Market Summary
Harga emas jelang rilis CPI AS menguat tipis pada perdagangan Selasa (12/8) setelah mengalami tekanan jual tajam di sesi sebelumnya.
Kenaikan ini terjadi di tengah fokus investor pada rilis data inflasi Amerika Serikat. Data tersebut berpotensi memengaruhi waktu dimulainya pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.
Pada pukul 09.04 GMT, harga spot gold naik 0,2% menjadi US$ 3.349,13 per ounce. Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember bergerak stabil di US$ 3.398,90 per ounce..
Tekanan Jual Harga Emas Jelang Rilis CPI AS Dipicu Pernyataan Trump Soal Tarif
Pada perdagangan Senin, harga emas sempat merosot 1,6% ke level terendah dalam lebih dari satu minggu, sementara kontrak berjangka turun lebih dari 2%. Tekanan jual ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa emas batangan impor tidak akan dikenakan tarif.
Harga emas berjangka Comex bulan terdekat kini sejalan dengan harga spot London setelah sebelumnya mencatat selisih hampir US$ 40 per ounce pada Jumat lalu. Namun, tanpa pernyataan resmi lebih lanjut, perbedaan harga ini dapat kembali melebar jika ketidakpastian muncul kembali.
Fokus Pasar pada CPI AS dan Dampaknya terhadap Harga Emas
Pasar kini menunggu laporan indeks harga konsumen (CPI) AS yang akan dirilis pukul 12.30 GMT (19:30 WIB). Data indeks harga produsen (PPI) dijadwalkan menyusul pada Kamis. Survei Reuters memperkirakan CPI inti bulan Juli naik 0,3%. Kenaikan ini diperkirakan mendorong inflasi tahunan menjadi 3%, atau semakin menjauh dari target 2% The Fed.
Jika inflasi tercatat lebih rendah dari perkiraan, ekspektasi pemangkasan suku bunga kemungkinan meningkat. Kondisi tersebut dapat memberi dukungan tambahan bagi harga emas jelang rilis CPI AS ini.
Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga dan Sentimen Pasar
Menurut CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan peluang sebesar 85% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan depan. Kebijakan moneter yang lebih longgar, ditambah ketidakpastian politik dan ekonomi, secara historis memberikan dukungan positif terhadap harga emas.
Selain itu, perhatian investor mulai tertuju pada kepemimpinan The Fed setelah siklus kebijakan saat ini, mengingat masa jabatan Ketua Jerome Powell akan berakhir Mei tahun depan. Di sisi lain, Trump memperpanjang gencatan tarif dengan China selama 90 hari, memberikan sedikit ketenangan di pasar global.
Analisis Teknikal
Secara teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa harga emas pada time frame H4 masih cenderung bearish dengan level pivot di 3.365. Selama harga bergerak di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan target awal di support 3.340. Jika support ini ditembus, penurunan dapat berlanjut menuju area support berikutnya di 3.322 hingga 3.302.
Sebagai skenario alternatif, jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas 3.365, maka peluang kenaikan akan terbuka untuk menguji resistance di 3.380 hingga 3.390.
Resistance 1: 3.365 Resistance 2: 3.380 Resistance 3: 3.390
Support1: 3.340 Support 2: 3.322 Support 3: 3.302
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Pergerakan emas pada time frame H4 menunjukkan bahwa harga telah menembus tren naik jangka pendek dan kini bergerak di bawah SMA 50, menandakan tekanan bearish yang dominan. Area resistance terdekat berada di sekitar 3.358 (bertepatan dengan area SMA 50), sementara support penting berada di 3.333 dengan potensi penurunan lebih lanjut menuju zona 3.313–3.300 yang merupakan area demand sebelumnya. Indikator RSI berada di kisaran 37, mengindikasikan momentum bearish yang masih kuat meski mendekati area oversold, sehingga peluang penurunan berlanjut tetap terbuka apabila harga gagal menembus kembali ke atas SMA 50.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 menunjukkan harga masih berada dalam tren turun di dalam channel bearish. Saat ini, harga mulai membentuk pantulan dari area support 62,18–63,05. Jika harga mampu menembus batas atas channel dan level 64,72, potensi penguatan dapat berlanjut menuju resistance di 65,99 hingga 67,00.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan harga emas di time frame H4 masih cenderung bearish, dengan level pivot berada di US$3.380. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan target support terdekat di US$3.350. Penembusan di bawah support ini dapat membuka ruang penurunan lebih dalam menuju area US$3.340–US$3.322.
Pergerakan emas di time frame H4 saat berada di atas garis SMA 50, menunjukkan tren jangka menengah yang cenderung bullish. Area support utama berada di 3.374, 3.358, dan 3.344, sementara resistance kunci berada di 3.408, 3.434, dan 3.450. Indikator RSI berada di sekitar level 60, menandakan masih ada ruang kenaikan sebelum memasuki area overbought.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 saat ini berada dalam tren turun yang jelas, terlihat dari formasi Channel down dan posisi harga yang berada di bawah SMA 50. Level support penting terletak di 63,05, 62,18, dan 6,.95, dengan area demand yang cukup lebar di sekitar zona 63,05–62,18 yang berpotensi menahan pelemahan harga sementara.
Secara teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan USD/CAD pada time frame H4 masih cenderung bearish dengan level pivot di 1.3765. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, peluang pelemahan berlanjut untuk menguji support terdekat di 1.3720. Jika support ini berhasil ditembus, penurunan berpotensi berlanjut menuju area 1.3700–1.3680.
Pergerakan emas pada time frame H4 terlihat bergerak dalam channel naik setelah berhasil menembus area resistance 3.374 dan 3.390 (yang saat ini menjadi area support), dengan dukungan SMA 50 yang kini mulai melengkung ke atas. RSI berada di kisaran 68, mendekati area overbought, yang mengindikasikan potensi koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan kenaikan.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 terlihat berada dalam tren turun yang dibatasi oleh channel menurun, dengan harga bergerak di bawah SMA 50 yang mengarah ke bawah. RSI berada di kisaran 32,41, mendekati area oversold, yang membuka peluang terjadinya rebound jangka pendek.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan tren bullish pada time frame H4. Level pivot berada di $3.370. Selama harga bertahan di atas level ini, peluang kenaikan tetap terbuka. Target kenaikan berada di area resistance $3.397–$3.420.
Pergerakan emas pada time frame H4 mengalami koreksi setelah gagal menembus resistance di 3.390, dan saat ini bergerak sideways dalam area konsolidasi. Meskipun terjadi tekanan turun, harga masih bertahan di atas zona support 3.358–3.350, yang menjadi level kunci untuk menjaga struktur teknikal tetap netral-bullish.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 sebelumnya sempat rebound dari area support 64,99 dan naik menuju resistance 66,37–67,52, namun gagal menembusnya dan kembali mengalami tekanan turun. Saat ini harga berada di zona support 63,98–63,05, yang menjadi area penentuan arah selanjutnya. Selama harga bertahan di atas zona ini, masih ada peluang untuk terjadi pantulan teknikal, terlebih RSI sudah mendekati area oversold.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan US Oil masih berpotensi bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 65,50. Selama harga bertahan di atas level ini, potensi kenaikan dapat berlanjut untuk menguji area resistance di kisaran 66,95–68,20.
Pergerakan emas pada timeframe H4, terlihat harga saat ini berada di atas SMA 50, menunjukkan kecenderungan bullish jangka menengah. Namun, harga terlihat mengalami konsolidasi di area resistance 3.390. Indikator RSI berada di level 64.87 dan mulai mendatar mendekati zona overbought, mengindikasikan potensi koreksi jangka pendek.
Pergerakan US Oil pada timeframe H4, harga terlihat berada di bawah SMA 50, menunjukkan tren bearish masih mendominasi. Saat ini harga tertahan di area support sekitar 64,72 dengan RSI mendekati level oversold di 31.57, mengindikasikan potensi pullback jangka pendek ke area resistance 66,37 atau 67,52.
