| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17172 | 17044 | 16906 |
| PIVOT | 17276 | ||
| RESISTANCE | 17389 | 17501 | 17649 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17412 |
| Profit target level | 17512 |
| Stop Loss Level | 17312 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17152 |
| Profit Target Level | 17052 |
| Stop Loss Level | 17252 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Pekan ini Laporan Indeks Harga Konsumen periode bulan Oktober yang akan dirilis pada hari Selasa(14/11) akan memberikan investor gambaran mengenai inflasi, setelah beberapa pejabat Federal Reserve pekan lalu mencoba untuk tetap membuka kemungkinan kenaikan suku bunga di masa depan.
Investor juga akan menghadapi jadwal yang penuh dengan informasi terkini mengenai kesehatan konsumen AS seiring dengan dimulainya musim belanja liburan.
Ekonom memperkirakan inflasi di sektor konsumen dalam laporan data US Core CPI turun menjadi 3,3% untuk periode bulan Oktober dari kenaikan 3,7% yang terealisasi di bulan September. CPI diperkirakan naik 0,1% dibandingkan bulan sebelumnya, turun dari kenaikan 0,3% di bulan September. Penurunan harga energi diperkirakan akan mendorong sebagian besar perlambatan ini.
Pada basis “inti”, yang tidak termasuk kategori pangan dan energi yang bergejolak, CPI diperkirakan naik 4,1% dibandingkan tahun lalu di bulan Oktober, tidak berubah dari bulan September. Kenaikan harga inti bulanan diperkirakan sebesar 0,3%, juga sejalan dengan bulan sebelumnya.
Moderasi pertumbuhan upah dan lapangan kerja, seiring dengan melambatnya permintaan barang dan jasa, berkurangnya inflasi sewa dan berkurangnya kekuatan harga akan menyebabkan disinflasi lebih lanjut dan mendukung The Fed untuk mempertahankan suku bunga.
Minggu ini juga pasar akan melihat secara utuh mengenai belanja konsumen AS, sebuah tren utama dalam perekonomian tahun 2023.
Pasar melihat laporan penjualan ritel bulan Oktober menunjukkan adanya penurunan dalam selera belanja konsumen. Data menunjukkan para ekonom memproyeksikan penjualan ritel turun 0,3% di bulan Oktober dibandingkan bulan sebelumnya, yang akan menandai angka negatif pertama sejak bulan Maret.
Bank of America mengatakan data agregat dari kartu kredit dan debit menunjukkan penurunan belanja sebesar 0,5% selama bulan Oktober dibandingkan tahun sebelumnya.
Investor emas kembali mengalihkan fokus pada kebijakan moneter AS karena ketidakpastian geopolitik yang mendorong harga ke $2.000 terus melemah. Meskipun Israel secara intensif melakukan serangan darat di Gaza dalam perang barunya dengan Hamas, namun eskalasinya tidak besar dan tidak ada kejutan yang mendorong harga emas untuk menguat.
Harga emas berpotensi mengalami penurunan pada minggu depan, namun harga emas bertahan jauh lebih baik dibandingkan minyak, yang juga menderita karena kekhawatiran geopolitik perdagangan yang terus mereda.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan minggu ketiga, penurunan beruntun terburuk sejak akhir April.
Harga minyak yang lebih rendah dapat menguntungkan emas karena membantu meredakan kekhawatiran inflasi, memberikan ruang bagi Federal Reserve untuk mengurangi retorika hawkishnya.
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Senin(13/11/23)
Data Perdagangan pada hari Jumat (10/11)
Open: 1,958.31 High: 1,960.68 Low: 1,932.93 Close: 1,937.16 Range: $27.10
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,949.01 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,960.18 – 1,972.31
Untuk area support emas akan menguji level harga1,931.94 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,922.75- 1,912.35
Prospek Harga Minyak Hari Senin (13/11/23)
Data perdagangan pada hari Jumat(10/11)
Open: 75.57 High: 77.71 Low: 75.29 Close: 77.37 Range: $2.41
Minyak tetap akan menguji area resistance di 77.58 dengan dorongan lebih luas menuju area 78.55 – 79.88
Untuk area support Minyak akan menguji area 76.42 dengan tekanan lebih dalam menuju area 75.20 – 74.50
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,943 R2 1,956 R3 1,969
S1 1,930 S2 1,922 S3 1,914
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,930 |
| Profit Target Level | 1,941 |
| Stop Loss Level | 1,923 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,943 |
| Profit Target Level | 1,935 |
| Stop Loss Level | 1950 |
OIL INTRADAY AREA
R1 77.58 R2 78.55 R3 79.88
S1 76.42 S2 75.20 R3 74.50
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 76.42 |
| Profit Target Level | 77.50 |
| Stop Loss Level | 75.92 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 77.58 |
| Profit Target Level | 76.50 |
| Stop Loss Level | 77.08 |
NEWS FLASH
Economic News & analysis
Weekend edition
Market Summary
Emas turun lebih dari 1% pada hari Jumat dan menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut karena berkurangnya permintaan safe-haven sementara sikap hawkish dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell menjadi kunci utama melemahnya harga emas.
Emas sejauh ini telah kehilangan sekitar $70 sejak mencapai level diatas $2.000 pada minggu lalu. Harga emas turun 1,1% pada perdagangan di hari Jumat menjadi $1,936.09 dan turun 2,8% dalam minggu terburuk dalam enam minggu terakhir.
Patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun dan indeks dollar (.DXY) menuju kenaikan mingguan, membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik bagi investor.
Emas akan terus diperdagangkan sideways ke level lebih rendah dalam waktu dekat kecuali Pasar melihat peningkatan peristiwa geopolitik dan laporan ekonomi AS yang lemah.
Rilis data hari Jumat mengenai Sentimen konsumen University of Michigan untuk AS turun menjadi 60,4 pada November 2023, terendah dalam enam bulan, dibandingkan dengan 63,8 pada bulan Oktober dan perkiraan sebesar 63,7, menurut perkiraan awal.
Indeks yang mengukur kondisi ekonomi saat ini turun menjadi 65,7 dari 70,6 dan ekspektasi konsumen turun menjadi 56,9 dari 59,3, di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai dampak negatif dari tingginya suku bunga dan Konflik Gaza yang tengah berlangsung.
Di pasar mata uang, indeks dolar turun 0,11% menjadi 105,79, dan euro menguat 0,16% menjadi $1,0683.
Yen Jepang melemah karena para pedagang tetap mewaspadai kemungkinan intervensi untuk menopang mata uang yang sedang kesulitan. Yen melemah 0,12% pada 151,51 per dolar.
Dolar menyentuh level tertinggi satu minggu terhadap dolar Australia dan Selandia Baru.
Harga minyak naik hampir 2% karena beberapa spekulan terus mengambil keuntungan dari posisi short, namun tetap berada pada jalur kerugian minggu ketiga karena tanda-tanda melambatnya permintaan.Minyak mentah AS naik $1,43 menjadi $77,17/barrel.
Wall Street menguat pada hari Jumat, karena imbal hasil Treasury stabil dan investor mencerna data terbaru dan komentar hawkish Fed. S&P 500 naik 1,5%, menyentuh level tertinggi 7 minggu dan Nasdaq melonjak 2% sementara Dow Jones melonjak 391 poin.
Untuk ulasan dan analisa pasar edidi weekend sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
AGENDA DATA EKONOMI HIGH IMPACT MINGGU DEPAN
13 November – 17 November 2023
1. US Market
Rilis yang paling penting adalah CPI bulan Oktober. Harga konsumen terlihat naik 0,1% dari bulan September, yang menandai angka terendah dalam empat bulan, sebagian besar disebabkan oleh penurunan harga bensin.
Namun jika tidak termasuk bahan bakar dan energi, CPI inti kemungkinan naik 0,3%, sama seperti pada bulan September, sehingga tingkat tahunan stabil di 4,1%.
Sementara itu, penjualan ritel diperkirakan turun 0,1%, menandai penurunan pertama dalam tujuh bulan. Indikator penting lainnya yang harus diikuti termasuk harga produsen, produksi industri, Indeks Manufaktur Fed Philadelphia, Indeks Pasar Perumahan NAHB, izin bangunan dan perumahan baru.
Pada saat yang sama, musim pendapatan berlanjut dengan Home Depot, Cisco, Target, Walmart, dan Applied Materials diantara perusahaan-perusahaan yang akan melaporkan hasil pendapatan kuartalnya
2. European Market
Indikator Sentimen Ekonomi ZEW di Jerman diperkirakan akan meningkat ke level tertinggi dalam delapan bulan, sementara output industri di Kawasan Euro kemungkinan akan menurun pada bulan September.
Selain itu, Kawasan Euro akan menerbitkan perkiraan kedua PDB Kuartal 3, sementara Belanda, Polandia, dan Rusia akan menerbitkan perkiraan awal.
Update inflasi di Kawasan Euro, Perancis, dan Italia juga akan dirilis. Data penting lainnya termasuk perdagangan luar negeri Kawasan Euro, harga grosir Jerman, data pengangguran Perancis, dan output industri Swiss.
3. United Kingdom Market
kalender ekonomi mencakup laporan penting mengenai inflasi, pengangguran, dan penjualan ritel. Tingkat inflasi tahunan di Inggris diperkirakan akan turun ke level terendah dalam 2 tahun sebesar 4,8% dari 6,7% pada bulan September.
Selain itu, penjualan ritel diperkirakan akan meningkat kembali, sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan terus melanjutkan tren kenaikannya di Triwulan ke-3.
4. Asia Pasifik Market
Semua perhatian akan tertuju pada angka produksi industri, penjualan ritel, pengangguran, pinjaman, dan investasi Tiongkok untuk bulan Oktober.
Data sebelumnya untuk periode tersebut menunjukkan bahwa negara dengan ekonomi terbesar di Asia ini gagal mempertahankan pemulihan ekonominya sejak kuartal ketiga, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa target pertumbuhan PDB Beijing sebesar 5% untuk tahun ini mungkin tidak dapat tercapai.
Sementara itu, PDB Jepang diperkirakan akan menunjukkan kontraksi baru pada kuartal ketiga, sementara neraca perdagangan bulan Oktober akan mengungkap dampak berlanjutnya depresiasi yen.
Di Australia, investor menunggu sejumlah indikator berwawasan ke depan, termasuk kepercayaan konsumen Westpac bulan November. , indeks kepercayaan bisnis NAB bulan Oktober, dan data tenaga kerja utama.
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,922 | R1 1,952 |
| S2 1,907 | R2 1,967 |
| S3 1,9892 | R3 1,982 |
Gold Outlook : Bearish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 74.87 | R1 79.37 |
| S2 72.37 | R2 81.62 |
| S3 69.87 | R3 84.12 |
Oil Outlook : Bearish
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Emas mempertahankan beberapa kenaikannya pada hari Kamis setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menegaskan kembali perlunya suku bunga yang lebih tinggi untuk mengendalikan inflasi.
Powell mengatakan para pejabat Fed “tidak yakin” bahwa suku bunga belum cukup tinggi untuk menyelesaikan perjuangan melawan inflasi, sehingga mengirimkan dollar AS dan imbal hasil Treasury lebih tinggi.
Komentar Powell tidak terlalu dovis sehingga menghambat kenaikan lebih lanjut pada emas, meskipun telah mematahkan penurunan tiga hari berturut-turut,. Harga emas naik 0,4% menjadi $1,957.62 setelah menyentuh level terendah sejak 18 Oktober di $1,944.68
Faktor penguatan emas didukung pula oleh data US Jobless Claims dimana jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran bertambah 1.000 dari 217.000 pada pekan yang berakhir 9 November, relatif dekat. ke level tertinggi dalam 7 minggu sejak akhir Oktober dan sejalan dengan ekspektasi pasar sebesar 218.000.
Imbal hasil obligasi 10 tahun naik 12,4 basis poin (bps) menjadi 4,632% dan imbal hasil obligasi dua tahun, yang mencerminkan ekspektasi suku bunga, naik 9,9 bps menjadi 5,035%.
Angka inflasi Tiongkok pada bulan Oktober juga menunjukkan penurunan sebesar 0,1% dibandingkan bulan September dan penurunan tahun-ke-tahun sebesar 0,2%, menunjukkan masih lemahnya permintaan di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.
US Dollar menguat 0,26% pada 151,35 yen dan euro turun 0,40% pada $1,0667. Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap mata uang mitra dagang utama, naik 0,39% 105,89.
Patokan Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS menetap pada $75,74 per barel, naik 41 sen, atau 0,54%. kekhawatiran permintaan dan memudarnya risiko perang telah memicu aksi jual awal pekan ini.
Data ekonomi Pekan Ini :
US Prelim UoM Consumer Sentiment
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Jumat(10/11/23)
Data Perdagangan pada Kamis (10/11)
Open: 1,949.77.00 High: 1,965.52 Low: 1,944.68 Close: 1,958.06 Range: $21.10
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,965.88 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,983..02- 1,992.97
Untuk area support emas akan menguji level harga1,949.15 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,931.94- 1,922.50
Prospek Harga Minyak Hari Jumat (10/11/23)
Data perdagangan pada Kamis(09/11)
Open: 75.64.89 High: 77.11. Low: 75.20 Close: 75.50 Range: $3.86
Minyak tetap akan menguji area resistance di 76.85 dengan dorongan lebih luas menuju area 77.31 – 78.55
Untuk area support Minyak akan menguji area 74.50 dengan tekanan lebih dalam menuju area 73.88 – 72.72
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,963 R2 1,976 R3 1,989
S1 1,950 S2 1,942 S3 1,934
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,950 |
| Profit Target Level | 1,961 |
| Stop Loss Level | 1,943 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,963 |
| Profit Target Level | 1,955 |
| Stop Loss Level | 1970 |
OIL INTRADAY AREA
R1 82.41 R2 83.37 R3 84.62
S1 80.30 S2 79.33 R3 78.68
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 76.27 |
| Profit Target Level | 77.20 |
| Stop Loss Level | 75.77 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 77.90 |
| Profit Target Level | 76.85 |
| Stop Loss Level | 78.40 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17589 | 17431 | 17271 |
| PIVOT | 17746 | ||
| RESISTANCE | 17911 | 18071 | 18240 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17780 |
| Profit target level | 17911 |
| Stop Loss Level | 17678 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17575 |
| Profit Target Level | 17441 |
| Stop Loss Level | 17685 |
| Prev Close | 17.575 |
| Average Vol. (3m) | 2.318.230.014 |
| Day’s Range | 17.493,5–17.631 |
| Open | 17.685,25 |
| 52 WK range | 15.945,2–22.700,85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
US Dollar kembali menguat dari aksi jual tajam seiring dengan menurunnya intensitas perang Israel – Hamas dan meningkatnya kepercayaan bahwa The Fed telah mengakhiri kenaikan suku bunga, meskipun ada sedikit kesepakatan mengenai apakah penurunan suku bunga akan segera terjadi karena inflasi masih di atas target 2% bank sentral AS.
Harga obligasi bergerak berbanding terbalik dengan imbal hasilnya. Ketua Fed Jerome Powell tidak mengomentari kebijakan moneter atau prospek ekonomi dalam pidatonya pada konferensi statistik bank sentral AS pada hari Rabu. Investor telah meningkatkan optimismenya terhadap penurunan suku bunga The Fed tahun depan, meskipun waktunya tidak jelas.
Pasar memperkirakan hampir 50% peluang penurunan suku bunga setidaknya 25 basis poin pada bulan Mei, menurut FedWatch Tool CME Group, naik dari sekitar 41% pada minggu sebelumnya.
Di Zona Euro, Penjualan ritel turun 0,3% pada bulan September, menandai penurunan bulan ketiga berturut-turut dan melebihi ekspektasi pasar yaitu penurunan 0,2%, menunjukkan permintaan konsumen terus menghadapi tantangan karena tingginya inflasi dan meningkatnya biaya pinjaman dalam beberapa tahun.
Indeks dolar memangkas beberapa kenaikan sebelumnya tetapi berhasil bertahan di wilayah positif untuk sesi ketiga pada hari Rabu dan diperdagangkan di sekitar 105,7.
Imbal hasil Treasury AS 10-tahun menyentuh 4,5%, level terendah sejak 27 September, seiring para pedagang menilai kebijakan moneter prospek dan memantau lelang obligasi.
Harga emas turun untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Rabu karena investor mencari isyarat baru mengenai sikap suku bunga bank sentral AS,
Harga emas di pasar spot turun 1% menjadi $1,947.37 penurunan harian terbesar sejak 2 Oktober. Emas naik lebih dari 7% pada bulan Oktober karena konflik di Timur Tengah meningkatkan permintaan emas.
Minyak mentah berjangka WTI turun hampir $75 per barel pada hari Rabu, terendah sejak 20 Juli, didorong oleh kekhawatiran permintaan yang muncul dari konsumen terbesar, Tiongkok dan Amerika Serikat.
Ekspor Tiongkok yang lebih lemah dari perkiraan pada bulan Oktober menambah kekhawatiran terhadap permintaan global. Lebih jauh lagi, laporan pemerintah AS memperkirakan bahwa permintaan bensin Amerika akan mencapai titik terendah dalam 20 tahun per kapita pada tahun depan.
S&P 500 (.SPX) naik 0,10% dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 0,08% untuk memperpanjang kenaikan beruntun mereka menjadi delapan dan sembilan sesi berturut-turut. Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 0,12%,
Data ekonomi Pekan Ini :
Kamis : Initial Jobless Claims, Fed Chair Jerome Powell on panel at IMF
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Kamis (09/11/23)
Data Perdagangan pada Rabu (08/11)
Open: 1,968.20 High: 1,971.01 Low: 1,947.37 Close: 1,949.34 Range: $24.10
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,959.79 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,970.77 – 1,983.02
Untuk area support emas akan menguji level harga1,945.35 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,936.67 – 1,922.75
Prospek Harga Minyak Hari Kamis (09/11/23)
Data perdagangan pada Rabu(08/11)
Open: 77.11 High: 77.50 Low: 74.93 Close: 75.48 Range: $3.86
Minyak akan menguji area resistance di 76.85 dengan dorongan lebih luas menuju area 77.31 – 78.55
Untuk area support Minyak akan menguji area 74.50 dengan tekanan lebih dalam menuju area 73.88 – 72.72
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,954 R2 1,967 R3 1,980
S1 1,941 S2 1,933 S3 1,925
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,941 |
| Profit Target Level | 1,954 |
| Stop Loss Level | 1,948 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,954 |
| Profit Target Level | 1,946 |
| Stop Loss Level | 1961 |
OIL INTRADAY AREA
R1 76.85 R2 77.31 R3 78.55
S1 74.50 S2 73.88 R3 72.72
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 74.50 |
| Profit Target Level | 75.55 |
| Stop Loss Level | 74.00 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 76.85 |
| Profit Target Level | 75.80 |
| Stop Loss Level | 77.35 |
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy