FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH
AUDUSD
Opportunity: Bullish Range 0,69200 – 0,70000
Tanda penguatan mata uang Aussie terhadap mata uang Dollar AS mulai mewarnai pergerakan market. Dimana Aussie pulih dari level terendah dua bulan, didukung oleh harapan akan de-eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Sentimen risiko global membaik setelah Trump mengatakan AS dapat mengakhiri serangan militernya terhadap Iran dalam dua hingga tiga minggu dan dijadwalkan untuk berpidato di hadapan bangsa pada hari itu juga, yang memicu spekulasi tentang potensi pengurangan konflik. Namun, ketidakpastian tetap ada karena laporan menunjukkan AS mungkin akan mengerahkan pasukan angkatan laut tambahan ke wilayah tersebut, sementara kekhawatiran atas Selat Hormuz membuat harga minyak tetap tinggi di tengah kekhawatiran akan risiko pasokan yang berkepanjangan. Dampak inflasi dari biaya energi yang lebih tinggi terus membayangi prospek, dengan analis memperingatkan bahwa hal itu dapat membuat harga tetap tinggi lebih lama dan meningkatkan tekanan pada suku bunga di Australia. Bank Sentral Australia, yang menaikkan suku bunga menjadi 4,10% pada bulan Maret, tetap menjadi fokus, dengan pasar memperkirakan sekitar 65% kemungkinan kenaikan suku bunga lagi pada pertemuan Mei, meskipun ekspektasi untuk suku bunga puncak telah sedikit mereda.
Pivot : 0,69265
R1 : 0,69634 S1 : 0,68902
R2 : 0,69997 S2 : 0,68533
R3 : 0,70366 S3 : 0,68170
USDJPY
Opportunity: Bearish Range 158,600 – 158,000
Penguatan mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Greenback mulai muncul kembali di market, meski terbatas dan sementara. Hal tersebut menandai sesi kenaikan ketiga berturut-turut karena optimisme pasar meningkat atas potensi de-eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Investor merasa optimis dengan pernyataan Presiden Donald Trump bahwa pasukan AS dapat mengakhiri operasi di Iran dalam waktu dua hingga tiga minggu. Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Teheran bersedia mengakhiri permusuhan jika jaminan diberikan untuk mencegah konflik kembali berkobar. Di dalam negeri, indikator ekonomi Jepang menggarisbawahi ketahanan meskipun ada ketidakpastian geopolitik. Indeks sentimen Bank of Japan untuk produsen besar naik menjadi 17 pada kuartal pertama tahun 2026, mencapai level tertinggi sejak kuartal keempat tahun 2021, menunjukkan bahwa kepercayaan bisnis tetap kuat. Sementara itu, PMI manufaktur direvisi sedikit naik menjadi 51,6 pada bulan Maret dari perkiraan awal 51,4, meskipun tetap di bawah puncak hampir empat tahun pada bulan Februari sebesar 53.
Pivot : 158,683
R1 : 159,099 S1 : 158,362
R2 : 159,420 S2 : 157,946
R3 : 159,836 S3 : 157,625
GBPUSD
Opportunity : Bullish menuju : 1.3390 – 1.3433
Sesuai perkiraan, Pounds ditutup menguat pada perdagangan Rabu kemarin melanjutkan sesi perdagangan sebelumnya. Penguatan mata-uang Poundsterling seiring harapan meredanya konflik di Timur Tengah. Pasar merespons komentar dari Donald Trump yang membuka peluang penghentian serangan militer dalam dua hingga tiga minggu. Ia juga menyebut kemungkinan serangan terbatas jika diperlukan. Pernyataan ini memicu harapan bahwa konflik tidak akan berkepanjangan. Indeks Dollar melemah terhadap mata-uang utama lainnya. Pelemahan mata-uang U.S Dollar mengabaikan solidnya data tenaga-kerja AS yang rilis malam tadi. GBP masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini setelah adanya sentimen positif rencana De-eskalasi konflik Timur-tengah.
Open : 1.3302 Pivot 1.3297
R1 : 1.3346 S1 : 1.3267
R2 : 1.3390 S2 : 1.3217
R3 : 1.3433 S3 : 1.3160
EURUSD
Opportunity : Bullish menuju 1.1627 – 1.1654
Euro ditutup menguat pada perdagangan Rabu kemarin. Penguatan mata-uang Euro yang merespon rencana De-eskalasi konflik Timur-tengah oleh Donald Trump. Indeks dolar turun tipis, melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya. Pelemahan mata-uang U.S Dollar mengabaikan solidnya data Tenaga-kerja AS yang rilis malam tadi. EUR masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini seiring meredanya konflik di Timur-tengah, namun para pelaku pasar masih tetap berhati-hati atas pernyataan Donald Trump yang sering berubah.
Open : 1.1588 Pivot : 1.1586
R1 : 1.1607 S1 : 1.1544
R2 : 1.1627 S2 : 1.1511
R3 : 1.1654 S3 : 1.1475
USDCHF
Opportunity : Bearish menuju : 0.7904 – 0.7869
Swiss Franc ditutup menguat cukup signifikan pada perdagangan Rabu kemarin. Indeks Dollar melemah terhadap mata-uang uta lainnya. Respon pasar atas rencana Donald Trump mengenai De-eskalasi konflik Timur-tengah yang membuat mata-uang Franc Swiss kembali menguat terhadap U.S Dollar. Namun para pelaku pasar tetap berhati-hati atas pernyataan Donald Trump yang sering berubah. CHF masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang juga akan didukung oleh rilisnya laporan data Klaim pengangguran AS malam nanti yang diperkirakan meningkat.
Open : 0.7940 Pivot : 0.7949
R1 : 0.7994 S1 : 0.7925
R2 : 0.8014 S2 : 0.7904
R3 : 0.8040 S3. : 0.7869
USDCAD
Opportunity : Sell limit di 1.39025 dengan target 1.38794 dan stop loss diatas 1.39488
Secara struktur, USDCAD masih berada dalam uptrend yang valid, ditandai dengan pola higher high dan higher low yang konsisten sejak pertengahan Maret. Namun, pergerakan terakhir menunjukkan fase retracement setelah harga gagal melanjutkan kenaikan di area 1.39400 dan saat ini terkoreksi menuju area keseimbangan di sekitar pivot 1.38871. Secara teknikal, posisi harga di area pivot ini menjadi titik krusial karena menentukan apakah tren bullish akan berlanjut atau justru terjadi koreksi lebih dalam.
Open price :1.38722 Pivot :1.38871
R1: 1.39025 S1: 1.38562
R2: 1.39334 S2: 1.38408
R3: 1.39488 S3: 1.38099
DXY
Opportunity: Bearish Range 99,500 – 99,000
Pukulan cukup telak terjadi pada mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya. Terlihat jelas pada Indeks Dollar AS (DXY) yang anjlok dan sentuh level terendah hariannya 99,298. Pukulan tersebut menyebabkan pelemahan Dollar AS dan semakin menjauh dari level tertinggi sepuluh bulan di 100,5 pada hari Senin karena tanda-tanda bahwa AS bertujuan untuk memulihkan arus kapal di Timur Tengah meredam urgensi keamanan dolar AS. Presiden Trump menyatakan bahwa Iran meminta gencatan senjata dengan syarat mereka, tetapi AS akan meningkatkan perang jika Teheran terus menyerang kapal yang melintasi Selat Hormuz. Mata uang utama berfluktuasi setelah pernyataan yang mencampur harapan de-eskalasi dengan ancaman eskalasi. Bulan lalu, indeks dolar AS naik 2,3% karena investor mencari aset safe-haven di tengah kekhawatiran akan perang yang berkepanjangan. Mata uang ini juga didukung oleh berkurangnya ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve tahun ini, karena konflik tersebut mendorong harga minyak naik tajam, memicu kekhawatiran inflasi.
Pivot : 99,577
R1 : 99,857 S1 : 99,272
R2 : 100,162 S2 : 98,992
R3 : 100,442 S3 : 98,687

INDICES ZONE BY FEDI
NIKKEI
Opportunity: Bearish ke area 57,373
Indeks Nikkei 225 merosot 1,9% menjadi sekitar 52.700, sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 0,9% menjadi 3.600 pada hari Kamis, membalikkan kenaikan dari sesi awal karena pasar mengurangi ekspektasi akan berakhirnya konflik Timur Tengah dengan cepat setelah pidato Presiden AS Trump. Trump mengatakan tujuan utama Washington dalam konflik tersebut hampir selesai, tetapi tidak memberikan jadwal yang jelas untuk mengakhiri perang, sambil memperingatkan bahwa AS masih dapat menyerang Iran “dengan sangat keras” selama dua hingga tiga minggu ke depan. Dia menambahkan bahwa AS tidak membutuhkan Selat Hormuz, menunjukkan bahwa selat tersebut akan terbuka kembali secara alami setelah ketegangan mereda, meskipun kekhawatiran atas jalur air tersebut membuat pasar energi tetap bergejolak. Harapan akan berakhirnya konflik yang telah berlangsung selama sebulan sebelumnya telah mendukung ekuitas global, tetapi pernyataannya membalikkan sentimen, menyebabkan saham kembali turun. Sebagian besar sektor mengalami penurunan, dengan saham-saham unggulan indeks memimpin kerugian, termasuk Mitsubishi UFJ Financial (-1,9%), SoftBank Group (-1,4%), dan Hitachi (-1,3%).
Pivot : 58,888
R1 : 59,506 S1 : 58,081
R2 : 60,313 S2 : 57,463
R3 : 61,738 S3 : 56,038
HANGSENG
Opportunity: Koreksi ke area: 27,000
Indeks Hang Seng turun 0,9% menjadi 25.082 pada hari Kamis, memperpanjang kerugian untuk sesi kedua berturut-turut karena optimisme pasar memudar di tengah ketidakpastian yang kembali muncul mengenai potensi de-eskalasi konflik Timur Tengah. Dalam pidatonya, Presiden AS Donald Trump mengatakan perang di Iran “sangat dekat” dengan penyelesaian dan sesuai rencana untuk mencapai tujuannya dalam beberapa minggu ke depan, tetapi memperingatkan bahwa operasi militer dapat meningkat. Terlepas dari nada kerasnya, ia menekankan bahwa diskusi diplomatik tetap berlangsung, membuat investor tetap waspada terhadap prospek geopolitik dan potensi dampaknya pada pasar global. Pidato tersebut disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa presiden Iran telah mengupayakan gencatan senjata dalam konflik tersebut, sebuah pernyataan yang dengan cepat dibantah Teheran sebagai palsu dan tidak berdasar. Sebagian besar sektor diperdagangkan lebih rendah, dengan penurunan yang signifikan dari Tencent Holdings (-1,0%), Xiaomi Corporation (-2,0%), Zijin Gold International Company (-3,4%), dan MiniMax Group (-6,7%).
Pivot : 27,272
R1 : 27,428 S1 : 27,125
R2 : 27,575 S2 : 26,969
R3 : 27,878 S3 : 26,666
NASDAQ
Opportunity:Buy Limit: 24,636| SL: 24,550 | TP: 24,157
Kontrak berjangka ekuitas AS anjlok tajam pada hari Kamis setelah Presiden Donald Trump memperingatkan dalam pidato nasional bahwa Washington akan “menghantam” Iran “dengan sangat keras” dalam dua hingga tiga minggu, bahkan menyarankan negara itu dapat didorong ke “Zaman Batu.” Namun, Trump mencatat bahwa tujuan inti dalam konflik tersebut hampir selesai, mendesak sekutu untuk melindungi pelayaran melalui Selat Hormuz sambil menekankan bahwa AS tidak lagi “membutuhkannya.” Nada hati-hati tersebut mengikuti sesi yang kuat pada hari Rabu, ketika Wall Street memperpanjang kenaikan karena harga minyak turun di bawah USD 100 per barel. Saham sektor perjalanan, pertambangan, dan teknologi naik, dipimpin oleh SanDisk Corp., yang melonjak sekitar 9%. Penambang emas seperti AngloGold Ashanti dan Newmont naik karena harga emas batangan naik untuk hari keempat berturut-turut. Di sisi lain, Nike anjlok lebih dari 15% karena prospek yang lemah, sementara saham energi melemah seiring dengan penurunan harga minyak mentah. Perdagangan berakhir pada hari Kamis menjelang penutupan Jumat Agung, dengan klaim pengangguran menjadi fokus sebelum laporan penggajian bulan Maret pada hari Jumat.
Pivot : 24,799.92
R1 : 24,995.58 S1 : 24,460.08
R2 : 25,335,42 S2 : 24,264.42
R3 : 25,870.92 S3 : 23,728.92

COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF
Gold
Opportunity: Bullish selama bertahan di atas 4.600, testing resistance 4.803.
Harga emas menunjukkan penguatan yang cukup solid dengan menembus level USD 4.790 per ounce pada perdagangan Kamis, melanjutkan tren kenaikan selama empat hari berturut-turut dan mendekati level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Penguatan ini terutama didorong oleh pelemahan dolar AS, yang terjadi seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap potensi meredanya konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Sentimen positif muncul setelah Presiden Donald Trump memberikan sinyal bahwa operasi militer AS di Iran kemungkinan akan segera diakhiri. Pernyataan ini diperkuat oleh pejabat Gedung Putih yang mengindikasikan adanya timeline dua hingga tiga minggu untuk mengakhiri konflik tersebut. Harapan de-eskalasi ini menekan permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven, sehingga memberikan ruang bagi emas untuk menguat.
Pivot : 4.636
R1 4.750 R2 4.803 R3 4.867
S1 4.636 S2 4.600 S3 4.529
Silver
Opportunity : Buy stop di 76.423 dengan target 77.609 dan stop loss dibawah 73.900
Pada XAGUSD, struktur besar masih menunjukkan downtrend, namun pergerakan terbaru memperlihatkan fase pullback bullish yang cukup kuat dari area bawah sekitar 68–70 hingga saat ini mendekati resistance penting. Kenaikan ini lebih bersifat korektif daripada pembalikan tren, karena belum ada perubahan struktur menjadi higher high yang signifikan pada timeframe H4. Saat ini harga bergerak di sekitar pivot 75.041 dan mendekati resistance 76.273, yang menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.
Open price :75.003 Pivot :75.041
R1: 76.273 S1: 73.900
R2: 77.374 S2: 72.628
R3: 78.646 S3: 71.527
Oil
Opportunity : Bullish selama bertahan di atas 100,00, testing resistance 105,10.
Harga minyak mentah WTI bergerak cenderung melemah dan bertahan di sekitar USD 98,82 per barel pada Kamis, melanjutkan tren penurunan dalam beberapa hari terakhir. Pelemahan ini dipicu oleh meningkatnya harapan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran dapat segera mereda, yang berpotensi mengurangi risiko gangguan pasokan global.
Pernyataan Presiden Donald Trump mengenai kemungkinan penghentian serangan militer dalam dua hingga tiga minggu ke depan menjadi faktor utama yang menekan harga minyak. Meskipun masih membuka opsi serangan terbatas, sinyal de-eskalasi ini cukup untuk meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan distribusi energi, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Pivot: 96,50
R1 105,10 S1 100,92
R2 108,00 S2 96,50
R3 111,79 S3 93,27
DAILY ECONOMIC DATA

WEBINAR HARI INI (Kamis, 02 April 2026)

Halo, Sobat Trader…
Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:
Jobless Claims AS Diproyeksikan Naik, Kemana Arah Harga Emas?
Catat jam dan waktunya ya!
| Kamis, 02 April 2026 | |
| 13.00 WIB | |
| Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia |
Silakan klik link di sini untuk join:
Pergerakan emas pada timeframe H4 terlihat mulai pulih setelah sebelumnya mengalami tekanan tajam, di mana harga kini berhasil naik dan menembus area trendline bearish serta bergerak di atas SMA 50, menandakan adanya perubahan momentum ke arah bullish. Saat ini harga sedang menguji resistance terdekat di area 4.803, dan jika mampu menembus level tersebut secara konsisten, maka peluang kenaikan dapat berlanjut menuju area 4.840 hingga 4.867, bahkan membuka jalan ke resistance berikutnya di sekitar 4.899.
Pergerakan US Oil pada timeframe H4 terlihat sedang mengalami koreksi setelah sebelumnya menguat cukup signifikan, di mana harga kini bergerak turun mendekati area support di sekitar 96,50 yang juga berdekatan dengan garis SMA, sehingga zona ini menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan emas di time frame H4 masih cenderung bullish dengan pivot di 4.665. Selama harga bertahan di atas level ini, peluang kenaikan tetap terbuka. Saat ini, harga mencoba bertahan di atas resistance 4.735. Jika level tersebut ditembus dengan kuat, kenaikan bisa berlanjut ke area 4.800 hingga 4.860.



Pergerakan emas di time frame H4 mulai menunjukkan pemulihan setelah sebelumnya mengalami tekanan turun yang cukup tajam. Harga kini berhasil naik dan menembus area resistance 4.600, sekaligus bergerak di atas SMA, yang mengindikasikan adanya perubahan momentum ke arah bullish dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area 4.529–4.600, potensi kenaikan masih terbuka untuk menguji resistance berikutnya di 4.726.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 terlihat masih berada dalam tren bullish setelah berhasil menembus area resistance sebelumnya dan bergerak di atas SMA 50, meskipun saat ini mulai mengalami koreksi dari area puncak di sekitar 105.10 106,75. Koreksi yang terjadi berpotensi menguji area support terdekat di 99,54 hingga 96,50, yang menjadi zona penting untuk menjaga struktur kenaikan tetap valid.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa USD/JPY masih memiliki potensi bergerak bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 159,50. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka untuk menguji resistance di 160,00, dilanjutkan ke 160,20 hingga 160,45.

Pergerakan emas pada time frame H4 masih berada dalam tren bearish, terlihat dari posisi harga yang bergerak di bawah SMA 50 dan struktur lower high yang terus terbentuk. Setelah sempat rebound, kenaikan tertahan di area resistance 4.600, yang juga berdekatan dengan garis SMA sehingga memperkuat tekanan jual.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 masih menunjukkan tren bullish yang kuat setelah harga berhasil menembus resistance 103,30 yang kini beralih menjadi support terdekat. Saat ini harga sedang menguji resistance berikutnya di area 108,00, dengan struktur higher high dan higher low yang tetap terjaga serta posisi harga yang konsisten di atas SMA 50.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan emas pada time frame H4 berpotensi mengalami rebound dengan level pivot berada di 4.467. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka dengan target resistance terdekat di 4.555. Jika resistance ini berhasil ditembus, kenaikan berpotensi berlanjut menuju 4.600 hingga 4.640.

