Download TPFx Mobile Available On

Wall Street Cetak Rekor Meski Inflasi AS Naik

by Alwy Assegaf
Wall Street Rekor - TPFx

Wall Street Cetak Rekor di Tengah Meredanya Konflik Iran

Wall Street cetak rekor pada perdagangan Kamis setelah pasar menyambut positif laporan mengenai kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk memperpanjang gencatan senjata dan memulai negosiasi baru. Sentimen tersebut membantu meredakan ketegangan geopolitik setelah kedua negara sebelumnya saling melancarkan serangan udara. Wall Street cetak rekor, dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq berada pada penutupan tertinggi untuk hari ketiga berturut-turut.

Dow Jones juga berhasil menguat tipis di tengah kombinasi sentimen geopolitik dan rilis data ekonomi Amerika Serikat. Dow Jones Industrial Average naik 25,49 poin atau 0,05% ke level 50.669,77. S&P 500 menguat 0,58% ke posisi 7.563,78, sementara Nasdaq Composite melonjak 0,91% ke level 26.917,47.

Optimisme pasar didorong oleh harapan bahwa konflik Timur Tengah tidak akan berkembang lebih luas. Investor juga masih melihat saham berbasis pertumbuhan tetap memiliki momentum kuat di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.

Inflasi PCE AS Naik, Tekanan Harga Masih Tinggi

Di sisi lain, data ekonomi terbaru menunjukkan tekanan inflasi Amerika Serikat masih cukup kuat. Indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) naik 0,4% secara bulanan pada April 2026, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 0,5%, tetapi masih menunjukkan inflasi tetap tinggi.

Kenaikan harga barang melambat menjadi 0,7% setelah melonjak 1,4% pada Maret. Sementara itu, inflasi jasa tetap stabil di level 0,3%. Core PCE yang tidak memasukkan harga makanan dan energi naik 0,2% setelah sebelumnya meningkat 0,3%.

Secara tahunan, inflasi PCE utama naik menjadi 3,8% dari 3,5% pada Maret dan menjadi level tertinggi sejak Mei 2023. Core PCE juga meningkat menjadi 3,3% dari sebelumnya 3,2%, sekaligus menjadi level tertinggi sejak akhir 2023.

Data tersebut memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi di Amerika Serikat belum sepenuhnya mereda. Kondisi ini membuat pasar mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat.

Pertumbuhan Ekonomi AS Melambat

Ekonomi Amerika Serikat tumbuh 1,6% secara tahunan pada kuartal pertama 2026. Angka tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 0,5%, tetapi masih lebih rendah dari estimasi awal sebesar 2%.

Perlambatan terjadi setelah revisi turun pada konsumsi rumah tangga dan investasi. Belanja konsumen naik 1,4%, lebih rendah dari estimasi sebelumnya sebesar 1,6%. Permintaan jasa masih menopang pertumbuhan dengan kenaikan 1,8%, sementara konsumsi barang hanya naik 0,4%.

Investasi domestik swasta bruto tumbuh 7%, lebih rendah dari estimasi awal sebesar 8,7%. Belanja bisnis untuk peralatan melonjak 17,2%, sedangkan investasi produk kekayaan intelektual naik 11,6%.

Namun investasi bangunan turun 5,4% dan investasi residensial melemah 6,2%. Di sisi perdagangan, ekspor meningkat 13,1%, tetapi impor melonjak 21,1% sehingga perdagangan bersih memberikan kontribusi negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Belanja pemerintah naik 4,4% setelah sebelumnya mengalami kontraksi tajam akibat shutdown pemerintahan pada kuartal keempat tahun lalu.

Pasar Mulai Khawatir Risiko Stagflasi

Kombinasi perlambatan pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang tetap tinggi memicu kekhawatiran terhadap risiko stagflasi di Amerika Serikat. Kondisi tersebut menempatkan Federal Reserve di bawah pimpinan Kevin Warsh dalam posisi sulit terkait arah kebijakan moneternya.

Pasar mulai melihat peluang kenaikan suku bunga kembali terbuka apabila inflasi tetap tinggi dalam beberapa bulan mendatang. Namun di sisi lain, perlambatan ekonomi juga meningkatkan risiko tekanan terhadap aktivitas bisnis dan konsumsi masyarakat.

Bursa Eropa Masih Tertekan

Bursa saham Eropa masih ditutup melemah meski berhasil memangkas sebagian besar penurunan sebelumnya. Investor tetap berhati-hati terhadap perkembangan geopolitik dan prospek ekonomi global.

Indeks STOXX 600 turun 0,49%, sementara FTSEurofirst 300 melemah 0,48%. Di sisi lain, indeks saham global MSCI masih mampu naik 0,26% ke level 1.125,15.

Harga Minyak Bergerak Mixed

Harga minyak bergerak beragam di tengah perhatian pasar terhadap potensi gangguan distribusi energi di Selat Hormuz. Minyak mentah AS WTI naik tipis 0,25% dan ditutup di level US$88,90 per barel.

Sebaliknya, Brent turun 0,62% ke level US$93,71 per barel karena pasar mulai merespons peluang tercapainya kesepakatan sementara terkait konflik Iran.

Yield Obligasi dan Dolar AS Turun

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bergerak turun setelah rilis data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan. Yield obligasi tenor 10 tahun turun menjadi 4,453%, sedangkan yield tenor 30 tahun turun ke level 4,9817%.

Yield tenor dua tahun yang sensitif terhadap ekspektasi suku bunga The Fed juga melemah ke level 4,025%. Penurunan yield mencerminkan meningkatnya permintaan investor terhadap aset aman.

Dolar AS ikut bergerak melemah dengan indeks dolar turun 0,27% ke level 99,02. Euro menguat ke US$1,1646, sementara dolar AS turun terhadap yen Jepang ke level 159,23.

Bitcoin Turun, Harga Emas Rebound

Pasar kripto bergerak melemah dengan Bitcoin turun 2,47% ke level US$73.306,56. Ethereum juga turun 2,35% ke posisi US$2.011,65.

Sementara itu, harga emas berhasil rebound setelah sebelumnya sempat melemah. Spot gold naik 0,9% ke level US$4.497,35 per ounce, sedangkan kontrak berjangka emas AS menguat 1,04% ke level US$4.494,60 per ounce.

Kenaikan harga emas menunjukkan permintaan aset safe haven masih tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Prospek Harga Emas Jumat | 29 Mei 2026

Prospek emas 29 Mei 2026 - TPFxPergerakan emas pada time frame H4 masih berada dalam tekanan bearish setelah harga bergerak di bawah SMA 50 dan tetap tertahan di bawah garis descending trendline. Penurunan terbaru membawa harga menguji area support kuat di 4.366, kemudian memantul dan mencoba rebound jangka pendek menuju resistance di 4.512-4.537. Namun selama harga masih bergerak di bawah area resistance tersebut, tekanan jual diperkirakan masih dominan dengan potensi penurunan lanjutan untuk menguji kembali support 4.400 hingga 4.366.

Jika support 4.366 berhasil ditembus, maka pelemahan berpotensi berlanjut menuju area support berikutnya di kisaran 4.327. Sementara itu, RSI yang mulai bergerak naik dari area oversold menunjukkan adanya peluang rebound teknikal dalam jangka pendek, tetapi kenaikan masih berisiko terbatas selama harga belum mampu kembali bertahan di atas  SMA 50.

GOLD INTRADAY AREA

R1  4.537   R2  4.580   R3 4.613

S1  4.434   S2  4.400   S3 4.366

OPEN POSITION BUY
Price Level 4.435
Profit Target Level 4.510
Stop Loss Level 4.390
OPEN POSITION SELL
Price Level 4.510
Profit Target Level 4.440
Stop Loss Level 4.540

Prospek Harga US Oil  Jumat | 29 Mei 2025

Prospek US Oil 29 Mei 2026 - TPFxPergerakan US Oil pada time frame H4 masih menunjukkan tekanan bearish setelah harga terus bergerak di bawah SMA 50 dan membentuk rangkaian lower high. Harga saat ini sedang mendekati area demand kuat di kisaran 85,41 hingga 83,21 yang sebelumnya menjadi area pantulan penting. Selama harga masih berada di bawah resistance 92,49, tekanan jual diperkirakan masih mendominasi dengan potensi penurunan lanjutan menuju area support tersebut.

Namun, area 85,41–83,21 berpotensi menjadi zona rebound teknikal apabila mampu menahan tekanan bearish. Jika terjadi pantulan dari area ini, harga berpeluang kembali naik untuk menguji resistance 92,49, kemudian 94,66. Sementara itu, RSI yang bergerak di dekat area oversold menunjukkan momentum bearish mulai melemah, sehingga membuka peluang terjadinya koreksi naik dalam jangka pendek.

US Oil INTRADAY AREA

R1  92,49   R2  94,66   R3 96,90

S1 85,41  S2  83,21   S3 78,97

OPEN POSITION BUY
Price Level 86,00
Profit Target Level 90,00
Stop Loss Level 83,00
OPEN POSITION SELL
Price Level 90,00
Profit Target Level 86,00
Stop Loss Level 93,00

Baca analisa sebelumnya: Nasdaq Cetak Rekor di Tengah Gejolak Minyak

Dapatkan update seputar pasar dari instrument lainnya di TPFX. Buka akun demonya disini GRATISS.

Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda. Selamat trading dan semoga sukses!

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy