Dolar Menguat Setelah Data Tenaga Kerja AS
Penguatan Dolar AS terjadi pada perdagangan Kamis, terdorong data pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan. Indeks Dolar AS (DXY) naik sekitar 0,3% menuju level 100,80. Kondisi ini berlangsung meski data penjualan ritel AS menunjukkan perlambatan pertumbuhan.
Klaim Pengangguran AS Turun ke Level Terendah
Klaim pengangguran awal AS turun ke angka 208 ribu, berada di bawah perkiraan pasar sebesar 217 ribu dan realisasi minggu sebelumnya sebanyak 216 ribu. Angka ini menandai level terendah dalam dua bulan terakhir dan menegaskan ketahanan pasar tenaga kerja AS di tengah berbagai tekanan ekonomi global.
Penjualan Ritel Melambat, Sektor Otomotif Tetap Kuat
Pertumbuhan penjualan ritel AS melambat menjadi 0,2% secara bulanan pada Juni, jauh di bawah capaian 1,0% pada bulan sebelumnya. Harga bensin yang lebih rendah menekan pendapatan di stasiun pengisian bahan bakar. Namun, penjualan di dealer kendaraan bermotor dan peritel nonstore tetap tumbuh solid. Pasar saat ini memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed bulan ini hanya sekitar 12%, sedangkan peluang kenaikan pada September mencapai kisaran 56%.
Penguatan Dolar AS Berlanjut, Euro dan Poundsterling Melemah
Penguatan Dolar AS terlihat terhadap sebagian besar mata uang utama dunia. Pasangan EUR/USD turun sekitar 0,2% menuju 1,1440 seiring pelaku pasar menanti laporan final inflasi zona Euro. Inflasi inti HICP diperkirakan bertahan di 2,4% secara tahunan, sementara inflasi utama diprediksi turun 0,1% secara bulanan.
Pound sterling juga tertekan. GBP/USD turun sekitar 0,5% menuju 1,3470 akibat permintaan luas terhadap Dolar AS. Yen Jepang tidak luput dari tekanan, dengan USD/JPY naik tipis 0,1% menuju 162,40. Meski begitu, kekhawatiran intervensi otoritas Jepang dapat membatasi penguatan lebih lanjut pasangan mata uang ini.
Dolar Australia dan Harga Komoditas Tertekan
AUD/USD turun di bawah level 0,7000 dan diperdagangkan mendekati 0,6995, melemah sekitar 0,2%. Ekspektasi inflasi konsumen Australia turun menjadi 4,7% pada Juli dari sebelumnya 5,5%, sementara data klaim pengangguran AS yang kuat turut menekan mata uang Australia.
Harga minyak mentah WTI turun menuju level 79,00 dolar per barel, anjlok 1,6% akibat aksi ambil untung investor meski risiko pasokan di Timur Tengah masih membayangi pasar. Harga emas juga terjun bebas menuju level 3.982 dolar, turun hampir 2% karena penguatan Dolar AS mengurangi daya tarik logam mulia tanpa imbal hasil ini.
Wall Street Ditutup Melemah, Saham Teknologi Tertekan
Bursa saham AS ditutup melemah pada Kamis, tertekan oleh pelemahan sektor semikonduktor dan risiko geopolitik yang mengalahkan kinerja laporan keuangan perusahaan yang solid. Indeks S&P 500 turun 0,5%, Nasdaq 100 anjlok 1,5%, dan Dow Jones melemah 0,2%. Investor mulai mempertanyakan apakah valuasi produsen chip berbasis AI masih pantas menyandang ekspektasi pertumbuhan yang sangat optimistis.
Saham Micron Technology dan AMD anjlok lebih dari 5%. SanDisk merosot lebih dari 12%, Broadcom kehilangan sekitar 5%, dan saham SK Hynix yang tercatat di AS terjun lebih dari 13%. Tekanan jual menyebar ke saham-saham teknologi besar. Alphabet turun lebih dari 4% menyusul kabar penundaan peluncuran model AI andalannya, Gemini 3.5 Pro. Meta Platforms, Nvidia, dan Amazon turut mencatatkan kerugian.
Di sisi lain, UnitedHealth mencatatkan laba yang melampaui ekspektasi dan merilis proyeksi laba 2026 yang lebih kuat dari perkiraan pasar. Netflix melaporkan pendapatan kuartalan sebesar 12,56 miliar dolar, tumbuh 13% dari tahun sebelumnya, meski sedikit di bawah estimasi analis.
Agenda Ekonomi yang Perlu Diperhatikan Jumat Ini
Pelaku pasar akan memantau rilis data final inflasi zona Euro pada Jumat. Selain itu, sejumlah data penting AS turut dinanti, termasuk Housing Starts, Building Permits, Industrial Production, dan Indeks Sentimen Konsumen Michigan versi awal. Rangkaian data ini berpotensi menjadi penggerak arah pasar mata uang dan saham menjelang akhir pekan.
Prospek Harga Emas Jumat | 17 Juli 2026
Pergerakan emas pada time frame H4 masih berada dalam tren bearish, terlihat dari harga yang tetap bergerak di bawah garis downtrend jangka menengah serta berada di bawah SMA 50. Setelah gagal menembus area resistance 4.115, harga kembali melemah dan menembus support 4.014 yang kini beralih fungsi menjadi resistance.
Selama harga bertahan di bawah level tersebut, tekanan jual masih berpotensi berlanjut menuju support 3.942, kemudian 3.886, hingga 3.819. Sementara itu, indikator RSI berada di kisaran 35,59 dan masih bergerak di bawah level 50, yang menunjukkan momentum bearish masih mendominasi meskipun mulai mendekati area oversold.
GOLD INTRADAY AREA
R1 4.014 R2 4.081 R3 4.115
S1 3.942 S2 3.886 S3 3.819
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 3.945 |
| Profit Target Level | 4.010 |
| Stop Loss Level | 3.880 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 4.010 |
| Profit Target Level | 3.950 |
| Stop Loss Level | 4.050 |
Prospek Harga US Oil Jumat | 17 Juli 2025
Pergerakan US Oil pada time frame H4 masih berada dalam tren bullish setelah berhasil menembus garis downtrend jangka menengah dan bergerak di atas SMA 50. Setelah menembus resistance 76,02 yang kini beralih fungsi menjadi support, harga melanjutkan kenaikan hingga menguji resistance 81,22.
Saat ini harga bergerak konsolidasi di bawah resistance 81,22, sehingga penembusan di atas level tersebut berpotensi membuka peluang kenaikan menuju resistance 85,55, kemudian 88,61. Sebaliknya, jika gagal bertahan di atas support 76,02, harga berisiko terkoreksi menuju support 73,38. Sementara itu, indikator RSI berada di kisaran 56,21, yang menunjukkan momentum bullish masih terjaga meski mulai cenderung bergerak datar.
US Oil INTRADAY AREA
R1 81,22 R2 85,55 R3 88,61
S1 77,79 S2 76,02 S3 73,38
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 78,00 |
| Profit Target Level | 81,20 |
| Stop Loss Level | 76,00 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 80,20 |
| Profit Target Level | 78,20 |
| Stop Loss Level | 82,00 |
Baca analisa sebelumnya: Inflasi Produsen AS Melunak, Dolar AS Tertekan
Dapatkan update seputar pasar dari instrument lainnya di TPFX. Buka akun demonya disini GRATISS.
Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda. Selamat trading dan semoga sukses!
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
