| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 20518 | 20372 | 20227 |
| PIVOT | 20646 | ||
| RESISTANCE | 20754 | 20915 | 21068 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 20688 |
| Profit target level | 20919 |
| Stop Loss Level | 20525 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 20337 |
| Profit Target Level | 20209 |
| Stop Loss Level | 20485 |

| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 27.734,81 | 27.542,14 | 27.428,94 |
| PIVOT | 27.848,01 | ||
| RESISTANCE | 28.040,68 | 28.153,88 | 28.346,55 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 28.200 |
| Profit target level | 28.350 |
| Stop Loss Level | 28.050 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 28.000 |
| Profit Target Level | 27.850 |
| Stop Loss Level | 28.150 |
| Prev Close | 27.927,47 |
| Average Vol. (3m) | 701.131.747 |
| Day’s Range | 28.164 – 28.209 |
| Open | 28.179 |
| 52 WK range | 24.681,74 – 29.222,77 |
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Serangkaian peristiwa dan laporan ekonomi AS pada minggu ini akan berdampak luar biasa pada arah harga emas serta besarnya keuntungan atau kerugian harga emas secara keseluruhan.
US Dollar telah menjadi pendorong utama menguatnya harga emas pada minggu pertama bulan Maret 2023. Puncaknya ketika aksi pasar hari Jumat (03/)03) emas telah mendapat keuntungan sebesar $52. kombinasi dari melemahnya US dollar dan aksi beli investoir dan trader membuat harga emas lebih tinggi menjadikan sentimen pasar bullish lebih mendominasi pasar.
Pada hari Selasa (07/03) ketua Federal Reserve Jerome Powell akan berpidato di hadapan Komite Perbankan Senat berkaitan dengan prospek ekonomi AS, di lanjutkan pada hari Rabu (08/03) Jerome Powell akan memberikan kesaksian kepada House Financial Services Committee. Menurut siaran pers oleh Komite Jasa Keuangan, mereka mengumumkan pemberitahuan sidang “Dengar Pendapat Komite Penuh pengawasan dan investigasi dengan Ketua Fed Powell tentang Pengeluaran Administrasi dan Regulasi Biden”
Berikutnya, laporan pekerjaan penggajian non pertanian (Non Farm Payroll) pada hari Jumat (10/03) menjadi puncak dari pergerakan harga emas. Laporan pekerjaan ini menjadi sebuah laporan inti yang akan digunakan oleh Federal Reserve untuk pertemuan FOMC di bulan Maret 2023. Dua pembuat kebijakan Federal Reserve memperingatkan bahwa laporan pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan baru-baru ini dapat mendorong The Fed untuk menaikkan suku bunga lebih dari yang diperkirakan sebelumnya.
Prospek Harga Emas Hari Senin (07/03/23) :
Data Perdagangan pada hari Jumat (03/03)
Open: 1,835.51 High: 1,856.25 Low:1,835.49 Close: 1,854.92 Range: +20.76pts
Area resistance di 1,852.16 berhasi di tembus pada hari Jumat (03/03). Emas akan menguji area resistance selanjutnya di 1,859. 99 – 1,865.60 dengan penguatan lebih lanjut menuju area 1,870.26 – 1,881.73.
wilayah Support berada di area 1,838.85 – 1,830.49 dengan koreksi lebih luas menuju 1,822.97 – 1,818.82
Prospek Harga Minyak Hari Senin (07/03/23) :
Data perdagangan pada hari Jumat (07/03)
Open: 77.85 High: 79.85 Low: 75.83 Close: 79.79 Range: 4,02 pts
Area resistance di 79.70 berhasil di tembus pada hari Jumat ((03/03) selanjutnya Minyak akan menguji area 80.31 – 80.59 dengan penguatan lebih lanjut menuju area 81.21 – 82.19
Untuk Support Area berada di wilayah 78.43 – 77.24 dengan koreksi lebih luas menuju 76.55 – 75.14
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,860 R2 1,873 R3 1,886
S1 1,845 S2 1,837 S3 1,829
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,845 |
| Profit Target Level | 1,856 |
| Stop Loss Level | 1,838 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,860 |
| Profit Target Level | 1,852 |
| Stop Loss Level | 1,867 |
OIL INTRADAY AREA
R1 80.59 R2 81.21 R3 82.10
S1 78.43 S2 77.24 R3 76.55
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 78.43 |
| Profit Target Level | 79.50 |
| Stop Loss Level | 77.97 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 80.59 |
| Profit Target Level | 79.49 |
| Stop Loss Level | 81.00 |
Market Summary:
Serangkaian data ekonomi AS memberikan penguatan yang cukup signifikan terhadap emas. kontribusi data ekonomi yang terjadi minggu lalu seperti ; ISM Manufacture PMI yang terkontraksi selama empat bulan berturut – turut, Durable Goods Order jatuh dari 5,1% menjadi -4,5% selanjutnya Consumer Confidence yang jatuh ke leve 102.9 jauh dari perkiraan pasar di 108.5 memberikan kinerja yang lemah bagi perekonomian AS.
Kemampuan emas untuk bertahan di atas $1.800 dan reli menembus area resistance di $1.852/ons menciptakan beberapa optimisme yang sehat di pasar karena investor ritel dan analis Wall Street mengharapkan harga yang lebih tinggi minggu depan. emas tidak hanya melihat momentum baru, tetapi juga datang karena imbal hasil obligasi AS terus meningkat. Minggu lalu imbal hasil surat utang 10 tahun AS naik di atas 4%, mencapai level tertinggi sejak November. Pada saat yang sama, suku bunga juga terus meningkat, menandakan bahwa inflasi tetap menjadi perhatian besar.
1. XAU/USD
Emas menguat sebesar 1% pada perdagangan di hari Jumat (03/02) dengan mencapai harga tertinggi di 1,856.25. berada di jalur untuk mengakhiri perdaganganyang lebih tinggi setelah investor menilai kembali prospek kebijakan moneter Federal Reserve AS sehubungan dengan komentar baru-baru ini dari pejabat bank sentral. Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mendukung kenaikan suku bunga 25 basis poin dan mengatakan bank sentral dapat berada dalam posisi untuk menghentikan kenaikan suku bunga pada musim panas ini.
XAU/USD Weekly Movement : Open : 1,809.15 High: 1,856.25 Low: 1,804.67 Close: 1,854.92 Range : +52.45 pts
2. EUR/USD
Euro mengakhiri perdagangan di area $1,06316 pada awal Maret, setelah terdepresiasi 3,8% terhadap dolar AS pada Februari, penurunan satu bulan terbesar sejak penurunan 4,6% yang terlihat selama April lalu. Euro telah pulih dari level terendah hampir dua bulan di $1,053 yang disentuh pada 27 Februari lalu dibantu oleh data inflasi zona euro yang lebih panas dari perkiraan dan komentar hawkish oleh pejabat Bank Sentral Eropa mengenai kenaikan suku bunga selanjutnya.
EUR/USD Weekly Movement : Open : 1.05481 High: 1,06909 Low: 1.05325 Close: 1.06316 Range : 105.32 pts
3. USD/JPY
Yen menguat tipis di tengah pelemahan US Dollar secara umum dengan mencapai harga terendah di 135.254 pada penutupan perdagangan di hari Jumat (03/03). Pergerakan mata uang USD/JPY relatif sideway di dominasi oleh kekhawatiran mengenai seputar kebijakan Fed yang hawkish dan situasi ekonomi dalam negeri Jepang dengan kebijakan dovisnya BOJ
USD/JPY Weekly Movement : Open : 136.400 High: 137.090 Low: 135.254 Close: 135.810 Range : 180,36
4. GBP/USD
Pound Inggris bertahan di area $1,20 pada perdagangan awal Maret, setelah terdepresiasi lebih dari 2% terhadap dolar AS pada bulan Februari, penurunan bulanan terbesar sejak penurunan hampir 4% pada bulan September ke rekor terendah. Investor menyambut baik kesepakatan Inggris dengan UE tentang perdagangan pasca-Brexit yang akan memuluskan jalan perdagangan antara Irlandia Utara dan Inggris,
GBP/USD Weekly Movement : Open : 1.19492 High: 1,21425 Low: 1.19222 Close: 1.20438 Range : 220.30
5. AUD/USD
Dolar Australia menguat dengan mengakhiri perdagangan pada hari Jumat di 0,67680 rebound dari posisi terendah dua bulan karena data ekonomi China yang optimis mendukung prospek ekonomi global dan mengangkat sentimen pasar. Sementara itu, investor mencerna data yang menunjukkan ekonomi Australia tumbuh kurang dari yang diharapkan pada kuartal keempat, sementara tingkat inflasi bulanan negara itu melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Januari.
AUD/USD Weekly Movement : Open : 0.67287 High: 0.67831 Low: 0.66946 Close: 0.67680 Range :88.50 pts
6. Minyak
Minyak naik sebesar 2% dengan mencapai harga tertinggi di area 79.85 Laporan EIA terbaru menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS naik 1,166 juta barel pekan lalu, jauh lebih tinggi dari perkiraan pasar untuk kenaikan 457.000 barel. Pada saat yang sama, Wall Street Journal melaporkan keretakan yang tumbuh antara dua produsen terbesar OPEC, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, memicu kekhawatiran akan retaknya kebijakan kartel yang dapat menyebabkan lebih banyak pasokan.
OIL Weekly Movement : Open : 76.40 High: 79.85 Low: 75.83 Close: 79.79 Range : 4.02 pts
8. DXY
Indeks dolar melemah di 104.52 pada hari Jumat karena investor terus menilai prospek kebijakan moneter Federal Reserve sehubungan dengan komentar baru-baru ini dari pejabat bank sentral. Pada hari Kamis, greenback naik sekitar 0,6% setelah data baru menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih ketat, memperkuat ekspektasi pengetatan yang berkepanjangan. Investor sekarang menantikan data aktivitas layanan AS dan komentar bank sentral lebih lanjut pada hari Jumat.
9. Indeks Saham AS
Saham Wall Street membukukan keuntungan yang kuat sementara imbal hasil Treasury dan dolar melemah pada hari Jumat karena data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS mendorong selera risiko, di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga mempertahankan imbal hasil obligasi mendekati level tertinggi multi-tahun.
Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 1,17% menjadi 33. 390,97, S&P 500 (.SPX) naik 1,61% menjadi 4.045,64 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 1,97% menjadi 11.689,01.
10. Indeks Hang Seng
Hang Seng naik 138,08 poin atau 0,68% menjadi berakhir pada 20.567,54 pada hari Jumat, bergeser dari penurunan sehari sebelumnya dan melonjak 2,8% untuk minggu ini, setelah bank sentral China mengatakan hari ini akan menyesuaikan kebijakan moneter pada waktu yang tepat, dan memangkas bank. ‘ RRR untuk melepaskan likuiditas jangka panjang masih akan menjadi cara yang efektif untuk mendukung perekonomian.
11. Indeks Nikkei 225
Indeks Nikkei 225 menguat 1,56% menjadi ditutup pada 27.927 sementara Indeks Topix yang lebih luas melonjak 1,25% menjadi 2.020 pada hari Jumat, mencapai level tertinggi dalam setidaknya dua bulan dan mengikuti kenaikan di Wall Street. investor juga mencerna data yang menunjukkan tingkat pengangguran di Jepang turun tipis menjadi 2,4% pada bulan Januari, sementara sektor jasa negara tersebut membukukan pertumbuhan yang kuat pada bulan Februari.
WEEK AHEAD
06 – 10 Maret 2023
1. US Market
Minggu depan akan penuh dengan data ekonomi bagi investor untuk di awasi, termasuk laporan pekerjaan (NFP) periode bulan Februari Departemen Tenaga Kerja dan kesaksian Ketua Fed Jerome Powell di depan Kongres. Amerika sebagai penyandang ekonomi terbesar di dunia kemungkinan menambahkan 200.000 pekerjaan bulan lalu, di bawah 517.000 pekerjaan yang ditambahkan pada Januari, dengan pengangguran bertahan di level terendah dalam 50 tahun sebesar 3,4%. Pertumbuhan pendapatan per jam rata-rata mungkin meningkat menjadi 4,8%, menambah kekhawatiran atas tekanan inflasi yang sedang berlangsung.
Departemen Tenaga Kerja juga akan merilis data lowongan pekerjaan bulan Januari, sementara survei ketenagakerjaan ADP diharapkan menunjukkan pertumbuhan penggajian swasta sebesar 185.000 pekerjaan selama bulan Februari. Pada saat yang sama, pelaku pasar akan memantau secara ketat laporan neraca perdagangan Departemen Perdagangan. Selain dari kalender ekonomi AS, investor akan mengamati pidato Fed, khususnya Ketua Jerome Powell, untuk wawasan lebih lanjut tentang rencana pengetatan bank sentral.
2. European Market
Inggris Raya
Di Inggris Raya, ONS akan memperbarui angka PDB bulanan, produksi manufaktur, hasil konstruksi, dan data perdagangan luar negeri. Perekonomian Inggris akan pulih pada Januari setelah kontraksi 0,5% pada Desember, sementara produksi manufaktur akan menurun setelah pertumbuhan tiga bulan berturut-turut. Berita lain yang harus diikuti adalah indeks harga rumah Halifax dan survei PMI konstruksi.
Zona Eropa
Zona euro akan mengungkapkan perkiraan akhir PDB kuartal keempat dan penjualan ritel Januari, dan Jerman akan menerbitkan angka inflasi akhir untuk Februari, hasil industri, dan perdagangan ritel. Penjualan ritel dan hasil industri di ekonomi terbesar Eropa terlihat pulih dari penurunan tajam pada bulan Desember. Pasar juga akan mengawasi neraca perdagangan Prancis; perdagangan domestik Italia; tingkat inflasi dan pengangguran Swiss; Tingkat pengangguran
3. Asia – Pasific Market
Jepang
Bank of Japan diperkirakan akan membiarkan kebijakan moneter ultra-longgarnya tidak tersentuh setelah calon Wakil Gubernur dan Gubernur bank sentral membuang perubahan langsung pada tingkat suku bunga dan kebijakan kontrol kurva imbal hasil
Australia
Di Australia, RBA diperkirakan akan memberikan kenaikan suku bunga 25bps keenam berturut-turut, mengangkat suku bunga menjadi 3,6% dan mengabaikan perlambatan PDB Australia di Q4 dan meredakan inflasi di bulan Januari. Rilis Aussie penting lainnya termasuk neraca perdagangan Januari.
GOLD PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 1,845 | R1 1,875 |
| S2 1,825 | R2 1,890 |
| S3 1,805 | R3 1,909 |
Gold Outlook : Bearish
OIL PRE ANALYSIS
WEEKLY VALUE AREA
| WEEKLY SUPPORT | WEEKLY RESISTANCE |
| S1 77.09 | R1 81.47 |
| S2 75.53 | R2 83.32 |
| S3 73.50 | R3 85.41 |
Oil Outlook : Bullish
Untuk mempelajari ulasan pasar news flash weekend edition minggu lalu, klik link ini
Hari ini Jum’at 03 Februari 2023, kami akan memberikan informasi mengenai rilis data high impact di market dan efek/pengaruhnya. Pembahasan ini semoga berguna bagi sobat trader sebelum melakukan trading dan diharap menjadi tambahan wawasan pengetahuan seputar rilis data ekonomi dimarket.
Selain Analisa fundamental sobat trader perlu juga untuk membuat level – level psikologis market untuk pair tertentu dengan menggunakan perhitungan Pivot Poin, Support dan Resistance.
Untuk hari ini Jum’at 03 Februari 2023 akan rilis data USD : ISM Services PMI yang akan dirilis pada pukul 22:00 WIB (https://www.forexfactory.com/calendar). Rilis data ini akan memberikan efek yang cukup besar terhadap market, karena ini merupakan data ekonomi AS. Akan berdampak terhadap mata uang Dollar AS dan pastinya akan berdampak terhadap semua pair Forex di market, bahkan terhadap Commodity seperti Gold dan Oil serta Indeks saham.
USD : ISM Services PMI yang akan dirilis pada pukul 22:00 WIB (https://www.forexfactory.com/calendar) merupakan data ekonomi yang akan membahas mengenai data dimana ISM Services PMI merupakan indeks data yang sama dirilis oleh Market untuk Services PMI, namun datanya bersumber dan dibuat oleh Institute for Supply Management (ISM) yang secara khusus dibuat untuk AS.Indikator ini biasanya akan berdampak lebih besar dibanding dengan yang dirilis Market.
Just info Indeks ini dibuat berdasarkan survei terhadap sekitar 300 purchasing manager di AS,mengenai kondisi dan situasi bisnis saat ini, termasuk output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja atau karyawan. Jika rilis di atas 50.0 maka mencerminkan ekspansi di sektor services, namun jika di bawah 50.0 menunjukkan kontraksi.
Data ini di prediksi hanya sebesar 54,5 sedangkan periode sebelumnya 55,2. Jika nanti saat dirilis diatas prediksi dan diatas periode sebelumnya, maka di pastikan kondisi Dollar AS akan menguat. Namun jika dirilis sesuai prediksi atau dibawah prediksi dan dibawah periode sebelumnya, maka di pastikan kondisi mata uang Dollar AS akan melemah.
Semoga penjelasan mengenai arti data ekonomi yang akan di rilis nanti, dapat menjadi bahan pertimbangan para sobat trader didalam melakukan trading. Tetap bijak dalam trading dan selalu utamakan Money Management dan Risk Management.
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 27.399,00 | 27.299,14 | 27.189,74 |
| PIVOT | 27.508,40 | ||
| RESISTANCE | 27.608,26 | 27.717,66 | 27.817,52 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 27.700 |
| Profit target level | 27.850 |
| Stop Loss Level | 27.600 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 27.550 |
| Profit Target Level | 27.400 |
| Stop Loss Level | 27.650 |
| Prev Close | 27.498,87 |
| Average Vol. (3m) | 701.271.865 |
| Day’s Range | 27.684 – 27.726,5 |
| Open | 27.684 |
| 52 WK range | 24.681,74 – 29.222,77 |
| AREA | 1 | 2 | 3 | ||||||||||||||||
| SUPPORT | 20379 | 20212 | 20012 | ||||||||||||||||
| PIVOT | 20252 | ||||||||||||||||||
| RESISTANCE | 20691 | 20855 | 21048
|
||||||||||||||||
| Prev Close |
20,429.46
|
| Average Vol. (3m) | 2,462,458,256 |
| Day’s Range | 20,475.5–20,723 |
| Open | 20,699.5 |
| 52 WK range | 14,597.31–22,700.85 |

| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 20118 | 19944 | 19670 |
| PIVOT | 20284 | ||
| RESISTANCE | 20435 | 20652 | 20885 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 20465 |
| Profit target level | 20825 |
| Stop Loss Level | 20247 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 20082 |
| Profit Target Level | 19745 |
| Stop Loss Level | 20300 |
| Prev Close | 20,619.71 |
| Average Vol. (3m) | 2,483,242,924 |
| Day’s Range | 20,313–20,550 |
| Open | 20,407 |
| 52 WK range | 14,597.31–22,700.85 |

Wall Street ditutup dengan hasil yang bervariasi pada Rabu (02/03/2022) akibat komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve dan data manufaktur yang sedikit lebih buruk dari yang diperkirakan. Pada penutupan pasar, Dow Jones naik 5 poin, atau kurang dari 1%, S&P 500 turun 0,5%, dan Nasdaq Composite turun 0,7%.
Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari menyatakan bahwa secara terbuka terkait nantinya suku bunga akan dinaikkan sebesar 25 atau 50 basis poin pada pertemuan Fed berikutnya. Pasar berjangka Fed menempatkan kemungkinan kenaikan 25 basis poin pada pertemuan Fed Maret di 69,4%, sementara kemungkinan kenaikan 50 basis poin mendarat di 30,6%.
Investor juga bereaksi terhadap data manufaktur yang dirilis oleh Institute for Supply Management pada hari Rabu. PMI mencapai pembacaan 47,7 pada bulan Februari, menandai sedikit lompatan dari 47,4 pada bulan Januari, dan tepat di bawah ekspektasi ekonom sebesar 47,8.
Hal menarik yang patut diperhatikan adalah potensi kenaikan saham tesla saat “Investor Day”. Beberapa perencanaan yang dikemukakan oleh Musk, adalah pembangun ‘Giga Factory” di Mexico dan terkait produksi EV terbaru Tesla di tahun ini.
| Best Performance | Worst Performance |
| Alibaba (NYSE: BABA)
89.5 +2.16(+2.46%%) |
Netflix (NASDAQ: NFLX)
313.48 -8.65 (-2.69%) |
| Boeing (NYSE: BA)
204.55 +3.00(+1.49%) |
Tesla (NASDAQ: TSLA)
202.77 -2.94 (-1.43%) |
| Alphabet (NASDAQ: GOOG)
90.51 +0.21 (0.23%) |
Amazon (NASDAQ: AMZN)
92.17 -2.06 (-2.19%) |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 27.371,02 | 27.225,50 | 27.145,63 |
| PIVOT | 27.450,89 | ||
| RESISTANCE | 27.596,41 | 27.676,28 | 27.821,80 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 27.500 |
| Profit target level | 27.700 |
| Stop Loss Level | 27.350 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 27.450 |
| Profit Target Level | 27.300 |
| Stop Loss Level | 27.600 |
| Prev Close | 27.516,53 |
| Average Vol. (3m) | 700.146,436 |
| Day’s Range | 27.526,5 – 27.571,5 |
| Open | 27.539 |
| 52 WK range | 24.681,74 – 29.222,77 |
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy