Market Summary
Peluang Trading USD/JPY kembali menarik perhatian pasar pada awal pekan. Yen Jepang masih bergerak melemah terhadap dolar AS. Volume perdagangan cenderung lebih rendah karena pasar Jepang tutup untuk hari libur perbankan. Kondisi ini membuat pasangan USD/JPY bertahan di atas level 157,00.
Posisi tersebut menunjukkan penguatan dolar yang cukup tajam. USD/JPY kini berada hampir 3% di atas level terendah yang tercatat pada awal bulan. Kenaikan ini kembali memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan intervensi valuta asing oleh otoritas Jepang.
USD/JPY Bertahan di Atas Level 157
USD/JPY menguat tajam pada pekan sebelumnya. Pergerakan tersebut mendapat dukungan dari perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat.
Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kalinya dalam tiga tahun. Ketua Federal Reserve Kevin Warsh juga menyampaikan pandangan yang lebih hawkish dari perkiraan pasar. Pernyataan tersebut mendorong investor meningkatkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga berikutnya.
Pasar futures kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober mencapai 53%. Peluang setidaknya satu kenaikan suku bunga hingga akhir tahun juga naik menjadi 90%.
Sebagai perbandingan, satu pekan sebelumnya pasar hanya memperkirakan peluang masing-masing sebesar 43% dan 80%. Perubahan ekspektasi tersebut memberikan dukungan tambahan bagi dolar AS terhadap yen.
Bank of Japan Masih Membuka Ruang Kenaikan Suku Bunga
Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% pada Jumat. Gubernur BoJ Kazuo Ueda juga membuka ruang untuk kenaikan berikutnya.
Ueda mengaitkan arah kebijakan tersebut dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi dan harga konsumen. Namun, dua anggota dewan BoJ menyampaikan perbedaan pandangan yang lebih dovish.
Perbedaan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa jauh BoJ akan melanjutkan pengetatan moneter. Pasar kini perlu mencermati keseimbangan antara sikap BoJ dan Federal Reserve.
Perbedaan arah kebijakan kedua bank sentral menjadi faktor penting bagi USD/JPY. Jika Federal Reserve mempertahankan sikap hawkish sementara BoJ bergerak lebih hati-hati, dolar masih memiliki ruang untuk menguat terhadap yen.
Pembicaraan Intervensi Menjadi Perhatian
Peluang Trading USD/JPY juga berkaitan dengan risiko intervensi dari otoritas Jepang. Pembicaraan mengenai pengecekan nilai tukar oleh BoJ pada Jumat turut menarik perhatian pasar.
Laporan mengenai aktivitas tersebut sempat mendorong USD/JPY turun di bawah 157,00. Langkah seperti ini dapat menunjukkan bahwa otoritas Jepang lebih memperhatikan kecepatan pergerakan yen daripada mempertahankan level tertentu.
Pendekatan tersebut juga dapat membuat pelaku pasar lebih berhati-hati. Pasar akan mencermati apakah pelemahan yen berlangsung secara bertahap atau semakin cepat.
Bagi trader, risiko intervensi menjadi faktor penting saat USD/JPY berada di level tinggi. Pergerakan yang cepat dapat meningkatkan volatilitas dan mengubah arah pasangan mata uang dalam waktu singkat.
Agenda Ekonomi Pekan Ini
Kalender ekonomi Amerika Serikat relatif tipis pada awal pekan. Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pidato Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee.
Pada Rabu, pasar akan memperoleh data awal S&P Purchasing Managers’ Index (PMI) Amerika Serikat untuk September. Data tersebut dapat memberikan gambaran terbaru mengenai kondisi aktivitas ekonomi AS.
Sementara itu, Jepang akan merilis data Jibun Bank PMI pada Kamis. Data tersebut dapat membantu pasar menilai kondisi sektor manufaktur dan jasa Jepang.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, Trading Central melihat peluang trading USD/JPY masih cenderung bearish pada time frame H4. Level pivot berada di 157,58. Selama harga bergerak di bawah level tersebut, tekanan jual masih berpeluang berlanjut dengan target support di 156,62, 156,37, dan 156,12.
Namun, skenario bullish dapat kembali terbuka jika USD/JPY mampu menembus dan bertahan di atas 157,58. Dalam kondisi tersebut, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance 158,00 dan 158,25.
Resistance 157,58 Resistance 2: 158,00 Resistance 3: 158,25
Support1: 156,62 Support 2: 156,37 Support 3: 156,12
Baca juga: Peluang Trading EUR/USD Jelang ECB Meeting dan PPI AS
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
