jumat setelah data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan pasar.
Dalam Perdagangan mata uang, Euro semakin melemah dengan mencapai harga terendah di 1.07227 titik terendah sejak pertengahan November, karena investor mengalihkan fokus mereka ke USD.
mata uang bersama negara – negara Eropa ini telah menghadapi tekanan karena investor mencerna komentar dovish dari pengambil kebijakan ECB.
Pound Inggris melanjutkan penurunannya hingga mencapai harga terendah di $1,25015 menyentuh level terlemahnya sejak 22 November.
Pelaku pasar menantikan pertemuan kebijakan Bank of England yang akan datang pada hari Kamis.
USD melemah terhadap Yen Jepang dengan mencapai harga terendah di 142.485, Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengisyaratkan bahwa bank sentral mungkin akan meninggalkan kebijakan suku bunga negatifnya lebih awal dari perkiraan.
Minyak mentah berjangka WTI naik di atas $71 per barel pada hari Jumat faktor pembelian teknis, namun masih diperkirakan akan turun lebih dari 5% minggu ini di tengah tanda-tanda peningkatan pasokan global dan melemahnya permintaan.
Ketiga indeks saham utama AS ditutup naik pada hari Jumat, dengan S&P 500 mencapai level tertinggi baru pada tahun 2023, didorong oleh optimisme data – data ekonomi AS yang meningkatkan harapan akan terjadinya soft landing ekonomi.
Dow Jones naik 0,36% berada di 36248, S&P 500 naik 0,41% di 4604.37, Nasdaq naik 0,39% di 160.85
Untuk perdagangan minggu depan, pasar akan mengawasi dengan ketat data – data Inflasi AS dan pernyataan ketua Fed Jerome Powell dalam FOMC Meeting yang akan dirilis pada tanggal 13 Desember 2023.
Data Ekonomi AS Minggu Depan
Selasa : Consumere Price Index (CPI) MoM, Core CPI MoM, CPI YoY, Core CPI YoY
Rabu : Producer Price Index MoM, Core PPI MoM, PPI YoY, Core PPI YoY, FOMC
Interest Rate Decision, Fed Chairman Jerome Powell Press Conference
Kamis : Weekly Jobless Claims, US Retail Sales
Jumat : Empire State Manufacturing Index, Industrial Production, Capacity Utilization
Untuk ulasan dan analisa pasar edisi weekend sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
AGENDA DATA EKONOMI HIGH IMPACT MINGGU DEPAN
04 Desember – 08 Desember 2023
1. US Market
Minggu depan, semua perhatian akan tertuju pada pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve pada tahun 2023. Para pengambil kebijakan AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada level tertinggi dalam 22 tahun.
Investor juga akan menganalisis dengan cermat pernyataan The Fed dan konferensi pers Ketua Jerome Powell mengenai potensi penurunan suku bunga pada tahun 2024.
AS juga akan merilis data inflasi utama termasuk harga konsumen, produsen, dan perdagangan luar negeri. Harga konsumen diperkirakan naik tipis sebesar 0,1% di bulan November setelah tidak berubah di bulan Oktober.
Pada saat yang sama, penjualan ritel diperkirakan menurun selama dua bulan berturut-turut sebesar 0,1%, sementara aktivitas industri diperkirakan akan pulih sebesar 0,3%, menyusul kontraksi 0,6% di bulan Oktober.
2. European Market
ECB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga saat ini, mengingat tanda-tanda menurunnya inflasi namun investor akan mencermati indikasi penurunan suku bunga yang akan datang.
Selain itu, bank sentral Swiss akan memutuskan arah kebijakan moneter. Di sisi ekonomi, pembacaan PMI S&P awal diharapkan terjadi di Kawasan Euro, Jerman dan Perancis. Aktivitas sektor swasta di Zona Euro diperkirakan akan terus mengalami kontraksi pada bulan Desember, meskipun dengan laju yang lebih lambat.
Sektor manufaktur mengalami kontraksi paling parah dalam tujuh bulan terakhir, sementara sektor jasa juga mengalami kontraksi paling lambat dalam lima bulan terakhir.
Selain itu, produksi industri diperkirakan menurun untuk bulan kedua berturut-turut di bulan Oktober. Di Jerman, Indikator Sentimen Ekonomi ZEW diperkirakan turun dari level tertinggi dalam delapan bulan. Rilis data lainnya termasuk neraca perdagangan Kawasan Euro.
3. United Kingdom Market
Di Inggris, Bank Of England di perkirakan akan mempertahankan kebijakan suku bunganya pada pertemuan Hari Kamis. selanjutnya ONS (Office Of National Statistic) akan menerbitkan laporan penting mengenai lapangan kerja dan pertumbuhan, termasuk PDB bulanan, manufaktur, konstruksi, dan perdagangan luar negeri. Sentimen konsumen akan diukur oleh GfK, sementara S&P akan memberikan update kinerja sektor manufaktur dan jasa.
4. Asia Pasifik Market
Indikator-indikator ekonomi China untuk bulan November akan terus memberikan gambaran mengenai dampak dari serangkaian langkah-langkah stimulus dan suntikan likuiditas dari Beijing.
Investor menunggu produksi industri, penjualan ritel, tingkat pengangguran, harga rumah, dan pinjaman yuan baru.
Sementara itu, Indeks Produsen Besar Tankan BoJ diperkirakan akan naik ke level tertinggi dalam beberapa tahun pada kuartal keempat.
Terakhir, Di Australia, investor menunggu sejumlah data ketenagakerjaan penting dan indeks kepercayaan bisnis NAB untuk bulan November. Selain itu, Selandia Baru akan merilis PDB kuartal ketiganya.
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,970 | R1 2,033 |
| S2 1,935 | R2 2,069 |
| S3 1,900 | R3 2,102 |
Gold Outlook : Bearish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 68.15 | R1 74.17 |
| S2 65.04 | R2 77.28 |
| S3 61.63 | R3 80.49 |
Oil Outlook : Bearish
D
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 16183 | 15957 | 15725 |
| PIVOT | 16416 | ||
| RESISTANCE | 16642 | 16874 | 17100 |
| OPEN POSITION | BUY LIMIT |
| Price Level | 16302 |
| Profit target level | 16874 |
| Stop Loss Level | 16148 |
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 16539 |
| Profit Target Level | 16419 |
| Stop Loss Level | 16663 |
| Prev Close | 16,342.5 |
| Average Vol. (3m) | 1,987,951,312 |
| Day’s Range | 16,156.5–16,374 |
| Open | 16,353 |
| 52 WK range | 16,156.5–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran meningkat secara moderat, menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja secara bertahap kehilangan momentum karena biaya pinjaman yang lebih tinggi membatasi permintaan dalam perekonomian yang lebih luas.
Laporan klaim pengangguran mingguan dari Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis juga menunjukkan jumlah pengangguran menurun pada akhir November setelah klaim lanjutan mencapai level tertinggi dalam dua tahun pada pertengahan bulan.
Data US Jobless Claims ini mendukung pandangan para ekonom bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada siklus ini, hal ini menunjukkan bahwa ekspektasi pelaku pasar terhadap penurunan suku bunga pada awal kuartal pertama masih terlalu dini.
Namun disisi lain dengan melonggarnya kondisi pasar tenaga kerja dan meredanya inflasi telah menyebabkan pelaku pasar menyimpulkan bahwa kampanye pengetatan kebijakan moneter The Fed telah berakhir. Pasar mengantisipasi penurunan suku bunga segera setelah kuartal pertama tahun 2024.
Emas mempertahankan “nada beli yang ringan” di dekat puncak kisaran perdagangan minggu ini dengan laporan Non farm Payrolls pada hari ini Jumat(08/12) akan memberikan logam mulia beberapa arah jangka pendek.
Investor semakin yakin bahwa era pengetatan bank-bank sentral utama telah berakhir dan spekulasi bahwa penurunan suku bunga mungkin terjadi sebelum perkiraan sebelumnya akan menjaga harga emas tetap terkendali.
US Nonfarm payrolls diperkirakan meningkat sebesar 180.000 pekerjaan pada bulan November, didorong oleh kembalinya 25.300 anggota serikat pekerja United Auto Workers serta 16.000 aktor setelah pemogokan berakhir.
US Non Farm Payrolls menciptakan 150.000 lapangan kerja pada periode bulan Oktober. Tingkat pengangguran diperkirakan tidak berubah pada 3,9%.
Indeks dolar melemah dan kembali berada di area 103.66pada hari Kamis(7/12) sementara itu Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun AS naik tipis menjadi 4,17% sedikit menjauh dari posisi terendah tiga bulan yang dicapai pada awal minggu ini.
Yen Jepang melonjak pada hari Kamis, Bank of Japan mengisyaratkan mungkin akan beralih. dari rencana suku bunga yang sangat rendah.
Yen melonjak 2,39% terhadap greenback, lompatan satu hari terbesar sejak 12 Januari, pada 143,86 per dolar setelah Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda menambahkan spekulasi bahwa bank sentral dapat menjauh dari suku bunga negatif.
Euro melanjutkan penurunannya dengan mencapai harga terendah di 1.07927, level terendah sejak pertengahan November, didorong oleh pernyataan dovish dari konservatif ECB Isabel Schnabel yang memperkuat keyakinan bahwa bank sentral blok tersebut mungkin mulai memangkas suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
Pound Inggris melemah dengan mencapai level harga di 1.25433,investor memproses data PMI final sambil mengevaluasi prospek kebijakan moneter Bank of England dan Federal Reserve.
Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 62,95 poin, atau 0,17%, menjadi 36.117,38, S&P 500 (.SPX) naik 36,25 poin, atau 0,80%, menjadi 4.585,59 dan (.IXIC) melonjak 193,28 poin, atau 1,37% , menjadi 14.339,99.
Harga minyak melemah pada awal perdagangan setelah sedikit naik dan menetap di level terendah dalam enam bulan, karena investor khawatir akan lesunya permintaan energi di Amerika Serikat dan Tiongkok, sementara output dari Amerika masih mendekati rekor tertinggi.
Minyak mentah AS turun 0,06% menjadi $69,34 per barel sementara minyak mentah Brent menetap di $74,05 per barel, turun 0,34% pada perdagangan hari Kamis(7/12)
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Jumat (08/12/23)
Data Perdagangan pada hari Kamis(0/12)
Open: 2,024.92 High: 2,039.89 Low: 2,020.19 Close: 2,028.49 Range: $19.70
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 2,041.75 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,051.96 – 2,065.59
Untuk area support emas akan menguji level harga 2,014.20 dengan tekanan lebih dalam menuju area 2,000.06 – 1,997.37
Prospek Harga Minyak Hari Jumat(08/12/23)
Data perdagangan pada hari Kamis(7/12)
Open: 69.26 High: 70.45 Low: 68.79 Close:69.63 Range: $3.38
Minyak tetap menguji area resistance di 70. 58 dengan dorongan lebih luas menuju area 71.75 – 72.27
Untuk area support Minyak tetap akan menguji area 68.92 dengan tekanan lebih dalam menuju area 67.50 – 66.69
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,033 R2 2,048 R3 2,063
S1 2,018 S2 2,008 S3 1,998
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,018 |
| Profit Target Level | 2,031 |
| Stop Loss Level | 2,011 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,033 |
| Profit Target Level | 2,025 |
| Stop Loss Level | 2,040 |
OIL INTRADAY AREA
R1 70.58 R2 71.75 R3 72.27
S1 68.92 S2 67.50 R3 66.69
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 68.92 |
| Profit Target Level | 67.80 |
| Stop Loss Level | 69.42 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 70.58 |
| Profit Target Level | 69.50 |
| Stop Loss Level | 71.028 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 16230 | 16066 | 15929 |
| PIVOT | 16370 | ||
| RESISTANCE | 16550 | 16680 | 16810 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 160256 |
| Profit target level | 16359 |
| Stop Loss Level | 16513 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 16153 |
| Profit Target Level | 16043 |
| Stop Loss Level | 16270 |
| Prev Close | 16,474 |
| Average Vol. (3m) | 1,990,189,671 |
| Day’s Range | 16,156.5-16,369 |
| Open | 16,353 |
| 52 WK range | 16,170–22,700.85 |

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy