Inflasi, Krisis Perbankan dan Batas Hutang Pemerintah AS Membebani US Dollar

NEWS FLASH

Economic News & Analysis

Kekhawatiran stagflasi pada ekonomi AS semakin meresap. Semua pelaku pasar keuangan menunggu data yang dapat menjelaskan apakah Federal Reserve berhasil meredam inflasi tanpa mengganggu pertumbuhan. Stagflasi – kombinasi dari pertumbuhan yang stagnan dan inflasi yang terus-menerus berpotensi meredupkan daya tarik ekuitas dan obligasi, membuat lebih sedikit tempat untuk mendapatkan pengembalian bagi Investor.

Meskipun jauh dari kepastian, skenario tersebut telah membayangi benak investor karena lonjakan inflasi tahun lalu memaksa Fed untuk meluncurkan siklus pengetatan kebijakan moneter yang agresif yang diperkirakan akan membawa resesi. Beberapa juga percaya gejolak sektor perbankan baru-baru ini akan merugikan pinjaman dan selanjutnya menghambat pertumbuhan, memaksa Fed untuk menurunkan suku bunga sebelum inflasi dijinakkan.

Harga konsumen naik 5,0% di bulan Maret, jauh di atas level yang terlihat selama sebagian besar dekade terakhir meskipun turun dari puncak Juni lalu sebesar 9,1%. Pertumbuhan ekonomi AS melambat lebih dari yang diharapkan pada kuartal pertama, sementara aktivitas di sektor manufaktur tetap tertekan bulan lalu.

Episode stagflasi sebelumnya telah membebani saham. S&P 500 turun rata-rata 2,1% selama kuartal yang ditandai dengan stagflasi selama 60 tahun terakhir, sementara naik rata-rata 2,5% selama semua kuartal lainnya, menurut Goldman Sachs.

Kekhawatiran stagflasi yang berkembang, Inflasi jauh lebih tinggi dari perkiraan Fed, dan turun dengan kecepatan yang luar biasa lambat sementara ekonomi telah mencapai titik puncaknya untuk tahun ini.

Data harga konsumen minggu ini untuk bulan April, yang akan dirilis pada hari Rabu, 10 Mei, dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang apakah kenaikan suku bunga Fed mendinginkan inflasi. 

Harga emas sebagai lindung nilai inflasi yang populer dan surga selama masa-masa yang tidak pasti, telah melonjak ke rekor tertinggi tahun ini, terangkat oleh inflasi,  Gejolak perbankan AS dan hutang belanja pemerintah AS sebesar S31,4 Triliun yang akan jatuh tempo pada bulan Juni 2023

Glossary :

1. Stagflasi

Situasi melemahnya kondisi ekonomi secara makro akibat tingkat inflasi tinggi dan angka pengangguran yang meningkat di waktu yang bersamaan dalam periode tertentu. Di tengah situasi tersebut, terjadi kenaikan harga-harga bersamaan dengan penurunan PDB atau Produk Domestik Bruto. Di samping itu, usaha pemerintah dalam mengatasi inflasi justru membuat pertumbuhan ekonomi melemah hingga terjadinya resesi.

2. Debt Limit

Batas utang (debt limit) adalah jumlah total uang yang diizinkan untuk dipinjam oleh pemerintah Amerika Serikat untuk memenuhi kewajiban hukum yang ada, termasuk tunjangan Jaminan Sosial dan Medicare, gaji militer, bunga utang nasional, pengembalian pajak, dan pembayaran lainnya.

 

Prospek Harga Emas Hari Senin (08/05/23) 

Data Perdagangan pada hari Jumat (05/05)

Open: 2,049.56    High: 2,052.88    Low: 1,999.44  Close: 2,017.63     Range: 40.86 pts

Emas akan menguji area support selanjutnya  di 2,003.07  dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,986.18 – 1,969.10

Emas akan menguji area Resistance selanjutnya di di 2,031.97  dengan dorongan lebih luas  menuju area 2,046.96 – 2,059.49

Prospek Harga Minyak Hari Senin ( 08/05/23) 

Data perdagangan pada hari Jumat (05/05)

Open: 68.67   High: 71.78    Low: 68.47    Close: 71.31    Range:  $ 4.67

Minyak akan menguji area resistance selanjutnya di 72.52 dengan dorongan lebih luas menuju area 73.42 – 74.87

Untuk area support berada di level di 70.35 dengan tdorongan lebih luas menuju area 69.34 – 68.52 

 

Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,

 

GOLD INTRADAY AREA

R1 2,019    R2 2,032  R3 2,045

S1 2,004    S2  1,994  S3 1,986

OPEN POSITION BUY
Price Level 2,004
Profit Target Level 2,017
Stop Loss Level 1,997
OPEN POSITION SELL
Price Level 2,019
Profit Target Level 2,001
Stop Loss Level 2,026

 

OIL INTRADAY AREA

R1 72.35           R2 73.34     R3  74.52

S1 70.52          S2 7142       R3 72.87

OPEN POSITION BUY
Price Level 70.52
Profit Target Level 71.60
Stop Loss Level 70.27
OPEN POSITION SELL
Price Level 72.52
Profit Target Level 71.50
Stop Loss Level 73.02

 

 

image-artikel

Popular Jurnal