|
|
| Prev Close | 20,511 | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Average Vol. (3m) | 2,693,624,242
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
| Day’s Range | 20,503–20,705 | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| Open | 20,941.5 | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| 52 WK range | 14,681–23,701 | ||||||||||||||||||||||||||||||||
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 20845 |
| Profit target level | 21045 |
| Stop Loss Level | 20693 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 20599 |
| Profit Target Level | 20393 |
| Stop Loss Level | 20759 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 27.450,29 | 27.387,46 | 27.308,31 |
| PIVOT | 27.529,44 | ||
| RESISTANCE | 27.592,27 | 27.671,42 | 27.734,25 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 27.500 |
| Profit target level | 27.650 |
| Stop Loss Level | 27.400 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 27.400 |
| Profit Target Level | 27.250 |
| Stop Loss Level | 27.550 |
| Prev Close | 27.513,13 |
| Average Vol. (3m) | 707.776.238 |
| Day’s Range | 27.466,61 – 27.608,59 |
| Open | 27.484,6 |
| 52 WK range | 24.681,74 – 29.222,77 |
.NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Setelah terpukul oleh serangkaian data ekonomi AS yang kuat pada minggu lalu, sekali lagi emas akan menghadapi tantangan dari data ekonomi AS dengan kategori “High Impact* yang berpotensi akan mendominasi pergerakan pasar minggu ini. Pasar emas sejak Awal Februari 2023 telah mengalami penurunan yang cukup signifikan, secara keseluruhan emas telah ambruk sebesar 4,5% sepanjang bulan ini.
Tantangan pertama datang pada hari Selasa (21/02) emas akan menghadapi data ekonomi US Service PMI dan US Manufacturing PMI, sebuah indeks variabel ekonomi untuk melacak pertumbuhan ekonomi AS di sektor jasa dan sektor manufaktur.
Tantangan berikutnya pada operasi pasar terbuka bank sentral Amerika, Investor dan Trader mengenal dengan istilah FOMC Meeting (Federal Open Market Committe) yang akan di rilis secara live pada hari Kamis dini hari (23/02) Pelaku pasar khawatir terhadap agresifitas the Fed yang akan menaikkan suku bunganya kembali di kisaran 0,25% – 0,5%.
Selanjutnya data ekonomi US GDP Q4 pada hari Kamis (23/02) yang mengukur pendapatan nasional dan output pertumbuhan barang dan jasa yang di produksi oleh dalam negeri AS, pada periode waktu yang di tentukan.
Finnaly, di hari Jumat (24/02) emas akan menghadapi alat ukur inflasi yang sangat di sukai oleh the fed yaitu US PCE (Personal Consumption Expenditure) ukuran pengeluaran untuk barang dan jasa yang di konsumsi oleh masyarakat Amerika. Federal Reserve menjadikan laporan PCE ini sebagai alat ukur resmi untuk menentukan tingkat inflasi AS.
Data ekonomi lainnya dari Amerika yang akan mewarnai pergerakan pasar minggu ini adalah :
Existing Home Sales Selasa (21/02)
Initial Jobless Claim, Atlanta Fed President Bostic speaks Kamis (23/02)
Consumer spending, Personal Income, New Home Sales Jum’at (24/02/23)
Prospek Harga Emas Hari Senin (20/02/23) :
Data Perdagangan pada hari Jumat (17/02)
Open: 1,836.05 High: 1,843.52 Low:1,818.82 Close: 1,841.89 Range: +24.70 pts
Technical Persfective
Emas akan menguji area resistance di 1,852.16 – 1,865.05 dengan catatan apabila area 1,845.02 berhasil di tembus. jika gagal emas berpotensi mengalami koreksi 1,836.47 turun lebih luas menuju area 1,827.59 – 1,814.20.
Prospek harga Minyak Hari Senin( 20/02):
Data perdagangan pada hari Jumat (17/02)
Open: 78.49 High: 79.52 Low: 77.91 Close: 78.04 Range: -1,61 pts
Minyak akan menguji area resistance di 77.18- 77.98 pola kenaikan selanjutnya menuju area 78.82 -79.59.
Minyak perlu mempertahankan area 76.29 -75.05 apabila gagal akan terjadi koreksi lebih luas menuju area 74.74 – 73.85
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,845 R2 1,858 R3 1,871
S1 1,830 S2 1,822 S3 1,814
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,830 |
| Profit Target Level | 1,841 |
| Stop Loss Level | 1,823 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,845 |
| Profit Target Level | 1,837 |
| Stop Loss Level | 1,852 |
OIL INTRADAY AREA
R1 76.89 R2 77.54 R3 78.82
S1 75.14 S2 74.74 R3 73.85
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 75.14 |
| Profit Target Level | 76.30 |
| Stop Loss Level | 74.66 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 76.89 |
| Profit Target Level | 75.80 |
| Stop Loss Level | 77.39 |
Market Summary:
Serangkaian data inflasi AS pada aktivitas pasar minggu lalu memberikan sebuah gambaran yang utuh bahwa tingkat permintaan kembali tinggi seiring dengan tingkat pengangguran yang mencapai level terendah sejak Mei 1969. Jumlah pengangguran turun menjadi 3,4% pada bulan Januari 2023 di bawah ekspektasi pasar sebesar 3,6%, hal ini membuat sedikit lebih sulit bagi The Fed untuk menurunkan laju inflasi.
Presiden Federal Reserve Bank of Richmond Thomas Barkin melanjutkan nada yang lebih hawkish mengatakan pasar tenaga kerja tetap “cukup panas” dan “risiko melakukan terlalu banyak melebihi risiko melakukan terlalu sedikit”. Gubernur Federal Reserve Michelle Bowman menambahkan lebih banyak sentimen pasar tersebut, mengisyaratkan bahwa bank sentral perlu terus menaikkan suku bunga sampai inflasi mencapai target 2%.
Data ekonomi yang keluar pada hari Kamis (16/02) menunjukkan harga pemasok naik pada kenaikan bulanan sebesar 0,7%, lebih tinggi dari perkiraan para ekonom sebesar 0,4%. Ditambah dengan data harga konsumen tahunan sebesar 6,4% pada hari Selasa (14/02.) Data terbaru telah mendorong kekhawatiran bahwa bank sentral akan mempertahankan sikap hawkishnya, mendorong suku bunga lebih tinggi, dan mempertahankannya lebih lama.
Market Impact
13 – 17 Februari 2023
1. XAU/USD
Emas tampaknya bersiap untuk mengakhiri pergerakan bearishnya pada minggu keempat Februari, setelah menutup perdagangannya di 1,841.89 pada hari Jumat (17/02), namun tekanan terhadap emas akan tetap berlanjut seiring dengan tren data ekonomi AS yang kuat dan pernyataan hawkish dari beberapa pejabat bank sentral Amerika.
XAU/USD Weekly Movement : Open : 1,863.91 High: 1,870.26 Low: 1,818.82 Close: 1,841.89 Range : 51.44 pts
2. EUR/USD
Terdepresisai dengan mencapai harga terendah pada hari Jumat (17/02) di area 1.06123, bergerak lebih jauh dari tertinggi sembilan bulan di $1,1034 yang disentuh pada tanggal 2 Februari 2023. Pelaku pasar bergegas untuk US dollar di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan tetap berpegang pada kebijakan moneter hawkish.
EUR/USD Weekly Movement : Open : 1.06794 High: 1,08034 Low: 1.06123 Close: 1.06956 Range : 191.10 pts
3. USD/JPY
Melemah setelah harga mencapai 135.095/dollar pada perdagangan di hari Jumat (17/02), level terendah dalam hampir dua bulan karena data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan dan pernyataan hawkish the Fed. Investor juga terus menilai implikasi dari Kazuo Ueda sebagai Gubernur Bank Sentral Jepang.
USD/JPY Weekly Movement : Open : 131.276 High: 135.091 Low: 131.248 Close: 134.149 Range : 384,30
4. GBP/USD
Pound Inggris memperpanjang kerugian dengan menyentuh level terendah di 1.19142 pada perdagangan hari Jumat (17/02), level terendah sejak 5 Januari 2023, dampak sentimen pasar dari Federal Reserve AS yang berpegang teguh pada pengetatan kebijakan moneter yang agresif. Pada saat yang sama, tingkat inflasi Inggris yang lebih lemah dari yang ditakuti mengurangi tekanan pengetatan dari Bank of England.
GBP/USD Weekly Movement : Open : 1.20682 High: 1,22681 Low: 1.19142 Close: 1.20446 Range : 353.90
5. AUD/USD
Turun dengan mencapai level terendah di 0,68 112, level terendah dalam enam minggu karena data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa tingkat pengangguran Australia secara tak terduga naik menjadi 3,7% di atas ekspektasi pasar sebesar 3,5%.
AUD/USD Weekly Movement : Open : 0.69135 High: 0.70282 Low: 0.68112 Close: 0.68779 Range :151 pts
6. NZD/USD
Terdepresiasi mencapai level terendah dalam enam minggu di 0.61934 pada hari Jumat (17/02). survei terbaru dari Reserve Bank of New Zealand menunjukkan ekspektasi inflasi untuk dua tahun ke depan telah turun menjadi 3,3% dari 3,6%, lebih dekat ke kisaran target dolar. 1%-3%. sementara itu tingkat pengangguran juga naik menjadi 3,4%
NZD/USD Weekly Movement : Open : 0.63116 High: 0.63890 Low: 0.61934 Close: 0.62451 Range : 195.60
7. Minyak
Turun 4% dengan mencapai level terendah di $75.05/ barrel pada hari Jumat (17/02) dan menuju penurunan mingguan lebih dari 5%, ditekan oleh kekhawatiran yang masih ada tentang potensi penurunan permintaan, Data ekonomi AS yang lebih panas dari perkiraan mengipasi kekhawatiran lebih banyak kenaikan suku bunga Federal Reserve yang dapat membebani permintaan pada saat persediaan terus meningkat.
OIL Weekly Movement : Open : 79.92 High: 80.59 Low: 75.05 Close: 76.28 Range : 5.54 pts
8. DXY
Indeks dollar naik hampir 1% di jalur untuk membukukan kenaikan ketiga berturut-turut. Indeks dolar menguat di atas 104 pada hari Jumat, mencapai level tertinggi dalam enam minggu di dukung oleh serangkaian data ekonomi AS yang lebih kuat serta pernyataan Presiden Fed St. Louis James Bullard juga menyatakan dia tidak akan menutup kemungkinan untuk mendukung kenaikan sebesar 0,5% pada pertemuan Fed bulan Maret mendatang.
9. Indeks Saham AS
S&P 500 dan Nasdaq berakhir di zona merah pada hari Jumat dan harga minyak ditutup lebih rendah setelah A.S. data ekonomi AS memperkirakan bahwa Federal Reserve akan menjadi lebih agresif dengan kenaikan suku bunga untuk melawan inflasi yang membandel.
Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 129,84 poin, atau 0,39%, menjadi 33.826,69, S&P 500 (.SPX) kehilangan 11,32 poin, atau 0,28%, menjadi 4.079,09 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 68,56 poin, atau 0,58%, menjadi 11.787,27.
10. Indeks Hang Seng
Tergelincir 267,86 poin atau 1,28% dan ditutup pada 20.719,81 pada hari Jumat (17/02), melemah sebesar 2,2% untuk minggu ini, ditekan oleh penurunan tajam dalam saham berjangka AS dan hilangnya bankir terkenal China Bao Fan memicu spekulasi akan tindakan keras baru terhadap industri keuangan negara. Perusahaan Bao China Renaissance Holdings Ltd. mengatakan bahwa pihaknya telah kehilangan kontak dengan bankir tersebut sejak pertengahan minggu, menyebabkan sahamnya anjlok hingga 50% di awal perdagangan Hong Kong.
11. Indeks Nikkei 225
Turun 0,66% menjadi ditutup pada 27.513, sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 0,46% menjadi 1.992 pada hari Jumat, membalikkan kenaikan dari sesi sebelumnya, membebani kerugian besar di Wall Street semalam karena data ekonomi AS yang solid dan pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve.
Saham teknologi memimpin pasar lebih rendah, dengan penurunan signifikan dari Tokyo Electron (-1,7%), SoftBank Group (-2,2%), Renesas Electronics (-3,2%), Recruit Holdings (-4%), dan Keyence (-2,9%) . Indeks kelas berat lainnya juga turun, termasuk Kawasaki Kisen (-1,2%), Sony Group (-2,4%), dan Shin-Etsu Chemical (-1,9%).
WEEK AHEAD
20 – 25 February 2023
1. US Market
Investor akan mengawasi dengan ketat Risalah Rapat FOMC dan pidato pejabat Fed akan menjadi sorotan utama setelah data ekonomi yang kuat memicu spekulasi bahwa Federal Reserve menaikkan suku bunga lebih dari yang dilakukan awal bulan ini dan lebih lama. Pengukur inflasi yang disukai The Fed (Personal Consumption Expenditure) kemungkinan akan mengejutkan pada sisi atas di bulan Januari, mengikuti angka CPI dan PPI bulan lalu yang lebih tinggi dari yang diantisipasi pasar. Investor juga akan mencermati belanja pribadi (Personal Spending & Personal Income, diperkirakan akan menunjukkan belanja konsumen yang tangguh setelah laporan penjualan ritel .bulan Januari.
Selain itu, minggu depan akan menampilkan estimasi kedua untuk PDB kuartal keempat, dengan analis mengharapkan revisi naik menjadi 2,9% dari awal 2,8%. Pembacaan terakhir untuk sentimen konsumen Universitas Michigan dan IMP Global S&P untuk bulan Februari juga akan diwaspadai. Sementara itu, penjualan rumah lama dan baru akan menawarkan wawasan tentang pasar real estat. Pelaku pasar harus mengawasi hasil triwulanan dari Home Depot, Walmart, dan Nvidia. Di tempat lain di Amerika.
2. European Market
Inggris Raya
Indikator Keyakinan Konsumen GfK akan sedikit meningkat di bulan Februari karena ekspektasi untuk tahun depan akan semakin meningkat. Juga, IMP S&P sekilas cenderung menunjukkan sektor swasta Inggris terus berkontraksi tetapi dengan kecepatan yang lebih lambat. Data lain mencakup pengukur CBI untuk pesanan tren industri dan perdagangan distributif, serta pinjaman bersih sektor publik.
Zona Eropa
flash PMI S&P untuk zona euro, Jerman, dan Prancis mungkin akan menunjukkan bulan lain pertumbuhan di sektor swasta pada bulan Februari karena kenaikan manufaktur dan penurunan aktivitas jasa yang lebih lambat. Sementara itu, indikator sentimen ekonomi ZEW Jerman, kepercayaan konsumen GFK, dan indikator iklim bisnis Ifo siap membaik untuk bulan kelima. Data lain yang harus dipantau adalah angka inflasi akhir zona euro untuk bulan Januari dan survei konsumen sekilas; PDB Q4 Jerman dan pembaruan harga konsumen;
3. Asia – Pasific Market
Jepang
Semua mata akan tertuju pada flash PMI untuk bulan Februari, memberikan penilaian pertama atas kondisi ekonomi selama bulan tersebut. Angka inflasi juga akan terjadi, dengan tingkat inti terlihat meningkat menjadi 4,2%, yang akan menjadi angka tertinggi sejak 1981, dari 4% pada bulan Desember
Australia
Flash PMI, indeks harga upah, konstruksi, dan investasi swasta untuk Q4 akan menjadi sorotan. Di Selandia Baru, RBNZ secara luas diperkirakan akan memberikan kenaikan suku bunga 50bps yang lebih kecil setelah kenaikan 75bps pada bulan November
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,850 | R1 1,860 |
| S2 1,815 | R2 1,875 |
| S3 1,794 | R3 1,890 |
Gold Outlook : Bearish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 77.96 | R1 79.59 |
| S2 73.51 | R2 82.36 |
| S3 70.26 | R3 85.87 |
Oil Outlook : Bullish
MARKET COMMENTARY
US INDEX & US STOCKS
Pada hari Kamis, indeks saham utama AS berakhir lebih rendah tajam, karena data inflasi yang lebih kuat dari perkiraan menambah kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan tetap agresif dalam menaikkan suku bunga. Dow Jones Industrial Average turun 431 poin (-1,26%) menjadi 33.696, S&P 500 turun 57 poin (-1,38%) menjadi 4.090, dan Nasdaq 100 turun 245 poin (-1,93%) menjadi 12.442.
Data ekonomi AS menunjukkan bahwa harga produsen tumbuh 6,0% secara year pada Januari (vs +5,6% diharapkan, +6,5% pada Desember). Harga produsen rebound 0,7% pada bulan (vs + 0,2% diharapkan, -0,2% pada bulan Desember).
Juga, jumlah terbaru dari klaim pengangguran awal turun menjadi 194.000 (vs 198.000 diharapkan).
Imbal hasil Treasury 10-tahun AS melonjak 6,2 basis poin menjadi 3,867%.
Sektor mobil (-4,51%), semikonduktor (-2,8%), dan perangkat lunak & jasa (-2,05%) paling banyak mengalami kerugian.
Shopify (SHOP) merosot 15.88% setelah perusahaan e-commerce mengatakan pertumbuhan pendapatan akan melambat pada kuartal saat ini.
Tesla (TSLA) kehilangan 5,69% setelah pembuat kendaraan listrik mengumumkan penarikan kembali 362.000 kendaraan di AS karena memperbarui perangkat lunak self-driving penuhnya.
Baik Microsoft (MSFT) dan Meta Platforms (META) turun 2,66%, Amazon.com (AMZN) turun 2,98%, Alphabet (GOOGL) turun 1,48%, dan Apple (AAPL) turun 1,04%.
Di sisi lain, Roku (ROKU) melonjak 11,15%, Cisco Systems (CSCO) naik 5,24%, dan Twilio (TWLO) melonjak 14,23%, setelah perusahaan melaporkan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.
INDEX EROPE
Saham Eropa ditutup sedikit lebih tinggi. DAX 40 naik 0,18%, CAC 40 naik 0,89%, dan FTSE 100 naik 0,18%.
COMMODITY
Minyak mentah berjangka WTI AS sedikit berubah pada $ 78,11 per barel.
Harga emas datar di $1.836 per ons.

Dolar AS tetap kuat terhadap mata uang utama lainnya, didorong oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi lebih lama. Indeks dolar menguat ke 104,03.
EUR/USD turun 19 pips ke level 1.0670.
GBP/USD turun 48 pips ke 1.1982.
USD/JPY turun 21 pips menjadi 133,95.
AUD/USD turun 28 pips ke level 0,6875.
USD/CHF menambahkan 22 pips ke level 0,9260.
USD/CAD naik 64 pips ke level 1.3458. Gubernur Bank of Canada Tiff Macklem menegaskan kembali bahwa ekonomi tetap terlalu panas dan pasar kerja terlalu ketat, mengisyaratkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Bitcoin mengalami perdagangan yang fluktuatif, karena melampaui level kunci $25.000 sebelum jatuh kembali ke level di bawah $24.000.

| Prev Close | 20,987.67 |
| Average Vol. (3m) | 2,693,624,242 |
| Day’s Range | 20,916–21,071 |
| Open | 21,006 |
| 52 WK range | 14,597.31–24,763.37 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 21107 |
| Profit target level | 21307 |
| Stop Loss Level | 20959 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 20910 |
| Profit Target Level | 20710 |
| Stop Loss Level | 21080 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 20791 | 20597 | 20352 |
| PIVOT | 21042 | ||
| RESISTANCE | 21312 | 21520 | 21720 |
Saham AS mengalami penurunan terburuk dalam sebulan pada hari Kamis setelah data PPI yang dirilis lebih memanas dari ekspektasi, serta pembicaraan tentang kenaikan suku bunga yang lebih agresif mengguncang pasar.
S&P 500 turun 57,19 poin, atau 1,4%, berakhir di dekat 4.090,41, . Dow Jones Industrial Average turun 431,20 poin, atau 1,3%, berakhir di dekat 33.696,85. Nasdaq turun 214,76 poin, atau 1,8%, ditutup di dekat 11.855,83.
Untuk Dow dan S&P 500, itu menandai penurunan persentase harian terburuk dalam waktu sekitar satu bulan.
Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard pada hari Kamis mengatakan dia bergabung dengan Presiden Fed Cleveland, Loretta Mester dalam menganjurkan kenaikan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan bank sentral awal bulan ini. Bullard dan Mester bukan anggota pemungutan suara komite suku bunga Fed tahun ini, mereka dirotasi setelah pemungutan suara tahun lalu.
Pada pertemuan Fed, 12 pemilih dengan suara bulat memilih untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga mereka dari 50 basis poin ke pergerakan 25 basis poin yang lebih kecil, membawa suku bunga naik menjadi 4,5%-4,75%. Dalam pidatonya, Bullard mengatakan kenaikan suku bunga lebih lanjut diperlukan untuk menjaga agar inflasi tetap turun tahun ini.
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 27.619,82 | 27.543,20 | 27.489,28 |
| PIVOT | 27.673,74 | ||
| RESISTANCE | 27.750,36 | 27.804,28 | 27.880,90 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 27.600 |
| Profit target level | 27.750 |
| Stop Loss Level | 27.450 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 27.500 |
| Profit Target Level | 27.350 |
| Stop Loss Level | 27.650 |
| Prev Close | 27.696,44 |
| Average Vol. (3m) | 706.236,756 |
| Day’s Range | 27.469,5 – 27.487 |
| Open | 27.469,5 |
| 52 WK range | 24.681,74 – 29.222,77 |
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Emas mengakhiri perdagangan pada hari Kamis dengan melemah kembali terhadap US Dollar, emas mencapai harga terendah di 1,827.56 di sesi pasar Amerika. Emas tertekan oleh dollar yang lebih kuat dan kenaikan imbal hasil Treasury setelah data inflasi yang panas (US PPI) serta turunnya klaim pengangguran (US Jobless Claim) memberikan kekhawatiran terhadap pelaku pasar akan sikap Federal Reserve yang lebih agresif.
Indeks harga produsen (US PPI) untuk permintaan akhir di AS meningkat 0,7% bulan ke bulan pada Januari 2023, tertinggi dalam tujuh bulan dan lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 0,4%. Harga barang melonjak 1,2%, juga kenaikan terbesar sejak naik 2,1% pada Juni 2022, dipimpin oleh kenaikan biaya bensin sebesar 6,2%. Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran (US Jobless Claim) tiba-tiba turun 1.000 menjadi 194.000 yang disesuaikan secara musiman, di bawah perkiraan perkiraan pasar untuk klaim sebesar 200.000.
Indeks dollar kembali masuk dalam territory positif dan mencapai puncak enam minggu di 104.37. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun (US 10yr – Treasury note) naik menjadi 3,86%. Sementara itu tiga indeks saham utama AS berakhir di zona merah Dow Jones Industrial Average turun 101,03 poin, atau 0,3%, menjadi 34.027,02, S&P 500 kehilangan 12,63 poin, atau 0,30%, menjadi 4.134,97, dan Nasdaq Composite (turun 46,81 poin, atau 0,39% menjadi 12.023,78.
Minyak di tutup di di area $78.04/ barrel pada hari Kamis, di tengah kekhawatiran tentang permintaan jangka pendek yang lesu, terutama di AS, mendorong investor untuk melepaskan beberapa posisi beli setelah reli yang membuat harga minyak mencapai harga tertinggi di $80.59 pada 13 Februari.
Prospek Harga Emas Hari ini:
Data Perdagangan untuk tanggal 16/02/23
Open: 1,835.61 High: 1,845.27 Low:1,827.56 Close: 1,836.75 Range: –17,71 pts
Technical Persfective
Emas perlu mempertahankan Area 1,825.01 jika gagal emas berpotensi turun menuju level harga selanjutnya di area 1,815.95 – 1,804.30.
Area pemulihan harga emas, menghadapi tantangan di rentang area 1,842. 54 – 1,845.02 jika berhasil, emas akan melanjutkan penguatannya kembaji untuk menguji rentang area 1,859.99 – 1,865.02
Prospek harga Minyak Hari ini:
Data perdagangan untuk tanggal 16/02/23
Open: 78.49 High: 79.52 Low: 77.91 Close: 78.04 Range: -1,61 pts
Dorongan indikasi kenaikan harga minyak selanjutnya berada di rentang area 78.45 – 78.60 sebelum menguji area resistance selanjutnya di area 79.54 dan 80.28
Tekanan indikasi penurunan selanjutnya berada di rentang area di 77. 50 -77.24 sebelum menguji ulang area support dan zona pasokan utama di 76.52
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,845 R2 1,858 R3 1,869
S1 1,826 S2 1,818 S3 1,810
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,826 |
| Profit Target Level | 1,837 |
| Stop Loss Level | 1,819 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,844 |
| Profit Target Level | 1,836 |
| Stop Loss Level | 1,851 |
OIL INTRADAY AREA
R1 78.60 R2 79.54 R3 80.28
S1 77.24 S2 76.52 R3 75.79
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 77.24 |
| Profit Target Level | 78.30 |
| Stop Loss Level | 76.74 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 78.60 |
| Profit Target Level | 77.58 |
| Stop Loss Level | 79.10 |
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy