Fokus Pasar Hari Ini : US Core PCE Dan US Personal Spending Berpotensi Positif Bagi US Dollar

Departemen Perdagangan AS menyatakan perekonomian tumbuh dengan kontribusi utama  dari belanja konsumen yang kuat melampaui prediksi resesi pada tahun 2023, dengan produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat meningkat sebesar 3,3% YoY dan pertumbuhan setahun penuh sebesar 2,5%. 

Dollar AS menguat setelah data tersebut dirilis dan berpotensi memicu spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga di tengah perekonomian yang secara umum stabil.

Sebaliknya, Euro berada di bawah tekanan setelah Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga tidak berubah pada rekor tertinggi 4% dan Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan “terlalu dini untuk membahas penurunan suku bunga” bagi perekonomian zona euro, 

Lagarde menyatakan bahwa risiko terhadap pertumbuhan ekonomi adalah besar, dan “condong ke sisi bawah.” 

Dow Jones Industrial Average naik 96,62 poin, atau 0,26%, lebih tinggi pada 37,903.01. S&P 500 naik 9,93 poin, atau 0,20%, menjadi 4.878,48 sedangkan Nasdaq Composite  kehilangan 10,37 poin, atau 0,07%, menjadi 15,471.55.

Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun yang menjadi acuan turun menjadi 4,1299% dibandingkan dengan penutupan AS sebesar 4,178%. Imbal hasil (yield) obligasi dua tahun naik seiring dengan ekspektasi para pedagang terhadap suku bunga dana Fed yang lebih tinggi, menyentuh 4,3118% dibandingkan dengan penutupan AS di 4,378%.

Dalam mata uang, euro turun 0,4% hari ini di $1,0834, setelah kehilangan 1,82% dalam sebulan. Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang mitra dagang utama lainnya, naik 0,3%.

Dollar naik 0,21% terhadap yen menjadi 147,81. Hal ini terjadi setelah yen pada hari Rabu menunjukkan reli satu hari terbesarnya terhadap dolar dalam sebulan setelah adanya petunjuk kenaikan suku bunga di Jepang.

Di pasar komoditas, harga minyak naik pada hari Kamis ke level tertinggi sejak akhir November menyusul data AS, dan ketegangan di Laut Merah terus mengganggu perdagangan global.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate ditutup naik 3%, atau $2,27 pada $77,36 per barel. Minyak mentah Brent berakhir naik 2,99%, atau $2,39, pada $82,43. 

Emas naik tipis pada hari Kamis karena imbal hasil Treasury turun setelah data PDB AS menyoroti bahwa laju inflasi melambat, sementara fokus beralih ke data inflasi untuk petunjuk lebih lanjut mengenai strategi penurunan suku bunga Federal Reserve.

Harga emas ditutup di area 2,019.80, pada perdagangan hari Kamis(25/1) atau naik sebesar 0,2% setelah sebelumnya sempat mencapai harga terendah di area 2,009.69. 

Emas juga mendapat dukungan dari laporan terpisah yang menunjukkan klaim awal tunjangan pengangguran negara di Amerika Serikat meningkat 25,000 menjadi 214,000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 20 Januari. Para ekonom memperkirakan 200,000 klaim pada minggu terakhir.

Prospek Harga Emas Jumat(26/1/24) 

Data Perdagangan pada hari Kamis(25/1)

Open: 2,013.71     High: 2,025.12    Low: 2,009.69     Close: 2,019.80   Range: $26.43

Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 2,028.65 dengan dorongan lebih luas  menuju area  2,039.23  – 2,051.60

Untuk area support emas akan menguji level harga 2,001.72 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,988.94 – 1,978.72

 

GOLD INTRADAY AREA

R1 2,026   R2 2,039    R3 2,052

S1 2,010      S2  2,003   S3 1,995

OPEN POSITION BUY
Price Level 2,010
Profit Target Level 2,023
Stop Loss Level 2,003
OPEN POSITION SELL
Price Level 2,026
Profit Target Level 2,018
Stop Loss Level 2,033

 

Prospek Harga Minyak Hari Jumat(26/01/24)

Data perdagangan pada hari Kamis(25/01)

Open: 75.28  High: 77.48  Low: 75.15  Close: 77.15   Range:  $2.33

Minyak akan menguji area resistance di 78.24  dengan dorongan lebih luas  menuju area 79.52 – 80.31

Untuk area support minyak tetap akan menguji area 76.52 dengan tekanan lebih dalam menuju area  75.57 – 74.66

 

OIL INTRADAY AREA

R1 78.24    R2 79.52    R3 80.31

S1 76.52      S2  75.57   S3 74.66

OPEN POSITION BUY
Price Level 76.52
Profit Target Level 75.45
Stop Loss Level 76.02
OPEN POSITION SELL
Price Level 78.24
Profit Target Level 77.10
Stop Loss Level 78.74

 

image-artikel

Popular Jurnal