indeks Nikkei merosot dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor memanfaatkan reli yang sebelumnya berlangsung.
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 32.400 |
| Profit Target Level | 31.745 |
| Stop Loss Level | 32.700 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17562 | 17393 | 17218 |
| PIVOT | 17711 | ||
| RESISTANCE | 17874 | 18039 | 18217 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17892 |
| Profit target level | 18037 |
| Stop Loss Level | 17789 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17527 |
| Profit Target Level | 17386 |
| Stop Loss Level | 17630 |
| Prev Close | 17,660 |
| Average Vol. (3m) | 2,337,456,571 |
| Day’s Range | 17,601-17,732.5 |
| Open | 17,685.25 |
| 52 WK range | 15,945.2–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Dollar menguat dan Emas jatuh mencapai level terendah dalam dua minggu pada hari Selasa. Rally US Dollar dipicu oleh pernyataan Federal Reserve mengenai ekonomi AS yang terlalu kuat sehingga memerlukan kenaikan suku bunga lagi untuk mengendalikan inflasi. Emas jatuh sebesar 1% lebih dengan mencapai harga terendah di $1,956.16 pada perdagangan hari Selasa.
Imbal hasil Treasury turun karena pidato pejabat Fed lainnya pada hari Selasa yang menyatakan bahwa bank sentral AS mungkin sudah mendekati akhir dari siklus pengetatan, sehingga membantu indeks ekuitas AS untuk naik.
Nasdaq menguat hampir 1% karena saham-saham pertumbuhan berkapitalisasi besar melonjak. Namun Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan “ledakan” pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal ketiga pada tingkat tahunan sebesar 4,9% memerlukan perhatian saat bank sentral AS mempertimbangkan langkah kebijakan berikutnya.
Gubernur Fed Michelle Bowman mengatakan ia menganggap angka PDB baru-baru ini sebagai bukti bahwa perekonomian AS tidak hanya “tetap kuat”, namun mungkin telah bertambah cepat dan memerlukan tingkat kebijakan Fed yang lebih tinggi.
US Dollar menguat karena reli mata uang berisiko minggu lalu terhenti, menguat terhadap euro setelah penurunan produksi industri Jerman yang lebih besar dari perkiraan pada bulan September. Dollar secara luas masih cukup kuat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, indeks dolar naik 0,25% menjadi 105,52, dan euro turun 0,2% menjadi $1,0694.
Euro dan sebagian besar mata uang lainnya menguat tajam terhadap dolar pada minggu lalu setelah berbagai data – terutama laporan tenaga kerja AS yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja melambat pada bulan Oktober.
Pedagang mata uang juga fokus pada dollar Australia, yang turun sekitar 1,1% menjadi $0,642 setelah Reserve Bank of Australia mengumumkan kenaikan 25 basis poin, seperti yang diperkirakan, membawa suku bunga ke level tertinggi dalam 12 tahun di 4,35%. Namun bank sentral melunakkan pernyataannya mengenai perlunya tindakan lebih lanjut.
Imbal hasil Treasury merosot menjelang lelang obligasi besar-besaran minggu ini. Imbal hasil acuan AS bertenor 10-tahun telah turun dalam lima dari enam sesi terakhir, dan imbal hasil obligasi 30-tahun dalam empat dari lima sesi terakhir.
Imbal hasil obligasi dua tahun, yang mencerminkan ekspektasi suku bunga, turun 2,8 basis poin menjadi 4,913%, sedangkan imbal hasil obligasi 10 tahun merosot 8,7 basis poin menjadi 4,575%.
Di China data menunjukkan impor tumbuh secara tak terduga di bulan Oktober, sementara ekspor berkontraksi lebih cepat dari perkiraan. dalam serangkaian indikator ekonomi menunjukkan pemulihan di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini masih belum merata.
Hang Seng Hong Kong (.HIS) turun 1,7%, sedangkan blue chips Tiongkok daratan (.CSI300) turun 0,4%.
Minyak mentah berjangka WTI turun lebih dari 4% dengan mencapai harga terendah di $77.16/ barrel, terendah sejak 25 Agustus, menyusul laporan Tiongkok mengenai penurunan ekspor yang lebih buruk dari perkiraan pada bulan Oktober.
Dari sisi pasokan, produsen minyak mentah utama Arab Saudi dan Rusia menegaskan kembali komitmen mereka terhadap pengurangan pasokan minyak secara sukarela hingga akhir tahun.
Nasdaq Composite (.IXIC) naik 0,9%, S&P 500 (.SPX) naik 0,28% dan Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 0,17%.
Data ekonomi Pekan Ini :
Kamis : Initial Jobless Claims, Fed Chair Jerome Powell on panel at IMF
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Rabu(08/11/23)
Data Perdagangan pada Selasa (07/11)
Open: 1,977.00 High: 1,978.26 Low: 1,956.16 Close: 1,968.72 Range: $22.10
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,984.30 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,997.45- 2,010.20
Untuk area support emas akan menguji level harga1,954.18 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,942.32- 1,934.38
Prospek Harga Minyak Hari Rabu (08/11/23)
Data perdagangan pada Selasa(07/11)
Open: 80.89 High: 81.02 Low: 77.16 Close: 77.43 Range: $3.86
Minyak akan menguji area resistance di 77.90 dengan dorongan lebih luas menuju area 78.55 – 79.89
Untuk area support Minyak akan menguji area 76.27 dengan tekanan lebih dalam menuju area 75.11 – 74.06
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,973 R2 1,986 R3 1,999
S1 1,960 S2 1,952 S3 1,944
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,960 |
| Profit Target Level | 1,971 |
| Stop Loss Level | 1,953 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,973 |
| Profit Target Level | 1,965 |
| Stop Loss Level | 1980 |
OIL INTRADAY AREA
R1 82.41 R2 83.37 R3 84.62
S1 80.30 S2 79.33 R3 78.68
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 76.27 |
| Profit Target Level | 77.20 |
| Stop Loss Level | 75.77 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 77.90 |
| Profit Target Level | 76.85 |
| Stop Loss Level | 78.40 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17393 | 171393 | 16851 |
| PIVOT | 17631 | ||
| RESISTANCE | 17874 | 18121 | 18421 |
| OPEN POSITION | BUY LIMIT |
| Price Level | 17462 |
| Profit target level | 17629 |
| Stop Loss Level | 17357 |
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 17874 |
| Profit Target Level | 17631 |
| Stop Loss Level | 18206 |
| Prev Close | 17,965 |
| Average Vol. (3m) | 2,329,471,813 |
| Day’s Range | 17,733–17,895 |
| Open | 17,840 |
| 52 WK range | 15,945.2–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Emas melemah pada hari Senin pada saat imbal hasil Treasury AS naik, dengan investor tetap berhati-hati karena mereka bersiap menghadapi sejumlah pembicara Federal Reserve minggu ini termasuk Jerome Powell untuk mendapatkan kejelasan mengenai penurunan suku bunga AS. Harga emas di pasar turun 0,7% menjadi $1,977.40 setelah naik di atas level utama $2.000 pada hari Jumat.
Tingkat resiko yang disiapkan oleh Investor (Risk Appetite) sedikit lebih baik dan setelah beberapa waktu ini tidak ada perkembangan besar dan mengejutkan dari perang Israel-Hamas. Hal ini menghilangkan sedikit minat beli terhadap emas emas.
Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun naik sekitar 10 basis poin mendekati 4,65% pada hari Senin, pulih dari tingkat Penurunan 11 basis poin pada hari Jumat karena para pedagang terus menilai prospek kebijakan moneter dan penerbitan obligasi baru.
Para pelaku pasar memperhitungkan kemungkinan 90% bahwa Fed akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah pada bulan Desember, menurut CME FedWatch tool..
Indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang lainnya, naik 0,12% pada 105,19 setelah turun di bawah area 105 pada hari Senin.
Euro tergelincir 0,05% menjadi $1,0723 setelah sebelumnya mencapai level tertinggi delapan minggu di 1,0756 menyusul lonjakan 1% pada hari Jumat. Dollar telah melemah dalam beberapa sesi terakhir bahkan terhadap yen yang melemah hingga berada di area 149,975 yen.
Penurunan dollar dan imbal hasil telah membantu menopang emas, karena investor dengan hati-hati kembali ke aset-aset berisiko.
Harga minyak naik tipis setelah eksportir utama Arab Saudi dan Rusia menegaskan kembali komitmen mereka terhadap pengurangan pasokan minyak secara sukarela hingga akhir tahun.
S&P 500 bertambah sekitar 0,2% dan Nasdaq naik 0,3% sementara Dow Jones naik 0,1% pada perdagangan hari Senin, setelah tiga indeks utama AS ini membukukan kinerja mingguan terbaiknya sepanjang tahun ini
Data ekonomi Pekan Ini :
Selasa : US Trade Deficit, Consumer Credit
Kamis : Initial Jobless Claims, Fed Chair Jerome Powell on panel at IMF
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Senin(06/11/23)
Data Perdagangan pada Selasa (07/11)
Open: 1,989.76 High: 1,993.04 Low: 1,977.40.16 Close: 1,997.65 Range: $20.82
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,985.90 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,992.37- 2,003.17
untuk area support emas akan menguji level harga1,971.61 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,966.80 – 1,958.63
Prospek Harga Minyak Hari Selasa(07/11/23)
Data perdagangan pada Senin(03/11)
Open: 81.12 High: 82.21 Low: 80.64 Close: 80.84 Range: $3.48
Minyak tetap akan menguji area resistance di 82.41 dengan dorongan lebih luas menuju area 83.27- 84.62
Untuk area support Minyak akan menguji area 80.30 dengan tekanan lebih dalam menuju area 79.33 – 78.68
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,982 R2 1,995 R3 2,008
S1 1,969 S2 1,961 S3 1,953
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,969 |
| Profit Target Level | 1,980 |
| Stop Loss Level | 1,976 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,982 |
| Profit Target Level | 1,974 |
| Stop Loss Level | 1,990 |
OIL INTRADAY AREA
R1 82.41 R2 83.37 R3 84.62
S1 80.30 S2 79.33 R3 78.68
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 80.30 |
| Profit Target Level | 81.32 |
| Stop Loss Level | 79.80 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 82.41 |
| Profit Target Level | 81.35 |
| Stop Loss Level | 82.91 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17393 | 17158 | 16851 |
| PIVOT | 17631 | ||
| RESISTANCE | 17874 | 18121 | 18421 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 17956 |
| Profit target level | 18119 |
| Stop Loss Level | 17846 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17594 |
| Profit Target Level | 17413 |
| Stop Loss Level | 17717 |
| Prev Close | 17,687 |
| Average Vol. (3m) | 2,351,130,345 |
| Day’s Range | 17,897–18,009.75 |
| Open | 17,906.5 |
| 52 WK range | 15,945.2–22,700.85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Ketidakmampuan emas untuk secara meyakinkan menembus di atas $2.000 per ounce menciptakan sentimen hati-hati di pasar, dengan beberapa analis mengatakan bahwa harga mungkin perlu melakukan konsolidasi dalam waktu dekat sebelum emas mencapai titik tertinggi sepanjang masa
Emas telah mengakhiri kenaikan tiga minggu berturut-turutnya karena tampaknya menutup minggu ini Namun, harga turun hampir 1% dari gap pembukaannya di awal minggu..
Emas terus didorong oleh faktor geopolitik global karena berkurangnya ketakutan di pasar berdampak pada daya tarik logam mulia sebagai safe-haven. Meskipun perang Israel dengan Hamas terus berkecamuk, konflik masih terjadi di Gaza, sehingga menjaga kekacauan yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
“Krisis geopolitik yang memicu reli emas sudah mulai habis,
Analis menyatakan mengatakan bahwa meskipun peristiwa geopolitik dapat memberikan momentum perdagangan pada pasar emas, namun hal tersebut tidak menarik investor jangka panjang. Dia mencatat bahwa reli emas berdasarkan peristiwa geopolitik tertentu perlu mengalami peningkatan yang konstan untuk mempertahankan tawaran safe-haven.
emas mengalami reli hampir 7% di bulan Oktober, kinerja bulanan terbaik sejak bulan Maret.
Emas telah terhenti setelah reli hampir 200 dolar bulan lalu setelah aksi ambil untung muncul sekali lagi diatas $2.000. Setelah reli begitu keras dalam waktu singkat, pasar perlu melakukan konsolidasi, namun sejauh ini, koreksi sementara dengan wilayah support di area $1,953, di depan $1,933,
Data ekonomi Pekan Ini :
Selasa : US Trade Deficit, Consumer Credit
Kamis : Initial Jobless Claims, Fed Chair Jerome Powell on panel at IMF
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Senin(06/11/23)
Data Perdagangan pada Jumat (03/11)
Open: 1,985.64 High: 2,003.98 Low: 1,983.16 Close: 1,992.53 Range: $20.82
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 1,992.97 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,009.75- 2,021.30
untuk area support emas akan menguji level harga1,976.95 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,966.80 – 1,958.63
Prospek Harga Minyak Hari Senin(06/11/23)
Data perdagangan pada Jumat(03/11)
Open: 82.55 High: 83.58 Low: 80.10 Close: 80.86 Range: $3.48
Minyak akan menguji area resistance di 82.41 dengan dorongan lebih luas menuju area 83.27- 84.62
Untuk area support Minyak akan menguji area 80.30 dengan tekanan lebih dalam menuju area 79.33 – 78.68
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,994 R2 2,005 R3 2,018
S1 1,981 S2 1,973 S3 1,965
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,981 |
| Profit Target Level | 1,992 |
| Stop Loss Level | 1,974 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,994 |
| Profit Target Level | 1,987 |
| Stop Loss Level | 2,001 |
OIL INTRADAY AREA
R1 82.41 R2 83.37 R3 84.62
S1 80.30 S2 79.33 R3 78.68
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 80.30 |
| Profit Target Level | 81.32 |
| Stop Loss Level | 79.80 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 82.41 |
| Profit Target Level | 81.35 |
| Stop Loss Level | 82.91 |
NEWS FLASH
Economic News & analysis
Weekend edition
Market Summary
Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat lebih dari perkiraan pasar pada bulan Oktober . Data tersebut juga menunjukkan kenaikan upah tahunan yang terkecil dalam hampir 2,5 tahun terakhir.
Laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan upah nonpertanian (nonfarm payrolls) meningkat sebesar 150.000 pekerjaan pada bulan Oktober, jauh lebih kecil dari perkiraan pasar kenaikan sebesar 180.000, lebih rendah dari data sebelumnya di 336.000.
tingkat pengangguran naik mencapai angka tertinggi dalam 21 bulan di 3,9% dari data sebelumnya di 3,8%, dan pertumbuhan upah melambat lebih dari diperkirakan pasar sebesar 0,3% menjadi 0,2% . Angka tersebut memperkuat pandangan bahwa The Fed telah mencapai akhir kenaikan suku bunganya.
Perkembangan seputar Konflik Militer di Timur Tengah, Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di wilayah Arab tampak terpecah belah atas serangan militer Israel di Gaza untuk membasmi Hamas, Washington, bersama Israel, menolak tekanan untuk segera melakukan gencatan senjata meskipun jumlah korban tewas di antara warga sipil Palestina meningkat.
Dalam sebuah demonstrasi yang jarang terjadi, para menteri luar negeri Arab dalam konferensi pers mendorong Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken untuk membujuk Israel agar menyetujui gencatan senjata.
Namun diplomat tinggi AS menolak gagasan tersebut, dan mengatakan penghentian tersebut hanya akan menguntungkan Hamas, sehingga memungkinkan kelompok Islam Palestina untuk bersatu kembali dan menyerang Israel kembali.
Harga emas menguat pada hari Jumat hasil dari dollar AS dan imbal hasil Treasury merosot setelah data pekerjaan AS yang lemah memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga. Emas naik 0,4% mencapai sesi tertinggi di $2,003.98. dan menutup perdagangannya di area $1,992.53
Imbal hasil Treasury AS turun untuk sesi keempat berturut-turut, dengan benchmark imbal hasil Treasury 10-tahun mencapai level terendah dalam lebih dari lima minggu sebelum terakhir diperdagangkan pada 4,5538%.
Indeks dolar anjlok 1% ke bawah 105,3 pada hari Jumat, terendah dalam lebih dari enam minggu, Yen Jepang terapresiasi menuju 150 per dolar, menutup beberapa kerugian baru-baru ini di tengah pelemahan dolar secara umum,
BOJ mempertahankan suku bunga kebijakannya stabil di -0,1% dan mempertahankan target imbal hasil JGB 10-tahun di sekitar 0%, Euro melewati angka $1,07 untuk pertama kalinya sejak pertengahan September,
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengatakan. “Kami bertekad untuk menurunkan inflasi hingga 2%,” dalam sambutannya yang diposting pada hari Sabtu di situs web ECB. “Menurut proyeksi kami, akan tercapai pada tahun 2025.
Pound Inggris menguat dengan mencapai harga tertinggi di 1.23890 pada perdagangan di hari Jumat, mencapai level tertinggi sejak pertengahan Oktober. Para pelaku pasar kini mengantisipasi penurunan suku bunga Bank of England sebanyak tiga perempat poin pada akhir tahun ini. 2024.
Bank sentral Inggris juga memperingatkan bahwa prospek ekonomi Inggris masih sangat menantang, dengan proyeksi terbaru menunjukkan perekonomian terhenti di Q3 dan pertumbuhan marginal sebesar 0,1% di Q4.
Minyak mentah berjangka WTI turun sekitar 2% menjadi $80,8 pada hari Jumat dan berada di jalur penurunan sekitar 6% pada minggu ini, menandai penurunan minggu kedua berturut-turut. Harga minyak kini kembali ke level sebelum Hamas menyerang Israel pada tanggal 7 Oktober.
Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 222,24 poin, atau 0,66%, menjadi 34.061,32, S&P 500 (.SPX) bertambah 40,56 poin, atau 0,94%, menjadi 4.358,34 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 184,09 poin, atau 1,38% menjadi 13.478,28.
Untuk ulasan dan analisa pasar edidi weekend sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
AGENDA DATA EKONOMI HIGH IMPACT MINGGU DEPAN
60 November – 10 November 2023
1. US Market
Minggu depan, investor akan menantikan rilis hasil pendapatan terbaru dari perusahaan-perusahaan utama, termasuk Berkshire Hathaway, Activision Blizzard, Viatris, Gilead Sciences, Lucid Group, Uber, Twilio, Unity Software, The Walt Disney Co, Take-Two Interactive Software, Hiburan AMC, Fiverr Internasional, dan Illumina.
Selain itu, pernyataan dari para pembuat kebijakan AS, termasuk Ketua Fed Powell, akan menjadi pusat perhatian ketika investor mencari wawasan mengenai arah kebijakan moneter di masa depan. Sementara itu, kalender ekonomi relatif sepi, dengan perkiraan awal sentimen konsumen Michigan untuk bulan November, angka perdagangan luar negeri, indeks optimisme ekonomi IBD/TIPP, dan laporan klaim pengangguran mingguan.
Sentimen konsumen AS diperkirakan akan tetap berada pada level terendah dalam lima bulan di bulan Oktober, sementara defisit perdagangan kemungkinan akan melebar menjadi $60,2 miliar pada bulan September dari $58,3 miliar pada bulan Agustus.
2. European Market
Penjualan ritel di Kawasan Euro diperkirakan menurun selama tiga bulan berturut-turut pada bulan September. Pesanan pabrik di Jerman juga diperkirakan menurun, dan aktivitas industri di Italia diperkirakan juga akan mengikuti. Data lain yang harus diperhatikan termasuk PMI Jasa dan Konstruksi, angka inflasi final Jerman, neraca perdagangan Perancis,
3. United Kingdom Market
Inggris akan merilis perkiraan awal pertumbuhan PDB kuartal ketiga, bersama dengan laporan produksi industri, perdagangan luar negeri, dan hasil konstruksi. Perekonomian Inggris kemungkinan mengalami kontraksi pada kuartal ketiga, menandai pembalikan pertumbuhan tiga kuartal berturut-turut.
4. Asia Pasifik Market
Di China, semua perhatian akan tertuju pada data perdagangan dan angka inflasi bulan Oktober untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai dampak stimulus ekonomi dari pemerintah setelah data PMI menunjukkan kontraksi yang tidak terduga.
Selain itu, pinjaman yuan baru untuk periode tersebut akan menjelaskan dampak aturan pinjaman yang lebih longgar dari PBoC.
Di Jepang, investor menunggu indeks Tankan untuk neraca transaksi berjalan bulan November dan September, sementara dokumen tindak lanjut dari keputusan kebijakan terbaru BoJ akan menjelaskan pilihan bank tersebut untuk menyesuaikan kebijakan pengendalian kurva imbal hasil.
Di Australia, RBA diperkirakan akan melanjutkan siklus kenaikan suku bunganya setelah empat kali berturut-turut mempertahankan suku bunganya di 4,1%, sebagai reaksi terhadap kenaikan indikator inflasi bulanan baru-baru ini.
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,982 | R1 2,007 |
| S2 1,969 | R2 2,022 |
| S3 1,956 | R3 2,037 |
Gold Outlook : Bullish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 78.58 | R1 82.13 |
| S2 76.31 | R2 85.40 |
| S3 74.05 | R3 87.15 |
Oil Outlook : Bullish
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy