Download TPFx Mobile Available On

Tekanan Dolar AS Menguat, Pasar Waspadai Fed

by Alwy Assegaf
Flash News - TPFx

Tekanan Dolar AS Kembali Menguat

Tekanan dolar AS kembali terlihat pada awal pekan setelah indeks dolar (DXY) mampu bertahan di atas level 101,00. Kenaikan imbal hasil US Treasury menjadi salah satu pendorong utama. Imbal hasil Treasury 10 tahun bahkan mencapai sekitar 5,28%, level tertinggi sejak 2007. Kondisi tersebut meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar.

Pasar juga kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter The Fed yang lebih ketat. Harga minyak yang tinggi meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi. Situasi ini membuat pelaku pasar menilai ruang penurunan suku bunga semakin terbatas. Data PCE dan laporan tenaga kerja AS pada pekan ini menjadi perhatian utama karena dapat memengaruhi arah kebijakan The Fed.

Ketegangan Timur Tengah Menopang Dolar

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi perhatian pasar. Presiden AS Donald Trump menolak proposal Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Perkembangan tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan energi global.

Kenaikan harga minyak kemudian memperkuat tekanan inflasi. WTI sempat bergerak di atas US$96 per barel sebelum kembali stabil di bawah US$93. Brent juga sempat mendekati US$100 per barel. Pergerakan minyak yang tinggi membuat pasar kembali mengaitkan risiko energi dengan kemungkinan pengetatan kebijakan moneter.

Kondisi tersebut turut menopang dolar karena investor cenderung mencari aset yang dianggap lebih defensif ketika risiko geopolitik meningkat. Namun, arah pasar tetap bergantung pada perkembangan konflik dan kondisi pasokan energi.

Pasar Menunggu Sinyal The Fed

Beberapa pejabat The Fed dijadwalkan berbicara pada Selasa, termasuk Austan Goolsbee, Alberto Musalem, dan John Williams. Pernyataan mereka akan menjadi perhatian karena pasar sedang menilai kemungkinan pengetatan lanjutan.

Sebelumnya, Goolsbee dan Musalem menyoroti risiko inflasi yang berasal dari kenaikan biaya energi. Keduanya menilai tekanan tersebut dapat bertahan jika harga energi tetap tinggi. Sementara itu, Williams sebelumnya menegaskan bahwa perangkat pengendalian suku bunga The Fed masih bekerja dengan baik.

Data ekonomi AS juga akan menjadi perhatian. Pasar menunggu laporan JOLTS Job Openings dan indeks kepercayaan konsumen Conference Board. Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kondisi tenaga kerja dan daya beli masyarakat.

Pergerakan Mata Uang Utama

EUR/USD kembali melemah menuju area 1,1350 setelah kenaikan pada Jumat kehilangan momentum. Pasangan ini masih menghadapi tekanan ketika dolar mempertahankan penguatan.

GBP/USD justru bergerak naik menuju area 1,3280. Pasar Inggris akan memperhatikan data persetujuan kredit perumahan, kredit konsumen, serta pertumbuhan jumlah uang beredar. Data tersebut dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Bank of England.

USD/JPY bergerak mendatar di area 157,00. Yen masih kesulitan memperoleh momentum penguatan setelah penurunan tajam pada Jumat.

Sementara itu, AUD/USD kembali menguji area 0,7000. Pasar menantikan keputusan Reserve Bank of Australia serta data pengeluaran rumah tangga yang dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter.

Wall Street Tertekan Kenaikan Minyak

Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi turut menekan pasar saham AS. Pada Senin, S&P 500 turun 0,8%, Dow Jones melemah 347 poin, sedangkan Nasdaq turun 1,1%.

Kenaikan imbal hasil Treasury menjadi salah satu sumber tekanan bagi saham pertumbuhan. Biaya pendanaan yang lebih tinggi dapat mengurangi daya tarik perusahaan teknologi yang memiliki kebutuhan modal besar.

Microsoft turun 1,3%, Amazon melemah 1,4%, dan Meta terkoreksi 4,8%. Di sektor semikonduktor, Micron turun 2,6%, AMD melemah 3,6%, dan Intel jatuh 5,7%.

Nvidia menjadi pengecualian. Sahamnya naik setelah perusahaan meningkatkan program buyback sebesar US$150 miliar. Total otorisasi pembelian kembali saham Nvidia kini mencapai US$235 miliar.

Emas Ikut Tertekan

Harga emas juga mengalami tekanan karena kenaikan dolar dan imbal hasil Treasury. Emas bergerak turun menuju area US$4.100 per troy ounce, level yang terakhir terlihat pada awal Agustus.

Kenaikan real yield meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil. Pada saat yang sama, penguatan dolar membuat emas menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Fokus Pasar Selanjutnya

Tekanan dolar AS masih berkaitan erat dengan pergerakan imbal hasil Treasury, harga minyak, dan ekspektasi kebijakan The Fed. Jika harga energi tetap tinggi, pasar akan terus mencermati dampaknya terhadap inflasi.

Data PCE dan laporan tenaga kerja AS pada akhir pekan menjadi agenda penting. Hasil kedua data tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga.

Di sisi lain, perkembangan hubungan AS-Iran dan kondisi Selat Hormuz tetap menjadi faktor penting bagi pasar energi. Perubahan situasi geopolitik dapat memicu pergerakan tajam pada minyak, obligasi, dolar, dan aset berisiko.

Prospek Harga Emas Selasa | 29 September 2026

Prospek US emas 29 September 2026 - TPFxPergerakan emas pada timeframe H4 menunjukkan tren bearish yang semakin kuat. Harga saat ini berada di bawah SMA 50 dan juga masih tertahan oleh garis tren menurun, sehingga tekanan jual masih dominan.

Pergerakan terakhir terlihat menembus support 4.235, lalu turun menuju area 4.124. Jika tekanan jual berlanjut, area 4.081 menjadi support berikutnya, kemudian 4.045 dan 3.996. Sebaliknya, jika terjadi rebound, level 4.173 menjadi resistance awal, disusul 4.235 dan 4.316.

RSI 14 berada di 25,32, sudah masuk area oversold. Kondisi ini menunjukkan momentum jual sangat kuat, tetapi juga membuka peluang terjadinya technical rebound dalam jangka pendek. Namun, rebound belum otomatis mengubah tren selama harga masih berada di bawah SMA 50 dan garis tren turun.

GOLD INTRADAY AREA

R1  4.173   R2  4.235   R3 4.316

S1  4.081   S2  4.045   S3 3.996

OPEN POSITION BUY
Price Level 4.090
Profit Target Level 4.150
Stop Loss Level 4.040
OPEN POSITION SELL
Price Level 4.173
Profit Target Level 4.100
Stop Loss Level 4.200

Prospek Harga US Oil  Selasa | 29 September 2025

Prospek US Oil 29 September 2026 - TPFxPergerakan US Oil pada grafik H4 masih menunjukkan konsolidasi dengan tekanan bearish, setelah harga gagal bertahan di atas area resistance 96,04 dan kembali bergerak di bawah SMA 50. RSI 14 berada di level 48,71, menunjukkan momentum yang relatif netral.

Jika tekanan jual meningkat, US Oil berpeluang menguji support 91,20 dan 88,68, dengan support berikutnya di 85,89. Namun, jika harga mampu bertahan di atas 91,20 dan menembus 96,04, peluang rebound dapat berlanjut menuju 97,99 hingga 100,49.

US Oil INTRADAY AREA

R1  96,04   R2  97,99   R3 100,49

S1 91,20  S2  88,68   S3 85,89

OPEN POSITION BUY
Price Level 91,20
Profit Target Level 96,00
Stop Loss Level 88,50
OPEN POSITION SELL
Price Level 96,00
Profit Target Level 93,00
Stop Loss Level 98,00

Baca analisa sebelumnya: Dolar AS Melemah, Data AS dan The Fed Jadi Sorotan

Dapatkan update seputar pasar dari instrument lainnya di TPFX. Buka akun demonya disini GRATISS.

Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda. Selamat trading dan semoga sukses!

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy