FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH
AUDUSD
Opportunity: Bullish Range 0,71800 – 0,72300
Setelah sebelumnya mata uang Aussie terhadap mata uang Greenback sempat mengalami pelemahan, namun akhirnya Aussie berusaha bergerak menguat. Awal pelemahan Aussie ini berada di jalur penurunan bulanan sekitar 0,5%, karena pasar secara tajam mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut di tengah tanda-tanda bahwa pengetatan moneter sebelumnya mulai berdampak pada perekonomian. Hal ini terjadi setelah angka inflasi April yang lebih rendah dari perkiraan dan data pengeluaran konsumen yang lebih lemah awal pekan ini, serta tanda-tanda pendinginan di pasar tenaga kerja baru-baru ini, mendorong investor untuk secara tajam memangkas kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Juni menjadi hanya 5%. Pasar masih memperkirakan peluang sebesar 70% untuk terjadinya penurunan terakhir hingga 4,6% pada kuartal terakhir tahun ini. Perhatian kini beralih ke sejumlah data ekonomi minggu depan, termasuk survei PMI manufaktur terakhir, neraca perdagangan, dan angka PDB utama, yang akan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang kesehatan ekonomi. Meskipun mengalami penurunan bulanan, Dollar Australia menuju kenaikan mingguan yang moderat, karena laporan tentang kesepakatan awal antara AS dan Iran, termasuk potensi pembukaan kembali Selat Hormuz yang vital, meningkatkan sentimen risiko global.
Pivot : 0,71773
R1 : 0,72061 S1 : 0,71546
R2 : 0,72288 S2 : 0,71258
R3 : 0,72576 S3 : 0,71031
USDJPY
Opportunity: Bullish Range 159,200 – 159,600
Saat ini mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Dollar AS mulai bergerak stabil. Kondisi tersebut terjadi setelah Menteri Keuangan Satsuki Katayama memperingatkan bahwa otoritas dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing jika terjadi volatilitas berlebihan atau aktivitas perdagangan spekulatif. Investor juga menantikan data resmi Kementerian Keuangan yang akan dirilis hari ini, yang mungkin akan mengkonfirmasi intervensi pemerintah pada akhir April untuk mendukung mata uang, dengan beberapa analis memperkirakan pihak berwenang telah menghabiskan sebanyak 10 triliun Yen untuk upaya stabilisasi. Sementara itu, data domestik menunjukkan penjualan ritel Jepang tumbuh dengan laju tercepat dalam setahun, sementara produksi industri meningkat di luar dugaan. Gubernur Bank Sentral Jepang Kazuo Ueda juga memperingatkan minggu ini tentang meningkatnya risiko inflasi yang terkait dengan harga minyak yang lebih tinggi, meskipun ia tidak mengindikasikan apakah bank sentral dapat menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya.
Pivot : 159,241
R1 : 159,392 S1 : 159,115
R2 : 159,518 S2 : 158,964
R3 : 159,669 S3 : 158,838
GBPUSD
Opportunity : Bullish menuju : 1.3509 – 1.3533
Sesuai perkiraan, Pounds ditutup menguat pada perdagangan di akhir pekan kemarin. Penguatan mata-uang Poundsterling didukung adanya sentimen positif setelah laporan mengenai kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran untuk memperpanjang gencatan senjata serta melanjutkan negosiasi perdamaian. Pasar menilai perkembangan tersebut dapat mengurangi risiko terhadap perdagangan global, terutama jika Selat Hormuz kembali beroperasi secara normal dalam beberapa bulan ke depan.Indeks dolar melemah ke level 98,90 setelah sebelumnya sempat menguat akibat meningkatnya ketidakpastian selama konflik berlangsung. Pelemahan dolar memberikan ruang bagi mata uang utama lainnya termasuk Poundsterling. Fokus pada Minggu ini akan datang dari laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk bulan Mei. Konsensus memperkirakan ekonomi AS menciptakan sekitar 96.000 lapangan kerja baru, lebih rendah dibandingkan 115.000 pada April. Tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di level 4,3%. GBP masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini.
Open : 1.3450 Pivot 1.3456
R1 : 1.3485 S1 : 1.3437
R2 : 1.3509 S2 : 1.3408
R3 : 1.3533 S3 : 1.3367
EURUSD
Opportunity : Bullish menuju 1.1718 – 1.1755
Euro ditutup menguat pada perdagangan Jumat kemarin. Menurunnya kekhawatiran konflik Timur-tengah yang membawa kenaikan harga Minyak global setelah muncul tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Harapan bahwa kedua negara dapat mempertahankan gencatan senjata dan membuka kembali jalur perdagangan melalui Selat Hormuz membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap risiko geopolitik dan gangguan pasokan energi global. Berita tersebut turut menekan dolar AS. Indeks dolar melemah ke level 98,90 setelah sebelumnya sempat menguat akibat meningkatnya ketidakpastian selama konflik berlangsung. Pelemahan dolar memberikan ruang bagi mata uang Euro. Minggu ini pelaku pasar akan fokus pada laporan Tenaga-kerja AS Non-farm payroll. Konsensus memperkirakan ekonomi AS menciptakan sekitar 96.000 lapangan kerja baru, lebih rendah dibandingkan 115.000 pada April. Tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di level 4,3%. EUR masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini.
Open : 1.1651 Pivot : 1.1662
R1 : 1.1685 S1 : 1.1648
R2 : 1.1718 S2 : 1.1625
USDCHF
Opportunity : Bearish menuju : 0.7775 – 0.7748
Swiss Franc kembali ditutup menguat pada perdagangan Jumat kemarin. Sentimen positif dari kemajuan perkembangan negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Harapan bahwa kedua negara dapat mempertahankan gencatan senjata dan membuka kembali jalur perdagangan melalui Selat Hormuz membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap risiko geopolitik dan gangguan pasokan energi global.CHF masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang diperkirakan Dollar AS masih akan tertekan akibat tekanan Inflasi AS yang masih tinggi dan pertumbuhan ekonomi AS yang melambat. Indeks dolar melemah ke level 98,90 setelah sebelumnya sempat menguat akibat meningkatnya ketidakpastian selama konflik berlangsung. Pelemahan dolar memberikan ruang bagi mata uang utama lainnya termasuk Franc Swiss. CHF masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang disebabkan oleh pelemahan akan permintaan U.S Dollar.
Open : 0.7802 Pivot : 0.7814
R1 : 0.7846 S1 : 0.7794
R2 : 0.7870 S2 : 0.7775
R3 : 0.7898 S3. : 0.7748
USDCAD
Opportunity : Sell limit di 1.39025 dengan target 1.38794 dan stop loss di atas 1.39488
Secara struktur, USDCAD masih berada dalam uptrend yang valid, ditandai dengan pola higher high dan higher low yang konsisten sejak pertengahan Maret. Namun, pergerakan terakhir menunjukkan fase retracement setelah harga gagal melanjutkan kenaikan di area 1.39400 dan saat ini terkoreksi menuju area keseimbangan di sekitar pivot 1.38871. Secara teknikal, posisi harga di area pivot ini menjadi titik krusial karena menentukan apakah tren bullish akan berlanjut atau justru terjadi koreksi lebih dalam.
Open price :1.38722 Pivot :1.38871
R1: 1.39025 S1: 1.38562
R2: 1.39334 S2: 1.38408
R3: 1.39488 S3: 1.38099
DXY
Opportunity: Bearish Range 98,900 – 98,600
Pelemahan mata uang Dollar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya kembali terjadi. Kondisi tersebut terlihat pada Indeks Dollar AS (DXY) yang kembali merosot dan sentuh level terendah hariannya di 98,751. Mata uang Greenback ini mendekati level terendah dua minggu, tetapi berada di jalur untuk mengakhiri bulan Mei sekitar 1% lebih tinggi, karena investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah. Muncul tanda-tanda bahwa AS dan Iran mungkin lebih dekat dari sebelumnya untuk mencapai kesepakatan, dengan laporan terbaru menunjukkan bahwa kedua negara telah mencapai pemahaman awal untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan memulai diskusi tentang masa depan program nuklir Teheran, meskipun Presiden Trump belum secara resmi mendukung persyaratan tersebut. Harga minyak telah turun, membantu meredakan tekanan inflasi. Data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa inflasi bulanan PCE baik secara keseluruhan maupun inti berada di bawah ekspektasi meskipun angka tahunan tetap jauh di atas target Fed di angka 3,8% dan 3,3%. Investor saat ini memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga dana federal tidak berubah hingga akhir tahun, meskipun pasar masih memberikan probabilitas sekitar 46% untuk kenaikan suku bunga pada bulan Desember.
Pivot : 98,959
R1 : 99,168 S1 : 98,733
R2 : 99,394 S2 : 98,524
R3 : 99,603 S3 : 98,298

INDICES ZONE BY FEDI
NIKKEI
Opportunity: Bearish ke area 60,115
Indeks Nikkei 225 melonjak 1,6% menjadi di atas 65.700 sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1% menjadi 3.942 pada hari Jumat, karena saham-saham Jepang melanjutkan reli menuju rekor tertinggi baru setelah laporan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan sementara untuk memperpanjang gencatan senjata mereka selama 60 hari dan memulai negosiasi mengenai program nuklir Teheran. Laporan tersebut juga menunjukkan kemungkinan dimulainya kembali pengiriman tanpa batasan melalui Selat Hormuz, yang mendorong harga energi lebih rendah dan meredakan kekhawatiran bagi negara-negara pengimpor minyak seperti Jepang. Di dalam negeri, data menunjukkan penjualan ritel Jepang tumbuh dengan laju tercepat dalam setahun, sementara produksi industri meningkat secara tak terduga. Di antara saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan, Kioxia naik 2%, SoftBank Group melonjak 6,2%, Murata Manufacturing naik 6,9%, Taiyo Yuden naik 5,8%, dan Ibiden Co naik 4,2%. Indeks Nikkei dan Topix tetap berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan kenaikan bulanan lebih dari 10% dan 5% secara berturut-turut.
Pivot : 62,026
R1 : 63,068 S1 : 60,773
R2 : 64,321 S2 : 59,731
R3 : 66,616 S3 : 57,436
HANGSENG
Opportunity: Menguji support ke area: 25,434
Indeks Hang Seng naik 170 poin, atau 0,7%, menjadi 25.357 pada hari Senin, memulai bulan baru dengan catatan positif karena kenaikan saham di sektor jasa teknologi, teknologi elektronik, dan saham terkait konsumen mengangkat pasar. Sentimen didukung oleh optimisme berkelanjutan seputar investasi terkait kecerdasan buatan dan pembelian kembali di awal bulan. Investor terus memantau perkembangan di Timur Tengah setelah harga minyak naik dan dolar AS menguat di tengah kemajuan terbatas menuju gencatan senjata permanen AS-Iran. Meskipun ketegangan geopolitik yang tinggi membuat pasar energi tetap menjadi fokus, saham Hong Kong tetap didukung oleh selera risiko yang stabil. Di antara saham yang mengalami kenaikan terbesar adalah Tencent Holdings (2,4%), Akeso Inc. (9,14%), Lenovo (5,8%), Pop Mart International (3,4%), dan Xiaomi Corporation (2,1%).
Pivot : 25,870
R1 : 26,094 S1 : 25,448
R2 : 26,516 S2 : 25,224
R3 : 27,162 S3 : 24,578
NASDAQ
Opportunity:Buy Limit: 29,254| SL: 29,150 | TP: 29,500
Kontrak berjangka saham AS bergerak sedikit lebih tinggi pada hari Senin seiring dimulainya perdagangan Juni, dengan indeks utama tetap berada di dekat level rekor. Wall Street menutup kinerja Mei yang kuat, dengan Dow naik 2,79%, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing naik 5,15% dan 8,36%. Saham teknologi terus mendorong kenaikan, didukung oleh antusiasme yang berkelanjutan seputar investasi terkait kecerdasan buatan. Sentimen pasar juga diuntungkan dari musim pendapatan yang solid, dengan sekitar 85% perusahaan S&P 500 melaporkan hasil kuartal pertama di atas ekspektasi. Sementara itu, AS dan Iran menyepakati nota kesepahaman 60 hari untuk mempertahankan gencatan senjata, meskipun negosiasi tentang perjanjian perdamaian yang lebih luas dan permanen masih berlangsung. Investor sekarang fokus pada laporan penggajian non-pertanian yang akan datang, yang dapat memberikan petunjuk penting tentang kondisi pasar tenaga kerja dan arah kebijakan Federal Reserve di masa depan.
Pivot : 29,373.83
R1 : 29,634.42 S1 : 29,195.92
R2 : 29,812.33 S2 : 28,935.33
R3 : 30,250.83 S3 : 28,935.33

COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF
Gold
Opportunity: Bullish selama bertahan di atas support 4.490, testing resistance 4.595.
Harga emas bergerak stabil di atas level USD 4.500 per ounce pada perdagangan Senin setelah mengalami volatilitas yang cukup tinggi sepanjang pekan sebelumnya. Pergerakan pasar masih didominasi oleh perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait upaya mencapai kesepakatan gencatan senjata jangka panjang. Selama akhir pekan, kedua negara saling bertukar usulan perubahan terhadap rancangan perjanjian yang mencakup perpanjangan gencatan senjata serta pembukaan kembali Selat Hormuz. Namun demikian, pasar masih meragukan sejauh mana kemajuan yang telah dicapai dalam proses negosiasi tersebut.
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh pernyataan Presiden Donald Trump yang kembali menegaskan tuntutannya agar Iran menghentikan program nuklirnya dan memulihkan status Selat Hormuz sebagai jalur perairan internasional yang terbuka. Ketidakpastian geopolitik yang masih tinggi membuat investor tetap berhati-hati dalam mengambil posisi.
Pivot : 4.491
R1 4.595 R2 4.637 R3 4.670
S1 4.491 S2 4.453 S3 4.418
Silver
Opportunity :Buy stop di 76.423 dengan target 77.609 dan stop loss dibawah 73.900
Pada XAGUSD, struktur besar masih menunjukkan downtrend, namun pergerakan terbaru memperlihatkan fase pullback bullish yang cukup kuat dari area bawah sekitar 68–70 hingga saat ini mendekati resistance penting. Kenaikan ini lebih bersifat korektif daripada pembalikan tren, karena belum ada perubahan struktur menjadi higher high yang signifikan pada timeframe H4. Saat ini harga bergerak di sekitar pivot 75.041 dan mendekati resistance 76.273, yang menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.
Open price :75.003 Pivot :75.041
R1: 76.273 S1: 73.900
R2: 77.374 S2: 72.628
R3: 78.646 S3: 71.527
Oil
Opportunity : Bearish selama di bawah 92,49, testing support 85,41 – 83,21.
Harga minyak mentah WTI menguat kembali dan diperdagangkan di atas USD 89 per barel pada awal pekan, setelah sebelumnya mencatat pelemahan selama pekan lalu. Penguatan ini terjadi di tengah masih tingginya ketidakpastian mengenai prospek tercapainya kesepakatan damai yang lebih permanen antara Amerika Serikat dan Iran.
Selama akhir pekan, Washington dan Teheran kembali melakukan pertukaran proposal terkait revisi rancangan perjanjian yang bertujuan memperpanjang gencatan senjata serta membuka kembali akses pelayaran melalui Selat Hormuz. Meski dialog diplomatik terus berlangsung, pasar menilai belum ada kepastian mengenai tercapainya kemajuan yang signifikan. Situasi ini membuat pelaku pasar tetap memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak.
Pivot: 92,49
R1 92,49 S1 85,41
R2 94,56 S2 83,21
R3 96,90 S3 78,97
DAILY ECONOMIC DATA

