Download TPFx Mobile Available On

Rebound Dolar AS Tekan Euro dan Pound

by Alwy Assegaf
Flash News - TPFx

Rebound dolar AS berlanjut pada perdagangan Rabu, 30 September 2026. Indeks Dolar AS (DXY) bergerak menuju 101,60, level yang terakhir terlihat pada akhir Juli. Kenaikan yield US Treasury dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi pendorong utama pergerakan tersebut.

Yield Treasury Dorong Dolar AS

Kenaikan yield US Treasury kembali menjadi perhatian pasar. Yield Treasury 10 tahun mencapai sekitar 5,29%, level tertinggi sejak 2007. Sementara itu, yield Treasury 30 tahun menyentuh 5,6206%, level tertinggi dalam 24 tahun. Kondisi tersebut meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar AS sekaligus memberi tekanan pada pasar saham.

Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams mengatakan The Fed tidak perlu terburu-buru menaikkan suku bunga berikutnya. Namun, ia masih melihat kemungkinan satu kenaikan tambahan hingga akhir tahun jika perkembangan ekonomi sesuai dengan perkiraannya. Williams juga menegaskan bahwa inflasi perlu kembali menuju target 2% secara berkelanjutan.

Pasar kini menunggu sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Data tersebut mencakup perubahan tenaga kerja ADP, indeks harga PCE inti, pendapatan dan belanja pribadi, final pertumbuhan PDB kuartal II, Chicago PMI, serta persediaan minyak mentah. Data tenaga kerja dan inflasi akan menjadi perhatian karena dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan Federal Reserve.

Euro Tertekan Mendekati 1,1300

EUR/USD bergerak ke level terendah dalam tiga bulan dan mendekati support penting 1,1300. Penguatan mata uang AS serta ketidakpastian geopolitik membuat euro kesulitan mempertahankan kenaikannya.

Perhatian berikutnya tertuju pada data ekonomi Jerman. Pasar akan mencermati penjualan ritel, laporan pasar tenaga kerja, serta inflasi awal. Dari sisi Bank Sentral Eropa, Isabel Schnabel juga dijadwalkan menyampaikan pandangan yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter kawasan euro.

Pound Ikuti Tekanan Mata Uang Utama

GBP/USD juga bergerak turun dan menguji area 1,3200. Level tersebut menjadi titik perhatian setelah pasangan ini mencatat posisi terendah dalam tiga bulan.

Agenda ekonomi Inggris mencakup transaksi berjalan kuartal II, Nationwide Housing Prices, investasi bisnis kuartalan, serta data pertumbuhan ekonomi final kuartal II. Rangkaian data tersebut akan memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi Inggris ketika pound menghadapi tekanan dari penguatan dolar.

Yen Masih Tertekan

USD/JPY mempertahankan bias naik dan bergerak mendekati 157,50. Kenaikan ini melanjutkan penguatan dari perdagangan sebelumnya seiring naiknya yield Treasury dan membaiknya permintaan terhadap dolar.

Pasar Jepang akan memperoleh sejumlah data ekonomi pada Rabu. Data tersebut mencakup produksi industri awal, penjualan ritel, pembangunan rumah, dan pesanan konstruksi. Perbedaan ekspektasi kebijakan antara Federal Reserve dan Bank of Japan tetap menjadi salah satu faktor penting bagi pergerakan pasangan ini.

Dolar Australia Kehilangan Support 0,7000

AUD/USD kembali berada di bawah tekanan setelah menembus level 0,7000. Penurunan tersebut menghapus kenaikan dalam dua sesi sebelumnya dan membuat perhatian pasar beralih ke data inflasi Australia.

Data inflasi menjadi penting karena dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan Reserve Bank of Australia. Pasar juga akan mencermati data izin pembangunan, persetujuan rumah pribadi, serta kredit sektor swasta dan perumahan.

Harga Minyak Kembali Menguji US$90

WTI kembali melemah setelah mencatat penurunan dalam tiga sesi berturut-turut. Harga minyak kini menguji area US$90 per barel di tengah ketidakpastian hubungan Amerika Serikat dan Iran serta risiko terhadap jalur perdagangan energi melalui Selat Hormuz.

Pergerakan minyak tetap menjadi faktor penting bagi pasar obligasi. Harga energi yang tinggi dapat meningkatkan tekanan inflasi dan membuat pasar memperkirakan suku bunga AS bertahan lebih tinggi dalam waktu lebih lama. Financial Times mencatat hubungan antara harga WTI dan yield Treasury 10 tahun pada September mencapai tingkat tertinggi sejak Perang Teluk.

Emas Masih Tertekan Yield

Harga emas mencoba memulihkan sebagian penurunan pada awal pekan. Namun, logam mulia masih kesulitan kembali menguji US$4.200 per troy ounce.

Kenaikan yield Treasury dan rebound dolar AS menjadi penghambat bagi emas. Pada perdagangan Selasa, harga emas sempat turun hingga sekitar US$4.110 sebelum bergerak kembali ke area US$4.135.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kenaikan emas belum mampu mengimbangi tekanan dari pasar obligasi dan mata uang. Investor juga tetap memperhatikan perkembangan konflik Amerika Serikat dan Iran karena perubahan risiko geopolitik dapat mengubah arus dana menuju aset safe haven.

Wall Street Tertekan Kenaikan Yield

Kenaikan yield Treasury juga membebani indeks saham Amerika Serikat. Pada perdagangan Selasa, S&P 500 turun 0,2%, Dow Jones melemah 0,3%, sedangkan Nasdaq turun 0,1% berdasarkan data penutupan terbaru.

Saham teknologi bergerak beragam. Nvidia melemah, sementara Meta, Oracle, Broadcom, dan Micron masih mencatat kenaikan. Pergerakan sektor teknologi tetap mendapat perhatian karena perusahaan AI dan chip membutuhkan pendanaan besar di tengah kenaikan biaya pinjaman.

Kenaikan harga minyak juga menambah tekanan terhadap pasar saham. Investor menghadapi kombinasi antara yield obligasi yang tinggi, risiko inflasi energi, dan ketidakpastian geopolitik.

Dengan agenda ekonomi AS yang padat, perhatian pasar akan tertuju pada data tenaga kerja dan inflasi. Hasil data tersebut dapat memberikan petunjuk baru mengenai langkah Federal Reserve berikutnya dan menentukan apakah rebound dolar AS mampu berlanjut setelah mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan.

Prospek Harga Emas Rabu | 30 September 2026

Prospek emas 30 September 2026 - TPFxPergerakan emas pada grafik H4 masih berada dalam tekanan bearish setelah harga menembus area support 4.235 dan bergerak di bawah SMA 50. Saat ini harga mencoba rebound dari area 4.110–4.142, sementara RSI 42,55 mulai naik dari wilayah oversold, menunjukkan adanya peluang pemulihan jangka pendek.

Jika rebound berlanjut, area 4.235 menjadi resistance terdekat, disusul 4.280 dan 4.316. Namun, selama harga belum kembali menembus 4.235, tekanan bearish masih terbuka dengan support 4.142 dan 4.110 sebagai area yang perlu diperhatikan.

GOLD INTRADAY AREA

R1  4.235   R2  4.280   R3 4.316

S1  4.142   S2  4.110   S3 4.081

OPEN POSITION BUY
Price Level 4.150
Profit Target Level 4.210
Stop Loss Level 4.100
OPEN POSITION SELL
Price Level 4.235
Profit Target Level 4.160
Stop Loss Level 4.280

Prospek Harga US Oil  Rabu | 30 September 2025

Prospek US Oil 30 September 2026 - TPFxPergerakan US Oil pada grafik H4 masih berada dalam tekanan bearish setelah harga gagal bertahan di atas resistance 94,67 dan kembali bergerak di bawah SMA 50. Tekanan jual membawa harga turun hingga menguji support 88,68, sementara RSI 36,63 menunjukkan momentum bearish masih dominan.

Saat ini harga masih tertahan di area 88,68, sehingga jika support tersebut mampu dipertahankan, peluang rebound terbuka untuk menguji resistance 92,78. Namun, selama harga belum kembali menembus 92,78 dan SMA 50, tren masih cenderung bearish dengan potensi penurunan berikutnya menuju 85,89 jika support 88,68 ditembus.

US Oil INTRADAY AREA

R1  92,78   R2  94,67   R3 96,72

S1 88,68  S2  85,89   S3 83,71

OPEN POSITION BUY
Price Level 88,70
Profit Target Level 91,20
Stop Loss Level 87,40
OPEN POSITION SELL
Price Level 92,78
Profit Target Level 90,50
Stop Loss Level 94,70

Baca analisa sebelumnya: Tekanan Dolar AS Menguat, Pasar Waspadai Fed

Dapatkan update seputar pasar dari instrument lainnya di TPFX. Buka akun demonya disini GRATISS.

Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda. Selamat trading dan semoga sukses!

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy