Dampak BoJ Meeting terhadap Pergerakan USD/JPY
BoJ Meeting memicu volatilitas pada pasangan USD/JPY setelah keputusan kebijakan diumumkan. Harga sempat turun ke level terendah satu minggu sebelum pulih ke atas area 159.30 pada sesi Eropa. Tekanan jual muncul karena pasar merespons sinyal kebijakan yang lebih hawkish dari Bank of Japan.
Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga di level 0,75% sesuai ekspektasi. Namun, voting 6-3 menunjukkan adanya dorongan kenaikan suku bunga dari sebagian anggota. Revisi naik proyeksi inflasi juga memperkuat peluang pengetatan kebijakan dalam waktu dekat.
Sinyal Hawkish BoJ Dorong Yen Menguat
Pernyataan Gubernur Kazuo Ueda menegaskan bahwa suku bunga riil masih sangat rendah. Risiko inflasi yang meningkat mulai memberi tekanan pada ekonomi. Kondisi ini memperkuat ekspektasi kebijakan yang lebih ketat dan mendukung penguatan Yen.
Peringatan intervensi dari Menteri Keuangan Jepang turut memperkuat sentimen tersebut. Otoritas Jepang menunjukkan kesiapan untuk menekan pergerakan spekulatif di pasar валютa.
Faktor Global Batasi Penguatan Yen
Di tengah hasil BoJ Meeting, penguatan Yen tidak berlangsung agresif. Gangguan pasokan energi di Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan global. Risiko ini membatasi minat terhadap Yen sebagai aset safe haven.
Permintaan terhadap dolar AS tetap stabil. Hal ini memberikan penopang bagi USD/JPY meskipun tekanan dari sisi kebijakan Jepang meningkat.
Ketegangan Geopolitik Angkat Dolar AS
Ketidakpastian geopolitik meningkat setelah upaya diplomatik terkait konflik Iran mengalami hambatan. Rencana kunjungan penting dibatalkan dan proposal baru dari Iran belum mendapat respons positif.
Situasi ini menjaga permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman. USD/JPY pun mampu rebound sekitar 35–40 pips dari level di bawah 159.00.
Fokus Pasar Beralih ke Kebijakan The Fed
Indeks dolar bertahan di sekitar 98,5 setelah sempat melemah tajam. Pelaku pasar kini menanti hasil pertemuan Federal Reserve yang diperkirakan mempertahankan suku bunga.
Ekspektasi pelonggaran kebijakan masih membayangi pasar. Selain itu, keputusan dari bank sentral besar lainnya seperti ECB dan BOE akan ikut memengaruhi arah pergerakan USD/JPY dalam waktu dekat.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan USD/JPY masih cenderung bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 159,20. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan tetap terbuka untuk menguji area resistance di 159,65, kemudian 159,85 hingga 159,95.
Sebagai skenario alternatif, jika harga turun di bawah 159,20, maka tekanan bearish berpotensi membawa USD/JPY menguji area support di kisaran 158,95 hingga 158,70.
Resistance 1: 159,65 Resistance 2: 159,85 Resistance 3: 159,95
Support1: 158,95 Support 2: 158,90 Support 3: 158,70
Baca juga: Peluang Trading US Oil di Tengah Memanasnya Konflik AS – Iran
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
