indeks Nikkei turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor.
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 38200 |
| Profit target level | 39000 |
| Stop Loss Level | 37500 |
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Harga emas membukukan kenaikan yang solid pada i perdagangan hari Selasa(20/2). Logam kuning mendapatkan dorongan PBoC (Peoples Bank of China) yang menurunkan suku bunga utama untuk hipotek dalam upaya untuk membangkitkan kembali sektor perumahan/properti yang bermasalah.
Hal ini bisa berarti permintaan logam mulia yang lebih baik dari negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini. Sementara itu indeks dollar AS melemah dan penurunan imbal hasil Treasury AS pada awal minggu perdagangan AS membantu kenaikan pasar emas. Emas mencapai harga tertinggi di 2,030.76.
Indeks dolar terakhir turun 0,21% pada 104,08, dan sebelumnya mencapai 103,79, terendah sejak 2 Februari. Euro naik 0,25% menjadi $1,0804 dan mencapai level $1,0839, tertinggi sejak 2 Februari.
Greenback turun 0,05% menjadi 150,04 yen Jepang, setelah sebelumnya diperdagangkan pada 150,45.
Yen telah kehilangan nilai sebesar 7% pada tahun 2024 saja, setelah melemah melewati level 150 terhadap dollar pada 13 Februari. Di masa lalu, para pedagang memandang 150 sebagai batasan bagi Bank of Japan dan Kementerian Keuangan untuk melakukan intervensi, seperti yang terjadi pada akhir tahun 2022.
Kali ini, pergerakannya lebih bertahap dan volatilitasnya tidak terlalu besar, yang menunjukkan sedikit kegelisahan baik dari otoritas Jepang maupun pedagang mata uang.
Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki mengatakan pada hari Selasa bahwa pihak berwenang “mengamati dengan cermat pergerakan mata uang asing dengan rasa urgensi yang tinggi.
Sterling menguat setelah Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan pada hari Selasa bahwa dia merasa nyaman dengan investor yang optimis pada penurunan suku bunga tahun ini .
Sterling terakhir naik 0,20% pada $1,2618 dan sebelumnya naik menjadi $1,2668, tertinggi sejak 13 Februari.
China memangkas tingkat suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,95%, lebih besar dari lima basis poin.yang diperkirakan oleh para ekonom. Suku bunga satu tahun tetap di 3,45%.
Yuan menyentuh level terendah dalam tiga bulan pada awal perdagangan sebelum stabil di 7,1925. [CNY/].
Dollar melemah setelah China memangkas suku bunga dalam upaya untuk menopang pasar properti yang sedang kesulitan, sehingga meningkatkan harapan akan stimulus tambahan yang akan meningkatkan pertumbuhan global.
Yen menguat tetapi tetap berada di bawah level 150,88 per dollar yang dicapai Senin lalu, yang merupakan level terlemah dalam 11 minggu, karena investor fokus pada apakah pelemahan baru dalam mata uang Jepang kemungkinan akan mendorong intervensi.
Harga minyak turun lebih dari 1%, karena kekhawatiran terhadap permintaan global mengimbangi dukungan harga akibat konflik Israel-Hamas.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS yang berakhir, turun $1,01 pada $78,18 per barrel.
Prospek Harga Emas Rabu(21/2/24)
Data Perdagangan pada hari Selasa(20/02)
Open: 2,017.29 High: 2,030.76 Low: 2,014.96 Close: 2,024.32 Range: $20.04
Untuk area Resistance emas akan menguji area harga 2,032.86 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,042.12 – 2,051.94
Untuk area support emas akan menguji level harga 2,015.78 dengan tekanan lebih dalam menuju area 2,006.67 – 1,997.60
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,028 R2 2,041 R3 2,054
S1 2,015 S2 2,006 S3 1,997
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,015 |
| Profit Target Level | 2,026 |
| Stop Loss Level | 2,008 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,028 |
| Profit Target Level | 2,020 |
| Stop Loss Level | 2,035 |
Prospek Harga Minyak Hari Selasa(20/02/24)
Data perdagangan pada hari Senin(19/02)
Open: 78.22 High: 78.53 Low: 76.81 Close: 77.12 Range: $2.05
Minyak tetap akan menguji area resistance di 78.76 dengan dorongan lebih luas menuju area 79.40 – 80.43
Untuk area support minyak akan menguji area 76.37 dengan tekanan lebih dalam menuju area 75.42 – 74.60
OIL INTRADAY AREA
R1 78.76 R2 79.40 R3 80.43
S1 76.37 S2 75.42 S3 74.60
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 78.76 |
| Profit Target Level | 79.80 |
| Stop Loss Level | 78.26 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 76.37 |
| Profit Target Level | 75.30 |
| Stop Loss Level | 76.87 |
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 15884 | 15711 | 15529 |
| PIVOT | 16042 | ||
| RESISTANCE | 16196 | 16378 | 16574 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 16059 |
| Profit target level | 16459 |
| Stop Loss Level | 15906 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 15940 |
| Profit Target Level | 15540 |
| Stop Loss Level | 16092 |
| Prev Close | 16,155.61 |
| Average Vol. (3m) | 2,196,458,698 |
| Day’s Range | 16,043–16,277 |
| Open | 16,277 |
| 52 WK range | 14,794.16–21,005.66 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Perdagangan yang sepi saat pasar Amerika ditutup untuk hari libur menciptakan beberapa volatilitas di pasar logam mulia, dengan harga emas diuntungkan. Pasar AS tutup menciptakan likuiditas yang rendah, emas terus pulih dari aksi jual minggu lalu setelah menguji support di $2.000 per ounce.
Emas diperdagangkan terbatas pada hari Senin(19/02) naik sebesar 0,20% dan mencapai area tertinggi di $2,022.86 per ounce, Meskipun emas memulai pekan perdagangan yang singkat ini dengan sedikit kenaikan, beberapa analis menunjukkan bahwa emas masih terjebak dalam tren yang jelas dengan support di area $2.000 Dan $ 1,984 dan resistance di area $2,030 dan area $2.051.
Kenaikan harga emas baru-baru ini terutama didorong oleh melemahnya Dollar AS dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, khususnya kekhawatiran seputar stabilitas politik dan gangguan pasokan minyak, yang meningkatkan status emas sebagai aset safe-haven pilihan,
Indeks dolar melemah di sekitar Area 104.2 pada hari Senin, dengan volume perdagangan tipis sepanjang sesi di tengah hari libur di AS. Pekan lalu, greenback melonjak hampir 1% mencapai level tertinggi tiga bulan sebelum mengembalikan sebagian besar keuntungannya karena reaksi investor terhadap data ekonomi AS yang beragam.
Minyak mentah berjangka WTI turun dengan mencapai harga terendah di $77.62 per barel pada hari Senin yang kemungkinan merupakan koreksi teknis, sementara volume perdagangan diperkirakan akan tetap tipis sepanjang sesi di tengah hari libur di AS. \
Investor juga terus menilai kondisi permintaan di negara importir minyak mentah utama Tiongkok seiring kembalinya negara tersebut dari liburan Tahun Baru Imlek selama seminggu. Pekan lalu Harga minyak naik lebih dari 2% karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan upaya OPEC+ untuk membatasi pasokan minyak mendukung pasar.
Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan dalam laporan bulanannya bahwa permintaan minyak global sedang melemah, dengan alasan penurunan permintaan Tiongkok yang signifikan.
Prospek Harga Emas Selasa(20/2/24)
Data Perdagangan pada hari Jumat(16/02)
Open: 2,014.47 High: 2,022.86 Low: 2,007.63 Close: 2,017.87 Range: $20.04
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 2,021.15 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,030.26 – 2,042.12
Untuk area support emas akan menguji level harga 2,009.69 dengan tekanan lebih dalam menuju area 2,001.72 – 1,990.15
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,022 R2 2,035 R3 2,048
S1 2,007 S2 1,999 S3 1,991
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,007 |
| Profit Target Level | 2,018 |
| Stop Loss Level | 2,000 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,022 |
| Profit Target Level | 2,014 |
| Stop Loss Level | 2,029 |
Prospek Harga Minyak Hari Selasa(20/02/24)
Data perdagangan pada hari Senin(19/02)
Open: 78.25 High: 79.54 Low: 77.62 Close: 78.19 Range: $2.05
Minyak tetap akan menguji area resistance di 79.43 dengan dorongan lebih luas menuju area 80.53 – 81.45
Untuk area support minyak akan menguji area 77.46 dengan tekanan lebih dalam menuju area 76.37 – 75.20
OIL INTRADAY AREA
R1 79.43 R2 80.53 R3 81.45
S1 77.46 S2 76.37 S3 75.20
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 77.46 |
| Profit Target Level | 78.50 |
| Stop Loss Level | 76.96 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 79.43 |
| Profit Target Level | 78.40 |
| Stop Loss Level | 79.93 |
Rata-rata saham Nikkei Jepang turun dari rekor tertingginya pada hari Senin, terbebani oleh saham-saham yang terkait dengan chip setelah kerugian yang dialami oleh saham-saham AS pada hari Jumat.
Nintendo juga jatuh menyusul laporan media bahwa penerus konsol game switch-nya tidak akan dirilis hingga awal 2025, alih-alih akhir tahun ini.
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 38600 |
| Profit target level | 39000 |
| Stop Loss Level | 38200 |
Jepang dan Inggris tergelincir ke jurang resesi. Saat ini, Jepang kehilangan posisinya sebagai negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia. Posisi ini digantikan oleh Jerman yang juga tengah mengalami tekanan ekonomi yang luar biasa.
Jepang melaporkan kontraksi ekonomi selama dua kuartal berturut-turut pada Kamis (15/2/2024) lalu. Kondisi ekonomi Jepang pada kuartal 2023 turun 0,4% secara tahunan. Sebelumnya, pada Q3 pada 2023 pertumbuhan perekonomian Jepang berada pada angka -3,3%. Laporan PDB terbaru Jepang jauh meleset dari estimasi, yakni tumbuh sebesar 1,4%. Sepanjang tahun 2023 PDB nominal Jepang tumbuh sebesar 5,7%.
Tak berbeda jauh dengan kondisi perekonomian Jepang, Inggris pun telah memasuki resesi secara teknikal. Kantor Statistik Nasional Inggris mengatakan pertumbuhan ekonomi Inggris pada Q4 2023 menyusut hingga 0,3%, melanjutkan kontraksi pada periode sebelumnya, yaitu 0,1%. Tiga sektor utama ekonomi Inggris mengalami kontraksi pada Q4 2023, yaitu sektor jasa mengalami penyusutan sebesar 0,2%, sektor produksi sebesar 1%, dan sektor konstruksi sebesar 1,3%. Sementara itu, secara keseluruhan pada tahun 2023, ekonomi Inggris diestimasi hanya akan tumbuh sebesar 0,1%, dibanding tahun 2022.
Baca juga: 4 Cara Melindungi Portofolio Trading dari Resesi
Jepang selaku salah satu mitra dagang utama Indonesia. Dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS), Jepang merupakan negara tujuan ekspor terbesar ke empat di Indonesia. Hal ini terhitung dari Januari 2024, nilai ekspor Indonesia ke Jepang mencapai $1,4 milliar dollar atau setara dengan 2,78 triliun rupiah.
Di samping itu, untuk Inggris sendiri tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap kondisi perekonomian untuk Indonesia lantaran porsi perdagangan Indonesia terhadap Inggris tidak sebesar Jepang, China dan Amerika Serikat. Hal ini pun diperkuat dengan penjelasan dari Eko Listiyanto selaku Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) bahwa masuknya Jepang dan Inggris ke jurang resesi memiliki dampak yang tidak langsung terhadap Indonesia karena kedua negara ini termasuk dalam kelompok 20 (G20).
Walaupun begitu, Pemerintah Indonesia tetap melakukan antisipasi terhadap kondisi ekonomi pada dua negara ini. Lalu, apa saja antisipasi Indonesia dalam menghadapi kondisi Jepang yang sedang diambang jurang resesi ini?
Dilansir dari IDX Channel, pemerintah RI mengambil langkah antisipasi dalam menghadapi perlambatan ekonomi yang sedang dialami oleh Jepang dan Inggris.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membentuk Satgas Peningkatan Ekspor. Selain itu, pemerintah juga sedang meningkatkan upaya dalam menyelesaikan berbagai perundingan dagang guna memperluas akses pasar Indonesia terhadap perdagangan global.
Susiwijono Moegiarso, selaku Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menjelaskan bahwa saat ini Satgas Peningkatan Ekspor sedang berfokus memperluas pasar dengan menggenjot penyelesaian perundingan perjanjian, terutama Indonesia-EU CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Partnership Agreement), peluang Indonesia masuk blok perdagangan CPTPP (The Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership), dan aksesi Indonesia menjadi anggota OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development).
Pemerintah RI sudah melakukan upaya sesuai dengan tupoksinya agar kondisi perekonomian Indonesia tidak begitu berdampak pada kondisi resesi pada Jepang dan Inggris. Kita selaku pelaku pasar coba untuk lebih hati-hati dalam menggunakan uang di situasi perekonomian yang sedang dipenuhi ketidakpastian ini.
Senantiasa gunakan uang dingin untuk berinvestasi atau trading untuk dapatkan cuan maksimal. Jangan lupa untuk Download Ebook TPFx dan jadilah trader andal hanya dalam satu genggaman.
Mau jadi trader andal dengan cuan maksimal? Yuk, klik langsung di sini!
Smart Money Concept atau Konsep “Smart Money” dalam trading forex mengacu pada dana yang diperdagangkan oleh institusi keuangan besar, bank-bank investasi, hedge fund, dan pemain pasar besar lainnya. Istilah “Smart Money” mengimplikasikan bahwa para pelaku pasar ini memiliki pengetahuan, keahlian, dan sumber daya yang lebih besar daripada trader ritel atau individu lainnya, sehingga mereka mampu memanipulasi pasar demi keuntungan mereka sendiri.
Para pelaku pasar besar ini seringkali memiliki akses terhadap informasi dan analisis yang lebih mendalam serta dapat mengambil posisi besar dalam pasar forex yang dapat mempengaruhi pergerakan harga secara signifikan. Dengan demikian, pemahaman terhadap perilaku “smart money” menjadi penting bagi para trader ritel untuk membantu mereka mengambil keputusan trading yang lebih baik.
Berikut adalah beberapa contoh dari bagaimana konsep “smart money” dapat terlihat dalam praktik trading forex, di antaranya:
Salah satu strategi yang sering digunakan oleh “smart money” adalah fase akumulasi. Pada fase ini, mereka secara bertahap membeli aset dengan volume besar tanpa menarik perhatian banyak trader. Harga mungkin cenderung bergerak sideways atau bahkan turun sedikit, membuat trader ritel cenderung bersikap skeptis atau menahan diri untuk masuk pasar. Namun, sebenarnya “smart money” sedang mengumpulkan posisi mereka sebelum memicu pergerakan harga yang signifikan.
Para pelaku pasar besar dapat memanfaatkan order stop-loss trader ritel untuk memanipulasi harga. Mereka dapat sengaja mendorong harga ke arah tertentu untuk mengeksekusi stop-loss dan kemudian membalikkan arah pergerakan harga sesuai dengan keinginan mereka. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi trader ritel yang tidak waspada terhadap taktik ini.
“Smart money” juga dapat melakukan manipulasi pasar dengan berbagai cara, termasuk melakukan transaksi besar-besaran secara bersamaan untuk mempengaruhi harga, menyebarkan rumor palsu, atau bahkan berkolusi dengan pelaku pasar lainnya. Hal ini dapat menciptakan pergerakan harga yang tidak wajar atau tidak dapat diprediksi bagi trader ritel.
Baca juga: Apa Itu Hipotesis Market Efisien dalam Trading Forex?
Perubahan arah harga yang signifikan sering kali merupakan indikasi adanya intervensi “smart money”. Mereka dapat menggunakan berbagai alat analisis teknikal atau fundamental untuk mengidentifikasi potensi titik balik dalam tren harga dan kemudian mengambil posisi yang sesuai untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut.
“Smart money” sering kali memiliki akses terhadap berita atau informasi pasar yang belum diketahui oleh publik umum. Mereka dapat memanfaatkan informasi ini untuk mengambil posisi sebelum berita resmi dirilis, yang kemudian dapat memicu pergerakan harga yang signifikan.
Analisis volume perdagangan dapat memberikan wawasan tentang partisipasi “smart money” dalam pasar. Volume perdagangan yang tinggi sering kali menunjukkan minat yang kuat dari pelaku pasar besar yang dapat menjadi indikasi adanya pergerakan harga yang signifikan.
Mengamati arus pesanan institusi dapat memberikan petunjuk tentang arah pergerakan harga yang potensial. Jika terjadi penumpukan pesanan beli atau jual dari institusi besar, hal ini dapat mengindikasikan arah pergerakan harga yang akan datang.
Baca juga: Mengenal 4 Jenis Pending Order Rahasia Sukses Trading Forex
Memahami dan mengenali perilaku “smart money” dapat membantu trader ritel untuk membuat keputusan trading yang lebih baik dan menghindari jebakan yang mungkin diatur oleh pelaku pasar besar. Namun, penting untuk diingat bahwa pasar forex tetaplah kompleks dan tidak selalu dapat diprediksi dengan tepat, sehingga manajemen risiko yang baik dan strategi trading yang solid tetaplah kunci untuk kesuksesan dalam jangka panjang.
Ciri-ciri konsep “smart money” dalam forex adalah sebagai berikut:
Para pelaku pasar besar cenderung melakukan transaksi dengan volume yang besar, sehingga dapat dilihat melalui data volume perdagangan. Volume tinggi seringkali menandakan keberadaan “smart money” yang sedang aktif dalam pasar.
Kehadiran “smart money” dapat tercermin dalam pergerakan harga yang tidak wajar atau tidak dapat diprediksi. Mereka dapat memicu pergerakan harga yang signifikan dengan melakukan transaksi besar-besaran atau menggunakan taktik manipulasi pasar lainnya.
“Smart money” seringkali memiliki akses terhadap informasi atau berita pasar yang belum diketahui oleh publik umum. Oleh karena itu, pergerakan harga yang signifikan atau tidak biasa seringkali terjadi sebelum atau setelah rilis berita atau informasi penting.
Para pelaku pasar besar dapat melakukan aksi akumulasi (pengumpulan aset) atau distribusi (penjualan aset) dalam jumlah besar. Ini dapat tercermin dalam pola harga yang menunjukkan akumulasi atau distribusi secara bertahap sebelum pergerakan harga yang signifikan terjadi.
“Smart money” dapat menggunakan berbagai taktik untuk memanipulasi pasar, termasuk memicu stop-loss, menyebarkan rumor palsu, atau berkolusi dengan pelaku pasar lainnya. Perilaku manipulatif ini dapat menghasilkan pergerakan harga yang tidak wajar atau tidak dapat diprediksi.
Analisis volume perdagangan dapat memberikan wawasan tentang partisipasi “smart money” dalam pasar. Volume tinggi yang terjadi bersamaan dengan pergerakan harga yang signifikan seringkali menunjukkan intervensi “smart money” dalam pasar.
“Smart money” mungkin memiliki preferensi terhadap tingkat harga tertentu di mana mereka melakukan transaksi besar-besaran. Oleh karena itu, pergerakan harga yang signifikan dapat terjadi ketika harga mencapai atau mendekati tingkat harga yang dianggap penting bagi “smart money”.
Memahami ciri-ciri konsep “smart money” dapat membantu trader untuk mengidentifikasi intervensi pelaku pasar besar dalam pasar forex dan mengambil keputusan trading yang lebih baik. Namun, penting untuk diingat bahwa pasar forex tetaplah kompleks dan tidak selalu dapat diprediksi dengan tepat, sehingga manajemen risiko yang baik dan strategi trading yang solid tetaplah kunci untuk kesuksesan dalam jangka panjang.
Mau jadi trader andal dengan cuan maksimal? Yuk, mulai trading sekarang dengan klik di sini!
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 16020 | 15900 | 15767 |
| PIVOT | 16150 | ||
| RESISTANCE | 16450 | 16600 | 16750 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 16155 |
| Profit target level | 16312 |
| Stop Loss Level | 16051 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 15899 |
| Profit Target Level | 15768 |
| Stop Loss Level | 16022 |
| Prev Close | 16,339.96 |
| Average Vol. (3m) | 2,192,511,334 |
| Day’s Range | 16,139.5–16,288 |
| Open | 16,271 |
| 52 WK range | 14,794.16–21,005.66 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Pasar emas masih berada di bawah tekanan namun terus mendapat dukungan di atas $2.000 per ounce karena sentimen konsumen AS relatif stabil mendekati level tertinggi dalam beberapa tahun.
Pada hari Jumat, Universitas Michigan mengatakan indeks sentimen konsumen awal naik menjadi 79,6, naik sedikit dari angka bulan Januari sebesar 79,0. Data tersebut secara kasar sesuai dengan ekspektasi, karena para ekonom memperkirakan angkanya sekitar 80.
“Fakta bahwa sentimen tidak melemah pada bulan ini menunjukkan bahwa konsumen terus merasa lebih yakin terhadap perekonomian, mengkonfirmasi perbaikan besar pada bulan Desember dan Januari di berbagai aspek perekonomian.
Konsumen terus menyatakan keyakinannya bahwa perlambatan inflasi dan penguatan pasar tenaga kerja akan terus berlanjut,” kata Joanne Hsu, direktur survei konsumen universitas Michigan dalam laporannya.
Indeks dolar stabil di sekitar 104,4 pada hari Jumat dan ditetapkan untuk kenaikan mingguan kedua berturut-turut, karena investor terus menilai prospek kebijakan ekonomi dan moneter di AS.
Pound Inggris stabil di sekitar level $1,26 karena investor mencerna sejumlah indikator ekonomi dan potensi implikasinya terhadap arah kebijakan Bank of England.
Euro bertahan sedikit di atas $1,075, rebound dari penurunan baru-baru ini ke level terendah dalam tiga bulan di $1,0693 pada tanggal 14 Februari, karena investor mencerna sentimen hati-hati mengenai pelonggaran kebijakan moneter dari berbagai pejabat Bank Sentral Eropa.
Presiden ECB Christine Lagarde menekankan meskipun data dari blok tersebut menunjukkan inflasi secara bertahap kembali ke tingkat target seperti yang diantisipasi.
Yen Jepang berada di sekitar 150 per dollar, melampaui tingkat yang dikhawatirkan pasar dapat mendorong pihak berwenang untuk melakukan intervensi lagi di pasar mata uang. Yen melemah karena Jepang kehilangan posisinya sebagai negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia setelah memasuki resesi teknis.
Minyak mentah berjangka WTI menguat dengan mencapai hatrga tertinggi di $79.25 per barel pada hari Jumat dan berada di jalur kenaikan untuk minggu kedua berturut-turut, didukung oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan upaya OPEC+ untuk membatasi pasokan minyak. Harga minyak juga melonjak lebih dari 2%.
Prospek Harga Emas Senin(19/2/24)
Data Perdagangan pada hari Jumat(16/02)
Open: 2,003.33 High: 2,015.04 Low: 1,995.00 Close: 2,012.89 Range: $20.04
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji area harga 2,021.15 dengan dorongan lebih luas menuju area 2,030.26 – 2,042.12
Untuk area support emas akan menguji level harga 2,001.30 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,990.38 – 1,980.25
GOLD INTRADAY AREA
R1 2,019 R2 2,032 R3 2,045
S1 2,004 S2 1,996 S3 1,988
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 2,004 |
| Profit Target Level | 2,015 |
| Stop Loss Level | 1,997 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 2,019 |
| Profit Target Level | 2,011 |
| Stop Loss Level | 2,026 |
Prospek Harga Minyak Hari Senin(19/02/24)
Data perdagangan pada hari Jumat(16/02)
Open: 78.11 High: 79.25 Low: 77.20 Close: 79.25 Range: $2.05
Minyak tetap akan menguji area resistance di 79.43 dengan dorongan lebih luas menuju area 80.53 – 81.45
Untuk area support minyak akan menguji area 77.46 dengan tekanan lebih dalam menuju area 76.37 – 75.20
OIL INTRADAY AREA
R1 79.43 R2 80.53 R3 81.45
S1 77.46 S2 76.37 S3 75.20
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 77.46 |
| Profit Target Level | 78.50 |
| Stop Loss Level | 76.96 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 79.43 |
| Profit Target Level | 78.40 |
| Stop Loss Level | 79.93 |
indeks Nikkei menguat ke level tertinggi dalam 34 tahun terakhir setelah Wall Street diliputi sentimen positif berkat opitimisme segera dilakukannya pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 38250 |
| Profit Target Level | 36750 |
| Stop Loss Level | 39500 |
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy