Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (16/06/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bullish  Range         0,70600 – 0,71000

Keperkasaan mata uang Dollar Australia terhadap mata uang Dollar AS nampaknya masih akan berlanjut. Kondisi tersebut membuat Aussie melanjutkan penguatan moderat 0,4% pekan sebelumnya untuk pulih dari titik terendah dua bulan terakhir, seiring dengan menguatnya selera risiko global setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan perdamaian sementara. Kesepakatan itu dilaporkan mencakup pencabutan sanksi untuk Iran, pencabutan blokade, dan pembongkaran program nuklir Teheran. Hal ini mendongkrak sentimen di seluruh pasar keuangan, dengan saham-saham Asia menguat, dolar AS melemah, dan harga minyak turun tajam. Perkembangan ini juga memberikan kelegaan bagi bank sentral menjelang pekan yang sibuk dengan pertemuan kebijakan. Di Australia, pasar telah sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga pada bulan Juni setelah serangkaian data ekonomi yang lemah memperkuat tanda-tanda bahwa tiga kenaikan suku bunga Bank Sentral awal tahun ini mulai membuahkan hasil. Peluang kenaikan suku bunga pada bulan Agustus juga telah turun menjadi sekitar 35% dari lebih dari 80% sebulan yang lalu. Laporan CPI bulan Mei, yang akan dirilis pada 24 Juni, akan dipantau secara cermat untuk mencari petunjuk tentang keberlanjutan tekanan harga yang mendasarinya.

Pivot : 0,70656

R1 : 0,70924          S1 : 0,70433

R2 : 0,71147          S2 : 0,70165

R3 : 0,71415          S3 : 0,69942


USDJPY

Opportunity:   Bullish  Range       160,300 – 160,700

Kondisi mata uang Yen Jepang terhadap mata uang Greenback kembali berada dalam pelemahan. Situasi tersebut membalikkan penguatan dari awal sesi karena para pedagang meningkatkan posisi jual (short selling) terhadap mata uang tersebut di tengah perdagangan carry trade yang terus berlanjut, di mana investor meminjam dengan menggunakan yen yang berimbal hasil rendah dan berinvestasi dalam mata uang lain. Langkah ini mencerminkan kesenjangan suku bunga yang berkelanjutan antara Jepang dan AS, yang telah mengalahkan upaya Bank Sentral Jepang untuk secara bertahap memperketat kebijakan dan intervensi mata uang berulang kali oleh Tokyo. Meskipun demikian, Bank Sentral Jepang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga minggu ini dalam upaya untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan mata uang. Sementara itu, yen mendapat dukungan setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan damai untuk membuka kembali Selat Hormuz. Harga minyak kemudian turun ke level terendah dalam dua bulan, meredakan tekanan inflasi dan mengurangi biaya impor bagi negara-negara yang bergantung pada energi seperti Jepang.

Pivot : 160,144

R1 : 160,562          S1 : 159,903

R2 : 160,803          S2 : 159,485

R3 : 161,221          S3 : 159,244


GBPUSD

Opportunity  :  Bullish menuju  :  1.3460  –  1.3483

Pounds ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin kemarin. Pounds kembali menguat atas respon positif dari kespakatan damai antara AS-Iran. AS dan Iran capai kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah dan membuka kembali Selat Hormuz. Investor menyambut positif perkembangan itu karena risiko gangguan pasokan energi berkurang dan kekhawatiran terhadap inflasi mulai mereda. Indeks Dollar melemah, pelaku pasar mulai beralih ke aset berisiko. Pounds menyentuh harga tertinggi di level 1.3460 pada Senin kemarin. GBP masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang disebabkan lemahnya permintaan U.S Dollar dampak dari meredanya konflik Timur-tengah. Disisi lain laporan data ekonomi AS di sektor perumahan diperkirakan akan mengalami penurunan yang rilis malam nanti.

Open  : 1.3412  Pivot  1.3429

R1  : 1.3446     S1  : 1.3398

R2  : 1.3460      S2  : 1.3375

R3  : 1.3483     S3  : 1.3350


EURUSD

Opportunity  : Bullish menuju  1.1621 – 1.1644

Euro ditutup menguat di awal pekan ini. Euro bergerak naik ke level tertinggi sejak awal Juni, setelah AS dan Iran sepakat untuk mengakhiri konflik tiga bulan mereka, sehingga melemahkan dolar AS. Pasangan mata uang EUR/USD bergerak naik 0,36% pada 1.1610. Kesepakatan AS-Iran termasuk mencabut blokade AS dan membuka kembali Selat Hormuz, akan ditandatangani di Swiss pada hari Jumat, meskipun ketidakpastian masih ada karena pasar menunggu detail lebih lanjut dan status program nuklir Iran tetap belum terselesaikan. EUR masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang akan didukung oleh rilisnya data ekonomi dari negara Jerman ZEW Economic Sentimen yang diperkirakan membaik. Disatu-sisi laporan data ekonomi AS di sektor perumahan diperkirakan akan mengalami penurunan.

Open  : 1.1588 Pivot  : 1.1596

R1  : 1.1609      S1  : 1.1571

R2  : 1.1621     S2  : 1.1556

R3  : 1.1644     S3  : 1.1525


USDCHF

Opportunity  :  Bearish menuju  :  0.7902  –  0.7870

Swiss Franc ditutup menguat pada perdagangan Senin kemarin. Respon positif para pelaku pasar terhadap kesepakatan damai AS-Iran membuat mata-uang Franc Swiss kembali menguat. Kesepakatan AS-Iran termasuk mencabut blokade AS dan membuka kembali Selat Hormuz, akan ditandatangani di Swiss pada hari Jumat, meskipun ketidakpastian masih ada karena pasar menunggu detail lebih lanjut dan status program nuklir Iran tetap belum terselesaikan. CHF masih berpotensi untuk menguat pada perdagangan hari ini yang disebabkan oleh pelemahan U.S Dollar akibat mulai meredanya konflik Timur-tengah. Disisi lain laporan data ekonomi AS di sektor perumahan diperkirakan akan mengalami penurunan.

Open  : 0.7929  Pivot  : 0.7939

R1  : 0.7957    S1  : 0.7920

R2  : 0.7974    S2  : 0.7902

R3  : 0.7993    S3. : 0.7870


DXY

Opportunity:   Bearish  Range         99,600 – 99,300

Pelemahan mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya nampaknya sudah mulai sedikit mereda. Hal tersebut tergambar pada Indeks Dollar AS (DXY) yang tetap berada di area level 99,600. Kondisi tersebut menggambarkan Dollar AS menandai level terendahnya dalam lebih dari seminggu setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan damai yang akan memulihkan akses melalui Selat Hormuz, sehingga mengurangi permintaan Dollar AS sebagai aset safe-haven. Pengumuman tersebut juga mendorong harga minyak ke level terendah dalam dua bulan, membantu meredakan kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi dan kebijakan moneter yang lebih ketat. Kesepakatan itu diperkirakan akan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni dan dilaporkan mencakup pencabutan blokade, pelonggaran sanksi terhadap Iran, dan pembongkaran program nuklir Teheran. Para investor kini mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan kebijakan pertama Federal Reserve AS di bawah ketua baru Kevin Warsh, dengan pasar secara luas memperkirakan suku bunga akan tetap tidak berubah. Bank Sentral Australia dan Bank Sentral Inggris juga diperkirakan akan mempertahankan kebijakan tetap stabil minggu ini, sementara Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk memperkuat mata uangnya.

Pivot : 99,586

R1 :    99,788         S1 :    99,458 

R2 :    99,916         S2 :    99,256

R3 :  100,118     S3 :    99,128


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bearish ke area 60,115

Indeks Nikkei 225 naik tipis 0,1% menjadi sekitar 69.400, sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 0,1% menjadi 3.995 pada hari Selasa, karena saham-saham Jepang tidak menunjukkan arah yang jelas menjelang keputusan kebijakan Bank Sentral Jepang. Bank sentral secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 1% dalam upaya untuk mengendalikan inflasi dan mendukung yen. Investor juga terus memantau perkembangan geopolitik di tengah ekspektasi bahwa AS dan Iran akan menandatangani perjanjian perdamaian di Swiss pada hari Jumat, sebuah langkah yang dapat menyebabkan pembukaan kembali Selat Hormuz. Saham-saham teknologi sebagian besar naik, dengan kenaikan yang signifikan dari Kioxia Holdings (3,5%), Taiyo Yuden (3,3%), dan Murata Manufacturing (7,2%). Sementara itu, saham-saham keuangan berada di bawah tekanan, dipimpin oleh penurunan pada Mitsubishi UFJ (-1,1%), Sumitomo Mitsui (-1,8%), dan Mizuho Financial (-0,4%).

Pivot : 62,026

R1 : 63,068           S1 : 60,773

R2 : 64,321           S2 : 59,731

R3 : 66,616           S3 : 57,436


HANGSENG

Opportunity: Menguji support ke area: 25,434

Indeks Hang Seng turun 250 poin, atau 1,0%, menjadi 24.590 pada hari Selasa, mengakhiri reli dua sesi karena investor mengamankan keuntungan baru-baru ini setelah kenaikan pasar yang kuat di awal pekan. Sentimen juga lesu menjelang rilis data ekonomi penting Tiongkok, termasuk produksi industri, penjualan ritel, harga rumah, dan angka pengangguran, yang dapat memberikan wawasan baru tentang kekuatan pemulihan ekonomi negara tersebut. Sementara itu, pelemahan saham sektor keuangan dan teknologi menambah tekanan pada indeks acuan, dengan kedua sektor tersebut mengalami penurunan setelah memimpin kenaikan pada sesi sebelumnya. Knowledge Atlas turun 2,9% karena investor mengambil keuntungan setelah lonjakan hampir 33% pada sesi sebelumnya. Di antara saham-saham yang mengalami penurunan signifikan termasuk Tencent Holdings (-1,4%), Semiconductor Manufacturing International Corporation (-0,4%), AIA (-1,0%), MMG (-10,3%), dan China Hongqiao Group (-4,0%).

Pivot : 25,870

R1 : 26,094    S1 : 25,448

R2 : 26,516    S2 : 25,224

R3 : 27,162    S3 : 24,578


NASDAQ

Opportunity:Sell Limit: 29,737| SL: 29,840 | TP: 28,500

Kontrak berjangka saham AS bergerak datar hingga sedikit lebih rendah pada hari Selasa karena investor menunggu pertemuan kebijakan pertama Federal Reserve di bawah ketua baru Kevin Warsh, dengan bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah. Pasar juga tetap fokus pada perkembangan geopolitik di tengah ekspektasi bahwa AS dan Iran akan menandatangani perjanjian perdamaian di Swiss pada hari Jumat, sebuah langkah yang dapat menyebabkan pembukaan kembali Selat Hormuz. Dalam perdagangan reguler pada hari Senin, Dow naik 0,92%, S&P 500 naik 1,65%, dan Nasdaq Composite melonjak 3,07%. Tujuh dari 11 sektor S&P berakhir lebih tinggi, dengan saham teknologi, layanan komunikasi, dan barang konsumsi non-esensial memimpin kenaikan. Sentimen meningkat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Pivot : 29,057.92

R1 : 29,889.08                     S1 : 28,291.17

R2 : 30,676.17                  S2 : 27,439.67

R3 : 32,294.42                  S3 : 25,821.42



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity: Potensi koreksi masih terbuka setelah harga gagal bertahan di atas level 4.364, dengan area gap di kisaran 4.235 menjadi target penurunan berikutnya.

Harga emas bergerak menguat dan diperdagangkan di atas level USD 4.300 per troy ounce pada perdagangan Selasa, setelah mencatat kenaikan lebih dari 2% pada sesi sebelumnya. Penguatan tersebut didorong oleh perubahan sentimen pasar terkait perkembangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya meningkatnya ekspektasi terhadap tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Harapan bahwa kesepakatan tersebut akan membuka kembali akses pelayaran melalui Selat Hormuz meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global. Berkurangnya risiko lonjakan harga energi turut menekan ekspektasi inflasi yang sebelumnya sempat meningkat akibat konflik di kawasan tersebut. Dengan meredanya kekhawatiran inflasi berbasis energi, tekanan terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga menjadi lebih rendah, sehingga memberikan dukungan bagi aset safe haven seperti emas.

Pivot : 4.364

R1  4.364   R2  4.423  4.476

S1  4.235  S2  4.170  S3  4.118


Oil

Opportunity : Potensi rebound masih terbuka untuk menguji area resistance di 81,63. Namun, tren tetap cenderung bearish selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas level resistance tersebut.

Harga minyak mentah melanjutkan koreksi dan diperdagangkan di bawah USD 82 per barel pada perdagangan Selasa, setelah mengalami penurunan hampir 5% pada sesi sebelumnya. Pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi energi global.

Sentimen positif tersebut muncul setelah laporan mengenai kesepakatan sementara yang dijadwalkan ditandatangani oleh kedua negara di Swiss pada hari Jumat. Presiden Donald Trump menyampaikan bahwa arus pengiriman minyak dari kawasan Teluk Persia akan kembali normal setelah perjanjian mulai berlaku. Pernyataan tersebut memicu ekspektasi bahwa risiko gangguan pasokan minyak global akan berkurang secara signifikan dalam waktu dekat.

Pivot: 81,63

R1 81,63        S1  78,49

R2  83,60        S2  76,72

R3  85,93      S3  74,93


 

DAILY ECONOMIC DATA


 

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy