Dolar AS Melemah ke Kisaran 101,10
Dolar AS melemah tipis pada perdagangan Rabu di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang terus mencermati meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Indeks Dolar AS (DXY) turun ke kisaran 101,10 setelah investor mengurangi eksposur menjelang rilis data Initial Jobless Claims Amerika Serikat yang dijadwalkan pada Kamis. Klaim pengangguran diperkirakan naik menjadi 212 ribu dari sebelumnya 208 ribu, meski angka tersebut masih menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang relatif kuat.
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh peringatan Presiden Donald Trump yang menyatakan bahwa Amerika Serikat dapat menyerang infrastruktur Iran apabila Teheran kembali menyerang kapal di Selat Hormuz. Pernyataan tersebut meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.
ECB dan Data Global Menjadi Sorotan Pasar
Euro berhasil menguat menuju area 1,1410 seiring Dolar AS melemah tipis. Pelaku pasar kini menantikan keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB). ECB diperkirakan mempertahankan suku bunga refinancing di 2,40% dan suku bunga deposit di 2,25%.
Investor juga akan mencermati konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter berikutnya. Sementara itu, GBP/USD bergerak terbatas menjelang rilis indeks kepercayaan konsumen Inggris.
Di kawasan Asia, USD/JPY bertahan di sekitar 163,15 mendekati level tertinggi dalam beberapa dekade. Kenaikan harga minyak menjadi tantangan bagi Jepang sebagai negara pengimpor energi, sementara laporan inflasi Jepang berpotensi memengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan oleh Bank of Japan.
AUD/USD bergerak melemah menjelang laporan ketenagakerjaan Australia. Pasar memperkirakan penambahan tenaga kerja sebanyak 15 ribu pada Juni, sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 4,4%.
Harga Emas dan Minyak Melonjak
Ketegangan geopolitik mendorong permintaan aset aman sehingga harga emas naik lebih dari 1% menuju kisaran US$4.135 per troy ons. Di saat yang sama, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 2% dan diperdagangkan di atas US$86,40 per barel karena kekhawatiran terhadap keamanan jalur pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Penguatan harga minyak juga memberikan dukungan bagi Dolar Kanada sehingga USD/CAD turun menuju area 1,4090. Selain didukung harga energi, pasar juga menantikan data penjualan ritel Kanada yang diperkirakan meningkat 1,0% secara bulanan pada Mei.
Bursa Saham AS Tertekan Jelang Musim Laporan Keuangan
Wall Street ditutup melemah menjelang dimulainya musim laporan keuangan emiten teknologi berkapitalisasi besar. Indeks S&P 500 turun 0,1%, Nasdaq 100 melemah 0,5%, sedangkan Dow Jones bergerak sedikit lebih rendah.
Saham sektor teknologi mengalami tekanan karena investor mengevaluasi prospek belanja infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Di sisi lain, beberapa saham semikonduktor mampu pulih, sementara saham sektor telekomunikasi menguat setelah laporan keuangan AT&T melampaui ekspektasi pasar. Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi turut menambah tekanan terhadap sentimen pasar saham.
Fokus Pasar Hari Ini
Dolar AS melemah tipis membuat perhatian investor kini tertuju pada sejumlah agenda ekonomi penting. Pasar akan memantau laporan ketenagakerjaan Australia, keputusan suku bunga ECB, konferensi pers Christine Lagarde, data penjualan ritel Kanada, Initial Jobless Claims AS, serta indeks kepercayaan konsumen Zona Euro.
Pada sesi berikutnya, investor juga akan mencermati rilis PMI awal Juli Australia, kepercayaan konsumen Inggris, dan inflasi Jepang. Inflasi inti Jepang diperkirakan meningkat menjadi 1,6% secara tahunan dari sebelumnya 1,4%, yang dapat memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Bank of Japan.
Prospek Harga Emas Kamis | 23 Juli 2026
Pergerakan emas pada time frame H4 menunjukkan perbaikan setelah berhasil menembus garis downtrend jangka menengah yang selama ini membatasi kenaikan harga. Penembusan tersebut juga diikuti dengan pergerakan harga di atas SMA 50, sehingga mengindikasikan perubahan momentum menjadi lebih bullish. Saat ini area 4.084 menjadi support terdekat, sementara 4.042 merupakan support berikutnya yang bertepatan dengan area breakout.
Selama harga mampu bertahan di atas kedua level tersebut, peluang kenaikan masih terbuka untuk menguji resistance 4.180, kemudian 4.203 hingga 4.235. Namun, jika harga kembali turun dan menembus 4.084, maka emas berpotensi mengalami koreksi terlebih dahulu menuju area 4.042 atau 4.019.
GOLD INTRADAY AREA
R1 4.180 R2 4.203 R3 4.235
S1 4.084 S2 4.042 S3 4.019
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 4.097 |
| Profit Target Level | 4.160 |
| Stop Loss Level | 4.070 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 4.180 |
| Profit Target Level | 4.100 |
| Stop Loss Level | 4.205 |
Prospek Harga US Oil Kamis | 23 Juli 2025
Pergerakan US Oil pada time frame H4 masih berada dalam tren bullish setelah berhasil menembus garis downtrend jangka menengah dan bergerak stabil di atas SMA 50. Kenaikan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir juga berhasil menembus resistance 84,53, sehingga level tersebut kini berubah menjadi support terdekat.
Selama harga mampu bertahan di atas 84,53, peluang kenaikan masih terbuka untuk menguji resistance 88,61, kemudian berlanjut ke 91,43 hingga 93,58. Namun, karena indikator RSI telah berada di area overbought, potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai. Jika harga gagal menembus 88,61, US Oil berpeluang terkoreksi terlebih dahulu menguji kembali support 84,53 sebelum berupaya melanjutkan tren kenaikannya.
US Oil INTRADAY AREA
R1 88,61 R2 91,43 R3 93,58
S1 84,53 S2 83,09 S3 81,22
| OPEN POSITION | BUY |
| Price Level | 85,00 |
| Profit Target Level | 87,00 |
| Stop Loss Level | 83,00 |
| OPEN POSITION | SELL |
| Price Level | 88,60 |
| Profit Target Level | 86,00 |
| Stop Loss Level | 90,00 |
Baca analisa sebelumnya: Dolar AS Menguat, Emas dan Minyak Ikut Melonjak
Dapatkan update seputar pasar dari instrument lainnya di TPFX. Buka akun demonya disini GRATISS.
Semoga artikel ini memberikan wawasan yang berguna dan membantu dalam perjalanan trading Anda. Selamat trading dan semoga sukses!
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang dianggap terpercaya dan bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai perkembangan pasar keuangan. Seluruh data, opini, dan proyeksi yang disampaikan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasar dan perkembangan ekonomi global. Artikel ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran investasi maupun trading. Setiap keputusan investasi dan transaksi yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. Selalu lakukan analisis dan pertimbangan risiko secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi atau trading.
