indeks Nikkei 225 turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor memanfaatkan reli yang sebelumnya berlangsung.
| OPEN POSITION | BUY LIMIT |
| Price Level | 33.100 |
| Profit target level | 34.200 |
| Stop Loss Level | 32.750 |
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Indeks dolar AS mencapai titik terendah dalam 3-1/2 bulan dan berada di jalur penurunan bulanan terbesar dalam setahun. Indeks dolar turun ke wilayah 102,5 pada hari Selasa.
Pelaku pasar memandang bahwa pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia ini mulai melambat, dan pasar mulai memperhitungkan penurunan suku bunga pada paruh pertama tahun ini.
Gubernur Fed Christopher Waller memperkuat spekulasi ini dengan menandai kemungkinan penurunan suku bunga kebijakan Fed dalam beberapa bulan kedepan jika inflasi terus turun.
Waller juga mengatakan dia “semakin yakin” penetapan suku bunga saat ini akan terbukti cukup untuk menurunkan inflasi hingga mencapai target 2% yang ditetapkan The Fed.
Gubernur Fed lainnya, Michelle Bowman, mengatakan bank sentral kemungkinan perlu menaikkan biaya pinjaman lebih lanjut untuk membawa inflasi kembali ke targetnya.
Pasar melihat komentar Waller sebagai tanda pertama bahwa The Fed “mengakui mungkin dapat menurunkan suku bunga.” tahun depan.
indeks Wall Street berhasil ditutup menguat. Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 83,51 poin, atau 0,24%, menjadi 35.416,98, S&P 500 (.SPX) bertambah 4,46 poin, atau 0,10%, menjadi 4.554,89 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 40,73 poin, atau 0,29% menjadi 14.281,76.
Setelah komentar The Fed, imbal hasil Treasury AS turun dengan obligasi acuan bertenor 10 tahun turun 6 basis poin menjadi 4,328%, dari 4,388% pada akhir Senin.
Dalam mata uang, indeks dollar turun 0,368%, dan euro menguat 0,32% menjadi $1,0988.
Yen Jepang menguat 0,82% terhadap greenback pada 147,47 per dollar, sementara Sterling terakhir diperdagangkan pada $1,2694, naik 0,55%.
Dengan dorongan dari melemahnya dollar AS, harga emas naik 1,4% dengan mencapai harga tertinggi di 2,042.92 setelah mencapai level tertinggi sejak Mei dalam kenaikan keempat berturut-turut.
Harga minyak menetap lebih tinggi pada hari Selasa di tengah kemungkinan bahwa OPEC+ akan memperpanjang atau memperdalam pengurangan pasokan, penurunan produksi minyak Kazakh yang terkait dengan badai, dan melemahnya dollar AS.
Minyak mentah AS naik 2,07% pada $76,41 per barel dan Brent menetap pada $81,68, naik 2,13%.
Data Ekonomi Rilis Untuk Pekan Ini
Wednesday : Preliminary U.S Q3 GDP
Thursday : OPEC meeting, U.S. CPE Index, Personal Income and Spending, Weekly
Jobless Claim, Pending Home Sales
Friday : ISM Manufacturing PMI, Powell Speaks
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Rabu(29/11/23)
Data Perdagangan pada hari Selasa(28/11)
Open: 2,013.13 High: 2,042.93 Low: 2,011.60 Close: 2,040.10 Range: $31.33
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 2,050.83 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,065.90 – 2,070.68
Untuk area support emas akan menguji level harga 2,033.35 dengan tekanan lebih dalam menuju area 2,023.49 – 2,012.69
Prospek Harga Minyak Hari Rabu(29/11/23)
Data perdagangan pada hari Selasa(28/11)
Open: 75.06 High: 76.99 Low: 74.63 Close: 76.35 Range: $2.36
Minyak akan tetap menguji area resistance di 77.11 dengan dorongan lebih luas menuju area 77.37 – 79.55
Untuk area support Minyak akan menguji area 75.46 dengan tekanan lebih dalam menuju area 74.63 – 73.78
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,045 R2 2,068 R3 2,081
S1 2,032 S2 2,024 S3 2,016
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,032 |
| Profit Target Level | 2,043 |
| Stop Loss Level | 2,025 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,045 |
| Profit Target Level | 2,037 |
| Stop Loss Level | 2,052 |
OIL INTRADAY AREA
R1 76.49 R2 77.60 R3 78.48
S1 74.50 S2 73.30 R3 72.40
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 74.50 |
| Profit Target Level | 75.55 |
| Stop Loss Level | 74.00 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 76.49 |
| Profit Target Level | 75.40 |
| Stop Loss Level | 76.99 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17510 | 17360 | 17240 |
| PIVOT | 17630 | ||
| RESISTANCE | 17790 | 17925 | 18124 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17660 |
| Profit target level | 17798 |
| Stop Loss Level | 17555 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17468 |
| Profit Target Level | 17314 |
| Stop Loss Level | 17570 |
| Prev Close | 17,529 |
| Average Vol. (3m) | 2,079,106,562 |
| Day’s Range | 17,406–17,535.5 |
| Open | 17,486 |
| 52 WK range | 16,879.66–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Rilis data US New Home Sales pada hari Senin(28/11) menunjukan bahwa tingkat penjualan Rumah baru turun sebesar 5,6% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 679 ribu pada bulan Oktober 2023, jauh di bawah perkiraan sebesar 723 ribu dan dari data sebelumnya di bulan September sebesar 739 ribu.
Tingkat suku bunga hipotek yang saat ini mencapai level tertinggi dalam dua dekade membebani keterjangkauan pembeli.
Dollar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama, indeks dollar saat ini berada di area 103.14. Dolar melemah paling besar terhadap Aussie, Kiwi, Pound Inggris, dan yen Jepang.
Dollar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama dan berada di jalur penurunan bulanan lebih dari 3%, yang merupakan penurunan bulanan terbesar dalam setahun.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,213%, dengan euro menguat 0,12% menjadi $1,0952.
Yen Jepang menguat 0,55% terhadap greenback pada 148,63 per dolar, sementara sterling terakhir diperdagangkan pada $1,2625, naik 0,14%.
Di Departemen Keuangan AS, obligasi acuan bertenor 10 tahun terus turun sepanjang hari dan terakhir turun 9,9 basis poin menjadi 4,385%, dari 4,484%
Emas mencapai level tertingginya dalam enam bulan pada hari Senin karena pelemahan dollar dan ekspektasi jeda pengetatan moneter Federal Reserve membantu emas batangan berkonsolidasi di atas level penting $2.000 per ounce.
Harga emas di pasar spot naik 0,5% dengan mencapai level tertinggi di area 2,018.12 pada perdagangan hari Senin(28/11)
Minyak berjangka melemah menjelang pertemuan OPEC+ pada hari Kamis di mana negara-negara anggota akan mencoba menyetujui pembatasan pasokan hingga tahun 2024.
Pertemuan tersebut awalnya dijadwalkan pada hari Minggu tetapi ditunda karena produsen kesulitan untuk mencapai kesepakatan. Minyak mentah AS turun 0,9% menjadi $74,86 per barel dan Brent turun 0,7% menjadi berakhir pada $79,98.
Seiring dengan melemahnya US dollar, kekhawatiran investor terhadap konflik Israel-Hamas telah mendorong harga emas.
Para pedagang secara luas mengharapkan bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga pada bulan Desember, FedWatch tool memperkirakan peluang 50-50 untuk melakukan pelonggaran pada bulan Mei tahun depan.
Data Ekonomi Rilis Untuk Pekan Ini
Monday : U.S. New Home Sales
Tuesday : U.S. Consumer Confidence
Wednesday : Preliminary U.S Q3 GDP
Thursday : OPEC meeting, U.S. CPE Index, Personal Income and Spending, Weekly
Jobless Claim, Pending Home Sales
Friday : ISM Manufacturing PMI, Powell Speaks
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Selasa(28/11/23)
Data Perdagangan pada hari Senin(28/11)
Open: 2,001.30 High: 2,018.12 Low: 1,997.37 Close: 2,014.33 Range: $20.51
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 2,022.35 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,031.97 – 2,048.61
Untuk area support emas akan menguji level harga 1,999.44 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,987.62. – 1,975.55
Prospek Harga Minyak Hari Senin(24/11/23)
Data perdagangan pada hari Jumat (24/11)
Open: 75.29 High: 76.19 Low: 74.04 Close: 74.97 Range: $2.15
Minyak akan tetap menguji area resistance di 76.49 dengan dorongan lebih luas menuju area 77.60 – 78.48
Untuk area support Minyak akan menguji area 74.50 dengan tekanan lebih dalam menuju area 73.30 – 72..40
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,018 R2 2,031 R3 2,044
S1 2,005 S2 1,997 S3 1,989
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,005 |
| Profit Target Level | 2,016 |
| Stop Loss Level | 1,998 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,018 |
| Profit Target Level | 2,010 |
| Stop Loss Level | 2,025 |
OIL INTRADAY AREA
R1 76.49 R2 77.60 R3 78.48
S1 74.50 S2 73.30 R3 72.40
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 74.50 |
| Profit Target Level | 75.55 |
| Stop Loss Level | 74.00 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 76.49 |
| Profit Target Level | 75.40 |
| Stop Loss Level | 76.99 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17510 | 17420 | 17330 |
| PIVOT | 17680 | ||
| RESISTANCE | 17790 | 17925 | 18015 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17714 |
| Profit target level | 17864 |
| Stop Loss Level | 17610 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17576 |
| Profit Target Level | 17426 |
| Stop Loss Level | 17680 |
| Prev Close | 17,567.5 |
| Average Vol. (3m) | 2,105,383,669 |
| Day’s Range | 17,478–17,666 |
| Open | 17,666 |
| 52 WK range | 16,833.68–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
US Dollar sedang menuju kinerja bulanan terlemahnya dalam setahun, dengan kerugian sejauh ini sebesar 2,7%. Prospek penurunan suku bunga yang cepat oleh Federal Reserve pada tahun depan telah mendorong investor beralih ke obligasi Treasury, dan komoditi emas.
Hal Ini mendorong penurunan imbal hasil (yield) terbesar dalam sebulan dan meningkatkan volume perdagangan saham.
Emas menembus $2.000 per ounce beberapa kali pada minggu lalu dan harga berada di sekitar level tersebut pada Jumat sore ketika para pedagang AS bangkit dari kelambanan Thanksgiving yang disebabkan oleh triptofan dan kembali ke pasar logam.
Investor ritel tetap optimis memasuki minggu depan, sementara sebagian besar analis pasar berpendapat positif, meskipun sebagian kecil netral terhadap prospek jangka pendek logam kuning ini.
Hari Ini US Census Bureau akan merilis data Penjualan rumah baru AS. Data sebelumnya menunjukan adanya lonjakan sebesar 12,3% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 759 ribu pada September 2023, naik dari revisi 676 ribu pada bulan sebelumnya dan melampaui konsensus pasar sebesar 680 ribu.
Penjualan rumah baru mencapai level tertinggi sejak Februari 2022, didorong oleh terbatasnya pasokan rumah yang dimiliki sebelumnya, yang pada gilirannya meningkatkan permintaan akan perumahan baru dan pembangunan rumah.
Pada akhir September, terdapat 435 ribu rumah tersisa yang dijual, setara dengan pasokan 6,9 bulan dengan tingkat penjualan saat ini.
Untuk Periode bulan Oktober 2023, yang akan dirilis pada hari Senin(27/11) tingkat penjualan rumah baru diperkirakan turun menjadi 721 ribu dari data sebelumnya di bulan September 2023.
Data Ekonomi Rilis Untuk Pekan Ini
Monday : U.S. New Home Sales
Tuesday : U.S. Consumer Confidence
Wednesday : Preliminary U.S Q3 GDP
Thursday : OPEC meeting, U.S. CPE Index, Personal Income and Spending, Weekly
Jobless Claim, Pending Home Sales
Friday : ISM Manufacturing PMI, Powell Speaks
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Senin(27/11/23)
Data Perdagangan pada hari Jumat(24/11)
Open: 1,992.46 High: 2,003.53 Low: 1,991.33 Close: 2,002.22 Range: $12.20
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 2,012.93 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,022.05 – 2,031.97
Untuk area support emas akan menguji level harga 1,991.43 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,981.62. – 1,970.68
Prospek Harga Minyak Hari Senin(24/11/23)
Data perdagangan pada hari Jumat (24/11)
Open: 76.70 High: 77.05 Low: 75.38 Close: 75.38 Range: $1.51
Minyak akan tetap menguji area resistance di 76.49 dengan dorongan lebih luas menuju area 77.60 – 78.48
Untuk area support Minyak akan menguji area 74.50 dengan tekanan lebih dalam menuju area 73.30 – 72..40
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,006 R2 2,019 R3 2,032
S1 1,993 S2 1,985 S3 1,977
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,993 |
| Profit Target Level | 2,004 |
| Stop Loss Level | 1,986 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,006 |
| Profit Target Level | 1,998 |
| Stop Loss Level | 2,013 |
OIL INTRADAY AREA
R1 76.49 R2 77.60 R3 78.48
S1 74.50 S2 73.30 R3 72.40
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 74.50 |
| Profit Target Level | 75.55 |
| Stop Loss Level | 74.00 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 76.49 |
| Profit Target Level | 75.40 |
| Stop Loss Level | 76.99 |
NEWS FLASH
Economic News & analysis
Weekend edition
Market Summary
Pasar emas berhasil merebut kembali area $2.000 dan mengakhiri minggu kedua berturut-turut di wilayah positif. Namun bullish momentum emas masih terbatas, dan harga emas tidak mungkin menembus level resistensi saat ini karena Federal Reserve mempertahankan bias kebijakan moneternya yang ketat.
Para analis mencatat bahwa dengan Israel dan Hamas menyetujui gencatan senjata terbatas, melemahkan daya tarik logam mulia sebagai aset safe-haven, kebijakan moneter dan laporan ekonomi ASbv diperkirakan menjadi faktor paling signifikan yang mendorong pergerakan harga emas dalam jangka pendek.
Emas telah mengalami kenaikan rata-rata sebesar 2,7% antara Thanksgiving dan 31 Desember.
Indeks dolar turun menjadi 103,4 dalam perdagangan tipis pada hari Jumat. Investor terus menilai prospek kebijakan moneter, pada saat suku bunga di AS diyakini telah mencapai puncaknya. Data ekonomi terus menunjukkan skenario yang beragam.
Data US Manufacture PMI menunjukkan manufaktur turun lebih dari perkiraan sementara jasa naik lebih cepat. Sementara itu, klaim pengangguran urun lebih dari yang diantisipasi namun barang tahan lama mengecewakan dan ekspektasi inflasi Universitas Michigan untuk tahun depan meningkat. Pada minggu lalu US dollar melemah sekitar 0,5%,
Imbal hasil (yield) obligasi Treasury AS bertenor 10-tahun naik melampaui angka 4,47%, memantul dari level terendah dua bulan di 4,42% karena data ekonomi terbaru memberikan gambaran beragam mengenai perekonomian AS.
Euro stabil dan menutup perdagangannya di area 1.09365 tetap mendekati level tertinggi sejak akhir Agustus. Anggota ECB Robert Holzmann menegaskan kembali kemungkinan kenaikan suku bunga lagi.
Pound Inggris mengkonsolidasikan kenaikannya dengan mencapai harga tertinggi di 1.26150 level tertinggi sejak awal September karena investor mencerna pernyataan hawkish dari pembuat kebijakan Bank of England dan laporan PMI awal yang lebih kuat dari perkiraan.
Yen Jepang bertahan stabil di sekitar 149.451 per dolar dalam reaksi pasar yang teredam setelah data menunjukkan bahwa tingkat inflasi utama Jepang meningkat menjadi 3,3% pada bulan Oktober dari 3% di periode bulan September.
Angka-angka awal juga menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di Jepang melambat ke level terendah dalam 11 bulan pada bulan November di tengah terus melemahnya sektor manufaktur.
Minyak mentah berjangka WTI turun dengan mencapai harga terendah di $75.38/barrel pada hari Jumat setelah menghadapi peningkatan volatilitas dalam beberapa sesi terakhir, dan tetap berada di bawah tekanan karena perselisihan di antara anggota OPEC+ mengenai kuota produksi yang mengaburkan prospek pasokan.
Harga minyak anjlok hampir 5% pada hari Rabu sebelum mengurangi sebagian besar kerugiannya setelah OPEC+ menjadwalkan ulang pertemuan kebijakannya
Dow Jones Industrial Average naik 117,12 poin, atau 0,33%, menjadi 35.390,15, S&P 500 naik 2,72 poin, atau 0,06%, pada 4.559,34 dan Nasdaq Composite turun 15,00 poin, atau 0,11% menjadi 14.250,86.
Data Ekonomi Rilis Minggu Depan
Monday : U.S. New Home Sales
Tuesday : U.S. Consumer Confidence
Wednesday : Preliminary U.S Q3 GDP
Thursday : OPEC meeting, U.S. CPE Index, Personal Income and Spending, Weekly
Jobless Claim, Pending Home Sales
Friday : ISM Manufacturing PMI, Powell Speaks
Untuk ulasan dan analisa pasar edisi weekend sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
AGENDA DATA EKONOMI HIGH IMPACT MINGGU DEPAN
27 November – 31 November 2023
1. US Market
Investor akan mengikuti dengan cermat laporan pendapatan dan pengeluaran pribadi bulan Oktober, estimasi kedua tingkat pertumbuhan PDB Q3, dan PMI Manufaktur ISM. Inflasi harga PCE diperkirakan akan melambat menjadi 3,1% pada bulan lalu, menandai tingkat terendah sejak Maret 2021 dan tingkat inti akan turun menjadi 3,5%, terendah dalam lebih dari dua tahun.
Pertumbuhan PDB AS diperkirakan akan direvisi lebih tinggi menjadi 5% dari sebelumnya 4,9%, disebabkan oleh percepatan belanja konsumen dan kuatnya ekspor. Data ISM diperkirakan menunjukkan berlanjutnya kontraksi di sektor manufaktur.
Selain itu, wawasan mengenai arah kebijakan bank sentral AS akan diperoleh dari pidato beberapa pengambil kebijakan Federal Reserve, termasuk pidato Ketua Powell yang dijadwalkan pada hari Jumat.
Data tambahan yang perlu diperhatikan mencakup penjualan rumah baru dan tertunda, harga rumah Case-Shiller, dan perkiraan awal neraca perdagangan barang dan inventaris grosir.
2. European Market
Pelaku pasar Fokus pada laporan awal CPI bulan November untuk Jerman, Kawasan Euro, Perancis, Italia, Spanyol, Belanda, dan Polandia. Tingkat inflasi tahunan di Kawasan Euro diperkirakan akan turun menjadi 2,8%, dan di Jerman menjadi 3,5%.
Selain itu, pidato para pejabat ECB termasuk Presiden Lagarde akan memberikan gambaran mengenai arah kebijakan moneter. Di Jerman, rilis penting lainnya termasuk Indikator Iklim Konsumen GfK, diperkirakan akan pulih dari level terendah dalam 7 bulan.
sementara penjualan ritel diperkirakan tidak menunjukkan pertumbuhan selama lima bulan berturut-turut. Pasar tenaga kerja akan menarik perhatian karena data pekerjaan diantisipasi dari Kawasan Euro, Jerman, Perancis, dan Italia
3. United Kingdom Market
Perhatian pasar akan tertuju pada indikator moneter Bank of England dan laporan perdagangan distributif CBI.
4. Asia Pasifik Market
Di China Investor akan mencermati angka PMI baru akan mengawali rilis data ekonomi bulan November, setelah bulan Oktober memberikan gambaran yang beragam mengenai dampak penambahan stimulus terhadap perekonomian terbesar kedua di dunia.
Di Jepang, investor menunggu tingkat pengangguran di bulan Oktober, penjualan ritel, produksi industri, dan serangkaian pidato dari anggota utama BoJ sebagai petunjuk mengenai perubahan kebijakan moneter ultra-longgar yang akan diambil bank tersebut.
Di Australia, data inflasi baru untuk bulan Oktober akan menjadi sorotan setelah pertumbuhan harga yang keras mendorong RBA untuk melanjutkan siklus kenaikan suku bunganya. Sementara itu, RBNZ diperkirakan akan mempertahankan biaya pinjaman tidak berubah.
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,980 | R1 2,023 |
| S2 1,959 | R2 2,043 |
| S3 1,938 | R3 2,064 |
Gold Outlook : Bullish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 73.48 | R1 77.68 |
| S2 71.18 | R2 79.99 |
| S3 68.89 | R3 82.30 |
Oil Outlook : Bearish
di tengah kekhawatiran krisis ekonomi yang lebih luas dan meningkatnya kekhawatiran terhadap resistennya inflasi AS dan potensi berlanjutnya kenaikan suku bunga Federal Reserve. hang seng di buka anjlok ke level 17630
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17630 | 17530 | 17429 |
| PIVOT | 17750 | ||
| RESISTANCE | 17970 | 18080 | 18200 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17860 |
| Profit target level | 17960 |
| Stop Loss Level | 17760 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17699 |
| Profit Target Level | 17597 |
| Stop Loss Level | 17799 |

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy