Market Summary
Peluang Trading EUR/USD kembali menarik perhatian pasar menjelang keputusan suku bunga European Central Bank (ECB) dan rilis Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat (AS). EUR/USD bergerak dalam rentang sempit di sekitar 1,1640 pada perdagangan Eropa, Kamis.
Investor kini menunggu dua agenda utama yang berpotensi menggerakkan pasangan mata uang tersebut. ECB akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada pukul 12:15 GMT (19:15 WIB). Sementara itu, AS akan merilis data PPI Agustus pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB).
ECB Diperkirakan Naikkan Suku Bunga 25 Basis Poin
Pasar memperkirakan ECB menaikkan Deposit Facility Rate sebesar 25 basis poin menjadi 2,5%. Ekspektasi tersebut membuat keputusan suku bunga bukan satu-satunya perhatian investor.
Pasar juga akan mencermati pernyataan kebijakan ECB dan konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde. Nada komunikasi Lagarde dapat menentukan arah euro setelah keputusan suku bunga.
Danske Bank memperkirakan ECB akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Kenaikan tersebut akan membawa Deposit Facility Rate ke level 2,50%, sesuai dengan ekspektasi pasar dan harga yang tercermin dalam perdagangan.
Danske Bank juga memperkirakan Christine Lagarde akan mempertahankan fleksibilitas dalam menentukan arah suku bunga berikutnya. Ia kemungkinan tidak memberikan panduan tegas mengenai langkah kebijakan selanjutnya.
Sikap tersebut dapat membatasi reaksi pasar. Namun, setiap perubahan nada dalam pernyataan Lagarde tetap berpotensi memicu pergerakan EUR/USD yang lebih besar.
PPI AS Jadi Pemicu Pergerakan Dolar
Selain keputusan ECB, investor juga menunggu data PPI AS untuk Agustus. Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan merilis data tersebut pada pukul 12:30 GMT.
PPI utama AS diperkirakan naik menjadi 5,3% secara tahunan dari 4,7% pada Juli. Kenaikan tersebut menunjukkan tekanan harga di tingkat produsen masih menjadi perhatian pasar.
Data PPI inti juga diperkirakan meningkat. PPI inti, yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi yang volatil, sebelumnya naik 4,2% secara tahunan. Angka terbaru diperkirakan mencapai 4,6%.
Jika PPI AS tampil lebih kuat dari perkiraan, dolar AS berpotensi mendapat dukungan. Pasar dapat menilai tekanan inflasi masih tinggi sehingga peluang pelonggaran kebijakan moneter AS dapat berkurang.
Sebaliknya, data yang lebih lemah dari ekspektasi dapat menekan dolar AS. Kondisi tersebut berpotensi memberi ruang bagi EUR/USD untuk bergerak lebih tinggi.
Peluang Trading EUR/USD Bergantung pada Dua Katalis
Pergerakan EUR/USD saat ini cenderung konsolidatif di sekitar 1,1640. Kondisi tersebut mencerminkan sikap hati-hati investor menjelang dua agenda ekonomi penting.
Keputusan ECB dapat menjadi katalis pertama. Kenaikan suku bunga 25 basis poin sudah masuk dalam ekspektasi pasar. Karena itu, perhatian utama akan tertuju pada pernyataan Christine Lagarde mengenai arah kebijakan berikutnya.
PPI AS kemudian menjadi katalis kedua. Data yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat dolar AS, sedangkan angka yang lebih rendah dapat memberikan tekanan pada mata uang tersebut.
Dengan kondisi tersebut, trader perlu memperhatikan respons EUR/USD setelah kedua data keluar. Pergerakan awal bisa menjadi sangat volatil karena pasar harus mencerna keputusan ECB dan data PPI dalam waktu yang berdekatan.
Fokus pada Level EUR/USD dan Reaksi Pasar
Peluang Trading EUR/USD akan sangat bergantung pada kemampuan pasangan mata uang ini keluar dari fase konsolidasi. Trader sebaiknya tidak hanya melihat angka suku bunga ECB, tetapi juga mencermati arah komunikasi bank sentral dan kejutan dari data PPI AS.
Kenaikan EUR/USD dapat memperoleh dukungan jika ECB memberikan sinyal kebijakan yang lebih hawkish atau PPI AS berada di bawah ekspektasi. Sebaliknya, tekanan terhadap euro dapat meningkat jika komunikasi ECB terdengar dovish atau PPI AS menunjukkan tekanan harga yang lebih kuat.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa EUR/USD masih memiliki potensi untuk bergerak bullish pada time frame H4. Level pivot berada di 1.1620. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka dengan target pengujian resistance di 1.1674, kemudian 1.1687, hingga 1.1701.
Sebagai skenario alternatif, jika EUR/USD turun dan menembus level 1.1620, tekanan jual berpotensi meningkat. Kondisi ini dapat membuka peluang koreksi lanjutan menuju area support 1.1597 hingga 1.1584.
Resistance 1.1674 Resistance 2: 1.1687 Resistance 3: 1.1701
Support1: 1.1620 Support 2: 1.1597 Support 3: 1.1584
Baca juga: Peluang Trading AUD/USD Pasca Data Inflasi China
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
