Peluang Trading USD/CAD di Tengah Ekspektasi Fed
Peluang trading USD/CAD semakin terbuka setelah pasangan mata uang ini melemah ke sekitar 1.3770, mencatat penurunan hampir 0,5% pada sesi sebelumnya. Dollar AS tertekan akibat meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Pasar memperkirakan penurunan 25 basis poin pada pertemuan minggu ini, dengan peluang pemangkasan tambahan hingga akhir tahun. Kondisi ini menjadikan arah kebijakan moneter AS sebagai penentu utama pergerakan USD/CAD.
Harga Minyak Memberi Dukungan pada CAD
Dollar Kanada mendapatkan dorongan tambahan dari kenaikan harga minyak dunia. Harga WTI naik setelah adanya potensi gangguan pasokan dari Rusia pascaserangan drone Ukraina serta tekanan AS terhadap pembeli minyak mentah Rusia. Sebagai mata uang komoditas, CAD diuntungkan ketika harga energi meningkat. Hal ini memperdalam pelemahan USD/CAD, apalagi ketika dollar AS sedang terbebani oleh prospek pelonggaran moneter The Fed.
Data CPI Kanada Jadi Sorotan Pasar
Rilis data inflasi Kanada bulan Agustus menjadi fokus utama pada Selasa malam waktu GMT. Statistik ini akan memengaruhi keputusan Bank of Canada yang diperkirakan memangkas suku bunga 25 basis poin ke 2,50%. Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, BoC bisa lebih berhati-hati, yang berpotensi mendukung CAD. Sebaliknya, jika inflasi melambat, peluang pemangkasan lebih besar. Selisih antara ekspektasi pasar dan kebijakan BoC berpotensi memicu volatilitas tajam pada USD/CAD.
Sikap The Fed dan Prospek USD
Selain faktor Kanada, arah USD/CAD juga bergantung pada rapat Federal Reserve. Pasar menilai Fed bisa memangkas suku bunga hingga tiga kali sampai akhir tahun. Namun, nada bicara Jerome Powell dan proyeksi ekonomi melalui dot plot akan menjadi kunci. Jika Fed memberi sinyal agresif, Dollar AS berpotensi melemah lebih dalam. Namun, jika sikapnya hati-hati, USD bisa menemukan dukungan sementara.
Peluang Trading USD/CAD
Keseluruhan sentimen pekan ini menunjukkan peluang trading USD/CAD akan dipengaruhi oleh rilis CPI Kanada, keputusan BoC, dan rapat FOMC. Jika inflasi Kanada menguat serta harga minyak tetap tinggi, CAD bisa lebih dominan. Namun, dollar AS berpotensi rebound jika The Fed menahan diri dengan pandangan lebih konservatif. Dengan faktor-faktor ini, trader disarankan memanfaatkan peluang trading USD/CAD secara disiplin dengan tetap memperhatikan volatilitas pasar.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa USD/CAD masih berpotensi bergerak bearish pada time frame H4, dengan level pivot di 1.3805. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, peluang penurunan masih terbuka, dengan support terdekat di 1.3760. Jika support ini berhasil ditembus, maka penurunan dapat berlanjut menuju area support berikutnya di 1.3720–1.3700.
Sebaliknya, apabila harga berbalik naik dan menembus ke atas 1.3805, maka potensi penguatan akan mengarah ke level resistance di 1.3835–1.3860.
Resistance 1: 1.3805 Resistance 2: 1.3835 Resistance 3: 1.3860
Support1: 1.3760 Support 2: 1.3730 Support 3: 1.3700
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa GBP/USD masih berpotensi melanjutkan tren bullish dengan pivot level di 1.3555. Selama harga bertahan di atas level ini, peluang kenaikan tetap terbuka dengan target resistance di 1.3606. Jika resistance tersebut berhasil ditembus, kenaikan berpotensi berlanjut menuju area resistance berikutnya di 1.3620–1.3640.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan EUR/USD di time frame H4 masih berpotensi melanjutkan tren bullish. Level pivot terlihat di 1.1705. Selama harga bertahan di atas level ini, peluang kenaikan tetap terbuka. Target kenaikan selanjutnya ada di area resistance 1.1760–1.1800.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan US Oil masih cenderung bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 62,50. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan diperkirakan berlanjut untuk menguji area resistance di 63,70–64,80.
Analisis teknikal Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/USD pada time frame H4 masih berpotensi bullish dengan level pivot di 1.1740. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan diperkirakan berlanjut untuk menguji area resistance di 1.1790–1.1830.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan GBP/USD pada time frame H4 masih cenderung bearish, dengan level pivot di 1.3525. Selama harga bergerak di bawah level ini, potensi penurunan diperkirakan berlanjut untuk menguji area support di 1.3460–1.3415.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan emas pada time frame H4 berpotensi melemah dengan level pivot di 3.489. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan turun dapat berlanjut untuk menguji area support 3.463–3.436.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan GBP/USD pada time frame H4 masih cenderung bullish dengan level pivot di 1.3500. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan diperkirakan berlanjut untuk menguji resistance terdekat di 1.3550, dan jika mampu menembusnya, penguatan bisa berlanjut menuju area 1.3570–1.3600.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan emas pada time frame H4 masih berpotensi bullish dengan level pivot di 3.406. Selama harga bergerak di atas level tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka untuk menguji area resistance di 3.423–3.442.
