Market Summary
Inflasi Kanada menjadi fokus utama pasar pada perdagangan Selasa karena data Consumer Price Index (CPI) Kanada diperkirakan menunjukkan kenaikan signifikan. Kondisi tersebut membuka peluang pergerakan volatil pada pasangan mata uang USD/CAD, terutama di tengah menguatnya dolar AS akibat ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi suku bunga Federal Reserve yang masih tinggi.
Dolar AS Menguat di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Dolar AS bertahan menguat di sekitar level 99,10 pada indeks dolar AS (DXY) dalam sesi perdagangan Eropa. Penguatan greenback didorong oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap konflik Amerika Serikat dan Iran yang masih belum menemukan titik terang.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa rencana serangan terhadap Iran ditunda setelah adanya permintaan dari sejumlah negara Teluk, seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Namun, Trump menegaskan bahwa Washington tetap siap mengambil tindakan militer jika kesepakatan nuklir dengan Iran gagal tercapai.
Situasi geopolitik tersebut kembali mendorong permintaan terhadap aset safe haven, termasuk dolar AS. Di sisi lain, pelaku pasar mulai memperhitungkan kemungkinan Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Bahkan, pasar juga melihat peluang kenaikan suku bunga kembali terjadi tahun ini.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang The Fed mempertahankan suku bunga hingga akhir tahun berada di kisaran 53%. Sementara itu, probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin tercatat sekitar 35%.
Inflasi Kanada Diperkirakan Naik Tajam
Fokus utama investor saat ini tertuju pada rilis data Inflasi Kanada untuk periode April yang dijadwalkan rilis pada sesi Amerika Utara. Pasar memperkirakan inflasi tahunan Kanada naik menjadi 3,1% dibandingkan 2,4% pada bulan sebelumnya.
Sementara itu, secara bulanan CPI Kanada diproyeksikan meningkat 0,6%, sedikit lebih rendah dibanding kenaikan 0,9% sebelumnya. Jika data aktual menunjukkan tekanan harga yang lebih tinggi dari perkiraan, ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Canada (BoC) dapat kembali meningkat.
Prospek kebijakan moneter BoC yang lebih hawkish berpotensi memberikan dukungan terhadap dolar Kanada. Hal tersebut bisa menahan penguatan USD/CAD atau bahkan memicu koreksi turun apabila data inflasi keluar lebih tinggi dari ekspektasi pasar.
Pergerakan USD/CAD Masih Cenderung Tertahan
Pasangan USD/CAD saat ini bergerak di sekitar area 1.3750 setelah sempat menyentuh level tertinggi satu bulan di 1.3765 pekan lalu. Meski dolar AS masih mendapatkan dukungan dari sentimen global, kenaikan USD/CAD terlihat belum memiliki momentum bullish yang kuat.
Harga minyak mentah yang masih bertahan di bawah level tertinggi dua pekan juga ikut membatasi penguatan dolar Kanada sebagai mata uang berbasis komoditas. Namun, pasar tetap berhati-hati menjelang rilis data Inflasi Kanada yang berpotensi menentukan arah pergerakan berikutnya.
Jika data inflasi Kanada lebih tinggi dari perkiraan, USD/CAD berpeluang mengalami tekanan turun karena meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga BoC. Sebaliknya, apabila data lebih lemah dari ekspektasi, dolar AS berpotensi melanjutkan penguatannya terhadap dolar Kanada.
Fokus Pasar Tertuju pada Data Inflasi dan The Fed
Selain data ekonomi Kanada, pelaku pasar juga terus memantau perkembangan konflik Timur Tengah yang masih menjadi sumber utama ketidakpastian global. Kombinasi antara ketegangan geopolitik, arah kebijakan Federal Reserve, dan data inflasi Kanada diperkirakan akan menjadi penggerak utama volatilitas USD/CAD dalam jangka pendek.
Analisa Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan USD/CAD pada time frame H4 masih berpotensi melanjutkan penguatan dengan level pivot berada di 1.3730. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang kenaikan masih terbuka, dengan resistance terdekat di 1.3770. Jika resistance berhasil ditembus, maka potensi penguatan lanjutan dapat mengarah ke area 1.3790 hingga 1.3805.
Sebagai alternatif skenario, apabila harga turun di bawah 1.3730, tekanan bearish berpotensi berlanjut untuk menguji support berikutnya di kisaran 1.3715 hingga 1.3695.
Resistance 1: 1.3770 Resistance 2: 1.3790 Resistance 3: 1.3805
Support1: 1.3730 Support 2: 1.3715 Support 3: 1.3695
Baca juga: Peluang Trading USD/JPY di Tengah Lonjakan Harga Energi
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.
