Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (14/04/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bullish  Range         0,70900 – 0,71500

Pasca gagalnya pembicaraan akhir pekan lalu, mata uang Aussie terhadap mata uang Greenback sempat mengalami pelemahan. Bahkan Aussie turun dari level tertinggi tiga minggu karena runtuhnya pembicaraan perdamaian AS-Iran dan eskalasi di sekitar Selat Hormuz memicu sentimen penghindaran risiko secara global dan memperkuat Dollar AS. Namun begitu ada pergerakan Dollar AS yang melemah, Aussie perlahan mengarah ke penguatan. Langkah tersebut menyusul rencana AS untuk membatasi pengiriman melalui Selat setelah pembicaraan akhir pekan yang gagal dengan Iran, yang mendorong harga minyak lebih tinggi dan meningkatkan risiko inflasi global. Lonjakan biaya energi memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral dapat menunda pemotongan suku bunga atau bahkan memperketat lebih lanjut. Di Australia, RBA (Reserve Bank of Australia) telah menaikkan suku bunga dua kali tahun ini menjadi 4,10%, dan pasar memperkirakan kenaikan lagi pada bulan Mei dan melihat suku bunga mendekati 4,65% pada akhir tahun. Kehati-hatian kini meningkat menjelang data pasar tenaga kerja minggu ini setelah angka pengangguran secara tak terduga naik ke level tertinggi dalam tiga bulan. Reli dolar Australia terhadap dolar Selandia Baru yang berlangsung sepanjang tahun juga menunjukkan tanda-tanda mencapai puncaknya setelah RBNZ bersikap lebih hawkish. Para pedagang kini menantikan pernyataan Wakil Gubernur RBA Hauser untuk mendapatkan sinyal apakah kebijakan tetap se-hawkish seperti negara-negara lain.

Pivot : 0,70595

R1 : 0,71331          S1 : 0,70190      

R2 : 0,71736          S2 : 0,69454

R3 : 0,72472          S3 : 0,69049


USDJPY

Opportunity:   Bearish  Range       159,300 – 158,500

Masih berlangsungnya ketegangan di Timur Tengah membuat pergerakan mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Dollar AS masih berada di jalur pelemahannya. Dimana Yen tertekan untuk sesi ketiga berturut-turut karena harga minyak melonjak lagi setelah AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan selama negosiasi perdamaian di Islamabad pada akhir pekan. Namun tanda penguatan Yen kembali muncul meski terbatas dan sementara di tengah pelemahan Dollar AS. Presiden Donald Trump juga mengumumkan rencana untuk memblokade Selat Hormuz dan dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan terhadap Iran, mengancam akan memperburuk krisis energi global. Konflik yang berkepanjangan mempersempit ruang lingkup Bank Sentral Jepang untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat karena para pembuat kebijakan terpecah antara mereka yang fokus pada meningkatnya risiko inflasi dan mereka yang khawatir tentang risiko penurunan pertumbuhan. Bank sentral akan mengadakan pertemuan kebijakan pada tanggal 27-28 April. Sementara itu, Menteri Ekonomi Ryosei Akazawa mencatat bahwa kebijakan moneter BOJ dapat digunakan sebagai alat untuk mengekang inflasi dengan mendukung penguatan yen. Mata uang tersebut kini berada di dekat level kunci 160 per dolar, yang sebelumnya memicu intervensi oleh otoritas pada Juli 2024.

Pivot : 159,522

R1 : 159,761          S1 : 159,192      

R2 : 160,091          S2 : 158,953

R3 : 160,330          S3 : 158,623


GBPUSD

Opportunity  :  Bullish menuju  :  1.3536  –  1.3575

Pounds berhasil menguat setelah tertekan di awal sesi perdagangan Senin kemarin. Penguatan mata-uang Poundsterling terjadi di tengah ketidakpastian geopolitik setelah gagal mendapatkan kesepakatan antara AS- Iran.  Walaupun negosiasi gagal, gencatan senjata selama dua minggu masih berlangsung dan dinilai tetap berjalan baik oleh Donald Trump. Kondisi ini menjaga ekspektasi bahwa dialog lanjutan masih mungkin terjadi dalam waktu dekat. Dengan kondisi tersebut penguatan U.S Dollar yang menjadi safe haven tidak berlanjut secara signifikan. GBP masih berpeluang untuk menguat pada perdagangan hari ini memanfaatkan gencatan senjata yang sedang berlangsung selama dua pekan.

Open  : 1.3500           Pivot  1.3459

R1  : 1.3508                S1  : 1.3429

R2  : 1.3536                S2  : 1.3380

R3  : 1.3575                S3  : 1.3320


EURUSD

Opportunity  : Bullish menuju  1.1806 – 1.1837

Euro kembali menguat pada perdagangan Senin kemarin. Euro sempat tertekan di awal sesi perdagangan Asia namun dapat kembali menguat hingga penutupan sesi perdagangan Amerika. Walaupun negosiasi gagal, gencatan senjata selama dua minggu masih berlangsung dan dinilai tetap berjalan baik oleh Donald Trump. Kondisi ini menjaga ekspektasi bahwa dialog lanjutan masih mungkin terjadi dalam waktu dekat. Dengan kondisi tersebut penguatan U.S Dollar yang menjadi safe haven tidak berlanjut secara signifikan. GBP masih berpeluang untuk menguat pada perdagangan hari ini memanfaatkan gencatan senjata yang sedang berlangsung selama dua pekan. Disisi lain tekanan tingkat Inflasi AS juga menekan laju penguatan Dollar AS.

Open  : 1.1757           Pivot  : 1.1726

R1  : 1.1764                S1  : 1.1702

R2  : 1.1806                S2  : 1.1663

R3  : 1.1837                S3  : 1.1609


USDCHF

Opportunity  :  Bearsh menuju  :  0.7791  –  0.7747

Swiss Franc ditutup menguat pada perdagangan Senin kemarin. Swiss Franc sempat tertekan di awal perdagangan sesi Asia, namun dapat kembali menguat hingga penutupan sesi perdagangan Amerika. Negosiasi upaya gencatan senjata AS-Iran yang diakhiri tanpa kesepakatan mendorong mata-uang Swiss Franc di buka lebih rendah. Namun dengan adanya gencatan senjata selama dua pekan dinilai berjalan dengan baik oleh Donald Trump. Kondisi ini menjaga ekspektasi bahwa dialog lanjutan masih mungkin terjadi dalam waktu dekat. CHF masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang disebabkan oleh tekanan tingkat Inflasi AS yang tinggi akan menekan nilai mata-uang U.S Dollar.

Open  : 0.7827           Pivot  : 0.7869

R1  : 0.7893                S1  : 0.7830

R2  : 0.7933               S2  : 0.7791

R3  : 0.7960                S3. : 0.7747


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.39025 dengan target 1.38794 dan stop loss diatas 1.39488

Secara struktur, USDCAD masih berada dalam uptrend yang valid, ditandai dengan pola higher high dan higher low yang konsisten sejak pertengahan Maret. Namun, pergerakan terakhir menunjukkan fase retracement setelah harga gagal melanjutkan kenaikan di area 1.39400 dan saat ini terkoreksi menuju area keseimbangan di sekitar pivot 1.38871. Secara teknikal, posisi harga di area pivot ini menjadi titik krusial karena menentukan apakah tren bullish akan berlanjut atau justru terjadi koreksi lebih dalam.

Open price :1.38722        Pivot :1.38871

R1: 1.39025         S1: 1.38562

R2: 1.39334         S2: 1.38408

R3: 1.39488         S3: 1.38099


DXY

Opportunity:   Bearish Range        98,300 – 98,000

Kondisi mata uang Dollar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya mengalami penguatan yang tertahan. Pelemahan Dollar AS ini terlihat pada Indeks Dollar AS (DXY) yang terus merosot dan sentuh level terendah hariannya 98,364. Tertekannya Dollar AS ini karena investor beralih ke aset yang lebih berisiko, didorong oleh optimisme bahwa kesepakatan antara AS dan Iran pada akhirnya dapat tercapai. Meskipun AS gagal mencapai kesepakatan dengan Iran pada akhir pekan, yang menyebabkan Presiden Trump mengumumkan blokade yang menargetkan pengiriman minyak Iran, ia kemudian mengindikasikan bahwa Iran telah melakukan kontak dan sekarang berupaya untuk melanjutkan negosiasi.

Pivot : 98,640

R1 :    98,916         S1 :    98,097

R2 :    99,459         S2 :    97,821

R3 :    99,735         S3 :    97,278


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bullish ke area 58,300

Indeks Nikkei 225 turun 0,88% dan ditutup pada 56.430 pada hari Senin, mengembalikan sebagian dari keuntungan pekan lalu karena harga minyak melonjak setelah kegagalan negosiasi AS-Iran pada akhir pekan di Islamabad. Presiden Donald Trump juga mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz dan dilaporkan mempertimbangkan serangan baru terhadap Iran, meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi yang lebih luas dalam krisis energi global. Di Jepang, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) 10 tahun acuan naik menjadi sekitar 2,49%, level tertinggi sejak 1997, karena melonjaknya biaya energi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan dalam waktu dekat. Sementara itu, Menteri Ekonomi Ryosei Akazawa mencatat bahwa kebijakan moneter BOJ dapat digunakan sebagai alat untuk mengekang inflasi dengan mendukung penguatan yen. Kerugian yang signifikan terlihat pada saham-saham unggulan indeks seperti Furukawa Electric (-1,1%), Tokyo Electron (-3,6%), Sumitomo Electric (-6,2%), Ibiden Co (-5,1%), dan Sony Group (-2,2%).

Pivot : 57,153

R1 : 58,186           S1 : 56,023

R2 : 58,718           S2 : 55,588

R3 : 60,283           S3 : 54,023


HANGSENG

Opportunity: Koreksi ke area: 27,000

Indeks Hang Seng turun 232 poin, atau 0,9%, dan ditutup pada 25.661 pada hari Senin, membalikkan kenaikan dari reli minggu lalu karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong kenaikan tajam harga minyak. Pasar berada di bawah tekanan karena investor mempertimbangkan kembali risiko pasokan setelah runtuhnya perundingan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, bersamaan dengan pengumuman Washington tentang blokade Selat Hormuz. Indeks acuan juga mengikuti sinyal regional yang lebih lemah, dengan futures AS menunjukkan penurunan di tengah volatilitas yang meningkat di pasar energi global. Kerugian sebagian diimbangi oleh kenaikan saham energi, industri, dan material. Namun, pelemahan saham teknologi dan perusahaan pialang yang berbobot besar membebani indeks di tengah keengganan risiko yang lebih luas dan meningkatnya kekhawatiran inflasi. Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan antara lain Tencent Holdings (-2,9%), AIA Group Limited (-1,7%), Xiaomi Corporation (0,8%), Semiconductor Manufacturing (-1,9%), dan Meituan Class (-1,3%).

Pivot : 27,272

R1 : 27,428    S1 : 27,125

R2 : 27,575    S2 : 26,969

R3 : 27,878    S3 : 26,666


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 25,385| SL: 25,285 | TP: 25,800

Saham-saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Senin, mengikuti sedikit penurunan harga minyak acuan dan penurunan imbal hasil karena investor berharap kesepakatan akhirnya akan tercapai antara AS dan Iran. S&P 500 dan Nasdaq 100 naik lebih dari 1% karena reli perusahaan di sektor perangkat lunak dan aplikasi, sementara Dow naik lebih dari 300 poin. Meskipun AS gagal mencapai kesepakatan dengan Iran selama akhir pekan, yang mendorong Presiden Trump untuk mengumumkan blokade yang menargetkan pengiriman minyak Iran, Trump kemudian menyatakan bahwa Iran telah menghubungi dan sekarang berupaya untuk melanjutkan negosiasi. Oracle melonjak lebih dari 12% dan Palantir, Crowdstrike, dan ServiceNow naik lebih dari 5%. Sementara itu, bank dan manajer aset menunjukkan hasil yang beragam menjelang laporan pendapatan mereka minggu ini, yang akan mengungkap risiko pada imbal hasil yang lebih tinggi dan kerentanan terhadap tekanan kredit swasta. Goldman Sachs adalah yang pertama melaporkan, merosot hingga 4% karena gagal memenuhi perkiraan pendapatan untuk pendapatan tetap, mata uang, dan perdagangan komoditas.

Pivot : 25,342.17

R1 : 25,771.08                     S1 : 25,126.33

R2 : 25,986.92                    S2 : 24,697.42

R3 : 26,631.67                  S3 : 24,052.67



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity: Bullish selama bertahan di atas 4.700 Namun, kenaikan sepertinya akan terbatas pada kisaran resistance 4.801-4.858

Harga emas menunjukkan pemulihan pada perdagangan hari Selasa, naik hingga mendekati level USD 4.760 per ounce setelah sebelumnya mengalami tekanan. Kenaikan ini didorong oleh perubahan sentimen pasar menyusul sinyal diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang membuka peluang dimulainya kembali negosiasi untuk mencapai gencatan senjata jangka panjang. Pernyataan dari Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan bahwa Iran telah lebih dulu menghubungi pihak Washington memberikan optimisme bahwa ketegangan geopolitik dapat mereda dalam waktu dekat.

Dari sisi Iran, Presiden Masoud Pezeshkian juga mengindikasikan kesiapan untuk melanjutkan dialog, selama proses tersebut tetap berada dalam kerangka hukum dan regulasi internasional. Harapan terhadap stabilitas geopolitik ini memicu perubahan aliran dana di pasar, di mana sebagian investor mulai mengurangi posisi safe haven mereka.

Pivot : 4.700

R1  4.801   R2  4.858  R3 4.899

S1  4.700   S2  4.644  S3  4.595


Silver

Opportunity : Buy stop di 76.423 dengan target 77.609 dan stop loss dibawah 73.900

Pada XAGUSD, struktur besar masih menunjukkan downtrend, namun pergerakan terbaru memperlihatkan fase pullback bullish yang cukup kuat dari area bawah sekitar 68–70 hingga saat ini mendekati resistance penting. Kenaikan ini lebih bersifat korektif daripada pembalikan tren, karena belum ada perubahan struktur menjadi higher high yang signifikan pada timeframe H4. Saat ini harga bergerak di sekitar pivot 75.041 dan mendekati resistance 76.273, yang menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.

Open price :75.003          Pivot :75.041

R1: 76.273            S1: 73.900

R2: 77.374            S2: 72.628

R3: 78.646            S3: 71.527


Oil

Opportunity : Harga saat ini mulai mendekati area support 95,27, sehingga terdapat peluang rebound untuk menguji resistance di kisaran 100,39–102,58. Namun, selama harga masih berada di bawah area tersebut, tren keseluruhan tetap cenderung bearish.

Harga minyak mentah dunia, khususnya WTI, mengalami koreksi tajam pada hari Selasa dengan penurunan lebih dari 2% hingga berada di bawah level USD 97 per barel. Pelemahan ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat menguat, seiring munculnya harapan baru terhadap potensi tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran terkait gencatan senjata jangka panjang.

Sentimen pasar berubah setelah kedua negara menunjukkan sinyal keterbukaan untuk melanjutkan negosiasi. Pernyataan Presiden Donald Trump yang mengungkapkan bahwa Iran telah menginisiasi komunikasi, serta respons positif dari Presiden Masoud Pezeshkian, memberikan indikasi bahwa ketegangan dapat mereda. Meskipun pembicaraan sebelumnya yang berlangsung selama 21 jam belum menghasilkan kesepakatan, peluang dialog lanjutan cukup untuk menekan premi risiko geopolitik di pasar minyak.

Pivot: 100,39

R1 105,58         S1  95,27

R2  102,58       S2  91,06

R3  100,39        S3 86,38


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Selasa, 14 April 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Setup Trading S&R: Menanti Momentum dari Data PPI AS

Catat jam dan waktunya ya!

   Selasa, 14 April 2026 
  13.00 WIB
  Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy