indeks Nikkei turun dipicu kehati-hatian para investor jelang dirilisnya data inflasi Amerika Serikat.
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 33.080 |
| Profit Target Level | 32.185 |
| Stop Loss Level | 33.300 |
Semangat belajar dan salam sehat serta salam trading sobat trader TPFx, hari ini Rabu 13 September 2023 kami akan memberikan informasi mengenai rilis data ekonomi high impact yang akan mempengaruhi pergerakan harga di market tentunya . Penjabaran ini semoga berguna dan membantu sobat trader sebelum melakukan entry posisi di market dan diharapkan menjadi tambahan informasi dan wawasan pengetahuan seputar rilis data ekonomi high impact dimarket.
Sangat di sarankan dan dianjurkan selain Analisa Fundamental (rilis data ekonomi) sobat trader perlu juga untuk memperhatikan Analisa Tekhnikal, yaitu dengan membuat level – level psikologis market untuk pair tertentu dengan menggunakan perhitungan Pivot Poin, Support dan Resistance.
Untuk trading dengan analisa tekhnikal tanpa indikator “entry BUY” dapat dilihat di article berikut (https://www.tpfx.co.id/ilmu-trading-buta-blind-trading-naked-chart-tanpa-indikator-entry-buy),
Untuk trading dengan analisa tekhnikal dengan memahami bentuk dan nama candlestick dapat dilihat di article berikut (https://www.tpfx.co.id/trading-bahasa-candlestick-anti-mc/),
Untuk trading dengan style “scalping” jangan bilang jago scalping kalau belum tahu rumusnya, cek di article berikut (https://www.tpfx.co.id/jago-scalping-ini-rumusnya/),
untuk info market tiap pagi bisa di follow ((https://vt.tiktok.com/ZSLGka5rD/),
atau di IG
https://instagram.com/nurhakim9501_goldfather?utm_source=qr&igshid=ZDc4ODBmNjlmNQ%3D%3D),
Rabu 13 September 2023 akan rilis data USD : CPI m/m, CPI y/y & Core CPI m/m yang akan dirilis pada pukul 19:30 WIB (https://www.forexfactory.com/calendar). Efek rilis kedua data inflasi Amerika ini akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap pair yang merilis data tersebut, yaitu Dollar Amerika, pastinya akan juga berdampak besar terhadap pair lainnya yang berkaitan dengan mata uang Dollar AS tersebut, yaitu Forex, Indeks dan Gold serta Oil.
CPI m/m = berarti data ini dirilis untuk melihat tingkat inflasi month to month (per bulan)
CPI y/y = berarti data ini dirilis untuk melihat tingkat inflasi year to year (pertahun)
USD : CPI (Consumer Price Index & Core CPI ) yang akan dirilis pada pukul 19:30 WIB (https://www.forexfactory.com/calendar) kita akan bahas satu persatu.
CPI = Consumer Price Index merupakan data ekonomi yang akan memberikan gambaran suatu rata-rata harga barang dan jasa di tingkat konsumen. Dimana rata-rata harga barang dan jasa merupakan tolak ukur dari tingkat inflasi secara keseluruhan. Seperti kita ketahui inflasi sangat penting untuk tolak ukur menguat atau melemahnya mata uang. Pastinya kondisi mata uang erat kaitannya dengan tingkat suku bunga acuan. Tingkat inflasi juga menjadi bahan pertimbangan bagi Bank Sentral Amerika The Fed. dalam mengambil keputusan apakah pada pertemuan nanti suku bunga serta kebijakan moneter dan fiscal saat ini akan tetap di pertahankan, dinaikkan atau bahkan diturunkan.
Untuk data CPI m/m diprediksi sebesar 0,6% sedangkan sebelumnya sebesar 0,2%. Jika data ini dirilis sesuai prediksi maka akan berpengaruh terhadap sikap Bank Sentral AS The Fed yang diprediksi akan sangat agresif di dalam wacana menaikkan tingkat suku bunga lanjutannya, sehingga berpotensi akan menguatkan mata uang Dollar AS.
Untuk data CPI y/y data inflasi tahunan diprediksi akan melonjak kembali, diperkirakan sebesar 3,6% sedangkan pada periode sebelumnya sebesar 3,2%. Data ini merupakan gambaran tingkat inflasi AS tahunan. Jika di rilis sesuai prediksi maka tingkat inflasi AS akan kembali naik, sehingga agresifitas The Fed akan kembali meningkat sehingga menimbulkan opsi mengenai wacana lanjutan kenaikan suku bunga pada pertemuan mendatang.
Sikap ini bisa dikatakan hawkish sehingga akan membuat mata uang Dollar AS akan melanjutkan penguatannya. Namun jika dirilis dibawah prediksi dan dibawah periode sebelumnya, maka sikap agresif The Fed akan memudar sehingga akan menekan Dollar AS melemah.
Jika data inflasi ini dirilis diatas prediksi, maka bisa saja peluang ini di manfaatkan oleh Bank Sentral Amerika The Fed untuk semakin agresif dalam mengambil keputusan dan kebijakan moneter dan fiskal nya terutama mengenai wacana kenaikan suku bunga lanjutan.
Core CPI = Core Consumer Price Index merupakan harga inti (core) dari nilai rata-rata harga barang dan jasa di tingkat konsumen. Untuk harga makanan dan energi menyumbang sekitar ¼ dari keseluruhan nilai CPI namun data ini dianggap oleh para pelaku pasar cenderung fluktuatif sehingga akan sulit menilai arah trend yang sedang berlangsung, oleh karena itu para pelaku pasar lebih focus dan menunggu data inti (core) CPI agar lebih jelas tingkat inflasi yang ada.
Bagi sidang pertemuan ketua Bank Sentral negara bagian di AS dengan ketua Bank Sentral The Fed atau dikenal dengan FOMC, data inti (core) CPI ini juga penting dan menjadi tolak ukur penentuan arah kebijakan moneter yang akan mereka ambil.
Untuk data Core CPI diprediksi akan stabil atau tidak berubah dari data periode sebelumnya. Diprediksi sebesar 0,2% sedangkan data periode sebelumnya sebesar 0,2%. Jika dirilis sesuai prediksi maka akan membuat mata uang Dollar AS tetap menguat. Jika dirilis diatas prediksi dan diatas periode sebelumnya maka akan sangat positive untuk Dollar AS
Semoga informasi mengenai rilis data high impact dan pengertiannya serta efeknya di market ini akan membuat sobat trader lebih yakin dalam prediksi dan Analisa dan lebih percaya diri untuk entry posisi di market.
Happy trading dan selalu utamakan Money Management dan Risk Management agar wede konsisten bisa sobat trader raih.
| AREA | 1 | 2 | 3 |
| SUPPORT | 17855 | 17681 | 17462 |
| PIVOT | 18024 | ||
| RESISTANCE | 18188 | 18372 | 18571 |
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 18222 |
| Profit target level | 18375 |
| Stop Loss Level | 18110 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 17981 |
| Profit Target Level | 17835 |
| Stop Loss Level | 18105 |
| Prev Close |
18.023,5
|
| Average Vol. (3m) | 2.615.774.004 |
| Day’s Range | 18.061,5–18.189 |
| Open | 18.157 |
| 52 WK range | 14.597,31–22.700,85 |

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Emas merosot ke level terendah dalam lebih dari dua minggu pada hari Selasa di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan suku bunga tinggi akan berakhir meskipun inflasi saat ini masih relatif tinggi. Harga emas diperdagangkan melemah sebesar 0,8% menjadi $1,907.51
Para pejabat Federal Reserve telah memberi isyarat menjelang pertemuan kebijakan berikutnya bulan ini bahwa mereka dapat bergerak perlahan dalam upaya melawan inflasi karena pasar tenaga kerja melemah dan harga-harga turun dari level tertinggi akibat pandemi.
Itu bisa berarti jeda bulan ini. Namun mereka juga memperingatkan bahwa hal ini mungkin tidak berarti bank sentral selesai menaikkan suku bunga.
“Pada tahap ini, saya percaya kita harus melanjutkan secara bertahap, dengan mempertimbangkan risiko bahwa inflasi akan terlalu tinggi dibandingkan dengan risiko yang terlalu melemahkan perekonomian,” kata Presiden Federal Reserve Bank of Dallas Lorie Logan.
“Lompatan lagi mungkin tepat saat kita bertemu akhir bulan ini,” tambah Logan. “Tetapi melewatkan hal ini tidak berarti berhenti. Dalam beberapa bulan mendatang, evaluasi lebih lanjut terhadap data dan prospek dapat mengkonfirmasi bahwa kita perlu berbuat lebih banyak untuk memadamkan inflasi.”
Hari ini Biro Statistik Tenaga Kerja AS (US Bureau of Labor Statistic) akan merilis Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Indeks/CPI) sebagai salah satu data ekonomi untuk mengukur laju inflasi. US CPI diperkirakan naik 0,6% menjadi 3,6% untuk periode bulan Agustus menurut dibandingkan data bulan sebelumnya sebesar 3,2%. Jika angka inflasi sesuai atau berada di atas perkiraan pasar, harga emas kemungkinan akan terdepresiasi karena The Fed berpotensi memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga satu kali pada tahun ini.
Greenback menguat terhadap sejumlah mata uang dunia karena yen melemah akibat komentar dari bankir terkemuka Jepang yang menyarankan kemungkinan diakhirinya kebijakan suku bunga negatif.
Indeks dollar (.DXY) naik 0,13%,menjadi 104.55 dan euro turun 0,16% menjadi $1,0731.
Yen Jepang melemah 0,38% terhadap greenback pada 147,16/dollar, sementara sterling terakhir diperdagangkan pada $1,2488, turun 0,17%.
Imbal hasil Treasury AS berada dalam kisaran tertentu setelah lelang 10 tahun, tetap stabil menjelang laporan CPI Departemen Tenaga Kerja.
Obligasi obligasi 10 tahun terakhir naik harganya pada 32/4 menjadi menghasilkan 4,2722%, dari 4,288% .
Harga minyak naik mendekati level tertingginya dalam 10 bulan, didorong oleh prospek pasokan yang lebih ketat dan prospek permintaan global yang cerah dari OPEC, sehingga memperpanjang kenaikan selama musim panas yang mengakibatkan tekanan inflasi. Minyak mentah AS naik 1,78% menjadi $88,84/barrel
Dow Jones Industrial Average naik 51,97 poin, atau 0,15%, menjadi 34,715.69, S&P 500 kehilangan 17,28 poin, atau 0,39%, menjadi 4,470.18 dan Nasdaq Composite turun 114,72 poin, atau 0,82%, menjadi 13.803,18.
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Rabu(13/09/23)
Data Perdagangan pada Selasa(13/09)
Open: 1,922.10 High: 1,924.43 Low: 1,907.51 Close: 1,913.05 Range: 14.06
Untuk area Resistance emas akan menguji level harga 1,922.66 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,930.65 – 1,939.37
Untuk area support emas akan menguji level harga1,902.77 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1,892.37 – 1,884.74
Prospek Harga Minyak Hari Rabu(13/09/23)
Data perdagangan pada Selas(12/09)
Open: 87.25 High: 89.34 Low: 87.20 Close: 88.87 Range: $2.14
Minyak akan menguji area resistance di 89.78 dengan dorongan lebih luas menuju area 90.30 – 91.32
Untuk area support Minyak tetap akan menguji level harga 88.00 dengan tekanan lebih dalam menuju area 87.39 – 86.70
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,917 R2 1,930 R3 1,943
S1 1,904 S2 1,896 S3 1,888
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,904 |
| Profit Target Level | 1,915 |
| Stop Loss Level | 1,897 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,917 |
| Profit Target Level | 1,909 |
| Stop Loss Level | 1,924 |
OIL INTRADAY AREA
R1 89.78 R2 90.30 R3 91.32
S1 88.00 S2 87.39 R3 86.70
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 88.00 |
| Profit Target Level | 90.05 |
| Stop Loss Level | 87.50 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 89.78 |
| Profit Target Level | 88.70 |
| Stop Loss Level | 90.28 |
Hang Seng Anjlok memicu melemahnya saham teknologi dan data pinjaman bank baru China tumbuh lebih dari perkiraan
| DAERAH | 1 | 2 | 3 |
| MENDUKUNG | 17837 | 17672 | 17491 |
| POROS | 18029 | ||
| PERLAWANAN | 18208 | 18382 | 18573 |
[ukuran kolom = “1/2” terakhir = “salah”]
| POSISI TERBUKA | MEMBELI |
| tingkat harga | 18088 |
| Tingkat target keuntungan | 18244 |
| Memberikan Tingkat Kerugian | 17967 |
[/kolom] [kolom ukuran = “1/2” terakhir = “benar”]
| POSISI TERBUKA | MENJUAL |
| tingkat harga | 17857 |
| Tingkat Sasaran Keuntungan | 17704 |
| Memberikan Tingkat Kerugian | 17978 |
[/kolom]
| Sebelumnya Tutup | 18.097,5 |
| Rata-rata Jil. (3m) | 2.602.098.155 |
| Rentang Hari | 17.869,5 – 17.987 |
| Membuka | 17.953 |
| sekitar 52 minggu | 14.597,31 – 22.700,85 |

Indeks Nikkei mengalami pelemahan usai Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda menyatakan kemungkinan berakhirnya kebijakan suku bunga negatif setelah target inflasi 2 persen tercapai.
| OPEN POSITION | SELL LIMIT |
| Price Level | 32.817 |
| Profit Target Level | 32.185 |
| Stop Loss Level | 33.300 |
NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Emas mengawali minggu ini dengan catatan positif. Emas menguat secara terbatas pada hari Senin setelah indeks dollar melemah sebesar 0,59%. Fokus pasar masih tertuju pada hasil laporan inflasi AS yang akan di rilis pada hari Rabu(13/09) yang akan memberikan pengaruh terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve.
The Fed, masih membuka kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut, berjanji akan tetap tangkas dalam menanggapi data ekonomi. Pasar keuangan pada dasarnya telah mengalami jeda suku bunga pada akhir pertemuan kebijakan moneter tanggal 19-20 September, setelah itu jalurnya menjadi kurang pasti, menurut alat FedWatch CME.
Harga emas di pasar bertambah 0,2% menjadi $1,922.50.
Di tempat lain, komentar dari Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ) Kazuo Ueda meningkatkan kemungkinan bahwa Jepang dapat mulai menjauh dari era suku bunga negatif. Dolar melemah terhadap sejumlah mata uang dunia, karena para pedagang menantikan tanda-tanda “soft landing” ekonomi, sementara Yen melonjak menyusul komentar Ueda.
Indeks dollar saat ini berada di area 104.53 dan euro naik 0,48% menjadi $1,075.
Yen Jepang menguat 1,01% terhadap greenback pada 146,35/dollar, sementara Sterling terakhir diperdagangkan pada $1,2543, naik 0,63%.
Imbal hasil Treasury AS naik tipis menjelang laporan CPI. obligasi 10-tahun terakhir turun di area harga 4,288%, dari 4,256%. Obligasi 30 tahun terakhir turun harganya pada 23/32 menjadi menghasilkan 4,3753%, dari 4,332%.
Harga minyak membalikkan penurunan sebelumnya, melanjutkan kenaikan karena kekhawatiran pasokan yang timbul dari pengurangan produksi di Saudi dan Rusia. Minyak mentah AS naik 0,14% menjadi $87,63/barrel
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Selasa(12/09/23)
Data Perdagangan pada Senin(11/09)
Open: 1,919.31 High: 1,930.64 Low: 1,916.58 Close: 1,922.33 Range: 14.06
Untuk area Resistance emas masih belum mengalami perubahan, emas tetap akan menguji level harga 1,930.65 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,939.37.74- 1,946.90
Untuk area support emas akan menguji level harga1,912.60 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1903.70 – 1,894.45
Prospek Harga Minyak Hari Selasa(12/09/23)
Data perdagangan pada Senin(11/09)
Open: 87.28 High: 88.13 Low: 86.70 Close: 87.27 Range: $1.79
Minyak akan menguji area resistance di 88.40 dengan dorongan lebih luas menuju area 89.80 – 90.19
Untuk area support Minyak tetap akan menguji level harga 86.60 dengan tekanan lebih dalam menuju area 85.90 – 84.16
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,927 R2 1,940 R3 1,953
S1 1,914 S2 1,906 S3 1,898
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,914 |
| Profit Target Level | 1,925 |
| Stop Loss Level | 1,907 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,927 |
| Profit Target Level | 1,919 |
| Stop Loss Level | 1,934 |
OIL INTRADAY AREA
R1 88.40 R2 89.80 R3 90.19
S1 86.60 S2 85.90 R3 84.16
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 86.60 |
| Profit Target Level | 87.55 |
| Stop Loss Level | 86.10 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 88.40 |
| Profit Target Level | 87.35 |
| Stop Loss Level | 88.90 |
Sehubungan dengan adanya Badai Typhon pasar Hongkong pada hari Jumat (01 September 2023) sesi 1 ditutup sampai ada pemberitahuan selanjutnya. waspadai jika terjadi gab pada pasar terbuka
| DAERAH | 1 | 2 | 3 |
| MENDUKUNG | 17872 | 17747 | 17591 |
| POROS | 17985 | ||
| PERLAWANAN | 18097 | 18223 | 18382 |
[ukuran kolom = “1/2” terakhir = “salah”]
| POSISI TERBUKA | MEMBELI |
| Tingkat harga | 18001 |
| Tingkat target keuntungan | 18131 |
| Hentikan Tingkat Kerugian | 17881 |
[/kolom] [kolom ukuran = “1/2” terakhir = “benar”]
| POSISI TERBUKA | MENJUAL |
| Tingkat harga | 17855 |
| Tingkat Sasaran Keuntungan | 17725 |
| Hentikan Tingkat Kerugian | 17975 |
[/kolom]

NEWS FLASH
Economic News & Analysis
Inflasi AS akan menjadi fokus utama pasar minggu ini. Para ekonom memperkirakan inflasi naik menjadi 3,6% dibandingkan tahun sebelumnya di bulan Agustus, meningkat dari kenaikan 3,2% yang terlihat di bulan Juli. Harga diperkirakan naik 0,6% setiap bulan. Kenaikan harga energi diperkirakan akan mendorong sebagian besar kenaikan tersebut.
Pada basis “inti”, yang tidak termasuk kategori makanan dan energi yang mudah berubah, CPI diperkirakan akan meningkat sebesar 4,3% dibandingkan tahun lalu pada bulan Agustus, sebuah perlambatan dari kenaikan sebesar 4,7% yang terlihat pada bulan Juli. Kenaikan harga inti bulanan diperkirakan mencapai 0,2%.
Fokus Federal Reserve yang lebih dekat pada inflasi inti membuat para ekonom dan investor yakin bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan September. Pada hari Jumat, pasar telah memperhitungkan kemungkinan 92% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil pada akhir pertemuan 19-20 September 2023.
Laporan penjualan ritel bulan Agustus juga akan dirilis minggu ini, yang akan memberikan gambaran tentang seberapa tangguh konsumen AS setelah musim panas yang kuat. Ekonom memperkirakan penjualan ritel meningkat 0,1% di bulan Agustus, penurunan yang tercatat dari lonjakan 0,7% yang terlihat di bulan Juli.
Data harga produsen, optimisme usaha kecil, dan laporan mingguan pengajuan awal asuransi pengangguran juga akan ditampilkan dalam kalender ekonomi.
Weekly US Economic Calendar
Tuesday
Economic data: NFIB Small Business Optimism, August (91.3 expected, 91.9
Wednesday
Economic data: Consumer Price Index, m/m August (+0.6% expected, +0.2% previously); Core CPI m/m August (+0.2% expected, +0.2% previously); CPI, y/y August (+3.6% expected, +3.2% previously); Core CPI, y/y, August (+4.3% expected, +4.7% previously); Real average hourly earnings, y/y August (+1.1% previously)
Friday
Economic data: Import prices, m/m August (+0.3% expected, +0.4% previously); Export prices, m/m August (+0.3% expected, +0.7% previously); Empire Manufacturing, September (-10.7 expected, -19 previously); Industrial production, m/m August (+0.1% expected, +0.5 prior); University of Michigan consumer sentiment, September, preliminary (69.4 expected, 69.5 previously)
Untuk ulasan dan analisa pasar sehari sebelumnya bisa di pelajari melalui link ini,
Prospek Harga Emas Hari Senin(11/09/23)
Data Perdagangan pada Jumat(8/09)
Open: 1,918.20 High: 1,929.63 Low: 1,917.30 Close: 1,919.12 Range: 12.33
Untuk area Resistance emas tetap akan menguji level harga 1,930.65 dengan dorongan lebih luas menuju area 1,939.37.74- 1,946.90
Untuk area support emas akan menguji level harga1,912.69 dengan tekanan lebih dalam menuju area 1903.70 – 1,894.45
Prospek Harga Minyak Hari Senin(11/09/23)
Data perdagangan pada Jumat(8/09)
Open: 86.77 High: 87.93 Low: 86.14 Close: 86.14 Range: $1.79
Minyak akan menguji area resistance di 87.83 dengan dorongan lebih luas menuju area 88.40 – 89.80
Untuk area support Minyak tetap akan menguji level harga 85.90 dengan tekanan lebih dalam menuju area 84.16 – 83.45
GOLD INTRADAY AREA
R1 1,924 R2 1,937 R3 1,960
S1 1,911 S2 1,903 S3 1,895
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 1,911 |
| Profit Target Level | 1,922 |
| Stop Loss Level | 1,900 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 1,924 |
| Profit Target Level | 1,916 |
| Stop Loss Level | 1,931 |
OIL INTRADAY AREA
R1 87.83 R2 88.40 R3 89.80
S1 85.90 S2 84.16 R3 83.45
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 85.90 |
| Profit Target Level | 86.95 |
| Stop Loss Level | 85.40 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 87.83 |
| Profit Target Level | 86.80 |
| Stop Loss Level | 88.33 |
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Hubungi Kami
Download TPFx Mobile Apps
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Perusahaan tidak menerima setoran tunai, dana nasabah yang diterima oleh perusahaan dalam rangka pembukaan rekening/deposit awal maupun top up margin hanya dapat dilakukan melalui pemindahbukuan antar rekening.
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan call center resmi di nomor (+62) 21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2025 TPFX Support – PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privasi
PT. Trijaya Pratama Futures
Sahid Soedirman Center, Lt. 20A/E,
Jl. Jenderal Sudirman No 86, Kel.
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI
Jakarta, Kode Pos 10220
Email: support@tpfx.co.id
Call Center: (+62)21 252 75 77
Senin – Jum’at (09.00 – 17.00)
WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT TRIJAYA PRATAMA FUTURES
ATAU TPFX MELALUI WEBSITE XTB668.COM ATAU SEJENISNYA
Segala informasi resmi dimuat pada website resmi TPFx www.tpfx.co.id dan
call center resmi di nomor (+62)21 252 75 77
Trading derivatif yang mengandung sistem margin membawa keuntungan tinggi terhadap dana, tetapi juga dapat memberikan kerugian atas seluruh margin yang diperdagangkan. Pastikan anda benar-benar memahami resiko Trading derivatif dan mintalah nasihat consultant jika diperlukan. PT Trijaya Pratama Futures tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian.
Semua produk keuangan yang diperdagangkan menggunakan sistem margin melibatkan risiko tinggi untuk dana Anda. Produk keuangan ini tidak cocok untuk semua investor dan Anda mungkin kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risikonya dan mencari nasihat independen jika perlu.
Copyright © 2024 PT Trijaya Pratama Futures. All rights reserved. – Kebijakan Privacy