Market Summary
Peluang Trading EUR/GBP Pasca Data PMI Inggris menarik perhatian pasar setelah aktivitas bisnis Inggris menunjukkan penguatan pada Oktober. Data terbaru ini memperkuat pound sterling (GBP) terhadap euro (EUR). Pasangan EUR/GBP bahkan menyentuh level terendah dalam 17 bulan di sekitar 0,8360. Pergerakan tersebut mencerminkan tekanan jual yang berlanjut selama empat pekan berturut-turut.
EUR/GBP juga mencatat penurunan hampir 3% dalam empat pekan terakhir. Penguatan pound mendapat dukungan dari data ekonomi Inggris yang melampaui ekspektasi pasar. Sementara itu, perkembangan ekonomi zona euro menambah tekanan terhadap euro, terutama akibat pelemahan aktivitas bisnis di Prancis.
PMI Inggris Menguat, Peluang Kenaikan Suku Bunga BoE Meningkat
Aktivitas bisnis Inggris meningkat pada Oktober berdasarkan data awal S&P Global Purchasing Managers’ Index (PMI). PMI manufaktur naik menjadi 52,8 dari 51,9 pada September. Angka ini melampaui perkiraan pasar sebesar 51,8.
Sektor jasa juga menunjukkan kinerja yang solid. PMI jasa Inggris meningkat menjadi 53,1 dari 52,1 pada bulan sebelumnya. Hasil tersebut berlawanan dengan perkiraan pasar yang mengantisipasi penurunan ke 51,8.
Kedua indikator itu berada di atas level 50. Kondisi tersebut menandakan ekspansi aktivitas bisnis. Penguatan di sektor manufaktur dan jasa memberikan sinyal positif bagi perekonomian Inggris menjelang musim dingin.
Data PMI yang solid turut memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) pada November. Prospek kebijakan moneter yang lebih ketat dapat meningkatkan daya tarik pound di pasar valuta asing. Namun, pelaku pasar tetap perlu mencermati perkembangan inflasi dan komunikasi resmi BoE.
Aktivitas Bisnis Zona Euro Melambat
Berbeda dengan Inggris, zona euro menunjukkan perlambatan pertumbuhan aktivitas bisnis pada Oktober. Data awal memperlihatkan pelemahan di sektor manufaktur dan jasa. Kontraksi aktivitas di Prancis turut membebani kinerja kawasan tersebut.
PMI manufaktur HCOB zona euro turun menjadi 52,4 dari 52,9 pada September. Hasil ini juga berada di bawah ekspektasi pasar sebesar 52,8.
PMI jasa mencatat pelemahan yang lebih besar. Indikator tersebut turun menjadi 51,7 dari 53 pada bulan sebelumnya. Angka ini juga meleset dari perkiraan pasar sebesar 52,8.
Meski kedua sektor masih berada di atas ambang ekspansi, penurunan indeks menunjukkan bahwa momentum pertumbuhan mulai kehilangan tenaga. Kondisi tersebut dapat membatasi penguatan euro, terutama jika data ekonomi berikutnya kembali mengecewakan pasar.
Data Jerman Beri Sinyal Ekonomi yang Beragam
Jerman menunjukkan gambaran ekonomi yang lebih beragam. PMI manufaktur HCOB meningkat menjadi 54,2 dari 53,9 pada September. Angka ini mengindikasikan penguatan aktivitas industri.
Namun, sektor jasa Jerman mengalami perlambatan. PMI jasa turun menjadi 51,7 dari 53 pada bulan sebelumnya. Perbedaan kinerja kedua sektor tersebut menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi Jerman belum merata.
Perkembangan ini menjadi faktor penting bagi pergerakan euro. Penguatan manufaktur Jerman berpotensi memberikan dukungan bagi mata uang tunggal tersebut. Akan tetapi, pelemahan sektor jasa dan tekanan ekonomi Prancis masih menjadi risiko bagi prospek pertumbuhan zona euro.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa EUR/GBP masih berada dalam tren bearish pada time frame H4, tetapi berpotensi mengalami rebound dengan level pivot di 0,83600. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang pemulihan terbuka untuk menguji area resistance 0,83840, kemudian 0,83890 hingga 0,83950.
Sebagai skenario alternatif, jika harga turun menembus level pivot 0,83600, tekanan bearish berpotensi berlanjut untuk menguji area support 0,83510 hingga 0,83460.
Resistance 0,83840 Resistance 2: 0,83890 Resistance 3: 0,83950
Support1: 0,83600 Support 2: 0,83510 Support 3: 0,83460
Baca juga: Peluang Trading US Oil di Tengah Konflik Timur Tengah
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
