Harga Emas Bergerak Fluktuatif
Harga emas bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis setelah dolar AS kembali menguat di tengah memudarnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran dalam waktu dekat. Pernyataan yang saling bertentangan dari Teheran membuat pelaku pasar mulai berhati-hati mengambil posisi di aset safe haven.
Spot emas tercatat naik 0,3% ke USD4.705,76 per troy ounce, sementara kontrak berjangka emas menguat 0,4% menjadi USD4.714,84 per troy ounce. Meski masih menguat, kedua kontrak tersebut mulai menjauh dari level tertinggi dua pekan yang sempat tercapai sebelumnya.
Sentimen pasar juga tertekan setelah muncul laporan bahwa Washington mempertimbangkan kembali operasi pengamanan kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz. Langkah tersebut memicu kekhawatiran baru terkait eskalasi konflik di Timur Tengah.
Pasar Tunggu Kejelasan Negosiasi AS-Iran
Sebelumnya, emas melonjak lebih dari 3% pada perdagangan Rabu. Kenaikan itu menjadi penguatan harian terbesar sejak akhir Maret setelah harga minyak turun tajam akibat harapan meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah.
Pasar kini menunggu kejelasan lebih lanjut terkait jalur diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Teheran disebut tengah mempelajari proposal baru yang berpotensi membuka kembali akses Selat Hormuz.
Laporan media menyebut Washington dan Teheran sedang menyiapkan kerangka negosiasi baru berisi 14 poin untuk memulai kembali pembicaraan damai. Diskusi tersebut diperkirakan dimulai pekan depan di Pakistan dengan fokus pada program nuklir Iran dan pelonggaran sanksi ekonomi.
Meski demikian, sejumlah isu penting masih menjadi hambatan utama, termasuk pengayaan uranium dan mekanisme inspeksi nuklir.
Harga Minyak Naik, Futures Saham AS Melemah
Pada perdagangan Jumat pagi, harga minyak kembali melonjak setelah Amerika Serikat dan Iran dilaporkan saling melancarkan serangan. Situasi ini memunculkan keraguan terhadap keberlangsungan gencatan senjata di Timur Tengah yang telah berlangsung selama satu bulan terakhir.
Kontrak minyak mentah AS naik lebih dari 2% ke USD96,8 per barel. Di sisi lain, futures indeks S&P 500 melemah sekitar 0,2%, sementara futures Nikkei Jepang mengindikasikan pembukaan yang lebih rendah setelah indeks saham Jepang sebelumnya mencetak rekor tertinggi baru.
Komando militer gabungan Iran menyebut Amerika Serikat menyerang kapal tanker minyak Iran dan satu kapal lain yang memasuki Selat Hormuz. Militer AS menyatakan tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembelaan diri setelah Iran menyerang kapal perusak Angkatan Laut AS yang melintas di wilayah itu.
Presiden AS Donald Trump mengatakan gencatan senjata dengan Iran masih tetap berlaku. Namun, pasar tetap waspada karena ketegangan terbaru berpotensi mengganggu proses negosiasi yang sedang berlangsung.
Dolar AS Menguat Jelang Data Nonfarm Payroll
Di pasar mata uang, meningkatnya ketegangan geopolitik mendorong penguatan dolar AS dari posisi terendah sebelumnya. Yen Jepang masih kesulitan menguat menembus level 155 per dolar AS meski muncul indikasi intervensi besar dari otoritas Jepang dalam beberapa pekan terakhir.
Yen terakhir diperdagangkan di level 156,88 per dolar AS, sedangkan euro berada di USD1,1726. Pelaku pasar juga menanti kunjungan Menteri Keuangan AS Scott Bessent ke Tokyo pekan depan. Investor akan mencermati komentarnya terkait yen Jepang dan kebijakan moneter Jepang.
Selain itu, perhatian pasar kini tertuju pada rilis data Nonfarm Payroll Amerika Serikat. Jumlah pekerjaan baru pada April diperkirakan naik 62 ribu setelah sebelumnya meningkat 178 ribu pada Maret. Data tersebut berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS dan harga emas dalam jangka pendek.
Prospek Harga Emas Jumat | 08 Mei 2026
Pergerakan emas pada time frame H4 masih menunjukkan tren bullish setelah harga berhasil menembus resistance 4.618 yang juga bertepatan dengan area SMA 50. Harga kemudian melanjutkan penguatan dengan menembus resistance berikutnya di 4.660, sehingga kedua level tersebut kini berubah fungsi menjadi area support terdekat. Setelah breakout tersebut, harga sempat reli dan mencetak high baru mendekati resistance 4.770 sebelum akhirnya mengalami koreksi sehat.
Selama harga masih bertahan di atas support 4.660 dan SMA 50 di area 4.618, tren bullish masih terjaga dengan peluang kenaikan kembali menguji resistance 4.770 hingga 4.842. Namun, jika harga turun hingga menembus support 4.618 sekaligus bergerak kembali di bawah SMA 50, maka hal tersebut dapat menjadi sinyal pelemahan tren bullish dan membuka peluang perubahan arah menuju bearish dengan target koreksi ke area support 4.555.
GOLD INTRADAY AREA
R1 4.770 R2 4.842 R3 4.899
S1 4.660 S2 4.618 S3 4.555
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 4.680 |
| Profit Target Level | 4.760 |
| Stop Loss Level | 4.610 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 4.770 |
| Profit Target Level | 4.700 |
| Stop Loss Level | 4.800 |
Prospek Harga US Oil Jumat | 08 Mei 2025
Pergerakan US Oil pada time frame H4 masih berada dalam tekanan bearish setelah harga gagal bertahan di atas support 99,13 dan kembali bergerak di bawah SMA 50 yang berada di area 101,46. Tekanan jual semakin kuat setelah harga membentuk lower high dan bergerak di dalam pola descending trendline, yang menunjukkan dominasi seller masih cukup besar dalam jangka pendek.
Saat ini harga mencoba melakukan rebound dari area support 88,57 – 92,26, namun kenaikan tersebut masih berpotensi terbatas selama harga belum mampu kembali menembus resistance 99,13 dan SMA 50 di 101,46. Jika rebound berlanjut dan harga berhasil break di atas 101,46, maka tekanan bearish dapat mereda dan membuka peluang kenaikan menuju resistance 104,06. Sebaliknya, jika harga kembali gagal bertahan dan menembus support 92,26, maka tekanan bearish berpotensi berlanjut menuju support berikutnya di 88,57 hingga 85,41.
US Oil INTRADAY AREA
R1 99,13 R2 101,46 R3 104,06
S1 92,26 S2 88,57 S3 85,41
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 93,00 |
| Profit Target Level | 97,00 |
| Stop Loss Level | 88,00 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 99,00 |
| Profit Target Level | 94,00 |
| Stop Loss Level | 101,50 |
Baca analisa sebelumnya: Saham Global Menguat, Abaikan Risiko Geopolitik
Dapatkan update seputar pasar dari instrument lainnya di TPFX. Buka akun demonya disini GRATISS.
Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda. Selamat trading dan semoga sukses!
