Download TPFx Mobile Available On

Market Highlight (23/04/2026)

by Dewi Hernawati
Feature

FOREX ZONE BY HAKIM DAN TEGUH

AUDUSD

Opportunity:   Bearish  Range         0,71500 – 0,71000

Geliat pergerakan mata uang Aussie terhadap mata uang Dollar AS berusaha mempertahankan penguatannya, meski terus dibayangi tekanan. Dimana sebelumnya Aussie bergerak kembali menuju level tertinggi empat tahun karena pasar mempertimbangkan kegagalan rencana putaran kedua pembicaraan damai AS-Iran. Laporan menunjukkan bahwa Wakil Presiden JD Vance membatalkan rencana perjalanan ke Islamabad untuk bernegosiasi setelah Iran menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut. Teheran juga mengindikasikan akan tetap menutup Selat Hormuz selama pencegatan angkatan laut AS berlanjut, sementara Presiden Trump memperpanjang gencatan senjata saat ini. Di dalam negeri, fokus tetap tertuju pada kebijakan setelah Wakil Gubernur RBA Andrew Hauser menegaskan kembali komitmen bank sentral untuk menstabilkan ekspektasi inflasi. Hal ini memperkuat spekulasi tentang pengetatan lebih lanjut, dengan pasar sekarang memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 77% bulan depan dan kemungkinan kenaikan lagi pada bulan September. Investor kini menantikan data PMI yang akan datang untuk mendapatkan sinyal yang lebih jelas tentang momentum ekonomi. Sementara itu, sebuah survei menunjukkan perusahaan-perusahaan Australia memperkirakan dolar Australia mendekati $0,72 pada akhir tahun, sedangkan dana pensiun memperkirakan sekitar $0,71.

Pivot : 0,71599

R1 : 0,71751          S1 : 0,71442      

R2 : 0,71908          S2 : 0,71290

R3 : 0,72060          S3 : 0,71133


USDJPY

Opportunity:   Bullish  Range       159,400 – 159,800

Kondisi mata uang Yen terhadap mata uang Greenback berusaha stabil, namun tetap dibayangi dengan pelemahan. Hal tersebut setelah mengalami penurunan selama dua sesi berturut-turut, karena investor mempertimbangkan prospek kebijakan Bank Sentral Jepang menjelang pertemuannya minggu depan. Laporan menunjukkan bahwa bank sentral kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah bulan ini sambil menilai dampak ekonomi dari konflik Timur Tengah, meskipun mungkin akan memberi sinyal kemungkinan kembali ke normalisasi kebijakan sesegera mungkin pada bulan Juni. Bank Sentral Jepang (BOJ) juga diperkirakan akan menaikkan perkiraan inflasi sambil menurunkan proyeksi pertumbuhan, yang mencerminkan biaya energi yang lebih tinggi dan hambatan yang lebih luas terkait dengan perang Iran. Dari segi data, ekspor Jepang meningkat untuk bulan ketujuh berturut-turut, didukung oleh permintaan yang kuat dari China dan ekonomi ASEAN. Yen juga menghadapi tekanan tambahan dari dolar AS yang lebih kuat setelah rencana putaran kedua pembicaraan damai AS-Iran gagal, meskipun Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata saat ini.

Pivot : 159,363

R1 : 159,630          S1 : 159,159      

R2 : 159,834          S2 : 158,892

R3 : 160,101          S3 : 158,688


GBPUSD

Opportunity  :  Bearish menuju  :  1.3475  –  1.3445

Pounds ditutup melemah tipis di perdagangan Rabu kemarin. Pounds sempat menguat di sesi perdagangan Asia, namun kembali tertekan setelah rilis data Inflasi Inggris mengalami kenaikan. Pelemahan mata-uang Inggris juga didominasi oleh penguatan Dollar yang masih menjadi pilihan para Investor di tengah rapuhnya kondisi di Timur-tengah. Dollar AS masih cenderung menguat melihat fundamental ekonomi AS masih solid. Konsumsi tetap kuat dan kinerja korporasi tidak terganggu signifikan oleh lonjakan harga energi. GBP masih berpotensi untuk melemah pada perdagangan hari ini yang juga disebabkan lemahnya data ekonomi Inggris yang rilis siang nanti.

Open  : 1.3501           Pivot  1.3508

R1  : 1.3518                S1  : 1.3492

R2  : 1.3535                S2  : 1.3475

R3  : 1.3569                S3  : 1.3445


EURUSD

Opportunity  : Bearish menuju  1.1678 – 1.1644

Euro melemah cukup signifikan pada perdagangan Rabu kemarin. Pelemahan mata-uang Euro terjadi justru di awal sesi perdagangan Eropa. Kondisi ketegangan di Timur-tengah yang rapuh dan penutupan selat Hormuz menjadi pendorong utama lemahnya mata-uang Euro. Dollar AS masih mendominasi dan menguat  0,26% ke 98,63 terhadap sekeranjang mata uang utama dan Euro turun ke $1,1704. EUR masih berpotensi tertekan pada perdagangan hari ini yang disebabkan lemahnya data ekonomi kawasan akibat tingginya Inflasi. Disatu-sisi ekonomi AS masih solid melihat daya beli konsumen masih tinggi yang tercermin oleh data Retail sales yang meningkat.

Open  : 1.1702           Pivot  : 1.1725

R1  : 1.1739                S1  : 1.1702

R2  : 1.1762                S2  : 1.1678

R3  : 1.1790                S3  : 1.1644


USDCHF

Opportunity  :  Bullish menuju  :  0.7872  –  0.7913

Swiss Franc kembali tertekan pada perdagangan Rabu kemarin. Rapuhnya kondisi di Timur-tengah dan penutupan selat Hormuz menjadi penyebab utama lemahnya mata-uang Swiss Franc. Dollar AS naik 0,26% ke 98,63 terhadap sekeranjang mata uang utama dan Franc melemah  ke level 0.7848. CHF masih berpotensi untuk lanjut melemah pada perdagangan hari ini yang disebabkan oleh dominasi Dollar yang didukung oleh ekonomi AS yang solid setelah rilis data Retail Sales yang naik cukup signifikan.

Open  : 0.7838           Pivot  : 0.7826

R1  : 0.7848                S1  : 0.7813

R2  : 0.7872               S2  : 0.7791

R3  : 0.7913                S3. : 0.7774


USDCAD

Opportunity : Sell limit di 1.39025 dengan target 1.38794 dan stop loss diatas 1.39488

Secara struktur, USDCAD masih berada dalam uptrend yang valid, ditandai dengan pola higher high dan higher low yang konsisten sejak pertengahan Maret. Namun, pergerakan terakhir menunjukkan fase retracement setelah harga gagal melanjutkan kenaikan di area 1.39400 dan saat ini terkoreksi menuju area keseimbangan di sekitar pivot 1.38871. Secara teknikal, posisi harga di area pivot ini menjadi titik krusial karena menentukan apakah tren bullish akan berlanjut atau justru terjadi koreksi lebih dalam.

Open price :1.38722        Pivot :1.38871

R1: 1.39025         S1: 1.38562

R2: 1.39334         S2: 1.38408

R3: 1.39488         S3: 1.38099


DXY

Opportunity:   Bullish Range        98,600 – 98,900

Semakin perkasanya mata uang Greenback terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya tetap mewarnai pergerakn market. Nampak jelas pada Indeks Dolar AS (DXY) yang terus melonjak dan sentuh level tertinggi hariannya 98,643. Kondisi Dollar AS ini sebagian besar diperdagangkan mendatar di dekat level sebelum perang, karena ketidakpastian di Timur Tengah terus berlanjut meskipun ada sedikit keringanan jangka pendek dari perpanjangan gencatan senjata. Presiden AS Trump mengumumkan bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, tepat sebelum masa berlakunya berakhir, untuk memberi waktu bagi negosiasi perdamaian. Ia juga mengindikasikan bahwa tidak ada serangan baru yang direncanakan, meskipun blokade Selat Hormuz akan tetap diberlakukan. Namun, ketidakpastian masih berlanjut mengenai waktu dimulainya negosiasi formal, dan berita menunjukkan Iran menembakkan kapal-kapal di Selat Hormuz. Sementara itu, calon kepala Federal Reserve, Kevin Warsh, berjanji untuk mempertahankan independensi dari Gedung Putih sambil memajukan reformasi yang luas, sebuah sikap yang dipandang lebih agresif daripada yang diperkirakan pasar. The Fed akan memutuskan kebijakan moneter minggu depan dan tidak ada perubahan pada suku bunga dana federal yang diperkirakan akan terjadi.

Pivot : 98,486

R1 :    98,762         S1 :    98,330

R2 :    98,918         S2 :    98,054

R3 :    99,194         S3 :    97,898


INDICES ZONE BY FEDI

NIKKEI

Opportunity: Bullish ke area 58,300

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,8% menjadi di atas 60.000 pada hari Kamis, melampaui ambang batas penting untuk pertama kalinya, didorong oleh kenaikan kuat saham teknologi karena perpanjangan gencatan senjata AS-Iran meningkatkan selera risiko. Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata saat ini akan tetap berlaku tanpa batas waktu sementara Washington menunggu proposal perdamaian baru dari Iran, meskipun Teheran telah mengindikasikan bahwa mereka tidak berniat untuk bergabung dalam negosiasi dalam waktu dekat. Namun, blokade AS terhadap pelabuhan Iran tetap berlaku, sementara Teheran telah menyita dua kapal di Selat Hormuz karena terus menegaskan kendali atas jalur strategis tersebut. Saham teknologi terkemuka yang mengalami kenaikan di Jepang termasuk Kioxia Holdings (3,3%), SoftBank Group (6,8%), Advantest (2,3%), Hitachi (4,7%), dan Renesas Electronics (5,5%). Di sisi lain, penurunan yang signifikan tercatat pada Disco Corp (-1,1%), Lasertec (-2,5%), dan Recruit Holdings (-4,6%).

Pivot : 57,153

R1 : 58,186           S1 : 56,023

R2 : 58,718           S2 : 55,588

R3 : 60,283           S3 : 54,023


HANGSENG

Opportunity: Koreksi ke area: 27,000

Indeks Hang Seng turun 324 poin, atau 1,2%, dan ditutup pada 26.163 pada hari Rabu, mengakhiri tren kenaikan dua sesi berturut-turut karena investor menjadi lebih berhati-hati di tengah kondisi global yang beragam. Perpanjangan gencatan senjata AS-Iran memberikan sedikit kelegaan tetapi tidak sepenuhnya meredakan ketidakpastian, dengan pembicaraan yang terhenti dan gangguan berkelanjutan pada rute pengiriman minyak utama yang membuat sentimen risiko tetap rendah. Kenaikan harga minyak menambah kekhawatiran inflasi, sementara isyarat global tidak merata. Di Hong Kong, CATL turun 4,2% setelah pemegang saham utama menjual sebagian besar saham melalui penempatan dipercepat dengan harga diskon, memicu aksi ambil untung dan membebani sentimen kendaraan listrik dan teknologi. China Unicom turun sekitar 2,4% setelah pendapatan yang lebih lemah dari perkiraan, dengan penurunan laba dan pendapatan memicu aksi jual tajam. Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan antara lain Tencent Holdings (-2,9%), SMIC (-1,3%), Meituan Class (-2,5%), Xiaomi (-1,9%), dan Pop Mart (-2,6%). Investor juga menantikan data inflasi yang akan dirilis besok untuk mendapatkan sinyal mengenai suku bunga dan arah kebijakan moneter global.

Pivot : 27,272

R1 : 27,428    S1 : 27,125

R2 : 27,575    S2 : 26,969

R3 : 27,878    S3 : 26,666


NASDAQ

Opportunity:Buy Limit: 25,385| SL: 25,285 | TP: 25,800

Kontrak berjangka indeks AS sedikit berubah pada hari Kamis setelah S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup pada rekor tertinggi baru di sesi sebelumnya, didorong oleh pendapatan perusahaan yang kuat dan perpanjangan gencatan senjata AS-Iran. Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata saat ini akan tetap berlaku tanpa batas waktu karena Washington menunggu proposal perdamaian baru dari Iran, meskipun Teheran telah mengindikasikan bahwa mereka tidak berencana untuk terlibat dalam negosiasi dalam waktu dekat. Dalam perdagangan reguler pada hari Rabu, S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing naik 1,05% dan 1,64%, sementara Dow bertambah 0,69%. Sentimen pasar didukung oleh musim pendapatan yang solid, dengan 3 dari 4 perusahaan S&P 500 yang melaporkan sejauh ini melampaui ekspektasi pendapatan atau laba. Dalam perdagangan lanjutan, Tesla berfluktuasi setelah memperingatkan peningkatan tajam dalam pengeluaran modal, sementara IBM dan ServiceNow masing-masing turun lebih dari 7% dan 12%, menyusul hasil yang mengecewakan.

Pivot : 25,342.17

R1 : 25,771.08                     S1 : 25,126.33

R2 : 25,986.92                  S2 : 24,697.42

R3 : 26,631.67                  S3 : 24,052.67



COMMODITY ZONE BY ALWI ASSEGAF

Gold

Opportunity: Bearish selama di bawa 4.771, testing support 4.668.

Harga emas global pada perdagangan Kamis bergerak di kisaran USD 4.750 per troy ounce dengan volatilitas yang masih tinggi. Pergerakan ini dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah, terutama akibat berlanjutnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Situasi semakin kompleks dengan masih tertutupnya Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distribusi energi global. Pembatasan lalu lintas kapal internasional oleh Teheran serta laporan penembakan terhadap kapal komersial meningkatkan kekhawatiran pasar.

Di sisi lain, langkah Washington yang mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran turut memperkeruh situasi, meskipun Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata saat ini akan tetap berlangsung sambil menunggu proposal perdamaian baru. Kondisi ini menciptakan ketidakpastian berkepanjangan yang memengaruhi sentimen investor.

Pivot : 4.771

R1  4.771   R2  4.833  R3 4.871

S1  4.668   S2  4.644  S3  4.607


Silver

Opportunity : Buy stop di 76.423 dengan target 77.609 dan stop loss dibawah 73.900

Pada XAGUSD, struktur besar masih menunjukkan downtrend, namun pergerakan terbaru memperlihatkan fase pullback bullish yang cukup kuat dari area bawah sekitar 68–70 hingga saat ini mendekati resistance penting. Kenaikan ini lebih bersifat korektif daripada pembalikan tren, karena belum ada perubahan struktur menjadi higher high yang signifikan pada timeframe H4. Saat ini harga bergerak di sekitar pivot 75.041 dan mendekati resistance 76.273, yang menjadi area kunci untuk menentukan arah selanjutnya.

Open price :75.003          Pivot :75.041

R1: 76.273            S1: 73.900

R2: 77.374            S2: 72.628

R3: 78.646            S3: 71.527


Oil

Opportunity : Bullish jika support 89,57 mampu bertahan, testing resistance 95,17 – 97,90.

Harga minyak mentah jenis WTI pada Kamis melanjutkan tren penguatan dengan menembus level USD 93 per barel, mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut. Kenaikan ini didorong oleh minimnya kemajuan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat, serta masih tertutupnya Selat Hormuz yang menjadi jalur utama ekspor minyak dunia.

Teheran dilaporkan tetap menguasai jalur tersebut dan membatasi hampir seluruh lalu lintas internasional, bahkan disebut melakukan tindakan agresif terhadap kapal komersial. Di saat yang sama, kebijakan blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat menambah tekanan geopolitik dan memperbesar risiko gangguan pasokan global. Pernyataan Donald Trump mengenai keberlanjutan gencatan senjata belum mampu meredakan kekhawatiran pasar, terlebih Iran mengindikasikan belum bersedia untuk kembali ke meja perundingan dalam waktu dekat.

Pivot: 89,57

R1 95,17         S1  89,57

R2  97,90       S2  87,58

R3  99,92        S3 85,41


 

DAILY ECONOMIC DATA


WEBINAR HARI INI (Kamis, 23 April 2026)

Halo, Sobat Trader…

Mau tingkatkan potensi profit trading Dollar AS & Emas bersama analyst profesional TPFx Indonesia? Mari bergabung di program unggulan seru dari TPFx Indonesia dengan tema:

Validasi Sinyal Candlestick di Emas Menjelang Data Jobless Claims AS

Catat jam dan waktunya ya!

  Kamis, 23 April 2026 
  13.00 WIB
  Online Event : Zoom & YouTube TPFX Indonesia

Silakan klik link di sini untuk join:

YouTube & Zoom

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy