Peluang Trading EUR/USD Menguat Setelah Dolar AS Melemah
Peluang trading EUR/USD pasca rilis data CPI AS semakin menarik setelah dolar AS merosot ke level terendah dalam dua minggu pada Rabu. Data inflasi Amerika Serikat yang jinak memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada September. Kondisi ini mendorong euro ke level tertinggi tiga minggu, membuka ruang bagi potensi pergerakan bullish jangka pendek.
Faktor Data CPI AS dalam Peluang Trading EUR/USD
Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada Juli hanya naik tipis, sesuai perkiraan. Dampak kenaikan tarif impor terhadap harga barang masih terbatas. Pasar kini memproyeksikan peluang 98% pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan. Sentimen dovish ini menjadi katalis utama peluang trading EUR/USD pasca rilis data CPI AS, dengan euro mendapatkan dukungan kuat terhadap dolar.
Tekanan Politik AS dan Dampaknya pada EUR/USD
Ketegangan politik antara Presiden Donald Trump dan Ketua The Fed Jerome Powell turut membebani dolar AS. Trump bahkan mempertimbangkan langkah hukum terhadap Powell. Tekanan ini menambah alasan bagi investor untuk mengalihkan modal ke euro, memperkuat prospek peluang trading EUR/USD di tengah ketidakpastian kebijakan AS.
Fundamental Eropa: Penopang Penguatan Euro
Bank Sentral Eropa (ECB) mengakhiri siklus pemangkasan suku bunga pada Juli, setelah delapan kali penurunan dalam setahun. Suku bunga kini berada di level terendah sejak November 2022. GDP zona euro tumbuh 0,1% pada kuartal II, sementara inflasi stabil di 2%. Data ini memberi dukungan fundamental pada peluang trading EUR/USD pasca rilis data CPI AS.
Risiko Perdagangan dan Faktor Geopolitik
Risiko tetap ada, termasuk tarif impor 15% AS terhadap ekspor Uni Eropa dan ketegangan geopolitik menjelang pertemuan Presiden Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Faktor-faktor ini bisa memicu volatilitas yang mempengaruhi peluang trading EUR/USD dalam jangka pendek.
Prospek dan Strategi Trading EUR/USD
Dengan euro bertahan di atas $1,171, sinyal teknikal mengarah pada potensi bullish lanjutan. Trader dapat mempertimbangkan strategi buy on dip dengan level support di $1,1650 dan resistance di $1,1760. Rilis data AS berikutnya dan perkembangan geopolitik akan menjadi penentu kelanjutan peluang trading EUR/USD pasca rilis data CPI AS.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa EUR/USD masih berpeluang melanjutkan tren bullish, dengan level pivot di 1.1685. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan tetap terbuka, dengan target awal di resistance 1.1730. Jika resistance ini berhasil ditembus, penguatan dapat berlanjut menuju area 1.1760–1.1785.
Sebaliknya, apabila harga turun menembus di bawah 1.1685, arah pergerakan diperkirakan berbalik melemah untuk menguji support di 1.1665–1.1635.
Resistance 1: 1.1730 Resistance 2: 1.1760 Resistance 3: 1.1785
Support1: 1.1685 Support 2: 1.1665 Support 3: 1.1685
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.





Pergerakan emas di time frame H4 saat ini terlihat harga bergerak mendekati area resistance 3.358 yang berdekatan dengan SMA50, setelah mengalami rebound dari area 3.337–3.330. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas 3.358, risiko pembalikan turun menuju kembali area support 3.337–3.330 tetap ada, bahkan bisa berlanjut ke 3.315 jika tekanan jual menguat.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 terus menurun. Saat ini harga berada di dekat support 62,18 setelah gagal bertahan di atas 64,56. Kenaikan sebelumnya juga tertahan oleh SMA 50 yang melandai ke bawah.
Secara teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa harga emas pada time frame H4 masih cenderung bearish dengan level pivot di 3.365. Selama harga bergerak di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan target awal di support 3.340. Jika support ini ditembus, penurunan dapat berlanjut menuju area support berikutnya di 3.322 hingga 3.302.
Pergerakan emas pada time frame H4 menunjukkan bahwa harga telah menembus tren naik jangka pendek dan kini bergerak di bawah SMA 50, menandakan tekanan bearish yang dominan. Area resistance terdekat berada di sekitar 3.358 (bertepatan dengan area SMA 50), sementara support penting berada di 3.333 dengan potensi penurunan lebih lanjut menuju zona 3.313–3.300 yang merupakan area demand sebelumnya. Indikator RSI berada di kisaran 37, mengindikasikan momentum bearish yang masih kuat meski mendekati area oversold, sehingga peluang penurunan berlanjut tetap terbuka apabila harga gagal menembus kembali ke atas SMA 50.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 menunjukkan harga masih berada dalam tren turun di dalam channel bearish. Saat ini, harga mulai membentuk pantulan dari area support 62,18–63,05. Jika harga mampu menembus batas atas channel dan level 64,72, potensi penguatan dapat berlanjut menuju resistance di 65,99 hingga 67,00.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan harga emas di time frame H4 masih cenderung bearish, dengan level pivot berada di US$3.380. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan target support terdekat di US$3.350. Penembusan di bawah support ini dapat membuka ruang penurunan lebih dalam menuju area US$3.340–US$3.322.

Pergerakan emas di time frame H4 saat berada di atas garis SMA 50, menunjukkan tren jangka menengah yang cenderung bullish. Area support utama berada di 3.374, 3.358, dan 3.344, sementara resistance kunci berada di 3.408, 3.434, dan 3.450. Indikator RSI berada di sekitar level 60, menandakan masih ada ruang kenaikan sebelum memasuki area overbought.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 saat ini berada dalam tren turun yang jelas, terlihat dari formasi Channel down dan posisi harga yang berada di bawah SMA 50. Level support penting terletak di 63,05, 62,18, dan 6,.95, dengan area demand yang cukup lebar di sekitar zona 63,05–62,18 yang berpotensi menahan pelemahan harga sementara.
Secara teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan USD/CAD pada time frame H4 masih cenderung bearish dengan level pivot di 1.3765. Selama harga bertahan di bawah level tersebut, peluang pelemahan berlanjut untuk menguji support terdekat di 1.3720. Jika support ini berhasil ditembus, penurunan berpotensi berlanjut menuju area 1.3700–1.3680.

