Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (22/05/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bullish  Range         0,71400 – 0,71800

Nampaknya penguatan mata uang Aussie terhadap mata uang Greenback belum usai. Terlebih Aussie sebelumnya membalikkan kenaikan dari sesi sebelumnya karena kenaikan tak terduga dalam tingkat pengangguran meredam ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut. Tingkat pengangguran Australia yang disesuaikan secara musiman naik menjadi 4,5% pada April 2026, melebihi angka Maret dan ekspektasi pasar sebesar 4,3%. Angka terbaru menandai tingkat pengangguran tertinggi sejak November 2021. Sementara itu, lapangan kerja turun 18.600 menjadi 14,74 juta pada Maret 2026, meleset dari ekspektasi pasar untuk kenaikan 17.500 dan menandai penurunan pertama sejak November. Hal ini mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia akan menaikkan suku bunga acuan menjadi 4,6% pada Juni, setelah tiga kali kenaikan suku bunga berturut-turut. Menambah sentimen bearish, data awal menunjukkan PMI Manufaktur turun menjadi 50,3 pada Mei dari 51,3 pada April, sementara PMI Jasa merosot ke wilayah kontraksi di angka 47,7 dari 50,7 sebelumnya.

Pivot : 0,71387

R1 : 0,71781          S1 : 0,71095      

R2 : 0,72073          S2 : 0,70701

R3 : 0,72467          S3 : 0,70409


USDJPY

Opportunity:   Bullish  Range       159,000 – 159,500

Mata uang Yen Jepang sempat menguat terbatas terhadap mata uang Dollar AS, namun kembali mengalami pelemahan. Sebelumnya Yen menghentikan penurunan baru-baru ini karena harga minyak dan Dollar AS melemah di tengah meningkatnya optimisme atas potensi kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran. Presiden Donald Trump mengatakan AS berada di tahap akhir negosiasi dengan Iran, meningkatkan harapan bahwa Selat Hormuz yang strategis dapat segera dibuka kembali. Di dalam negeri, data menunjukkan ekspor Jepang naik 14,8% pada bulan April, melebihi perkiraan karena permintaan yang kuat dari China, AS, negara-negara ASEAN, dan Uni Eropa. Sementara itu, Yen tetap mendekati ambang batas kunci 160 per dolar yang dilaporkan mendorong intervensi oleh otoritas Jepang pada akhir April dan awal Mei. Beberapa pejabat di Tokyo baru-baru ini mengindikasikan bahwa pembuat kebijakan dapat melakukan intervensi di pasar valuta asing sesering yang diperlukan untuk menstabilkan mata uang jika volatilitas yang berlebihan terus berlanjut.

Pivot : 159,015

R1 : 159,267          S1 : 158,691      

R2 : 159,591          S2 : 158,439

R3 : 159,843          S3 : 158,115


GBPUSD

Opportunity  :  Bearish menuju  :  1.3378  –  1.3346

Pounds ditutup melemah sedikit dibawah harga pembukaan pada perdagangan Kamis kemarin. Kondisi ekonomi dan politik dalam negeri Inggris masih menjadi penghalang penguatan mata-uang Poundsterling. Tingkat pengangguran di Inggris menunjukan angka kenaikan yang menjadi beban untuk mata-uang Poundsterling. Disatu-sisi indeks Dollar AS bergerak stabil di level 99,13 setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam enam minggu terakhir. Informasi terkini terkait optimisme negosiasi damai AS-Iran mengalami kemajuan yang dinyatakan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan terdapat “beberapa sinyal positif” dalam pembicaraan dengan Iran. Pelaku pasar kini menunggu arah yang lebih jelas dari negosiasi AS-Iran dan data ekonomi Amerika Serikat berikutnya. Kondisi pasar masih dinilai rapuh karena investor belum sepenuhnya yakin ketegangan geopolitik benar-benar mereda. Pounds masih berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini yang disebabkan oleh rilisnya data ekonomi Inggris Retail Sales yang diperkirakan turun cukup signifikan pada siang nanti.

Open  : 1.3425           Pivot  1.3422

R1  : 1.3454                S1  : 1.3405

R2  : 1.3484                S2  : 1.3378

R3  : 1.3532                S3  : 1.3346


EURUSD

Opportunity  : Bearish menuju  1.1557 – 1.1523

Euro ditutup sedikit melemah pada perdagangan Kamis kemarin. Pelemahan mata-uang Euro terjadi ditengah optimisme negosiasi damai AS-Iran yang dinyatakan melalui Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang mengatakan bahwa “beberapa sinyal positif” dalam pembicaraan dengan Iran. Indeks dolar AS bergerak stabil di level 99,13 setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam enam minggu terakhir. Euro tercatat turun tipis 0,03% ke US$1,1624. Pelaku pasar kini menunggu arah yang lebih jelas dari negosiasi AS-Iran dan data ekonomi Amerika Serikat berikutnya. Kondisi pasar masih dinilai rapuh karena investor belum sepenuhnya yakin ketegangan geopolitik benar-benar mereda. EUR masih berpotensi melemah pada perdagangan hari ini mengingat adanya penguatan Dollar AS yang didukung oleh rilisnya data Klaim pengangguran AS yang turun dibawah angka perkiraan pada malam tadi.

Open  : 1.1616           Pivot  : 1.1605

R1  : 1.1635                S1  : 1.1590

R2  : 1.1657                S2  : 1.1557

R3  : 1.1681                S3  : 1.1523


USDCHF

Opportunity  :  Bullish menuju  :  0.7903  –  0.7923

Swiss Franc juga ditutup melemah tipis pada perdagangan Kamis kemarin. Laporan data ekonomi Swiss di sektor Industri mengalami penurunan yang cukup signifikan. Data Industrial Production Swiss turun sebesar -7.1% versus -0.4% angka sebelumnya. Naiknya harga minyak mentah global telah berdampak pada sektor Industri di negara Swiss. Namun kekhawatiran itu mulai mereda setelah Perkembangan diplomasi AS-Iran mengalami kemajuan yang menekan harga minyak global turun tajam di perdagangan Kamis kemarin. Minyak mentah AS ditutup turun US$1,91 ke level US$96,35 per barel, sedangkan Brent melemah US$2,44 ke US$102,58 per barel. Pelaku pasar kini menunggu arah yang lebih jelas dari negosiasi AS-Iran dan data ekonomi Amerika Serikat berikutnya. Kondisi pasar masih dinilai rapuh karena investor belum sepenuhnya yakin ketegangan geopolitik benar-benar mereda. CHF masih berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini.

Open  : 0.7858           Pivot  : 0.7874

R1  : 0.7885                S1  : 0.7856

R2  : 0.7903                S2  : 0.7838

R3  : 0.7923                S3. : 0.7817


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.39025 dengan target 1.38794 dan stop loss di atas 1.39488

Secara struktur, USDCAD masih berada dalam uptrend yang valid, ditandai dengan pola higher high dan higher low yang konsisten sejak pertengahan Maret. Namun, pergerakan terakhir menunjukkan fase retracement setelah harga gagal melanjutkan kenaikan di area 1.39400 dan saat ini terkoreksi menuju area keseimbangan di sekitar pivot 1.38871. Secara teknikal, posisi harga di area pivot ini menjadi titik krusial karena menentukan apakah tren bullish akan berlanjut atau justru terjadi koreksi lebih dalam.

Open price :1.38722        Pivot :1.38871

R1: 1.39025         S1: 1.38562

R2: 1.39334         S2: 1.38408

R3: 1.39488         S3: 1.38099


DXY

Opportunity:   Bullish  Range         99,100 – 99,400

Tanda penguatan mata uang Dollar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya kembali mewarnai pergerakan market. Dimana Dollar AS mencapai level tertinggi April, karena keraguan kembali muncul tentang penyelesaian jangka pendek perang Iran yang mendorong harga minyak lebih tinggi lagi dan menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi. Reuters melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran telah mengeluarkan arahan yang menyatakan bahwa uranium tingkat mendekati senjata nuklir yang dimiliki negara itu tidak boleh dikirim ke luar negeri, memperkeras posisi Teheran terkait tuntutan utama AS dalam perundingan perdamaian. Sementara itu, risalah dari pertemuan FOMC terbaru menunjukkan bahwa mayoritas pembuat kebijakan percaya bahwa kenaikan suku bunga tambahan mungkin diperlukan jika inflasi tetap berada di atas target 2% Federal Reserve secara terus-menerus. Pasar secara umum masih memperkirakan suku bunga akan tetap tidak berubah hingga akhir tahun, meskipun para pelaku pasar saat ini memperkirakan sekitar 40% kemungkinan kenaikan sebesar 25 basis poin pada bulan Desember.

Pivot : 99,256

R1 :    99,449         S1 :    98,998

R2 :    99,707         S2 :    98,805

R3 :    99,900         S3 :    98,547


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bearish ke area 60,115

Indeks Nikkei 225 melonjak 1,7% menjadi di atas 62.700, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,7% menjadi 3.880 pada hari Jumat, melanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya di tengah optimisme baru seputar saham teknologi dan kecerdasan buatan. SoftBank Group melonjak lebih dari 10%, memperpanjang reli hampir 20% pada hari sebelumnya, setelah laporan menunjukkan bahwa dua perusahaan portofolionya, OpenAI dan SB Energy, sedang menuju penawaran umum perdana (IPO) di AS. Saham teknologi utama lainnya juga bergerak lebih tinggi, termasuk Kioxia Holdings (+3%), Fujikura (+6,2%), dan Ibiden Co (+3,9%). Di bidang geopolitik, Teheran mengatakan proposal AS terbaru sebagian telah mempersempit perbedaan antara pihak-pihak yang bertikai. Namun, pernyataan dari Pemimpin Tertinggi Iran tentang mempertahankan cadangan uranium negara itu, bersama dengan ketidaksepakatan mengenai usulan bea masuk di Selat Hormuz, terus mengaburkan prospek kesepakatan terobosan.

Pivot : 62,026

R1 : 63,068           S1 : 60,773

R2 : 64,321           S2 : 59,731

R3 : 66,616           S3 : 57,436


HANGSENG

Opportunity: Menguji support ke area: 25,434

Indeks Hang Seng turun 265 poin, atau 1,0%, dan ditutup pada 25.386 pada hari Kamis, membalikkan kenaikan sebelumnya karena sentimen investor melemah dan aksi ambil untung muncul di pasar yang lebih luas, dengan kerugian pada saham sektor keuangan dan jasa teknologi membebani indeks acuan. Suasana hati-hati ini muncul di tengah melemahnya selera risiko regional setelah kenaikan pasar baru-baru ini. Di Hong Kong, Sany Heavy Equipment International turun 9,3%, menandai level terendahnya sejak 16 Januari. Saham-saham lain yang mengalami penurunan signifikan termasuk Tencent Holdings (-3,5%), Semiconductor Manufacturing International Corporation (-2,0%), dan Meituan Class (-0,6%). Terlepas dari penurunan yang lebih luas, saham teknologi elektronik berkinerja lebih baik, naik 9,9%, dengan Sunny Optical Technology naik sekitar 9,2%. Sementara itu, investor juga menunggu data inflasi yang akan dirilis hari ini untuk mendapatkan sinyal tentang suku bunga dan arah kebijakan moneter global.

Pivot : 25,870

R1 : 26,094    S1 : 25,448

R2 : 26,516    S2 : 25,224

R3 : 27,162    S3 : 24,578


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 29,254| SL: 29,150 | TP: 29,500

Kontrak berjangka saham AS sedikit menguat pada hari Jumat setelah indeks utama naik selama dua sesi berturut-turut, karena harga minyak turun seiring dengan harapan baru akan potensi kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri konflik. Laporan menunjukkan bahwa Iran memandang proposal AS terbaru sebagai langkah yang sebagian mempersempit perbedaan antara kedua pihak, sementara Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan ada “beberapa tanda baik” bahwa kesepakatan pada akhirnya dapat tercapai. Dalam perdagangan reguler pada hari Kamis, Dow naik 0,55%, S&P 500 naik 0,17%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,09%, menandai kenaikan hari kedua berturut-turut untuk ketiga indeks acuan tersebut. Delapan dari 11 sektor S&P ditutup di wilayah positif, dipimpin oleh sektor utilitas, barang konsumsi non-esensial, dan material. Indeks utama juga menuju kenaikan mingguan meskipun terjadi volatilitas di awal pekan, dengan Dow naik 1,53%, S&P 500 naik 0,5%, dan Nasdaq Composite naik 0,26% sejauh ini.

Pivot : 29,373.83

R1 : 29,634.42                     S1 : 29,195.92

R2 : 29,812.33    S2 : 28,935.33

R3 : 30,250.83                  S3 : 28,935.33



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity: Tren masih bearish selama harga bergerak di bawah resistance 4.589, dengan potensi menguji kembali area support di kisaran 4.453–4.500.

Harga emas bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat, dengan posisi bertahan di atas level USD 4.500 per ounce dan mencatatkan kinerja mingguan yang nyaris tidak berubah. Pergerakan yang cenderung sideways ini dipengaruhi oleh sinyal yang saling bertentangan terkait perkembangan negosiasi perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, sehingga pelaku pasar memilih bersikap hati-hati terhadap prospek inflasi global maupun arah kebijakan suku bunga ke depan.

Dari sisi geopolitik, pemerintah Iran menyatakan bahwa proposal terbaru dari Amerika Serikat telah berhasil memperkecil sebagian perbedaan pandangan antara kedua negara. Pernyataan tersebut sempat meningkatkan optimisme pasar bahwa ketegangan di kawasan Timur Tengah berpotensi mereda dalam waktu dekat. Namun demikian, sentimen positif tersebut tertahan setelah muncul laporan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran memerintahkan agar cadangan uranium yang telah diperkaya tetap berada di dalam wilayah Iran. Kondisi ini menjadi hambatan baru dalam proses negosiasi, mengingat penghentian atau pembongkaran program nuklir Iran masih menjadi salah satu tuntutan utama dari pihak Amerika Serikat.

Pivot : 4.533

R1  4.589   R2  4.637  R3 4.670

S1  4.500   S2  4.453  S3  4.404


Silver

Opportunity : Buy stop di 76.423 dengan target 77.609 dan stop loss dibawah 73.900

Pada XAGUSD, struktur besar masih menunjukkan downtrend, namun pergerakan terbaru memperlihatkan fase pullback bullish yang cukup kuat dari area bawah sekitar 68–70 hingga saat ini mendekati resistance penting. Kenaikan ini lebih bersifat korektif daripada pembalikan tren, karena belum ada perubahan struktur menjadi higher high yang signifikan pada timeframe H4. Saat ini harga bergerak di sekitar pivot 75.041 dan mendekati resistance 76.273, yang menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.

Open price :75.003          Pivot :75.041

R1: 76.273            S1: 73.900

R2: 77.374            S2: 72.628

R3: 78.646            S3: 71.527


Oil

Opportunity : Bearish selama di bawah 100,50, testing support 95,02.

Harga minyak mentah WTI menguat mendekati level USD 98 per barel pada perdagangan Jumat setelah muncul laporan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran memerintahkan agar cadangan uranium yang telah diperkaya tetap berada di dalam negeri. Keputusan tersebut dinilai memperumit proses negosiasi damai yang tengah berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat, terutama karena penghentian program nuklir Iran masih menjadi fokus utama Washington dalam perundingan.

Sentimen bullish di pasar minyak juga didorong oleh laporan bahwa Iran tengah menjajaki kerja sama dengan Oman untuk membangun kerangka sistem tarif permanen di Selat Hormuz. Jika diterapkan, kebijakan tersebut akan memperkuat posisi Iran dalam mengatur lalu lintas kapal yang melintasi jalur distribusi energi paling vital di dunia. Kekhawatiran atas potensi gangguan distribusi minyak global mendorong pelaku pasar kembali meningkatkan premi risiko geopolitik pada harga minyak.

Pivot: 102,06

R1 100,50       S1  95,02

R2  102,74        S2   93,21

R3  105,15        S3  89,75


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Jum’at, 22 Mei 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Price Action Jadi Fokus Trading Emas Akhir Pekan

Catat jam dan waktunya ya!

  Jum’at, 22 Mei 2026 
  14.00 WIB
  Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy