Inflasi AS dan Tingkat Harga Emas

NEWS FLASH

Economic News & Analysis

Pasar dunia minggu ini akan didominasi oleh angka inflasi AS pada hari Selasa, Laporan ekonomi berkaitan dengan data inlasi AS Consumer Price Index (CPI) pada  hari Selasa (14/02) Data ini akan menjadi pusat perhatian pasar dan berpotensi menjadi akatalis besar berikutnya untuk pergerakan emas. Seperti kita ketahui emas telah turun sebesar 6,2%  Setelah melonjak ke $1.959.69 pada awal februari. Emas mencatat penurunan selama tiga mingu berturut – turut dan puncaknya mencapai harga terendah di 1,852.79 pada hari Jumat (10/02.

Tendensi penurunan harga emas di pengaruhi oleh nada hawkish yang meningkat dan  mencerminkan tindakan yang akan di lakukan oleh The Fed.  Sekelompok pelaku pasar terus percaya bahwa akan ada penurunan suku bunga tahun ini yang bertentangan dengan narasi Federal Reserve dan terus berlanjut. Namun pengumuman minggu lalu oleh Federal Reserve adalah bahwa mereka mungkin harus menaikkan suku bunga ke target yang lebih tinggi mendekati 6%.

Gold Technical Persfective

Data Perdagangan Gold tanggal 10/02/2023
OPEN: 1,861.34     HIGH: 1,872.16      LOW: 1,852.71           CLOSE: 1,863.90

Emas berpotensi melakukan penurunan lebih lanjut untuk menguji area support di 1,846.70 -1,831.84. Untuk up side area emas perlu melakukan break area resistance di 1,876.02 – 1,890.11

Data Perdagangan Oil tanggal 10/02/2023
OPEN: 77.66     HIGH: 80.31       LOW: 77.46           CLOSE: 79.83

 

GOLD INTRADAY AREA

R1 1,870       R2 1,886      R3 1,1903

S1 1,853        S2  1,845      S3 1,837

OPEN POSITION BUY
Price Level 1,853
Profit Target Level 1,864
Stop Loss Level 1,846
OPEN POSITION SELL
Price Level 1,870
Profit Target Level 1,862
Stop Loss Level 1,877

 

OIL INTRADAY AREA

R1 81.35      R2 82.55      R3  83.15

S1 78.10       S2 77.40     R3 76.25

OPEN POSITION BUY
Price Level 78.10
Profit Target Level 79.37
Stop Loss Level 77.60
OPEN POSITION SELL
Price Level 81.35
Profit Target Level 80.29
Stop Loss Level 81.85

 

image-artikel

Popular Jurnal