Market Summary
Data CPI Kanada menjadi perhatian utama pasar di awal pekan ini. USD/CAD mulai menarik minat beli saat terjadi pelemahan, namun harga masih tertahan di bawah area 1.3700 karena sentimen fundamental yang campuran.
Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran kembali memicu risk aversion, sehingga mendorong penguatan dolar AS sebagai safe haven.
Harga Minyak Tahan Kenaikan USD/CAD
Kenaikan harga minyak mentah menopang dolar Kanada. Sebagai mata uang berbasis komoditas, penguatan minyak membatasi ruang kenaikan USD/CAD meskipun dolar AS menguat.
Gangguan pasokan energi global ikut menjaga harga minyak tetap tinggi, sehingga memberikan support tambahan pada loonie.
Sentimen Suku Bunga Masih Beragam
Imbal hasil obligasi AS yang meningkat mendukung dolar AS. Namun, ekspektasi penurunan suku bunga The Fed masih membatasi penguatan lebih lanjut.
Pelaku pasar tetap berhati-hati karena probabilitas pemangkasan suku bunga masih terbuka hingga akhir tahun.
Fokus Pasar pada Data CPI Kanada
Rilis data CPI Kanada akan menjadi katalis utama pergerakan USD/CAD. Secara konsensus, inflasi bulanan diperkirakan naik ke 1.1% dari sebelumnya 0.5%, sementara median CPI tahunan diproyeksikan meningkat ke 2.4% dari 2.3%. Di sisi lain, trimmed CPI tahunan diperkirakan tetap stabil di 2.3%.
Kombinasi angka-angka tersebut akan memberi gambaran arah kebijakan Bank of Canada (BoC). Jika hasil aktual melampaui perkiraan, dolar Kanada berpotensi menguat dan menekan USD/CAD. Sebaliknya, data yang lebih lemah bisa membuka ruang kenaikan lanjutan bagi pasangan ini dalam jangka pendek.
Analisis Teknikal
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa USD/CAD masih berpotensi rebound pada time frame H4 dengan level pivot di 1.3675. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan terbuka untuk menguji resistance di 1.3710. Jika level ini ditembus, penguatan dapat berlanjut menuju 1.3740 hingga 1.3760.
Sebagai skenario alternatif, jika harga turun di bawah 1.3675, tekanan bearish berpotensi berlanjut dengan target support di kisaran 1.3650 hingga 1.3630.
Resistance 1: 1.3710 Resistance 2: 1.3740 Resistance 3: 1.3760
Support1: 1.3675 Support 2: 1.3650 Support 3: 1.3630
Baca juga: Peluang Trading EUR/GBP Pasca Data Inflasi Zona Euro
Dapatkan update seputar trading di tpfx.co.id . Buka akun demonya disini GRATISS. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda.





Pergerakan emas pada time frame H4 terlihat mulai kehilangan momentum bullish setelah gagal bertahan di atas area resistance 4.858–4.899, dengan munculnya gap dan harga kini bergerak di bawah resistance terdekat di 4.805 serta mulai menembus ke bawah garis tren naik dan SMA 50, yang mengindikasikan potensi perubahan arah ke bearish.
Pergerakan US Oil pada time frame H4 masih berada dalam tren bearish, namun rebound terbaru menjadi lebih valid setelah harga membentuk support di 78,97 dan membuka gap up hingga kini bertahan di atas 87,21, dengan harga bergerak di kisaran 88.30. Selama harga mampu bertahan di atas 87,21, momentum kenaikan berpeluang berlanjut untuk menguji resistance terdekat di 91,06, dengan potensi ekstensi ke 95,27 jika tekanan beli menguat.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan EUR/GBP pada time frame H4 masih cenderung bullish, dengan level pivot berada di 0.8697. Selama harga bertahan di atas level tersebut, peluang kenaikan tetap terbuka untuk menguji resistance di 0.8740, kemudian 0.8751, hingga 0.8762.

Pergerakan emas di time frame H4 sempat mengalami rebound, namun kenaikan masih tertahan di area resistance 4.858 sehingga memicu koreksi dalam jangka pendek. Tekanan turun ini muncul setelah harga gagal bertahan di atas level tersebut, meskipun pelemahan yang terjadi masih terbatas.
Dari sisi teknikal, analisis Trading Central menunjukkan bahwa pergerakan GBP/JPY masih berada dalam tren bullish pada time frame H4, dengan level pivot di 215,02. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, potensi kenaikan masih terbuka untuk menguji resistance di 216,12, kemudian 216,42, hingga 216,71.

Pergerakan emas pada timeframe H4 sebelumnya mengalami kenaikan yang cukup solid, namun kenaikan tersebut tertahan di area resistance 4.858–4.899 sehingga memicu koreksi jangka pendek. Saat ini harga sedang menguji area support 4.750 yang berdekatan dengan SMA 50, menjadikannya sebagai level krusial dalam menjaga struktur bullish.
Pergerakan US Oil pada timeframe H4 menunjukkan bahwa harga sebelumnya mengalami penurunan tajam yang membentuk gap di area 91,06, sekaligus menciptakan support baru di sekitar 84,40. Setelah itu harga sempat mencoba rebound untuk menutup gap tersebut, namun kenaikan tertahan di area 91,06 sehingga gagal menembus resistance dan kembali mengalami tekanan jual.
Dari sisi teknikal, analisis
