Market Summary
Pasangan mata uang USD/CHF mencatat pergerakan positif pada sesi perdagangan Asia hari Kamis, mencapai level tertinggi dalam lebih dari seminggu di sekitar 0,8345–0,8350. Penguatan ini mengakhiri pergerakan harga stagnan pada hari sebelumnya. Tren naik yang telah berlangsung beberapa hari, sejak level terendah tiga minggu di bawah 0,8200 pada Senin, terus berlanjut.
Sentimen Risiko Global Mendukung USD/CHF
Putusan Pengadilan Perdagangan Internasional yang memblokir tarif perdagangan balasan yang diusulkan oleh Presiden Donald Trump memberikan sentimen positif pada pasar global. Berita ini mendorong kenaikan tajam pada Wall Street dan bursa saham Asia, sekaligus melemahkan permintaan untuk aset safe-haven seperti Franc Swiss (CHF). Di sisi lain, permintaan terhadap dollar AS (USD) meningkat signifikan, memberikan dorongan tambahan bagi pasangan USD/CHF.
Indeks Dollar dan Pernyataan Hawkish dari Federal Reserve
Indeks dollar AS (DXY), yang mengukur kinerja USD terhadap sekeranjang mata uang utama, melanjutkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Data ini didukung oleh risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang menunjukkan pendekatan hati-hati terhadap kebijakan suku bunga. Meski peluang penurunan suku bunga lebih agresif mereda, pasar tetap memperkirakan Federal Reserve akan melakukan dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin sebelum akhir tahun.
Faktor Fundamental dan Data Ekonomi AS Menjadi Fokus
Namun, ekspektasi pemangkasan suku bunga ini membatasi penguatan lebih lanjut dari USD. Para pelaku pasar kini menantikan data ekonomi AS, termasuk estimasi awal PDB kuartal pertama, klaim pengangguran mingguan, dan penjualan rumah tertunda, untuk mencari peluang perdagangan jangka pendek.
Analisis Teknikal
Secara teknikal, analisis Trading Central menunjukkan USD/CHF masih berpeluang bullish pada kerangka waktu H4. Level pivot berada di 0,8265. Selama harga bertahan di atas level ini, potensi kenaikan terbuka untuk menguji resistance di 0,8360–0,8430.
Sebaliknya, jika harga turun dan menembus 0,8265, pergerakan selanjutnya diperkirakan menuju support di 0,8240–0,8225.
Resistance 1: 0.8360 Resistance 2: 0.8395 Resistance 3: 0.8430
Support1: 0.8265 Support 2: 0.8240 Support 3: 0.8225
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Pergerakan emas pada time frame H4 menunjukkan pelemahan setelah gagal menembus garis tren turun dan menembus ke bawah SMA 50, yang sebelumnya bertindak sebagai support. Ini mengindikasikan potensi lanjutan penurunan. Support terdekat berada di 3.250, dengan target berikutnya di 3.204 dan 3.153 jika tekanan jual berlanjut.
Pergerakan US Oil pada grafik H4 menunjukkan sinyal teknikal yang mulai menguat setelah berhasil menembus ke atas garis SMA 50. Ini menandakan potensi pembalikan arah dari fase konsolidasi menjadi fase kenaikan. Pergerakan harga juga mulai membentuk higher lows, mengindikasikan tekanan beli yang meningkat.
Dari sudut pandang teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan emas masih memiliki kecenderungan bullish pada time frame H4, dengan level pivot berada di 3.303. Selama harga tetap berada di atas level ini, potensi penguatan tetap terbuka untuk menguji area resistance di kisaran 3.333–3.357.
Pergerakan emas di time frame H4 terlihat bahwa harga sedang mengalami koreksi setelah tertahan di resistance kunci di 3.3365,94, namun pergerakan harga masih berada di atas level Fibonacci retracement (FR) 38.2% di kisaran 3.278,96 dan di atas SMA 50, yang menunjukkan adanya potensi lanjutan tren bullish. Jika harga mampu bertahan di atas area support ini, peluang untuk kembali menguji resistance terdekat di 3.328,81 tetap terbuka. Resistance ini sebelumnya berfungsi sebagai support sehingga memiliki peran signifikan dalam menentukan arah pergerakan berikutnya.
Pada timeframe H4, pergerakan harga US Oil berada di bawah SMA 50, menandakan tekanan bearish yang dominan setelah gagal bertahan di atas resistance 62.13. Jika pelemahan berlanjut, support terdekat berada di 60.69, dengan potensi penurunan lebih jauh ke 60.03 atau bahkan 59.21 jika level ini ditembus.
Pada time frame H4, harga emas menunjukkan bias bullish setelah berhasil menembus descending trend line sebelumnya, menjadikan level 3.335 sebagai support kunci. Selama harga bertahan di atas level ini, potensi penguatan untuk menguji resistance di 3.366 tetap terbuka. Jika resistance tersebut ditembus, target kenaikan selanjutnya berada di area 3.398 hingga 3.430.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 terlihat harga saat ini berada di bawah SMA 50 dan sedang menguji area support kritis di level 60.98. Jika harga berhasil menembus level ini, maka tekanan bearish dapat mendorong penurunan lebih lanjut menuju support berikutnya di 60.03 hingga 59.21.
Secara teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/USD masih cenderung bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.1260. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan tetap terbuka untuk menguji area resistance di kisaran 1.1425-1.1480.
Pergerakan emas pada time frame H4 menunjukkan gap down setelah harga tertahan di resistance 3.366, tetapi struktur bullish tetap terjaga karena harga bertahan di atas support 3.335, yang juga merupakan area konfirmasi breakout dari downtrend line. Jika support 3.335 bertahan, peluang untuk menguji kembali resistance 3.366 tetap terbuka, dengan target berikutnya di 3.398 dan 3.430.
Pergerakan US Oil pada timeframe H4, terlihat harga saat ini berada di atas SMA 50, menunjukkan potensi pergerakan bullish jangka pendek. Harga telah mendekati resistance di 62.85, yang menjadi area kunci. Jika mampu menembus resistance ini, target berikutnya adalah 63.52 dan 64.15. Namun, jika terjadi penolakan di area resistance, harga berpotensi terkoreksi kembali ke support di 60.98, dengan support lebih rendah di 60.03 dan 59.21.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa USD/CAD masih cenderung bearish pada time frame H4. Level pivot tercatat berada di 1.3860. Selama harga bergerak di bawah level ini, arah selanjutnya diperkirakan turun. Target penurunan berada di area support 1.3790-1.3760, dengan potensi menuju support kuat di 1.3700.
