Download TPFx Mobile Available On

Peluang Trading GBP/JPY Pasca Data PMI Inggris

by Alwy Assegaf
Peluang Trading - TPFX

Market Summary

Peluang Trading GBP/JPY kembali terbuka setelah pair ini berbalik menguat dan naik di atas 215.50 pada sesi Eropa. Kenaikan terjadi karena Yen Jepang melemah di tengah ketidakpastian arah kebijakan Bank of Japan (BoJ).

Pasar menilai BoJ kemungkinan menunda pengetatan lanjutan. Investor kini menunggu keputusan 28 April, dengan ekspektasi suku bunga tetap di 0.75%. Kenaikan harga energi akibat konflik Timur Tengah memperburuk prospek ekonomi Jepang dan menekan Yen.

Analis dari MUFG menilai pelemahan Yen masih berpotensi berlanjut karena pasar menggeser ekspektasi kenaikan suku bunga ke Juni. Namun, risiko intervensi meningkat jika depresiasi terlalu dalam karena akan memperparah inflasi impor.

Data PMI Inggris Beri Kejutan Positif

Fokus utama pasar tertuju pada data PMI Inggris. Sebelumnya, pasar memperkirakan aktivitas ekonomi melemah dengan proyeksi Composite PMI di bawah 50.

Namun hasil aktual justru menunjukkan kinerja yang lebih kuat. PMI komposit naik ke 52.0 pada April dari 50.3 di Maret dan melampaui ekspektasi 49.9. Angka ini menandakan ekspansi aktivitas sektor manufaktur dan jasa.

Sektor jasa mencatat kenaikan ke 52.0 dari 50.5. Data ini jauh di atas perkiraan, tetapi dibayangi oleh lonjakan tajam biaya input. Indeks ekspektasi output masa depan justru turun ke level terendah sejak April 2025.

Sementara itu, PMI manufaktur naik ke 53.6 dari 51.0 dan menjadi level tertinggi sejak Mei 2022. Kenaikan ini sebagian besar dipicu oleh lonjakan waktu pengiriman akibat gangguan rantai pasok dari konflik Iran, yang dalam kondisi normal biasanya diartikan sebagai sinyal positif permintaan.

Lonjakan Biaya Produksi Picu Risiko Inflasi

Laporan PMI menunjukkan tekanan biaya yang sangat kuat. Indeks harga input mencatat kenaikan terbesar sejak data dikumpulkan dalam 28 tahun terakhir. Kenaikan biaya terjadi akibat lonjakan harga energi dan gangguan pasokan. Tidak hanya sektor energi, kenaikan harga juga meluas ke berbagai barang dan jasa.

Data juga menunjukkan biaya input sektor manufaktur melonjak tajam. Indeksnya naik lebih dari 25 poin dalam dua bulan terakhir, menjadi lonjakan terbesar sejak survei dimulai pada 1992. Kondisi ini memperkuat kekhawatiran bahwa inflasi Inggris bisa kembali meningkat di atas ekspektasi pasar.

Implikasi ke Kebijakan Bank of England

Tekanan inflasi membuat Bank of England (BoE) cenderung mempertahankan kebijakan ketat. Pasar memperkirakan suku bunga tetap di 3.75% pada pertemuan 30 April. Meskipun inflasi inti dan sektor jasa mulai melandai, kenaikan harga energi berpotensi kembali mendorong inflasi. Survei PMI juga menunjukkan semakin banyak perusahaan yang melaporkan kenaikan biaya.

Kondisi ini membuat BoE sulit untuk segera menurunkan suku bunga. Sikap ini menjadi faktor pendukung bagi Pound Sterling.

Divergensi Ekonomi Inggris dan Jepang

Ekonomi Inggris masih mencatat pertumbuhan moderat sekitar 0.2% per kuartal berdasarkan data PMI. Namun, keberlanjutan pertumbuhan ini bergantung pada stabilitas geopolitik.

Di sisi lain, Jepang menghadapi tekanan yang berbeda. Inflasi tetap relatif rendah dengan CPI diperkirakan di sekitar 1.8%. Bahkan, subsidi pemerintah membantu menahan harga energi. Data PMI Jepang menunjukkan gambaran beragam. PMI manufaktur naik ke 54.9 dari 51.6, didorong peningkatan produksi karena kekhawatiran gangguan pasokan. Namun PMI jasa turun ke 51.2 dari 53.4, sehingga PMI komposit sedikit melemah ke 52.4 dari 53.0.

Perbedaan kondisi ini memperkuat divergensi kebijakan antara BoE dan BoJ, yang menjadi pendorong utama pergerakan GBP/JPY.

Peluang Trading GBP/JPY Masih Didukung Fundamental

Peluang Trading GBP/JPY tetap menarik karena kombinasi dua faktor utama: kekuatan data Inggris dan pelemahan Yen. PMI yang solid memberi dukungan bagi GBP, sementara ketidakpastian kebijakan BoJ menekan JPY.

Namun, pergerakan tetap sensitif terhadap perkembangan konflik Timur Tengah dan potensi intervensi dari otoritas Jepang.

Analisis Teknikal

Peluang trading GBP/JPY 23 April 2026 - TPFxDari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa GBP/JPY masih berpotensi bergerak bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 214.88. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka dengan target resistance terdekat di 215.94. Jika level ini berhasil ditembus, kenaikan berpotensi berlanjut menuju resistance berikutnya di 216.23 hingga 216.52.

Sebagai skenario alternatif, apabila harga turun di bawah 214.84, tekanan jual dapat meningkat dan mendorong penurunan lebih lanjut untuk menguji area support di kisaran 214.39 hingga 214.10.

Resistance 1: 215.94  Resistance 2: 216.23   Resistance 3: 216.52

Support1: 214.54   Support 2: 214.39   Support 3: 214.10

Baca juga: Peluang Trading GBP/USD Pasca Data Inflasi Inggris

Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.

You may also like

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures

Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id

Call Center: 
(+62) 21 252 75 77

Pengaduan

Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA

 

Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.

 

Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi

Alamat

PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220

Hubungi Kami

Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)

WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77

Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.

Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.

Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy