Jelang Akhir Tahun Fiber Tertekan Kembali

Kondisi mata uang tunggal zona Eropa hingga saat ini masih terus dibayangi oleh penguatan Dollar AS. Menjelang akhir tahun 2022 yang tinggal beberapa hari lagi justru pergerakan mata uang Euro masih didominasi dengan pelemahan. Penyebab utamanya masih disebabkan oleh tingkat inflasi yang masih tinggi di Eropa serta kondisi Dollar AS.

Sebelumnya pergerakan Euro terhadap mata uang Dollar AS berusaha menguat. Usaha tersebut bisa dilihat sehari setelah libur natal kemarin, dimana penguatan Euro terjadi dan sempat menyentuh level tertinggi hariannya di level €1,06741.

Keberhasilan penguatan Euro itu setelah adanya ekspektasi bahwa sikap Bank Sentral Eropa (ECB) pada tahun depan akan lebih agresif dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Terlebih mengenai wacana kenaikan tingkat suku bunga lanjutan.

Selain itu menyangkut kebijakan moneter dan kebijakan fiscal Kawasan Eropa turut menjadi agenda pembahasan dan target utama bagi Bank Sentral Eropa (ECB).

Seperti kita ketahui bahwa hingga saat ini tingkat inflasi Eropa masih cukup tinggi, terutama untuk negara Jerman. Laporan terakhir tingkat inflasi Jermann sudah menyentuh level 2 digit tepatnya di 11%. Pastinya menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menghadapi kondisi tersebut.

Untuk mata uang Dollar AS hingga saat ini masih berada di level penguatannya. Namun masih terus dibayangi dengan aksi para pelaku pasar yang melakukan aksi profit taking di market Dollar AS. Menjelang libur tahun baru volume transaksi di market mulai berkurang, bahkan cenderung bergerak slow ata soft di market.

Analisa Tekhnikal EURUSD

Di prediksi Trend akan  Bearish/melemah.

Pivot poin = 1,06307

Support 1 = 1,05873

Support 2 = 1,05628

Support 3 = 1,05194

Resistance 1 = 1,06552

Resistance 2 = 1,06986

Resistance 3 = 1,07231

 

Tetap bijak dalam trading dengan memperhatian Money Management dan Risk Management agar kelangsungan modal dan account trading anda tetap berlanjut.  Happy Trading dan salam profit konsisten.

image-artikel

Popular Jurnal